
MAAF SUDAH LAMA TIDAK MENULIS DI KARYA PERTAMA KU INI DAN LEBIH FOKUS DI NOVEL YANG BARU TAKDIR CINTA BINTANG.
KARYA CINTA BINTANG SEBENARNYA JUGA ADA HUBUNGANNYA DENGAN NOVEL INI, KALAU CINTA BINTANG DEVITA DAN AL SUDAH TUA,
BACALAH JUGA NOVEL KARYA TAKDIR CINTA BINTANG , DI SANA ADALAH KISAH ANAK ANAK MEREKA.
Yang setuju lanjut komentar ya.
Setelah selesai makan Inara membuka bikisan dari Bang Dodo. dan Inara sangat terkejut, banyak isinya, mulai jepit rambut, bando topi baju jam tangan berbagai warna dan baju,sepatu ini ada Foto Abang.
Dek mungkin kita tidak akan ketemu lagi setelah ini, besok Abang tunggu ya tempat biasa setelah pulang sekolah masih ada satu kotak lagi nich buat kamu ya dek Ucap tulisan Edo.
Aku juga harus memberikan sesuatu buat bang Edo.
Apa yach ini gantungan kunci dan Syal dan saputangan buatanku aku masukan kotak saja dan aku kasih fotoku.
Jagan lupa sama aku ya, Bang nanti kalau aku besar aku mau jadi istri Abang, Abang harus setia ya "Tulis Inara dalam suratnya dan di masukkan dalam, kotak yang akan dia berikan pada Bang Dodonya nanti.
Inara berangkat sekolah dengan semangat tidak ada drama sedikitpun karena dia ingin cepat selesai sekolah supaya bertemu dengan Bang Dodonya.
AL tidak jadi pergi bertemu Edo, karena Edo tidak jadi bertemu dia sedang belanja buat Adiknya katanya, sejak kapan dia punya Adik omel AL karena sudah sampai tempat batal.
" Nak kenapa balik lagi, tidak jadi bertemu Edo, apa kenapa kok mulutnya manyun "ucap Mamah.
" Gak jadi mah apalagi sudah sampai kafe, dia batalin bertemunnya, lihat besok aku tidak akan datang salahnya sendiri main batal saja " Omel AL.
" Ya di maklum I saja, mungkin banyak yang dia urus untuk kepindahanya AL, Jagan ngambekan dong, nanti cakepnya ilang, oh ya mamah besok ada Acara di jakarta titip adik kamu ya, di jagain ya" ucap Mamah.
" Beres mah, AL lagi tidak ada acara, palingan mau ketemu teman paling tidak Lama ucap AL.
" Kamu ada masalah sama pacarmu AL " tanya Mamah.
" Biasa mah dia lagi ngambek katanya aku kurang perhatian dan apakah, masa dia iri sama Inara kan lucu " ucap AL.
" Mangkanya Abng cari pacar yang lain, yang sayang , sama aku, kaya bayarnya Bangnya Neha itu sayang banget sama Sama Neha sering Neha di ajak jalan-jalan" ucap Inara.
" Oke nanti aku suruh Lisa ajak kamu jalan-jalan ya " Ucap AL.
__ADS_1
" Kok Lisa bukanya pacar Abang itu...! Ambar yang cemburuan itu, sudah ganti ya" Kata Inara.
" AL Jagan suka mainin perasaan perempuan, adik kamu perempuan ya, ingat pesan Mamah dan pesan almarhum Ayah kamu ya nak " ucap Mamah.
" Masih teman mah, pacar saja, belum ke arah serius kok mah AL masih kuliah Mah belum memikirkan ke arah sana.
" Yang AL cintai hanya Mia saja Mah " ucap AL.
" Kalau kamu cintai hanya Mia, ya setia dong Jagan Setia yang setiap tikungan Ada Jagan hanya modal kamu cakep kaya terus kamu mainan cewek mama tidak suka " ucap Mamah membuat AL diam.
" Iya Mah aku akan putusin mereka dan setia sama Mia" Ucap AL yang tanpa sadar mau mutusin mereka semua.
