
"Haduuh mau apalagi mak Lampir itu kekantor kata "Laras,
" Mencari ribut aja dech, si uget uget itu lagi kata " Maya .
"Ayo Dek Sari gak usah di dengerin, kita langsung masuk aja. tambah rame nanti " kata Mbk Henny,
Mia mau mendekat di hadang Mbk Sarah,
" Sudah Dek Sari masuk aja kedalam ya." kata Laras.
Ternyata penjagaku banyak ya, banyak yg melindungi ku, makasih ya Allah bayak yg perduli sama Aku merasa beruntung di kelilingi orang orang baik, sambil berjalan menuju ruangannya batin Devita.
Di depan Mia berteriak-teriak, kyak orang yang sedang, kesetanan.
" Heiii keluar kamu,aku bikin perhitungan sama Kamu, perempuan pengoda, pelakor, pemuas nafsu, keluar Keluuuar " Teriak Mia.
"Kalau aku gak keluar, tambah parah, takutnya ada tamu, gimana? ini ya Allah, Aku harus apa?
sekarang, sebaiknya aku hub " Pandu dulu, takutnyan ini Jebakan.
"Hallo Kamu di mana ini Pandu! kamu buruan turun ya' ada yang bikin rusuh di bawah, nyariin Aku ini loh.
Ok aku tunggu kamu keburu obrak abrik Kantor ucap Devita.
"Akhirnya kalian datang juga, ayo Sely, Angel, mulai hari ini kalian bodyguard nona muda, jadi kemanapun kalian ikuti ya,di bawah ada Keributan, ayo turun " kata Pandu.
"David, Frans juga ikut turun, pasti ulah nenek lampir ini.
"Siapa lagi kalau bukan perempuan penghancur, itu dengar suaranya aja menjijikkan sekali, pingin aku sumpal pakai 👢 tau" kata David geram.
"Untung Bos sudah dapat gantinya, seperti Bidadari surga ya kan, Cantik Baik Hati,penyayang rajin Sholat,Sempurna " kata Frans,
" Pandu! penjagaan di perketat kan di Luar, jagan sampai kecolongan loh, Bisa di habisi Kita sama Bos nanti kalau Istri tercintanya, ada lecet " kata Frans.
" Sudah aman, Saran saya di suruh masuk Aula, biar gak bikin Malu di Luar, takut ada Kolega, bikin, Imeg perusahaan Kita jelek.
" Tenang saja,semua persiapan sudah beres, kok.
Mereka turun.
"Nona muda gak perlu hawatir, ini Sely dan Angel Bodyguard nona mulai Hari ini " ucap Pandu.
" Salam kenal namaku "Devita, gak usah ikut" pangil nona risih aku, oya Pandu, suruh masuk aja itu,
Aku mau kasih Pelajaran Buat dia udah habis Kesabaranku
dia kira aku gak bisa, Marah 😡 apa? gantian bagai mana?rasanya di bikin malu.
Aku mau siapkan proyektor nya di nyalakan sambungkan ke Hpku yang ini. sekarang ya. ayoo kita kesana. biarkan semua melihat " perintah Devita.
"Dek Sari yakin" semua bicara sama Devita.
" Hayo kalian juga ikut, biar jadi saksi, gimana aku membasmi pelakor yang sebenarnya ucap Devita.
"Akhirnya pelakor keluar juga dari sarangnya, aku kira, cuma bisa bersembunyi, hahaha. " Ejek Mia.
" Sudah puas tertawanya Nona Mia Miranda, oya tolong tarik kata- kata Pelakor untuk saya Nona Miranda, karena hmmmm kata- kata itu cocoknya buat Anda! ..sendiri Nona Miranda.bukanya anda sering jadi Pelakor, di London, Paris, di mana lagi ya lupa aku ha-ha-ha " Ejek Devita.
"Ya Allah Dek Sari, main api ini,Mbk Henny " kata Laras..
"kalian tenang saja ada pandu dll. kok aman Dek Sari " kata Henny.
" Iya udah Aku Hawatir saja Kok " kata Sarah.
" Ayo kita lihat aja Dek Sari membasmi pelakor yg sesungguhnya. hehehe. video in donk " kata Maya.
__ADS_1
"Ok siap" jawab Mell.
"Jangan ngomong sembarangan, kamu, aku tuntut kamu, bisa masuk penjara, membusuk di penjara " teriak marah.
"David dimana Bos mu suruh kesini dia, karyawan nya kurang ajar, masih juga belum di pecat " teriak Mia.
"Bos lagi Luar kota. jadi kita , yang megang perusahaan, ada perlu apa, nanti kita sampaikan kata Frans.
" Suruh mecat perempuan sialan ini" teriak Maya sambil menujuk Devita.
"Dav" sambungkan saja telponya, biar semua Lihat apakah aku akan di pecat Atau " ucapan Devi mengantung.
" Sebentar Hallo Boss ini ada yg mau bicara mau Vc " kata David.
" Ada Apa David? mau bicara apa aku sedang Meeting kata AL di telepon.
"Kamu konek kan ke Proyektor aja Dav" suara Devita
di dengar AL ya ampun Mia pasti bikin ulah di kantor, kurang ajar batin AL.
Istri kecilku pasti mau bales dendam, aku dukung kamu yank tapi apa rencananya ya Batin AL.
"Nanti Up lagi ya, semoga suka dengan ceritanya
yg baru mampir, silahkan, meningalkan jejak ya.
terimakasih, buat yg menggu Up selanjutnya.
jagan " Lupa like ya.
*PRomo karya ke2 ku
*Takdir Cinta Bintang
Hamba masih di berikan kesehatan hari ini. Dan harus terus semangat,untuk menjalani kehidupan ini, Apapun keadaannya aku harus terus bersyukur,sepertinya sudah waktunya untuk sholat subuh dan setelah itu lanjut memasak.
semangat.
semangat
semangat Bintang.
Kata "Bintang pada dirinya sendiri.
Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.
Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,
Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.
Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,
Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.
Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.
"Bintang." Berteriak dengan kencang.
"Bintang...".Jawab dong.
"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.
"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.
Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.
__ADS_1
Supaya memarahi Bintang.
"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.
Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,
" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...
"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.
"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.
"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.
.
"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.
"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.
"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,
Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.
"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.
"Bpk !... anak kita itu yang terbaik
Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.
"Bapak jangan terus membelanya jadi besar kepala nantinya, ngelunjak, sama kita nanti.
"Terserah, Ibu".
Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.
sambil pergi ke kamar mandi.
Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.
Di meja Makan,
"Bintang!,
"Bintang!,
Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya
"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,
nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,
" Nina...
Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.
"Bapak!
"Bapak !
"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.
Kenapa selalu membela "Bintang,
Sepengal kisah Bintang**.
__ADS_1