Suamiku Mantan Tunanganku

Suamiku Mantan Tunanganku
16. Pulang Kerja


__ADS_3

Assalamualaikum


Selamat Malam semua pembaca Novel ku.


Bagaimana, kabarnya semoga selalu di berikan kesehatan semua ya πŸ™πŸ˜‡Amin.


Hari Ini Akan UP lagi ya biar Author semangat beri dukungan ya ya dengan memberikan.


Like


Vote


Komentar ya.


Terimakasih.


"Dek Sariii.. naik apa? mau bareng gak" kata mb Laras..


"Gak usah mb kos ku di depan tinggal nyebrang aja kok. mb Laras hati hati ya nyetirnya jangan ngebut ngebut ingat ya mau menikah" kata Devita.


"Ok dech. kamu hati hati menyerangnya ya. istirahat ya jgn begadang besok banyak tugas" pesan Laras .


"Siap Bu. laksanakan hehehe " jawab Devita


Tiba tiba Agung datang,


" Dev aku antar ya Devi. biar gak usah nyebrang ya. kalau kamu gak fokus bisa ketabrak, rame daerah sini mobilnya " kata Agung.


" Gak usah, kak Agung,nanti kak Agung muter nya jauh loh kak. rumah kak Agung juga jauh, ntar kemalaman loh. terimakasih ya Kak sebelumya.kak Agung hati hati di jalan. da da " sabil berlalu pergi.


"Kamu kenapa sich, apa karena aku hanya naik motor.coba besok aku bawa mobil aja " gerutu Agung.


Di tempat lain


" Lek aku nyetir sendiri kalian istirahat aja pulang. kalian capek kan" ucap AL.


"Siap Bos kita pulang dulu " jawab Alex


Di depan kantor.


" Pak Dwi ambilkan mobilku di pakiran ya bawa kesini " perintah AL.


" Iya Pak " jawab nya sabil terburu buru pak dwi takut kena semprot Boss galaknya.


Itu bukan nya si cewek aneh.. ngapain dia disitu? gak tau apa jalanan rame..masa mau bunuh diri.. dia..!belum aku siksa sudah mau mati enak aja.Sebaiknya aku kesana.. lama banget Dwi ambil mobil keburu ilang cewek aneh itu hadeh. Omel AL.


" Inii boss mobilnya. maaf lama" kata pak Dwi.


"Cepet keluar kamu.... Aku buru buru " kata si Bos


Beruntung masih di situ cewek aneh. memang gak punya uang dia, Kenapa jalan kaki. ngapain dia nyebrang di situ. jalan rame nekat banget coba..Apa orang bilang karyawan PT. AMS ketabrak gara gara nyebrang gak punya uang. hancur reputasi ku.


Tiin tin tin....


" Heeeh loe naik... buruannn tiiiiiiiin. punya telinga gak kamu. buruan keburu ada polisi.... gadis aneh..mau mati loeee nyebrang disini..." teriak AL.


" Lebih baik matiii dari pada masuk mobil mu Omm" kata Devita, sambil melihat, jalan cari celah buat menyebrang.


Sudah hina aku caci maki sekarang sok jadi pahlawan kesiangan. hufff


Tapi ini ya rame banget mau nyebrang, tau gitu tadi pesan ojol. atau bareng Agung mb Laras.


baterai habis lagi.Gimana? ini manusia kutub ini juga gak pergi. pergi...gerutu Devita.


"Apa perlu aku turun seret loe masuk hmmm" sambil muka tegang 😑.

__ADS_1


Duch marah lagi. gimana ini kalau gak ikut bisa gak lulus aku.Kalau ikut dia pasti merasa menang.. huuuft...gerutu Devita.


"Iya iya Omm aku masuk.."Sambil menutup pitu brakk.ulah Devita.


"Gak bisa pelan nutup nya. mobil ku ini mahal. blm tentu kamu bisa ganti. ngerti. pasang saltbet mau kena polisi?."hardik AL.


" Iya iya Omm, nie aku pakai cerewet banget sich Om,Tuuh kan Om macet di belokan, mangkanya males aku naik mobil. gak nyampe, padahal kos ku deket jadi jauh kan Om ,gara Om nich, lama pulangnya, Aku capek tau gak Om kerja'seharian " omel Devita.


" Bisa diem gak kamu. hah ngoceh terus dari tadi. aku juga sama kemalaman. laper lagii.Mau kamu aku makan hah " sambil muka marah.


Dutch, ngeri banget sama Omm ini, bener ternyata cerita mb Henny. gimana ini aku takut banget..batin Devita.


" Kamu kenapa. hah, mukamu kayak gitu..aku gak makan orang aku makan nasi. aku mau beli makan, kamu harus ikut tangung" jawab kata AL.


" Maksudnya gimana ya Om. aku tanggung jawab Om, aku salah apa? " tanya Devita.


"Kamu bikin aku lapar gara macet ini lihat 1 jam di sini kelaparan"kata AL.


"Hduch Om ini kan bukan salah aku Om.Om sendiri yang maksa tadi. huuff"


Dasar orang gila, kok aku yg di salahkan dasar Om nyebelin dlm hati Devita.sambil cemberut.


"Gini aja Om, di kos ku aja aku kasih makan Om aku males keluar Om sudah malam Omm.gimana Om mau gakk??Om wooiiii.." teriak Devita.


" Baiklah kalau kamu maksa emang kamu bisa masak apa??Jagan jagan alesan aja " teriak AL.


"Om depan belok itu kos ku Om.." Devita memberikan Arahan.


" Tunggu ya Updatenya selanjutnya..ikuti terus ceritanya ya


jangan lupa like, favorit dan komen nya Terimakasih.


PRomo karya ke2 ku


*Takdir Cinta Bintang*


Hamba masih di berikan kesehatan hari ini. Dan harus terus semangat,untuk menjalani kehidupan ini, Apapun keadaannya aku harus terus bersyukur,sepertinya sudah waktunya untuk sholat subuh dan setelah itu lanjut memasak.


semangat.


semangat


semangat Bintang.


Kata "Bintang pada dirinya sendiri.


Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.


Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,


Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.


Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,


Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.


Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.


"Bintang." Berteriak dengan kencang.


"Bintang...".Jawab dong.


"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.


"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.

__ADS_1


Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.


Supaya memarahi Bintang.


"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.


Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,


" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...


"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.


"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.


"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.


.


"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.


"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.


"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,


Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.


"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.


"Bpk !... anak kita itu yang terbaik


Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.


"Bapak jangan terus membelanya jadi besar kepala nantinya, ngelunjak, sama kita nanti.


"Terserah, Ibu".


Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.


sambil pergi ke kamar mandi.


Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.


Di meja Makan,


"Bintang!,


"Bintang!,


Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya


"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,


nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,


" Nina...


Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.


"Bapak!


"Bapak !


"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.


Kenapa selalu membela "Bintang,

__ADS_1


Sepengal kisah Bintag.


__ADS_2