
Degan kesal Devita meningalkan ruang utama.tak merespon pangil AL....
tetep jalan.. kembali ke ruang kerjanya.akhirnya semua buyar....
" Mbk nanti pulang kerja jalan yukk...aku lagii suntuk....kata Devita
" Oke siap seruuu mereka...,"
Akhirnyaaa jam kerja selesai..
"Siapa aja yg ikut.....tanya Devita.
Mell, Henny, Laras, Ayu, Maya, Niken,, mb Sarah gak ikut.kita berangkat,... di loby.. kata Henny.
"Selamat siang nona sapa Pandu...sy di perintah Nona kemanapun.. dan tidak menerima penolakan.
📞 Bossmu aku gak mauuu..demi keamanan Nona
nona mi sewaktu waktu pasti datang.
" Iya Dek Sari Mia itu jahat kata Mayaaku pernah jd korban ya dulu...yuk kita berangkat.
"Devita pun mengalah dan ikut masuk mobil Panduu.
Pandu membawa byk pasukan.
"HP devita berbunyi...duch kan tlpn hmmmm Hallo...
"Kenapa gak pamit mau pergi hah, kamu seorang istri. kata AL dibtelepon.
" Iya maaf aku mau ke MAll lagi bete.suhdah ya assalamu'alaikum. aku lagiii sebel tau gak... katanya. mematikan telepon sepihak.
"Panduuu... stop..
aku gak mauuu kalian masuk ke Mall.
" Oke Nona segera kabari kalau ada yg mencurigakan.iya.... pesan Pandu.
Sambil melangkah pergi..tapi cuma pandu y mengikuti di diam. diam..takut kena marah Boss besarnya.
"Lek Dav ikut aku aku mau ketemu Mia. kalian panti dari jauh. Bima juga" ayo..berangkat kafee xxx MAL.
"Babyyy... sapa Mia.aku maunya berduaan. aja gk mauu ada mereka.".tunjuk Mia.
" Mereka kan gak deket, dari pada gak bisa ketemuuu...gimana??km mau apa sich..." kesal AL.
Lihat itu bukan CEO..sama wanita ular.. kata Ayu.
"Dima mana??? tanya Devita dan kaget.
Kamu ya Omb nabuh perang sama aku.... lihat aja aku bales ya.... sakit hati Devita.
" Wduuuh itu bukanya bu Bos ya,BoS bakal ada perang ini... kata Alex dan lainya.
"Haaaiiii gadis udik punya uang juga.. di sini mahal-mahal gak cukup uangmu... hina Mia.
" Jaga mulutmu.. km memang mampu beli juga.ya Mia.
"Tentu donk aku mampuuu..uangku banyak..kamu mungkin.harus jual tubuh kamu baru dapat uang kan....betul kan.
" Sudah cukup jagan berantem di lihat bayak orang..Dev ngalah aja ya.. ucapan AL bagaikan sambaran petir.
Devita sangat marah...plakk.Devita nampar AL.. pacarmu bilang.. aku jual tubuh baru bisa beli barang seperti ini anda bilang aku suruh ngalah hah.....tamparan ku aku rasa belum cukup untuk sakit hatiii..ku, dan kalian pasangan .gak punya hatii....
__ADS_1
Marah Devita membuat AL diam terpaku.
"Devi... ada apa ini tanya elvan tiba tiba elvan datang , dengan pengawalnya.
'Ach gpp kok ada yg hina aku gak bisa beli baju di sini...padahl dia juga suka morotin orang untuk fasilitas hidupnya. tapii ngak ngaca.. kalau dia menjual tubuhnya hanya untuk uang maling teriak maling.
"Inii Mall punya aku Devi..kalau kamu mauu kamu bisa ambil semua..tapii aku fikir kamu pasti nolak..karena kamu cewek baik baik....gak pernah mau Terima pemberian. laki laki..iya bukan..sampai aku takut mau ngasih takut di tolak hehe padahal apapun bisa aku kasih..
tanpa harus membalas apapun.
"Nona salah besar kalau Devi harus jual tubuh.baru bisa dapatkan apapun.camkan itu nona..bukan hanya pacar anda yang berkuasa..aku pun bisa melakukan apapapun.asal Devita mauu..
"Sudah lah EL..kami semua mau ikut kamu dech keliling Mall milik kamu boleh tidak..kamu harus traktir semua temen aku. ya
" Waaaah suatu kehormatan. ini... karena seorang Devita Sari. minta di traktir hahaha
"Kalian semua tutup mall ini ya.. ada tamuu penting hari ini..."
"siap tuannn.."
Tiba tiba.... Berhenti...Devita. Devi... ta....
Penuh kemarahan. dan menarik tangan Devita dengan kasar...
"Maksudnya apa coba hah km mau pergi dengan laki laki ini.....Kamu tidak menghargai akuuu.....sebagai............
Nanti up lagi ya.....bantu like dan komen ya...
PRomo karya ke2 ku
*Takdir Cinta Bintang*
Alhamdulillah ya Allah,
semangat.
semangat
semangat Bintang.
Kata "Bintang pada dirinya sendiri.
Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.
Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,
Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.
Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,
Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.
Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.
"Bintang." Berteriak dengan kencang.
"Bintang...".Jawab dong.
"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.
"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.
Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.
__ADS_1
Supaya memarahi Bintang.
"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.
Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,
" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...
"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.
"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.
"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.
.
"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.
"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.
"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,
Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.
"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.
"Bpk !... anak kita itu yang terbaik
Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.
"Bapak jangan terus membelanya jadi besar kepala nantinya, ngelunjak, sama kita nanti.
"Terserah, Ibu".
Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.
sambil pergi ke kamar mandi.
Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.
Di meja Makan,
"Bintang!,
"Bintang!,
Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya
"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,
nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,
" Nina...
Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.
"Bapak!
"Bapak !
"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.
Kenapa selalu membela "Bintang,
__ADS_1
Sepengal kisah Bintag.