
" Kita tunggu Leon ya, duduk di sebelah sana aja yuk semua" sambil melangkah di sofa tunggu.
"MBK Maya mau lihat Dulu gpp kok nanti tinggal tunjukan ke Leon. kata Devita.
" Gak Dek Sari nanti saja sekalian, nunggu Leon datang saja" ya, ucap Maya canggung masuk ke Berliana store.
" Dek Sari besar banget ya tokonya baru ini masuk aku masuk Toko perhiasan terbesar. harganya puluhan sampai ratusan juta. sejarah ini dek Sari" kata Sarah sambil tersenyum kagum melihat banyak perhiasan bagus bagus dan mengkilap.
Angel sama Selly berdiri dengan manis seperti robot.
menjaga Nona Nya sesuai perintah Bosnya. memastikan keadaan toko aman. sedangkan mereka ada yang duduk ada yang lihat lihat.
"Rasanya asing ya? masuk di sini kalau gak sama kenalan, paling kita lihat dari luar saja"hehehe kata Niken. sambil melirik perhiasan tapi kantongnya tidak cukup untuk membeli.
Sedangkan Henny ,Ayu dan Mel sibuk Lihat perhiasan di pajangan mereka kagum dan suka model modelnya bagus bagus, malau tidak bisa membeli, tapi bisa melihat langsung, mereka sudah senang.
" Mbk Sarah, Niken gak ikutan Mbk Henny , itu lagi lihat lihat bagus bagus modelnya" kata Devita.
"Gak Devi di sini saja akunya takut mupeng nanti hihihi, di sini aja. kata Niken. sambil tersenyum.
" Tak terasa 30Menit berlalu Leon masih belum datang, dan Henny juga sudah kembali duduk di Sofa.menunggu Leon datang.
" Permisi Nona ada yang bisa saya bantu kata petugas di Berliana Jewellery dengan senang hati kami membantu, sambil tersenyum ramah, bertanya pada rombongan Devita.
"Iya Terimakasih Bu. saya masih menunggu teman saya yang mau pesan cincin tunangan dan pernikahan.,terimakasih untuk keramahan, Ibu Nia ya.
saya senang sekali. apakah Ibu ini Manager di sini? "tanya Devita senang melihat ada pegawai ramah pada calon pembeli.
"Bukan Saya cuma kepala Toko saja Nona, kebetulan Manager lagi Liburan di Swiss Nona. Anaknya yg bertugas mengawasi Toko ini Nona kalau ada yang bisa di bantu nanti bisa panggil saya atau yang lainya Nona kalau begitu saya permisi Nona" sambil membungkukkan badannya.
"Enak sekali Liburan "padahal menurut laporan Dika Omzet menurun terus. jagan jangan uangnya di buat liburan. gerutu Devita, yang mendengar kata Liburan.
" Kenapa Dek Sari, Dek sari kenal sama Manajernya ,Dek Sari marah kayak gitu,apa,kenalan Dek Sari yg mau kita temui " tanya Maya.
"Sebentar ya aku telepon dulu.
πHallo Pak JM Berliana Jewellery Store yang terhormat kata Devita.
Apakah anda lupa dengan suara saya, Temui saya di MKG, sekarang ya. saya tunggu.
Enak saja kalian foya-foya liburan.
π‘π‘π‘au saya tidak Liburan. langsung mematikan teleponnya sepihak.
"Beb itu bukanya Sonya ya, kok dia disini Beb lagi bentak bentak pegawai-pegawai di sini, dia kerja disini Beb. kata Mel " nyerocos sambil menunjukkan ke Devita, kalau ada Onya teman kampusnya yang super sombong dan sok kaya raya.
" Sebentar aku tanya Bu Nia yang tadi ya, Bu Nia bisa kesini sebentar, saya mau tanya?.
"Iya Nona ada yg bisa saya bantu,Nona" kata Bu Nia.
"Mau tanya itu kenapa? sampai kayak gitu, punya kesalahan apa? di marah i seperti itu?.
" Maaf sebelumnya Nona, anak dari Manager di sini? Nona Sonya minta 1 Set perhiasan yg pesenan orang, dan pegawai pegawai tadi melarangnya, seperti itu Nona.
" Oh ya seperti itu, Gila ini dan Jamal diam saja lihat putrinya seperti ini Bu Nia.
"Nona mengenal Pak Jamal, tolong jagan bilang yang saya kasih tahu ke Nona tadi, ya, saya takut di pecat. Nona.
" Ibu tenang saja, sebentar lagi JM Jewellery kesini, telepon Manajermu ya. suruh balik dari Swiss sekarang ya Bu Nia.
" Iya Nona".
__ADS_1
Tiba-tiba Sonya Melihat ada Devita dia seneng banget.
" Wah ada gadis udik, ngapain Masuk di Sini, mau minta sumbangan, atau ada Om Om kaya yg mau kami porotin, hahaha.
"Kamu gak Level masuk di sini, di sini kelas Elite, kalian gembel, gak pantes ya. k-o-t-o-r, kotorin. Jawelly Store ini. cepat pergi. sana.
" Oya yg Harusnya pergi bukan aku Nona Sonya tapi Kamu yg harus angkat kaki dari sini.kamu yg gak Cocok ada di Sini. camkan itu.
"Apa mimpi ya kamu, Ayahku Manajernya di sini Bebas donk aku kan anaknya,
Kamu siapa Sok Sok an ngusir aku hmmm haluuu ya kamu jadi pemiliknya. hahahaha.
" Kalau ini Punyaku apa yg akan kamu lakukan Nona "Sonya Setio Budi, anak dari Jamal Setio Budi. apa?.
" Hallu, Aku akan bersujud di kakimu Nona Hallu. hahahaha. dan dari mana kamu kenal orang tuaku.
"Nanti kamu juga tau, Nona Sonya.
SinisDevita.
" Kamu pergi jangan Hallu cepat pergi"sambil mendorong Devita. dan Brak Devita menabrak orang...
Sudah dulu ya Nanti Up Lagi.
Selamat siang semua pembaca Novelku ikuti terus ya, semoga tambah suka.
PRomo karya ke2 ku
*Takdir Cinta Bintang*
Alhamdulillah ya Allah,
Hamba masih di berikan kesehatan hari ini. Dan harus terus semangat,untuk menjalani kehidupan ini, Apapun keadaannya aku harus terus bersyukur,sepertinya sudah waktunya untuk sholat subuh dan setelah itu lanjut memasak.
semangat
semangat Bintang.
Kata "Bintang pada dirinya sendiri.
Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.
Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,
Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.
Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,
Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.
Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.
"Bintang." Berteriak dengan kencang.
"Bintang...".Jawab dong.
"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.
"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.
Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.
__ADS_1
Supaya memarahi Bintang.
"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.
Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,
" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...
"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.
"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.
"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.
.
"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.
"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.
"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,
Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.
"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.
"Bpk !... anak kita itu yang terbaik
Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.
"Bapak jangan terus membelanya jadi besar kepala nantinya, ngelunjak, sama kita nanti.
"Terserah, Ibu".
Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.
sambil pergi ke kamar mandi.
Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.
Di meja Makan,
"Bintang!,
"Bintang!,
Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya
"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,
nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,
" Nina...
Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.
"Bapak!
"Bapak !
"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.
__ADS_1
Kenapa selalu membela "Bintang,
Sepengal kisah Bintag.