Suamiku Mantan Tunanganku

Suamiku Mantan Tunanganku
90.Kehidupan AL masa Remaja.


__ADS_3

Assalamualaikum


Selamat Sore semua pembaca Novel ku.


Bagaimana, kabarnya semoga selalu di berikan kesehatan semua ya ๐Ÿ™๐Ÿ˜‡Amin.


Hari Ini Akan UP lagi ceritanya. Biar Author nya tambah semangat beri dukungan ya, ya dengan memberikan.


Like


Vote


Favorit


Parah kalian cepat berikan Jagan seperti ini aku tidak suka, kalian lancang " marah Edo.


David langsung membaca isi surat yang di tulis Inara.


" Jagan lupa sama aku ya, Bang nanti kalau aku besar aku mau jadi istri Abang, Abang harus setia ya tidak boleh pacaran sama bule di sana janji ya bang,Abang cuma buat RAra. "


Semua tertawa menertawakan Edo, tapi surat itu membuat Edo sangat senang ternyata bidadari kecilnya juga sama denganya.


Edo berpamitan kesemua temanya, berbeda dengan AL seperti ada yang menganjal dan aneh Rara kelas 6 cita-cita menjadi dokter.


Mungkin hanya kebetulan saja ucap AL.


" Bro kenapa aku perhatikan dari tadi melamun, apakah kamu juga mau kuliah di sana, kmu juga ingin kan, sekalian dekat dengan Mia ucpa Prans.


"Sebenarnya iya tapi aku akan memastikan prusahaan Daddy Aman dan perusaan baru ku berkembang dan aku akan pindahan dikota J.


" Karena di sana sangat bagus untuk berkembang dan berlayar " ucap AL.


" Ku dukung kamu bro " ucap Bram.


" Kalian dari pada pengamguran gimana kalau kamu yang jadi wakil CEO Bram kaya AL " membuat Bram kaget.


" Serius AL, kamu ngajakin aku kerja dan mau jadikan aku wakil kamu " ucap Bram.


" Aku serius " jawab AL.


" Aku tidak Bro" ucap Frans.


"Kalau kalian mau boleh" ucap AL.


" Kamu cocoknya jadi kepala HRD Frans " ucap AL.


"Kalau kalian berdua jadi Asisten pribadi aku saja David sama Alex " ucap AL.


" Resto kamu gimana Frans kalau kamu ikut kerja aku " Tanya AL.

__ADS_1


" Tetap jalan tenang saja, usaha kita tetap lancar, kita kan mau juga jadi orang kantoran " ucap Bram.


" Kau Bima cocoknya jadi kepala keamanan Dech " ucap Adam.


" Kalau Adam pasti tidak bisa karena dia ngurus peninggalan ortunya" ucap AL.


' Kapan kalian Siap kita ke Jakarta, untuk memperkenalkan kalian semua, di sana juga ada teman SMA kita Henny Laras dan Maya " ucap AL.


" Wahh keren " ucap Bima.


" Kalau kalian deal, aku tinggal bicara sama mamah untuk masalah ini, dia ikut atau tidak " ucap AL.


" Oke Bos kita akan izin ortu dulu " ucap David.


" Untuk tempat tinggal kalian bisa menempati rumahku di sana ucap AL.


" Beres Bos " jawab mereka.


AL pulang dia mau menceritakan semuanya pada Mamah dan Inara sebentar lagi SMP dan dia mau adiknya sekolah di tempat yang bagus dan sangat maju, karena dia bercita-cita menjadi Dokter.


Seminggu kemudian AL menemui mamah di kamar dan menceritakan semuanya mamah kaget, tapi dia bangga pada putranya, yang berwawasan luas dan Dewasa.


" Kalau mamah setuju nak, kamu maju tidak terpuruk oleh keadaan dan Om mu pun siap membantu, kemarin Dia menawarkan tapi mama tolak, mama tidak tau kalau kamu sudah mendirikan perusahaan sendiri, yang kamu gabung ke perusahaan Papa kamu, sungguh mama tidak tau, kapan-kapan kita kesana saja ya " ucap Mamah.


" Coba nanti tanya adik kamu, apakah dia mau, kalau dulu sich dia suka ke sana tapi kalau sekarang tidak tau" ucap Mamah..


