Suamiku Mantan Tunanganku

Suamiku Mantan Tunanganku
58.Gagal


__ADS_3

"Asalamualaikum


Semoga semua pembaca selalu, di beri kesehatan.


dan selalu membaca karya Novelku.


"Mas aku mandi duluan ya, capek banget hari ini, ooh iya yank, gagal lagi donk, nasib nasib, ya udah deh, gak usah di paksa, mungkin dia, belum siang, Si joni puasa trus, kan kasihan.


" Mas udah selesai gantian, gantian mas yg mandi sekarang. ayo trus istirahat, Mas AL abis luar kota, capek, istirahat abis itu, ayo buruan. aku ambilin baju tidur.


"Aku masih belum siap Mas, aku akan berusaha, tapi gak hari ini. aku harus memantapkan hatiku.


"Sabar ya "Mas, tunggu aku siap.


dan aku mau jujur sama kamu juga, tapi aku belum siap, aku harus gimana ya?


"Sebaiknya aku tidur duluan aja, udah ngantuk banget ini, capek banget hari ini.


hoams 😴💤.


"Selesai mandi juga segernya. udah wanggi.


" yach, di tinggal tidur, bener bener puasa ini, ya udah dech ikut tidur, aku juga capek banget, hoam. 💤.


Mereka tidur saling berpelukan.


*****


"Sayang bangun sholat subuh, iya Bie, udah jam 4 nanti bobok lagi.


selesai sholat mereka berdua tidur lagi.


"Pagi 🌄🙋 pun datang, tapi mereka, malah saling memeluk, sampai ada ketukan. tok tok tok.


"Tuan muda, Nona muda, tok tok tok.


"BiE, ada yg ketok ketok loh, bukain donk, aku masih ngantuk nieh, iya "yank.


" Ada apa "Bima, kamu ganggu orang tidur aja,


" Maaf Bos, tapi hari ini Bos ada janji dengan Mr Sanur, kan jam 11.tadi saya telpon "Pandu, katanya Bos belum keluar kamar. mangkanya sy bangunkan, biar gak telat.


"Trus kenapa ini kan masih pagi Bim, aku masih ngantuk. kamu kepagian kesininya.


udah ya Aku mau tidur, sama Istriki dulu.


ketika AL mau menutup pintu di tahan "Bima.


" Maaf Bos sekarang sudah jam 9 Bos, sudah siang, tempatnya jauh "Bos.


" Apa" jam 9 Hah, gila. kenapa dari tadi kamu gak bilang, ya sudah tunggu di bawah.


Aku siap siap.


Ya Allah, istriku juga bolos donk. kalau di bangunin kasiha. kecapean, ini kayaknya..


telepon 📞 Frans bilng bilang kalau kecapekan.


udah beres, biarin aja dech.


Aku mandi siap siap. aja, kasihan Bima nunggu in


Selesai juga, sambil mencium Devita.Aku berangkat dulu ya sayang, bobok yg nyenyak ya muuach.


Sampai di bawah. bibi nanti kalau nona tanya, bilng, kalau Aku ada Metting ya, Sudah di Izinkan libur. Suruh hub aku aja, gak usah di bangunin ya bibi. sampai dia bangun sendiri. ya. " Baik Tuan Muda.


siapkan sarapan kesukaan nya aja.

__ADS_1


"Ayo Bima berangkat, Pandu kamu di sini saja, takutnya dia mau pergi, kalian berdua juga ikuti.aku


gak mau, kecolongan,kemanapun istriku pergi, mengerti " kata AL.


"Siap Tuan Muda" jawab mereka.


Di kamar hoam, kok gak ada, Bie loh kok gak ada juga, dia di mana ya.


Jam berapa? ini, melhat jam melotot. Hah jam 11 siang, gila Aku bolos dong. kenapa Aku gak di bangunin. sebaiknya Aku mandi. mandi pun selesai berlari ke bawah.


" Bibi, Tuan tadi pergi jam berapa?


" jam 9 Non, kesiangan Katanya. Tuan buru buru, dan ndak sempet sarapan.


Pesan Tuan Nona suruh menghubungi nya. sudah di izinkan Non libur kerja katanya" jawab si bibi.


"Ya sudah Bibi, kalau gitu, saya laper bibi, mau sarapan, ini, masak apa bibi?


Ternyata Dia juga kesiangan, hari ini, kasihan banget sampai gk sempet sarapan.


Jenuh juga ya seharian di rumah, kok blm pulang ya udah jam 5 ini.


tiba tiba, inget kata kata, awas loh ya, suamimu itu, Tampan, Kaya, sempurna banyak yg menginginkan nya. kamu harus secepatnya. sebelum, terlambat. Devi.


Masa harus Malam ini, yah, tapi kalau tidak?


Sebaiknya aku mandi dandan yg cantik menyambut suami pulang,


Semoga ini yg terbaik buat aku kedepanya. amin.


Semoga pilihan yg tepat Devita, dan harus semangat ya. hehehe.


Kalian yg masih setia membaca Novelku, tingalkan jejak ya, like, komen favorit, dan vote ya


terimakasih 🙏💕ya.


*Takdir Cinta Bintang*


Alhamdulillah ya Allah,


Hamba masih di berikan kesehatan hari ini. Dan harus terus semangat,untuk menjalani kehidupan ini, Apapun keadaannya aku harus terus bersyukur,sepertinya sudah waktunya untuk sholat subuh dan setelah itu lanjut memasak.


semangat.


semangat


semangat Bintang.


Kata "Bintang pada dirinya sendiri.


Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.


Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,


Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.


Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,


Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.


Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.


"Bintang." Berteriak dengan kencang.


"Bintang...".Jawab dong.


"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.

__ADS_1


"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.


Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.


Supaya memarahi Bintang.


"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.


Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,


" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...


"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.


"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.


"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.


.


"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.


"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.


"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,


Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.


"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.


"Bpk !... anak kita itu yang terbaik


Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.


"Bapak jangan terus membelanya jadi besar kepala nantinya, ngelunjak, sama kita nanti.


"Terserah, Ibu".


Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.


sambil pergi ke kamar mandi.


Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.


Di meja Makan,


"Bintang!,


"Bintang!,


Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya


"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,


nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,


" Nina...


Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.


"Bapak!


"Bapak !


"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.


Kenapa selalu membela "Bintang,

__ADS_1


Sepengal kisah Bintag.


__ADS_2