" Dasar katanya gak pacaran, sekarang bicara mau mutusin mereka semua berapa lusin yang kamu pacarin " Sambil memjewer telinga AL.
" Ampun mah ampun " ucap AL kesakitan ulah mamah.
" Rasain kamu Abang mangkanya Jagan playboy " ejek Inara.
" Seneng banget ya kamu Dek ngeledekin Abang heem, uang saku kamu aku potong besok " ucap AL mengancam Adiknya.
" Maah Abang ngancam aku mah, Abng pacarnya banyak, marahi aja mah weeek" Sambil menjulurkan Lidahnya ke AL, berlari masuk ke kamarnya.
" Fikirkan loh AL ucapan Mamah ya, Jagan di angab Angin lalu " ucap Mamah.
" Iya mah"
" AL istirahat ya mah " pergi dari hadapan mamahnya.
Ke esokan Harinya Inara sudah berdiap dia berdandan sangat cantik mengunakan pita dan Bando pemberian dari Abang Dodonya.
" Embem ada yang beda nich mah, Putri mamah hari ini cantik banget wanggi lagi, Eeh pitanya baru bando juga di belikan siapa ini bagus loh." Tanya AL pada Inara membuat Inara gugup.
" Kemarin pergi sama Bibi, selaian belanja Den AL " Pembelaan Bibi pada Inara, membuat Inara lega.
" Sayang, mamah habis ini berangkat hati- hati sekolahnya ya yang rajin, mungkin besok pagi baru datang " ucap Mamah.
" Oke amah jawab Inara.
__ADS_1
" Jagan lupa Oleh olehnya ya " ucap Inara.
" Dek kamu di antar Mang Diman ya Abang mau ke kantor ada berkas yang harus Abang urus " Ucap AL.
" Iya gpp Bang, kalau begitu Inara pamit dulu ya sekolah dulu " Salim Abangnya dan berangkat bareng pak Diman.
" Hati-hati sayang, nanti pulangnya di jemput pak Diman ya " Ucap AL lagi sambil memberikan yang saku, dia mana tega sama adik kesayanganya sekolah tanpa uang saku.
" Makasih Abangku sayang " ucap Inara pada Abangnya.
"Dasar matre" teriak AL pada Adiknya.
Beberapa jam kemudian Inara pun sudah selesai kelas, dia bilang pada pak Diman, untuk menunggunya di warung Depan karena dia ada Acara sama temannya , terpaksa Inara bohong, karena dia ingin bertemu Edo di taman biasanya dia menunggu Abangnya.
Sampai di taman dia melihat Edo duduk di bangku dan hari ini Edo berpakaian tidak seperti biasanya karena dia mau ada kepentingan.
" Hallo manis, kamu cantik sekali pakai pita dan bando pembelian abang sempurna "ucap Edo.
" Makasih Abang Inara suka semua pemberian Abang " ucap Inara malu-malu gemes dia memeluk Inara dan mencium nya.
" Aduh Abang Jagan main cium aja Rara masih kecil, kata Abang aku gak boleh di cium cowok yang bukan suaminya " ucapan Inara membuat Edo sangat terhibur.
" Kamu mengemaskan, mau gak Abang culik aku bawa ke Australia nemenin Abang " ucapan Edo membuat Inara takut dan sedikit menjauh.
" Maaf Abang bercanda sayang, nanti kalau besar saja, Abang jemput ya, ingat gak boleh pacaran harus nunggu Abnag jemput Inara ya " Ucapan Edo di iyakan oleh Inara kecil.
" Kamu nanti pasti tumbuh menjadi wanita sangat cantik, Oh ya cita-cita kamu mau jadi apa nanti sayang " Tanya Edo.
Tunggu episode berikutnya
Kisah Inara dan Edo waktu kecil.
Sudah dulu ya UP hari ini, semoga suka dengan alur cerita Novel Ini bantu dukung author ya biar semangat Nulisnya, biar banyak UP nya setiap Hari. Degan cara:
Like.
Vote
__ADS_1
komentar
Terimakasih 🙏💕.