Suamiku Mantan Tunanganku

Suamiku Mantan Tunanganku
86.Cerita Edoardo dan Inara.


__ADS_3

Memulai kisah Edoardo dan Inara. saya ceritakan mulai dari awal biar paham.


Ketika mereka masih Remaja Edoardo dan AL satu sekolah SMA dan semua sahabatnya mereka sering datang kerumah mamah karena rumah mamah tidak jauh dari sekolahnya.


Di sinilah pertemuan Inara dan Edoardo si pangeran tampan dan si gadis peri perkebunan.


Saat Inara umur 8 tahun tahun Edoardo berumur 22 tahun kuliah mereka hampir selisih 15 tahunan.


Flasback on.


" Aduh tolong tolong aku takut Mamah abang tolong Rara, Rara takut " kata Inara kecil yang ternyata ada di atas pohon tapi tidak bisa turun.


Saat Edo lewat dan mendengar ada yang minta tolong sebenarnya juga merinding masa di tempat seperti ini ada anak kecil, jagan jagan ada penampakan di sini gumam Edo terus jalan. tapi kok dia merasa bukan penampakan akhirnya dia kembali lagi.


Dia mencari suara gadis yang sedang menangis lagi tapi tidak ketemu akhirnya dia mencari lagi dan betapa kagetnya saat melihat ke atas pohon dia melihat gadis itu nyangkut di atas pohon. Edo dia mencari Akal supaya bisa naik ke atas.


Setelah bisa naik dan menghampiri gadis kecil imut cantik sekali.


" Hai gadi peri cantik kenapa bisa naik kepohon tapi tidk bisa turun goda Edo pada si gadis imut itu. gadis kecil itu memeluk Edo, mungkin dia tadi takut.


" Apakah pangeran tampan orang baik untuk menolong Rara, tanya Rara.


"Iya gadis peri kecil ayo ikut abang turun ya, kamu naik di punggung abang ya pegangan yang erat. kata Edo. sambil memanjat turun karena mencari tangga tidak ketemu.


"Sekarang sudah di bawah, coba cerita apa yang terjadi sampai Rara bisa naik tidak bisa turun goda Edo, yang membuat Rara malu menutup mukanya dengan tangannya.


" Tadi Rara di kejar sama angsa Bang terus lari Rara naik pohon, tapi pas di atas Rara tidak bisa turun, takut kalau jatuh" Cerita Rara membuat Edo terbahak-bahak.


" Ich Abang Rara malu " kamu kaya gadis aja malu, ya sudah kamu pulng ya, Abang atar ya, biar tidak nyasar kata Edoardo. tapi di tolak Rara takut di marahi Abangnya tidak boleh berbicara pada orang Asing.


" Tidak usah Rara pulang sediri rumah Rara dekat dari sini kok kata Rara " sambil tersenyum manis ke Edo.


" Oke Kalau begitu abang pamit ya abang mau kuliah" sambil mengelus kepala Rara.


Mereka terpisah.


Sampai Rara pulang kerumah masih senyum membuat semua bertanya.


" Sayang kamu kenapa? dari tadi mamah lihat kok senyum senyum tanua mamah pada Inara.


" Rara senang ma bertemu pangeran tampan dan menolong Rara dari atas pohon kata Inara kecil.


' Weeh hebat dong pangeran tampannya, kenapa Bisa Inara di atas pohon tanya Mamah? penasaran pada anaknya takutnya berhasinasi.


" Rara di kejar angsa terus sampai naik pohon, tapi tidak bisa turun, akhirnya nagis minta tolong terus di tolong pangeran tampan. jelas Inara pada Mamahnya.


" Lain kali hati hati ya sama orang tak di kenal nanti abang marah ya nak" pesan mamah.


" iya Mah Rara tau "jawab Rara.


" Di kampus Edo juga tersenyum mengingat kejadian tadi, sama anak kecil imut sangat mengemaskan, membuatnya terhibur di saat dia suntuk dengan semua pelajarannya.


Coba kamu sudah besar, hayal Edo pasti aku jadikan pacar kata Edo.