" Dek adik Abang sayang sedang apa? waah banyak banget ini, boneka tas dan sebanyak ini dari siapa? "tanya AL.


" Dari teman-teman aku, sebentar lagi mau ujian lulus pisah semua, Nana Ratna " ucap Inara sedih.


" Memangnya mereka pindah kemana? "tanya AL.


" Ke kota J bang " ucapan Inara membuat AL tersenyum.


" Kamu mau pindah juga, sekolah di kota J supaya masih bisa kumpul mereka " Ucapan AL membuat Inara Senang.


" Abang berencana mau pindah ke sana dan mamah juga sudah setuju tinggal nunggu Adik abang ini " Ina langsung senang.


" Yeeee Inara senang banget Bang aku bilang mereka ya, kami tidak terpisahkan " teriak Inara.


keesokan harinya Inara di antar pak


supir ke sekolah, tiba di sekolah


Inara menemui sahabatnya untuk


menceritakan bahwa dia juga akan


pindah di kota J.

__ADS_1


"Serius!" ucap Nana.


"Serius dong" jawab Inara.


"hore, SMP kita tidak jadi


berpisah" ucap Nana sambil


memeluk Inara dengan bahagia.


Setelah itu mereka masuk ke kelas


dan melakukan aktivitas belajar


seperti biasa. kemudian bel sekolah


bunyi tanda istirahat.


"Tring.....!" suara bel berbunyi.


Inara dan sahabatnya berkumpul di Kantin sekolah mereka memesan makanan kesukaan mereka sembari bercerita tentang kepindahanya ke Kota J setelah lulus nanti.


" Inara kamu nanti tinggal di rumah kamu yang di kota J bersama kakak kamu " tanya Nana.


" Iya Sama Abang Aku dan Mamah, karena Abangku Buka perusahaan baru di Kota J, dan kita di ajak Pindah , aku senang sekali, karena kalian juga pindah di sana, kita bisa mengejar impian kita di Kota J, untuk menjadi Sรฉorang Dokter spesialis " ucap Inara dengan penuh kebahagiaan.


Kita Tinggalkan Inara dan kawan-kawan nya, kita kembali ke AL yang sedang Bertemu dengan Sahabatnya, untuk membahas masalah kepindahan mereka kejakarta.


Mereka semua mendapatkan Izin dari keluarganya, karena mereka tau Anak-anaknya ingin berkembang maju semua berjalan Lancar, Rencana Minggu Depan mereka akan berangkat ke kota J mereka sedang libur kuliah, di gunakan mereka untuk mengurus pindah tempat dan kuliah.


AL sangat bahagia impiannya mendirikan perusahaan Sendiri sudah terlaksana dan sebentar lagi semua sahabatnya ikut dengannya untuk memajukan perusahaan yang juga terlaksana dan itu membuat dia semakin bahgia.


Dia sangat bersyukur kepada Allah, memberikannya kemudahan dalam segala hal yang akan dia kerjakan.


Karena tanggung jawab nya sangat besar setelah kepergian sang papa, dia menjadi tulang punggung untuk keluarganya.


Dia juga memastikan Inara bahagia tanpa kekurangan, karena Dulu semasa Papanya Masih hidup Papanya selalu memikirkan kebahagian Anak-anaknya.


Setelah melakukan meeting besar dengan parasahabat AL pulang kerumah. dan menceritakan semua kepada mamahnya.


Mamah sangat! bangga pada putranya karena masih muda tetapi berfikirN sangat maju seperti Almarhum suaminya selalu berharap AL akan mau mengurus perusahaannya nanti dan membangunnya untuk lebih maju lagi.


Sekarang pasti suaminya sangat bahagia putranya memenuhi ke inginanya, dan bukan hanya meneruskan perusahaan dan usahanya, dia membuat perusahaan baru.


" Mamah akan selalu mendukungmu AL, semoga kamu selalu sukses, tapi ingat pesan papa jagan pernah sombong tinggi hati dan Selalu menjadi orang jujur dan tidak serakah. " Pesan mamah.


" Siap Mah InsyaAllah ya mah, aku bisa menjadi orang yang di inginkan papah semasa hidupnya. Bangga " ucap AL.


" Ikuti terus ya kisah ini, maKin Seru dan menegangkan"

__ADS_1


__ADS_2