Suamiku Mantan Tunanganku

Suamiku Mantan Tunanganku
70. Kehancuran Sonya.


__ADS_3

Selamat Malam semua pembaca Novel.


Semoga selalu diberi kesehatan.


"Terimakasih buat yg selalu memberikan dukungan di Novel ini.


Kita Lanjut membaca.


*************************


Masih di Berliana Jewellery Store


"Maafkan saya Pak JM saya datang terlambat, penerbangan yang telat" kata Jamal ketakutan.


" Bu Nia tolong di tutup Tokonya dan bawa laporanpen pejualannya kesini. semua laporan " perintah Andika.


" Sari itu bukanya Ayah si Sonya dan Maminya yang sombong yang datang ke Kampus, waktu itu ya. kata Niken.


" Iya bener itu maminya yang sobong, suka merendahkan orang, Balas aja Devi, aku gemes. sama si Sonya, suruh sujud katanya tadi kan" kata Mel.


" Gak lah, Sujud cuma sama Allah aku ini manusia, loh, cukup aku pecat Ortunya aja, dia sudah Hancur kok. kalian Lihat aja yang akan di lakukan Andika." kata Devita


"Gimana udah dapat cincinya Mb Maya??tanya Devita.


" Belum masih Milih milih ini. bagus bagus banget.Dek Sari. kata Maya.


Tiba-tiba " Ayah sama Mami kok di sini? kalian kan Lagi Honeymoon di Swiss??. Kok sudah ada di Sini. Oya Yah! pegawai mu itu, melarang aku pakai berlian yg di brangkas Katanya punya orang.Biasanya kan gpp kan Yah....! Aku sudah hukum mereka semua, sudah jahatin Putrimu Mami kenapa Ayah diam saja, ada apa sich? " tanya Sonya penasaran.


"Jawab aja Pak Jamal, kenapa anda mati kutu, bukanya Toko ini milik anda hah " kata Andika yang sedang Emosi.


" Ini Laporan tentang anda penggelapan dana? Bagaimana? Pak Jamal.? mau bayar atau saya lapor polisi. saya juga gak mau ada kekerasan.kalau anda, mengembalikan semuanya. 1 M loh ini.


Belum termasuk yang istri dan anak anda pakai" cecar Andika.


"Beri saya Waktu Tuan untuk mengembalikan, semuanya. saya, memakai uangnya semuanya " kata pak Jamal mengakui.


" Saya kasih Waktu 1Minggu, anda bisa menjual, rumah, mobil anda ada 3 bukan, dan 1 lagi,Minggu depan anda sudah tidak perlu berkerja lagi, lanjutkan saja Honeymoon nya ya" sindir Andika.


"Jangan Tuan saya Mohon jagan pecat suami saya, semua ini salah saya Tuan tolong jagan. hiks hiks." mohon maminya Sonya.


" Mami, aku yakin ulah perempuan udik itu Mi, yg menghasut Pak JM mi, tadi dia, bicara penting, dengan nya. dia kan suka O Om Mi. " Adu Sonya.


"Hah masa sayang, perlu di kasih pelajaran, gak kapok ya di kampus, sekarang, mau ganggu kamu lagi Nak. heii kamu...." teriak Mami Sonya pada Devita.


Mami dan anak mendekati, Devita.


"Maksudnya apa? Sonya, Ayahmu yg korupsi, kok Kamu nyalahin Aku, hah. kata Devita.


" Kamu kan yg mengdu ke Pak JM kan, kamu iri sama Sonya, Sonya punya, semua, dan kamu gembel. apa jagan Jagan Bener kata Sonya Kamu, suka melakukan, segala cara, untuk mendapatkan, Sesuatu. Hah. apa pakai Tubuhmu.??? kata Mami Sonya.


Devita sudah mengepalkan tanganya. 😡😡.


" Cukup Nyonya, Anda menghina orang rendah, kasihanilah diri anda semdiri!!, Setelah ini ada harus menangung akibatnya, karena kesombongan anda sendiri., Dan untuk Putri anda, jangan memakai barang yg bukan Miliknya sama saja mencuri" ucapan Devita menghina mereka.


Dan tiba-tiba Sonya melayangkan tanganya, sebelum mengenai Devita di tepis Angel.


" Jagan pernah anda menyentuh Nona kami atau aku patahkan Tanganmu" gertak Angel.


"Andika....! teriak Devita dengan kemarahanya. semua orang kaget melihat Devitavyang lembut menjadi beringas.


" Kamu jagan Lembek dong beresin Mereka, Lapor polisi saja, masukan pengadilan, urusan uang Besar, penghinaan, buat Bos mu dan kamu diam saja. " Kata Leon menengahi.

__ADS_1


"Maafkan Istri dan anak saya Tuan, saya siap menjalani hukuman Tuan jawab Jamal.


"Pak Jamal saya lupa, Perkenalkan ini Nona Berliana pemilik dari Berliana Jewellery Store, kata Andika.


Bagai di sambar petir di siang hari Sonya dan Maminya tau pemilik dari Berliana ini.


" Hallo Pak Jamal, sebenarnya, anda ini orang baik, tapi, anda kalah dengan Istri anda, apalagi anak anda, saya kasihan lihat anda, di Usia tua anda, harus mendekam di penjara.


Tapi saya gak melihat itu, asal anda mengembalikan uang yg anda ambil, soal perhiasan yg di pakai, angab saja itu pesangon dari saya, karena anda sudah lama mengabdi di Toko ini.


" Hah mana mungkin Mi, perempuan udik ini pemilik dari Jawelly ini." sangkal Sonya.


"Diam kamu Nya semua karena Ayah selalu menuruti kalian berdua. ayo kamu minta Maaf. cepat. kalian berdua. cepat.. bentak Ayahnya.


" Aku gak mau Yah, aku gak mungkin minta maaf sama cewek Udik ini, aku gak mau Mi. bilang sama Ayah.twriak Sonya.


Tiba-tiba PLA k Jamal menapar "Sonya, cepat, atau Ayah akan mengusir mu, dan merampas, semuanya.Cepat.petintah Ayahnya.


" Oya katnya kamu akan berlutut tadi Sonya, kalau benar pemiliknya adalah Devita, kata Mel" ingat perkataan Sonya tadi


Bersambung.


PRomo karya ke2 ku


*Takdir Cinta Bintang*


Alhamdulillah ya Allah,


Hamba masih di berikan kesehatan hari ini. Dan harus terus semangat,untuk menjalani kehidupan ini, Apapun keadaannya aku harus terus bersyukur,sepertinya sudah waktunya untuk sholat subuh dan setelah itu lanjut memasak.


semangat.


semangat


Kata "Bintang pada dirinya sendiri.


Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.


Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,


Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.


Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,


Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.


Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.


"Bintang." Berteriak dengan kencang.


"Bintang...".Jawab dong.


"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.


"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.


Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.


Supaya memarahi Bintang.


"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.

__ADS_1


Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,


" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...


"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.


"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.


"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.


.


"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.


"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.


"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,


Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.


"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.


"Bpk !... anak kita itu yang terbaik


Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.


"Bapak jangan terus membelanya jadi besar kepala nantinya, ngelunjak, sama kita nanti.


"Terserah, Ibu".


Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.


sambil pergi ke kamar mandi.


Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.


Di meja Makan,


"Bintang!,


"Bintang!,


Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya


"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,


nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,


" Nina...


Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.


"Bapak!


"Bapak !


"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.


Kenapa selalu membela "Bintang,


Sepengal kisah Bintag.

__ADS_1


__ADS_2