
"Pagi ππ hari, auuuch. hah udah jam 5, aku blm sholat subuh, "BIE bangun sholat udah jam 5 , km juga mau anter mamah ke bandara," kan. BIE.
ayooo "BIE.ya Allah susah banget bangunya..aku glitikin aja dech. hahaha.
"Sayang masih pagi ayo bobok lagi dech, aku masih ngantuk, yank " sambil Menarik tangan Devita.
"Trusin ya BIE, aku sholat bareng Leon dan kak Adam aja dech. kalau dalam hitungan ke 3 gak bangun. udah di tungguin mamah " teriak Devita.
"Jangan yank, iya ini bangun hooooam, bentar ya, aku mandi sebentar, tunggu di kamar aja, gak usah turun dulu "mandi bebek pun selesai.
"Ayo yank turun sekarang" heh kalian semua ayo sholat bareng di bawah, mama sudah nunggu, di mushola, ayooo " teriak AL.
AL menjadi Iman, cewek-cewek gak nyangka ternyata si MR arogan, sudah insaf,Selesai sholat. yang cewek-cewek membantu mamah bikin sarapan, yg cowok- cowok pada minum ββ di taman bunga πΊπ»πΉπ·di belakang.
"BIE...! ajak semuanya sarapan ya, udah jam 6 Loh, buruan ya. aku tunggu ya
" Iya yank otw ayo π³π istri tercinta ku udah memangil kata AL.
"Siiiap jawab ke keduanya. rumahmu ini sungguh keren Bro. keren pake bingits " kata Leon.
Hahaha
"Awas jagan nyontek ya, cari ide sendiri' ya "seru AL.
Kalian gak tau aja kalau ada rumah lagi, di balik tembok depan kalian, mungkin si bos belum percaya. dalam hati Frans.
"Waaah harum banget ini, mamah hebat masaknya ya, aku mau yang itu seru "Adam.
" Makan semua aja Dam, Tiba-tiba, Davit, Bram, Bima, pandu, muncul.
"Kalian gercep banget tau aja makanan sudah siap" hahaha tawa pecah di pagi hari.
" Sudah ayo duduk semua, makan keburu siang "kata mamah.dan semua menikmati, masakan mamah, dan semua tak henti hentinya memujinya. sambil bercanda, tertawa.
"Sayang kamu nanti sama pandu dan mereka ya, aku mau anter mamah ke Bandung sama Bima, Alex dan Bram ya yank, sekalian ada pertemuan di sana, ya. jagan kangen besok udah balik kok" sambil mencium kepala Devita,
" Si Bos idiih Boss mau bermesraan di kamar donk, di sini banyak Jombo loh" hahaha tawa mereka.
"Mamah ati ati ya, kalau sudah sampai kabarin yach " ucap Devita.
"Iya cantiknya mamah, jangan lupa pesanan mamah, bikin cucu yang banyak.Mama sudah pingin cepetan gendong cucu nak" kata Mamah.
"Iya Mah beres, tiap malam πβ°π€π€ cocok tanam terus kok"
muka Devita udah kaya kepiting rebus.
"Maya bareng mobil aku aja ya" sambil menarik tangan nya.
" Huuh sosweet dech Leon
udah May ikut aja. dech " seru mereka.
"Ayo Nona" kata Pandu.
" Tuan muda saya permisi.
" Hati- hati jaga yang bener ya. Pandu jagan mengecewakan ya, aku gak mau istriku kenapa napa " Ancam AL.
"Siap tuan muda"
" Inget ya ya yank, selama aku gak ada, patuh sama Pandu, dan nanti ada Angel dan Seli jagain kamu ya " pesan AL.
__ADS_1
"Dek nanti malam tidur sini ya temenin Kakak kamu ya.
kalian mau tidur sini lagi juga gpp. kok. Henny dan semua kata AL.
" Iya BIE. aku akan patuh kok tenang aja.Asalamualaikum "ucap Devita sambil melangkah pergi.
"Sampai di kantor.
" Nah itu mb Maya udah sampai, Mb Henny mb Sarah.
" Hayuk masuk ajak Devita.
"Heeei perempuan gak tau diri.....
sambil berteriak....
" Sudah "dulu ya Upnya nanti di lanjut lagi.
baca terus, ya Novelku semoga suka dengan ceritanya.
terimakasih β€π
PRomo karya ke2 ku
*Takdir Cinta Bintang*
Alhamdulillah ya Allah,
Hamba masih di berikan kesehatan hari ini. Dan harus terus semangat,untuk menjalani kehidupan ini, Apapun keadaannya aku harus terus bersyukur,sepertinya sudah waktunya untuk sholat subuh dan setelah itu lanjut memasak.
semangat.
semangat
Kata "Bintang pada dirinya sendiri.
Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.
Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,
Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.
Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,
Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.
Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.
"Bintang." Berteriak dengan kencang.
"Bintang...".Jawab dong.
"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.
"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.
Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.
Supaya memarahi Bintang.
"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.
__ADS_1
Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,
" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...
"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.
"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.
"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.
.
"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.
"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.
"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,
Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.
"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.
"Bpk !... anak kita itu yang terbaik
Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.
"Bapak jangan terus membelanya jadi besar kepala nantinya, ngelunjak, sama kita nanti.
"Terserah, Ibu".
Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.
sambil pergi ke kamar mandi.
Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.
Di meja Makan,
"Bintang!,
"Bintang!,
Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya
"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,
nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,
" Nina...
Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.
"Bapak!
"Bapak !
"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.
Kenapa selalu membela "Bintang,
Sepengal kisah Bintang.
__ADS_1