Suamiku Mantan Tunanganku

Suamiku Mantan Tunanganku
54. Mengusir Pelakor


__ADS_3

"Sebenarnya ada apa?" di "Kantor kenapa ? semua berkumpul di Aula seperti ini " Dav" hah. "Jelaskan. AL minta penjelasan.


" Ini loh Bos Nona Mia, meminta, untuk memecat Nona Devita, supaya tidak magang di Kantor ini. jawaban David sambil melihat Mia.


Rasain kamu abis ini di pecat, biar gak kegenitan, hahahaha, akhirnya sainganku berkurang di Kantor.


bisa deketin, Pak Bos lagi.


suara yang iri terhadap "Devita.


" Beb. Kamu Harus memecatnya, anak natskal ini selalu bikin ulah perkataanya juga ngawur dan katanya cuma kamu yang bisa ngusir nya dari kantor ini.buruan Beb!...Usir dia kalau tidak aku yang akan Mengusirnya dari Kantor ini " ucap Mia dengan nada ketus.


" Apakah Anda? Berani !...Mengusir saya Pak AL" tanya Devita dengan setengah meledek tersenyum liciknya.


" Kenapa tidak berani, memangnya kamu siapa cewek natskal,, kepedean ya kamu,sok jadi orang penting saja" ucap Mia seolah mengadu pada AL.


" Mana Aku berani "jawaban AL. dan semua mata terbelalak mendengar CEO, mereka yang dingin, datar tersenyum lebar pada Devita.


"Coba saja Pak AL"jawaban Devita, yang mengundang pertanyaan semuanya yang ada di sana.


" Mia Aku saja sebagai Presdir di AMS gak berani, untuk melakukan itu.


Dia !!..".Banyak memiliki pendukung,di 🏠 di kantor 🏢ibaratnya 100 aku hanya 1% dia 99% jadi pada intinya aku tidak bisa memecatnya. itu Jawabanku Mia. sebaiknya jangan bikin rusuh di kantor ya.


perlu kamu tau ya, dan dengarkan kalian semua juga, bawah Devita sari memiliki 30% saham di kantorku. jangan ada yg ganggu dia, Akan berurusan sama aku, jadi kalian semua bubar kembali kerja " ucap AL.


" Beb. bagaimana bisa, dia punya saham 30℅Beb "cecar Mia pada AL.


" Sudah lah Mia Jagan Bikin rusuh di kantor " penuh emosi menatap Mia. saat melihat Devita dia tersenyum dengan manisnya.


Mia masih ngeyel tidak Terima dengan kata-kata AL, seolah membenarkan kata Devita,Mia mencium bau bau persekongkolan di antara mereka, dan dia tidak akan membiarkan semua terjadi.


"Pandu!!...jangan lupa yang aku perintahkan, jaga Nonamu, dan hargai dia seperti yg kamu lakukan padaku. aku matikan aku lanjut meeting.asalamualaikum semua".sambil tersenyum menunjuk Devita.


Apa coba yg dia rencanakan padaku ya Allah, apakah memang, aku harus memberikan hak yg ia minta, apa sudah waktunya ya.kenapa dia tau yang aku inginkan ya, kenapa bisa baca fikiranku huff.


"Bagaimana? Nona Mia miranda. siapa di sini yg terusir "hahahaha tawa Devita.dan satu lagi Aku bukan pelakor karena, Pak AL masih Single dan aku akan menerima perjodohan ini apa kamu mau datang?...Di acara pernikahan kami nanti " Devita sambil melangkah pergi, meningalkan semuanya.


"Brengsek kamu ya perempuan udik, dan aku tidak akan membiarkan semuanya terjadi, ingat itu".sambil berteriak.


" Pandu usir pelakor dan mereka dari kantor, pastikan tidak datang kesini membuat kekacauan ya.


Aku laper mau makan "Kata Devita penuh emosi sambil memberi kode Pandu.


"Silahkan Nona makan!!..., Selly Angel, temani Nona muda kemanapun dia Pergi. aku mau menggusir seranga beracun ini " kata Pandu.


