
Assalamualaikum
Selamat Sore semua pembaca Novel ku.
Bagaimana, kabarnya semoga selalu di berikan kesehatan semua ya ππAmin.
"Hari Ini Akan UP lagi ceritanya. Biar Author nya tambah semangat beri dukungan ya, ya dengan memberikan.
Like
Vote
Favorit
Syukur di kasih, Hadiah.
Boleh juga Komentar ya.
Terimakasih
****SELAMAT MEMBACA****
Deg deg...
Gimana ini kalau Berlian tau, tentang aku ada perasaan sama Inara, bisa runyam, pasti sampai papi dan silvia, hufft. gimana Ini.ngaku apa gak ya. duch.... galau hatinya Edo.
"Apa sich, Adiknya Abang, yang cantik.
Kamu salah denger mungkin. kata Edo menyangkal.
"Apanya, jelas aku denger, Abang, sebut Inara, gitu kok. telingaku masih normal Bang.
atau Abang, mau main nakal minta bantuin, adik aku, biar lolos dari hukuman ya.Hayoo ngaku???...
"Gak lah Dek, Abang, akan Terima hukumnya Dek. Apa? Hukumannya...tanya Edo.
"Bentar aku tanya suamiku dulu ya.?.
"Oke Dech.. jawab Edo.
Masuk keruangan suaminya.
"Bie, kamu harus hukum, mereka ya, semua yang sudah buat kamu kayak gini!!. kata Devita.
"Sayang, sudah lupakan saja, Mas juga, salah di sini yank, maafkan saja ya.Mas' Ikhlas kaya gini, asal kamu, ada selalu sama mas sayang.
Mas gak mau jauh dari kamu ya".kata AL.
"Enak aja, Aku gak mau, mereka harus di hukum, dan mas harus hukum mereka.kalau mas gak mau, aku tinggal kabur lagi loh..!. ancam Devita.
"Haduh Bro, aku kira, Bos, bilang gitu kita aman, eeeh, tetep saja, nurut sama Bini nya. kata Alex
"Nasib nasib kita lagi ajurr.. David bersenandung, setelah menguping, pembicaraan Bos nya.
"Iya sayang, mas akan hukum mereka, kamu Jagan sedih ya sayang, apapun yang kamu mau, mas akan kabulkan.
Sayang mas boleh, kan setelah sembuh bertemu keluargamu, sayang. mas.mau ketemu mereka yank".Permintaan AL.
Huuuft..
"Tapi mas janji ya, apapun itu, mas gak akan membenciku kan. karena sudah banyak menyimpan rahasia".jawab Devita.
"Iya sayang Mas janji, mas cukup kehilangan istri mas, satu kali.
tidak akan terulang lagi sayang.Jawaban AL.
"Aku cinta sama mas". sambil mencium pipi, suaminya...
"Kok satu sayang, sebelahnya iri ini".hehe...
"iiih mas mesum dech...".Devita pipinya merona.
"Mas kangen kamu yank".kepingin itu
Tapi mas belum bisa gerak ini.. gimana dong yank...!. sambil sambil berbisik telinga istrinya dan bilang mas kepingin sayang, dan yang bawah tegang, pas kamu cium tadi yank, gimana song, yank.tangung jawab..
"iiish, mas Mesum dech.Masih sakit juga, mikirin yang aneh aneh.. tunggu sembuh dulu, sabar sementara puasa dulu.. jawab Devita.
__ADS_1
"Hukum saja suruh pada menikah sayang mereka kan pada jomblo, kecuali, Bram, sama Leon kan juga mau menikah.
"Waah ide bagus mas.." aku setuju jawab Devita.
hahahaha yes...
"Nanti pas mas Sudah sembuh saja ya Bilangnya..ucap AL.
"Oke sayang. Ayo bobok, udah malam..
Kata Devita.
Sebulan Berlalu, AL sudah sembuh, sudah kembali beraktivitas, semua sudah kembali ke tempat masing Masing.
Devita, tetap bekerja di AMS,
Dia senang bertemu dengan teman temannya..
Satu minggu lagi suaminya ulang tahun, dan dia berencana, mau memberikan kado yang sangat sepesial, yaitu, tentang kehamilannya.
juga mau merayakan nya di AMS group, sekalian dia mau mengundang orang tuanya.
karena, sudah saatnya, mereka mengenal, menantunya.
Sehari sebelum, Acara ultah Devita mengundang, semua, yang di anggap, teman, kerumahnya.
juga teman teman suaminya untuk berkumpul..
Kok aku jadi deg deg an ya.
Jagan`` Masalah hukuman akan di bahas kata David.
