
Asalamualaikum
Selamat Malam semua pembaca Novel ku.
Bagaimana, kabarnya semoga selalu di berikan kesehatan semua ya ππAmin.
"Hari Ini Akan UP lagi ya biar Author semangat beri dukungan ya ya dengan memberikan.
Like
Vote
Komentar ya.
Terimakasih.
"Berhenti, apa yg kamu lakukan hah,kenapa menampar Mia marah AL pada Devita.
"Mia!...Kapan? kamu kembali dari Swiss...kenapa datang tidak mengabari aku...kenapa ini??
Ada apa ini.. Mia..??. dan kenapa kalian diam saja..Tidak ada yang melerai.
Santi kenapa bajumuu robek semua...
Santi hanya bisa menagis sesengukan tidak bisa menjawab.
"David!....kasih jasmu itu pada Santi..."
"AL dia melarang ku masuk tadi, jadi aku yang menyerangnya.Padahal aku gak pernah di larang masuk Kan. Rencananya mau ngasih kejutan buat kamu..sama resepsionis.
" Mangkanya jagan aneh aneh bikin kejutan segala".
" kamu tau aku malah dihina habis habisan Katanya cuma mantan. sama pegawai mu yang udik ini mereka berdua AL.
"Hah!...siapa? yg berani menghinamu? Mia" tanya AL.
"Itu diaa... yg bilang dia bilang aku wanita murahan.. Hanya mantan" kata Mia sambil menunjuk Devita.
"Waduc Vid kasihan Devi ini...." kata Alex.
"Kasihan Dek Sari musuhan sama manusia ular" kata Maya..
Helen bersuara" kapok lo Devi oi... sukurinnn.".hahaha...
"APa itu bener Dev kamu bilang seperti itu, ituu kenapa kasar banget kamu jadi wanita.....kenapa kamu bar bar sekali.. hah! kenapa? sambil menarik, berteriak..kamu kenapa menampar Mia.. hah Lihat aku lihat" sambil mencengkram kerah baju Devita..
"Iya betul pak presedir yang ter hormat aku yang menampar wanita murahan ini...apa anda juga mau menampar saya silahkan" tantang Devita penuh emosi.
AL semakin mencengkram Devita " "Aduch sakittt pak..lepaskan salah apa aku sama Anda? kenapa menyakiti aku" teriak Devita.
Tega kamu Om AL tanpa tau kebenarannya kamu membentak ku.padahl aku mau menyetujui permintaan Mamah.tapiii aku kecewa, sekarang...suara hati Devita, sambil menangis.Batin Devita.
"Jawab lihat aku ,angkat wajahmu " betapa terkejutnya AL melihat wajah Devita penuh dengan luka memar.. di sudut bibirnya berdarah dan wajahnya.penuh dengan air mata membasahi pipinya..
AL mau menyentuh wajah Devita..Tapi Devi,
menepis tangan AL.AL memaksa menyentuhnya..
"Lepas tangan kotor Bpk dari muka saya.." kata Devita.
Viid lihat si Bos menangis... kata Alex.
"Manaa??...lihattt... kata David.
"Saya mengundurkan diri dari magang di prusahaan Bapak ..terimakasih untuk semua...
Yang di katakan kekasih anda benar aku gak selevel masuk di kantor anda ini.saya hanya gadis kampung, udik, lanjutkan saja pertunangan anda dengan Nona Miranda.saya permisi..." sambil berjalan menuju ruangNya.
"Berhenti Devita Sari. di tempatmu aku bilang BerHenti. sambil berteriak.
"Bubar kalian semuuua.." pyaaaaar..... AL melempat pot besar..
"Waduh Vid ini gimana?...
__ADS_1
"Hen tolong kamu obati Devita, aku urus Mia... kata AL.
"Sayang kamu kenapa hah" tanya Mia
"Mia kamu pulang ke hotel dulu ya nanti aku susul ya...aku masih ada meeting obati lukamu...oke". kata AL.
Lihatlah Om km begitu manis memperlakukan ya.
begitu bodohnya aku....hiks hiks. hiks.
percaya dengan semua kata katamu mu Om, kamu jahat Om, aku kecewa. lamunan Devita.
"Dek Sari ayoo sini aku obati.." kata Henny.
" Biarkan saja gpp Mbak lebih sakit hati aku dari pada pipiku...kata Devita.
"Oya mba laporan nya udah selesaikan semua...sebentar selesai " sambil mengetik dan mengeprint
" Lah cepat banget kata Laras.
" Ini surat pengunduran diriku.....ya mbk... hari ini hari terakhirku....aku salin data datanya....aku serahkan " sambil memberikan flashdisk.
"Jangan keluar donk Devi nanti Kamu ngulang lagi " kata Ayu dan Sarah. pada menangis Henny sibuk mengobati..
" Tiba tiba tiba gak ada yang berhenti berkerja... dan aku menolak surat ini.sambil merobeknya..
Ikut akuuu" sambil menarik tangan Devita.
"Haauuuu sakit...!!.Pak lepas.... aku bilang.." melepaskan tangannya.
