
Assalamualaikum
Selamat Malam semua. Semoga semua pembaca Novel ku, selalu diberi kesehatan. amin
Maaf baru Bisa Up ya,
Bantu dukungan nya ya biar selalu semangat Menulis Novel. ya.
Kita Lanjutkan:
" Dek Sari dari Kemarin Aku ๐ gak di angkat sich. aku lagi dilema tau Dek, antara percaya dan tidak? kata Maya.sambil cemberut.
๐ Memangnya ada masalah apa? ini sudah aku angkat. Mbak? Maaf aku sakit Hpku di Sita sama Bosmu. hehehe. jadi gak pegang HP. cerita Donk. mbk Maya.
๐Leon Ngajakin aku Merid Dek Sari, Tapi aku ragu, dia serius atau bercanda, Aku takut, setelah aku serius, ternyata, dia gak serius gimana donk.
๐kalau menurutku Leon Serius, Mbak Maya, Soalnya Leon, lagi mencari calon Istri. coba Leon suruh main kerumahnya mbak Maya. kalau mau berarti serius, gak main main. usul Devita.
๐coba aku tanya Orangnya dech dek Sari.
๐ coba Nanti aku bantu cari Informasi ya, gak usah sedih donk, nanti cantiknya luntur. hahahaha.
๐Iiich dek Sari.
๐Nanti ketemuan saja ya, biar Los ceritanya kata Devita, aku tutup ya siap siap.
Setelah mereka bertemu di kafe. dan memesan minuman.
Coba telepon Leonya dech aku mau Dengar.kata Devita.
" Telepon๐๐๐๐ Hallo ada apa Beb tumben Telepon, apa sudah ada jawaban lamaran ku. kata Leon di telepon.
๐Hallo Le Ini aku Berliana? Kamu serius apa main main ini Le. Mbk Maya ini temenku Loh. ancam Devita pada Leon.
๐Ya serius lah Berliana, Mami aja setuju, aku tunjukin Fotonya, tinggal nunggu jawaban Beb Maya. mau gak aku ajak ketemu, Mami ku itu aja.
๐Oke kalau gitu Mbak Maya Mau katanya Kapan?maunya Le.kata Berliana.
๐Serius Berliana,beneran ya kalau iya Aku kabarin Mami ya. Mami langsung seneng pastinya Makasih ya Berliana, atas bantuanya.
๐ Mana Beb bebku Aku kangen Nieh. Beb Bener kan kata Berliana tadi kalau kamu mau, ketemu Mamiku tanya Leon.
๐ Iya Aku mau Leon. asal jangan mendadak ya. ya sudah aku tutup, mau makan ya. kata Maya sudah menahan malu.
๐ Oke Beb selamat makan. sayang.
tut.... telepon di tutup.
"Gimana sudah beres kan kalau Leon serius Mbak Maya, Udah gak Jomblo lagi donk.
" Iiich Dek Sari Jadi malu aku hehehe. makasih ya.Bantuannya. Yuk kita Makan.
"Yang lain pada kemana kok gak ikut mbk Maya".tanya Devita.
" Mereka pada di kantin semua. aku tinggal sebentar nemuin dek Sari". jawab Maya.
" Kita susul mereka saja Di kantin mbk Maya. kata Devita.
Tiba di kantin, langsung ke meja group Mb Henny, Laras, Sarah, Niken, Ayu, Mel. ada juga Angel dan Sely mereka juga baru datang.
" Haiii gaes hari ini kita ada yg terakhir makan Loh
Pj jadian Loh hahaha. kata Devita.
" Devi kangen kata Mell sambil memeluk sahabatnya.
"Emang udah kamu Terima May? Kalau aku lihat, Memang serius kok orangnya. kata Mbk Sarah.
"Iya Mbk Sarah mau di ajak Ketemu Mami nya, masih atur Jadwal katanya". ucap Devita.
__ADS_1
" Wah selamat ya Mbk Maya. Beneran dapat traktiran ini. hahaha. kata Ayu.
"Ya aku traktir kalian Buruan Pesen dech. hahaha. kata Maya.
Mereka bercerita dan bercanda sambil menunggu makanan datang.
Tiba tiba ada Mila, Helen dan Iren. waah lagi pada bahagia ya kalian.
" Oh ya Devita, kapan kamu, keluar dari Perusahaan ini ya, Aku udah Nek lihat Mukamu tau, kata Helen.
" Apa an sich Kalian, jagan ganggu Nona", kata Angel Pergi Kalian Dari meja ini.
"Kamu karyawan baru beraninya ya. , Aku di sini juga Anak pemegang saham, Loh. jagan Kurang ajar ya Kamu". teriak Helen.
" Sudah Angel, Biarkan saja gak Usah di ladenin ya nanti gaduh malu ya,
lah ini makan datang ayo kita makan saja ya. kata Devita melerai mereka.
"Inget ya Dev, jagan ngajak perang. sama aku.sambil melangkah pergi.
" Kenapa gak di kasih tau aja Beb, biar dia gak ganggu kamu Beb, kata Mell. gemes.
" Kalian mau Suamiku jadi Duda apa โ orang Kayak gitu itu nekat. kalau aku di apa apain gimana?
" Tetapi kamu di jahatin melulu. kata Niken.
"Lagian kurang 3Minggu lagi kita, balik kampus kok? Sabar saja".jawabDevita
" Hallo Siapa Ini?? Dari mana kamu dapet Nomerku... ... tanya Devita.
"Sudah dulu ya Up nya selamat malam.
Bantu Like
Komen
PRomo karya ke2 ku
*Takdir Cinta Bintang*
Alhamdulillah ya Allah,
Hamba masih di berikan kesehatan hari ini. Dan harus terus semangat,untuk menjalani kehidupan ini, Apapun keadaannya aku harus terus bersyukur,sepertinya sudah waktunya untuk sholat subuh dan setelah itu lanjut memasak.
semangat.
semangat
semangat Bintang.
Kata "Bintang pada dirinya sendiri.
Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.
Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,
Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.
Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,
Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.
Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.
"Bintang." Berteriak dengan kencang.
"Bintang...".Jawab dong.
"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.
__ADS_1
"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.
Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.
Supaya memarahi Bintang.
"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.
Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,
" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...
"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.
"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.
"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.
.
"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.
"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.
"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,
Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.
"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.
"Bpk !... anak kita itu yang terbaik
Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.
"Bapak jangan terus membelanya jadi besar kepala nantinya, ngelunjak, sama kita nanti.
"Terserah, Ibu".
Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.
sambil pergi ke kamar mandi.
Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.
Di meja Makan,
"Bintang!,
"Bintang!,
Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya
"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,
nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,
" Nina...
Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.
"Bapak!
"Bapak !
"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.
Kenapa selalu membela "Bintang,
Sepengal kisah Bintang.
__ADS_1