" Semuuuu bubar ya. sudah selesai pertunjukan nya " kata Pandu sambil berteriak.


"Maksudnya jadi Devi dan presdir mau menikah, apakah aku harus menyerah sekarang, tapi setidaknya bukan Elvan yang mendapatkan ya.aku akan berusaha menerima kata Agung.


"Gila Bu Bos bikin Mia skakmat ya "kata Alex.


" Tetapi aku takut, Devi kenapa napa " kata David.


" Tuh lihat udah di Kawal Sally dan Angel gak usah kwatir Dav. yuk kita ke kantin laper, abis lihat drama tadi.


"Suasana kantin Heboh. semua pada bergosip, tentang anak magang dan Bos mereka.kamu lihat tadi boss tersnyum, ganteng banget ya. jadi meleleh.walau senyuman ya buat anak magang itu. yg penting senyum, gak dingin lagi. dan sudah berkurang marah marahnya. jadi mereka akan menikah ya.iya tadi si anak magang bilang, begitu. Sama mantan tunagan Bos yang jahat itu.kalau aku sih suka sama si anak magang, anaknya baik, ramah, cantik, pintar, mungkin ketularan.baik dan ramahnya, jadi Bos besar berubah seru mereka bergunjing.


Tiba-tiba, ada yang datang ramai-ramai para pimpinan mereka. sambil berteriak.


"Pengumuman untuk semua yang sedang makan di kantin khusus hari ini.Oya semua hari ini yg makan di kantin, di traktir, Calon istri Bos kita ya seru David tiba tiba. gimana? "

__ADS_1


gimana bu Bos" tanya David, mengerjai. Devita.


"Hmmmm iya gpp Dav. bagi bagi rejeki., kalian semua makanlah aku traktir kalian semua, angab aja lagi syukuran.semogga di lancarkan semuanya" kata Devita.


Terimakasih ucapan mereka semua yang ada di kantin kompak.


" kalian pilihlah yang kalian inginkan tenang saja pasti di bayar sama calon istri Bos, kalau perlu sekalian bungkus" kata David. Devita hanya geleng geleng kepala.


"Waah hari ini mau makan yang enak enak, mumpung ada yg traktir"


ayo. serbuuu seru mereka.memilih makanan favorit mereka.


" Ayo Mb Henny, Laras, Maya, Sarah,Mel Ayu Niken Selly, dan Angel kalian pilihlah menu yang kalian inginkan kalau aku makan Nasi uduk saja". kata Devita.


Tiba-tiba HP bunyi. na..na...na..na......anggap aja bunyi HP.


Hallo siapa ini! halo...


Sudah dulu ya Nanti Up lagi ya,


buat yg sudah membaca dan mengikuti cerita novel ku Terimakasih ya.dan di bantu like ya.


*PRomo karya ke2 ku


*Takdir Cinta Bintang


Alhamdulillah ya Allah,


Hamba masih di berikan kesehatan hari ini. Dan harus terus semangat,untuk menjalani kehidupan ini, Apapun keadaannya aku harus terus bersyukur,sepertinya sudah waktunya untuk sholat subuh dan setelah itu lanjut memasak.


semangat.


semangat


Kata "Bintang pada dirinya sendiri.


Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.


Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,


Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.


Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,


Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.


Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.


"Bintang." Berteriak dengan kencang.


"Bintang...".Jawab dong.


"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.


"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.


Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.


Supaya memarahi Bintang.


"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.

__ADS_1


Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,


" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...


"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.


"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.


"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.


.


"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.


"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.


"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,


Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.


"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.


"Bpk !... anak kita itu yang terbaik


Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.


"Bapak jangan terus membelanya jadi besar kepala nantinya, ngelunjak, sama kita nanti.


"Terserah, Ibu".


Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.


sambil pergi ke kamar mandi.


Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.


Di meja Makan,


"Bintang!,


"Bintang!,


Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya


"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,


nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,


" Nina...


Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.


"Bapak!


"Bapak !


"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.


Kenapa selalu membela "Bintang,


Sepengal kisah Bintag**.

__ADS_1


__ADS_2