"Kalian pacar yang serasi sama sama sadis dan arogan,kenapa tidak menikah saja kalian sunguh cocok, Pak lanjutkan saja pertunanganya mamah pasti suka" Sindir Devita.
"Tutup mulutmu...jagan buat aku tambah marah.Ikut aku Dev, jagan buat aku tambah Marah.Ayo ikut Apa perlu aku mengendongmu, Nona Devita Sari " teriak AL.
Semua mata terbelalak mendengar kata kata Bos nya.
Dutch gimana ini... Om bener marah marah aku takut banget.. tapi apa urusanya gerutu Devita.
"Anda sebaiknya Urus kekasih anda saja. pak Saya mau pulang" jawab Devita.
"Apa nyali mu ciut gadis bar bar....takut sama pria Arogan.apa taring mu sudah hilang...
Atau mau aku Hukum di sini hmm biar temen temen kamu tau hmm "sambil tertawa πππ
" Gila kamu Pak AL teriak Devita.
"Tiba tiba HP AL bunyiii..... apa serangan jantung...
kenapa bisa Dok..aku akan kesana.." kata AL di telepon.
Beruntung kamu gadis cilik lolos kamu ya sambil mengelus pipi dan bibir Devita di depan Henny dan lain lain..
"Pak Lepas tangan Anda, kurang ajar" teriak Devita.
Siapa yg kena serangan jantung..??apa "Mamah...Tapi gak mungkin aku tanya dia.... batin Devita.
"Dek Sari kenapa?? aku merasa ada yg aneh sama pak AL.Dek Sari terluka Pak AL sampai meneteskan air mata" kata Maya.
"Masa mbk salah lihat mungkin gak mungkinlah" sangkal Devita.
"Beneran kok, terus berhenti membentak lihat luka Dek Sari " tanya mereka dech.
" Kita ke kantin yukk...laper....." Devita mengalihkan pembicaraan.
Mereka semua kekantin makan.
Maya datang dan bilang.
"Kalian sudah tau tidak barusan semua ke RS loh katanya Mamah Pak AL Kolep.." kata Maya.
Tiba tiba prang piring Devita jatuh....
"Dek Sari kenapa? kok nangis..gpp mbk Henny" jawab Devita.
__ADS_1
Mamah kenapa? apa Mamah baca WA ku tadi...yg aku bilang gak mau menikah... dengan Pak AL.
hiks hiks hiks...maafin aku Maah..batin Devita meneteskan air mata.
Ina iya telepon Ina.. πππ
Hallo Dek gimana Mamah....
Maafin Kakak ya Dekkk... Maafin Kakak... Kakak jahatt sama Kamu dan Mamah.... ππ
hiks hiks hiks...tangis Devita sambil menutup telepon nya.
Tiba tiba AL datang..
"Devita.... ikut aku..." sambil menarik tangan Devita.
" Aduh ada apalagi ini nyari Dek Sari...." kata maya
" Ikut akuuuu...
Dev matikan π± itu... ayo ambil πmu ikut aku. kata AL.
"Iya aku ambil tas tunggu di lobby" mereka berdua berlari...semua mata melihat...Devita di gandeng PAK AL sambil berlari....
Semua mata terbelalak.
Di mobil "Devv apa masih mau jadi istriku demi Mama.....
Kalau Mama selamat aku janji mau jadi istri mu pak AL...
Biasanya panggil OM., mungkin masih marah, dengan kelakuanku tadi. maaf Dev.
Sampai di RS.betapa terkejutnya mereka sudah banyak yg ada di sana. Helen Mila dan Henny
F4. Inara dan temennya.
Melihat PAK AL menggandeng tangan Devita..
Tiba tiba Kakak, tapi bukan memeluk AL.
tapi memeluk Devita..semua melotot.....
"AYoo kak kita temu Mamah.. sebelum pingsan, Manggil nama Kakak.. terus.
"Ayoaooo Dek jawab Devita.
"Abang sebaiknya Abang Jangan Masuk dulu, Mamah sedang Marah sama kelakuan Abang " kata Inara.
"Oke Dek Kalian berdua masuk duluan...ya, Abang masih mau ketemu Dokter" kata AL.
"Kenapa kalian melihat ku seperti itu...hah..." tanya AL
"Kenapa Bos apakah ada yg tidak kami ketahui...tanya Bima.
"Kalian selalu kepooo. jawab AL.
haiiissd teleponπππ
"Lex angkat bilang aku meeting,gak bisa menemuinya hari ini.." sambil memberikan HP ke pada Alex.
Tiba tiba dokter datang.
"Pak AL maaf sebelumnya. tapi kamu sudah semaksimal mungkin...." kata Dokter.
"Maksud dokter apa??Hah sambil mencengkram kerah baju dokter.
Sudah dulu ya UP hari ini, semoga suka dengan alur cerita Novel Ini bantu dukung author ya biar semangat Nulisnya, biar banyak Up-nya setiap Hari. Degan cara:
Like.
Vote
komentar
__ADS_1
Terimakasih ππ.