Suamiku Mantan Tunanganku

Suamiku Mantan Tunanganku
63. Kebahagiaan 1


__ADS_3

"Asalamualaikum"


"Selamat malam semua pembaca, bagaimana kabarnya semua.


"Up lagi ya Pembaca. semoga suka dengan alur cerita Novelku.


dan beridukungan ya, biar semangat nulisnya.


" Like


" komen


" vote


terimakasih.


"Kita lanjut membaca. ya.


" Hoaaam badanku rasanya remuk kyak gini. kok sudah terang ya. hah jam berapa ini?.. jam 11 Aku bolos kerja lagi. padahal tingal sebulan lagi.


selesai magang. bolos terus.


"Auuuh sakit banget kenapa sakit banget.... ya Allah


semalam, aku baru inget, semalam.


sambil menutup mukanya.


"Apa aku bangunin dia ya. aku malu banget, tapi aku gak kuat sakitnya.


" Devita merebahkan lagi tubuhnya di dekat suaminya, berniat membangunkanya.


"Kenapa begitu tampan saat tidur begini, sambil terus memandangi wajah suaminya.


" Tiba-tiba Sudah puas memandang wajah tampan suamimu "sayang. Cup Cup. morning my wife. sambil mencium Devita.


"Betapa malunya "Devita.. ketahuan.


" Apa mau di ulang lagi yang semalam yank" sambil memeluk istrinya.


"Apa an sih Bie ini aja masih sakit banget, mau kekamar mandi aja gak bisa. sakit banget buat gerak. malah mau di ulang. hufft.


" Serius yank, ya udah aku bantu ya. langsung di angkat tubuh Devita ke kamar mandi.


"Bie aku mandi sendiri ya. tunggu di luar, aku malu Bie, aku bisa sendiri. kalau sudah aku pangil kamu nanti Bie, oya, suruh bibi Bersihin kamar ya Bie.


sambil menutup pintu kamar mandi.


"Kan aku udah lihat semua Sayang masih malu sich.


Aku lupa kalau aku yang pertama buat Dia.


maaf ya sayang, aku terbakar gairah, lupa kalau kamu belum pernah.


Sebaiknya minta bibi bersihin dech sambil turun kebawah.


"Bibi tolong ajak pak diman pak sakit bersihin kamar ya. sekarang ya Bibi.


" Harus lapor nyonya Besar ini, mereka habis malam pertama. juga.


pasti nyonya Besar senang sekali.


Tuan muda sudah selesai. di bersihkan kamarnya. oya Bibi antar sarapan ke kamar ya.


Siap Tuan Muda.


Makasih Bibi.


"Sayang kenapa gak mangil aku, memang udah gak sakit hmmm.


Ayo sarapan udah jam 12 ini. laper banget.


" ya masih Bie" cuma aku paksa, buat jalan.


Aku kira udah gak sakit, kan bisa di ulang, mumpung libur aku yank.

__ADS_1


"Gak mau lagi sakit tau Bie, remuk semua badanku. ulahmu Bie, aku bilang sudah. kamu terusin.


nyebelin kamu tuh.


"Sakit tapi enak kan yank, buktinya kamu mend**ah, gitu yank, cukup Bie gak usah di terusin, muka "Devita sudah seperti tomat, 🔴🍎. menahan malu, akibat godaan suaminya.


" Ayo makan, laper tau. sini aku suapin yank, Hari ini aku akan memanjakan istriku tercinta.


duduk sini jangan jauh jauh.


"Bie aku bolos kerja lagi ini, padahal kurang 1 bulan lagi selesai magang, bolos trus.


" Udah donk sayang, aku udah Izin ke Frans 3hari kok, tenang aja.


" Kok lama banget Bie, 3 hari, gak Bie besok aku masuk, gak mau lama lama.


bisa bisa kamu terkam aku terus.


"Berarti sudah gak sakit kan yank, kalau besok sudah mau masuk kerja. uhuk uhuk. uhuk.... Devita tersedak, dengan pertanyaan an AL.


"ya masih sakit, cuma aku mau masuk aja Bie.


kamu kerja aku sendirian di rumah gitu.


" Ya sudah aku cuti juga kalau begitu. hmmm. sambil memeluk Devita.


"Sana an dech Bie. loh yank badanmu kok panas, kamu sakit,


" Aku telpon Dokter dulu ya yank. bentar. kamu tiduran dulu.


"hallo Sam " kerumahku cepat ya. aku gak mau tau.


sekarang, atau aku hancurkan RSmu itu.


sambil menutup telepon.


"Bie aku gpp jangan marah" kalau gak bisa juga gpp, ambilkan obat penurun panas aja.


"Gak yank Aku gak mau terjadi apa apa sama istriku tercinta cup cup. sambil memeluk devita.


Terimkasih untuk semua dukungannya.


PRomo karya ke2 ku


*Takdir Cinta Bintang*


Alhamdulillah ya Allah,


Hamba masih di berikan kesehatan hari ini. Dan harus terus semangat,untuk menjalani kehidupan ini, Apapun keadaannya aku harus terus bersyukur,sepertinya sudah waktunya untuk sholat subuh dan setelah itu lanjut memasak.


semangat.


semangat


semangat Bintang.


Kata "Bintang pada dirinya sendiri.


Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.


Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,


Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.


Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,


Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.


Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.


"Bintang." Berteriak dengan kencang.


"Bintang...".Jawab dong.


"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.

__ADS_1


"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.


Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.


Supaya memarahi Bintang.


"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.


Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,


" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...


"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.


"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.


"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.


.


"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.


"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.


"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,


Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.


"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.


"Bpk !... anak kita itu yang terbaik


Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.


"Bapak jangan terus membelanya jadi besar kepala nantinya, ngelunjak, sama kita nanti.


"Terserah, Ibu".


Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.


sambil pergi ke kamar mandi.


Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.


Di meja Makan,


"Bintang!,


"Bintang!,


Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya


"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,


nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,


" Nina...


Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.


"Bapak!


"Bapak !


"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.


Kenapa selalu membela "Bintang,


Sepengal kisah Bintang.




__ADS_1




__ADS_2