"Hallo semua kita berkumpul, Kata Devita lantang, dan menggelegar, suaranya.
Bie, kamu yang sampaikan ya sayang, kan kamu yang teraniaya, kemarin itu, jadi kamu yang harus menjatuhkan hukumannya.
dan kamu sudah janji ya Bie.
"Okeh sayang".sambil mencium pucuk kepala istrinya.
"Maafkan ya teman teman, aku harus menghukum kalian, semua Hukumannya tidak berat kok,sangat,menyenangkan.
Sudah kalian kesini dulu, Jagan Bikin Istriku marah. tambah berat nanti hukuman kalian.
David, frans, Andika, pandu, Adam. Dan kamu Edoardo. kalian di sebelah situ dekat istriku. tapi jaga jarak..
Dengerin Baik baik ya....
Bram, Bima dan Leon bentar lagi kalian menikahkan, tugas kalian, membantu mereka, mencari istri, waktu kalian 3 Bulan.Kata AL Lantang.
"Apa???? sontak mereka kaget semua.....!.
"Bos apa tidak ada hukuman lainnya.tanya David.
"Mana mungkin 3Bulan. sebentar sekali Bos.kata Frans.
"Oke, kalau kalian menolak, Bundo bundi siap menunggu kalian kok, suara lantang Devita.
Membuat para bujang kicep.
Huuuft.
Jiah, aku sudah membatalkan, tunangan, sama silvia, malah hukumannya, menikah sial, punya adik, sama suami, gak punya Allah. hufft.
..."Kenapa Bang, nyesel, batalin tunangan sama Silvia ya, hahaha langsung pergi setelah meledek Abangnya....
Dek, kamu ya,
Hahahahaππππ.
Kejar saja yang dalam hati Abang, keburu, di ambil orang, sambil menjulurkan lidahnya.
A ap Apa, Dia tau,, ya Allah, aku lupa, siapa Adikku,,, ini gila,..
Tapi bener juga, aku harus berjuang....
Mereka yang kena hukuman Berkumpul, AL ikut menemani mereka.
__ADS_1
Bos, gimana ini..
Kan banyak cewek di kantor, di kampus tinggal pilih saha gak usah repot.
Bram Sama istrina Aini
Bima istrinya Rahayu
Leon - Maya
Frans lagi Mell
Andika - ngincar Laras kan.
Edo ada Silvia.
Tinggal Adam, sama Alex Pandu dan kamu Mr rempong David.
Apanya Aku baru membatalkan pertunangan, karena gak cocok.
π€£Hahahaha tawa mereka pecah, menertawakan Edoardo.
ada Niken, ayu, Nana, asal Jagan Adikku ya....
Alex, langsung diam, apalagi, Edoardo, mati kutu....
Aku harus, jujur sama Berlian biar membantuku.. batin Edoardo...
Lah itu ada Inara, aku harus mendekatinya....
Aku ke toilet sebentar ya...
Dek Abang boleh bicara sebentar tidak??? tanya Edo, kepada Inara.
Ada apa Bang?..
Aku mau tidur. Bang...
selamat ya atas pertunangan nya kemarin kata Inara.
he he gak jadi Dek Batal. Abang gak bisa, Dek, membohongi perasaan Abang, nanti takut, gak, bahagia, kalau pas sudah menikah.
Haaah, kasihan dong Mbak Silvia Bang.
Terus, bagaimana mbak Silvia, Bang, apa mau, di batalkan Bang???...
Awalnya Menolak, sich, tapi mau gak mau, setuju. Aku gak bisa memaksa kan cinta. Dek.
Alasanya kenapa Bang!!. bisa di coba, siapa tau kayak Abang ku, sama kak Sari, akhirnya juga saling cinta kok.
Tapi Abang, tidak mau, Dek, tidak bisa...
kenapa aku jadi senang ya Abang Edo gak jadi, sama Mbak Sivia, duch. perasaan apa coba, seneng, lihat orang lain menderita,
belum tentu, juga lepas dari mbak Silvia terus suka , sama Aku..
Gr banget aku,,, sadar sadar Inara...
Buyar lamunannya, gara-gara, kepalaku di elus-elus Bang Edo..
Kenapa kok Bengong Heemmm..
Deg deg deg, keduanya saling bertatapan mendalam...
Eheeemmm...
Di halalkan Bang Biar Bisa Di ciummm....
BERSAMBUNG.......
"Sudah dulu ya UP hari ini, semoga suka dengan alur cerita Novel Ini bantu dukung author ya biar semangat Nulisnya, biar banyak UPnya setiap Hari. Degan cara:
Like.
Vote
komentar
__ADS_1
Terimakasih ππ.