Tunggu kelanjutan cerita Dodo dan Rara


PRomo karya ke2 ku Takdir Cinta Bintang.


Alhamdulillah ya Allah,


Hamba masih di berikan kesehatan hari ini. Dan harus terus semangat,untuk menjalani kehidupan ini, Apapun keadaannya aku harus terus bersyukur,sepertinya sudah waktunya untuk sholat subuh dan setelah itu lanjut memasak.


semangat.


semangat


semangat Bintang.


Kata "Bintang pada dirinya sendiri.


Selesai Sholat Bintang, bergegas ke dapur untuk memasak sarapan,Untuk keluarganya Pamannya dan itu tugas Bintang,. Setiap pagi.


Tugas Bintang setiap hari hari memasak itu.Sudah mulai dari SMP,Sampai sekarang Bintang sudah kelas 3 SMA. kalau tidak pasti Bibinya akan marah besar sama Bintang,


Karena BiBi nya tidak menyukai Bintang dari kecil,hanya Paman nya saja yang begitu sangat', Menyayanginya yang selalu membelanya,kalau di marahi Bibinya.


Padahal sebenarnya Bintang juga tidak salah,Tetapi Bintang selalu salah di mata Bibinya, beruntung Bintang menjadi gadis penurut, apapun yang di suruh Adik sepupunya dan Bibi nya selalu di lakukan.tanpa bantahan .Walau kadang capek habis pulang sekolah,tetep melakukan apa yang di suruh Bibinya tanpa mengeluh, karena Baktinya Pada Bibinya yang sudah membesarkan nya,


Maka dari itu Bintang merasa berhutang budi dengan mereka,itulah yang menyebabkan Bintang, selalu penurut.

__ADS_1


Tetapi saat Bintang sibuk masak si dapur tiba tiba. si Anak Bibi. Berteriak memanggil Nama Bintang dengan sangat kencang.


"Bintang." Berteriak dengan kencang.


"Bintang...".Jawab dong.


"Bintang! kenapa bajuku belum kamu setrika lihatlah ini kusut semua. dasar kamu pemalas".sambil berlari ke kamar Ibunya.


"Mom, Lihatlah! bajuku ini, kusut semua belum di setrika, sambil menunjukan bajunya.


Hari ini ada pentas seni di SMP harapan. Tetapi bajuku belum di setrika sama Bintang!." adu Nina pada ibunya.


Supaya memarahi Bintang.


"Suruh Bibi saja Nina sayang!.Bintang masih sibuk masak di dapur ,"Nina sayang". kata Bibi.


Nina mengeluarkan ilmunya yang pura pura menangis,


" Nina anak Sayangnya Ibu!". Jagan menangis ya...


"Jangan ngambek ya,.... Nanti cantiknya hilang loh", goda ibunya.


"Jagan sedih ya.sayang kata Ibunnya Bagimana?! kalau nanti ibu kasih uang jajan lebih gimana mau ? ya.


"Bener ya Ma, Nina dapat uang saku lebih", Akhirnya mau juga, setelah merajuk.


.


"Sekarang pergi ke kamar terus mandi sebentar lagi kita sarapan ya, ayo cepat". rayu Ibunya.


"Bu!....,jagan terlalu memanjakan Nina, nanti dia, akan punya sifat buruk, manja. ucap Bapak.


"Terus bilang juga sama "Nina, jagan terus menyusahkan Bintang suruh belajar mandiri kasihan Bintang,


Harus masak setiap pagi, Harusnya Nina mencontoh Bintang, yang Mandiri, sopan dan baik,kata Paman.


"Maksudnya! " Bapak sambil melotot.


"Bpk !... anak kita itu yang terbaik


Bukan Si Bintang ya".Hah sambil menahan marah, Anak kita bukan pembantu,Berbeda sama Bintang anak Pungut itu, jadi sepantasnya di perlakukan seperti itu, untuk membalas budi sama kita sudah membesarkannya." ucap Bibi.


"Terserah, Ibu".


Tapi jagan berkata sembarangan bu tentang Bintang Bu, takut ada yang dengar Bu. itu saja pesan Bapak.


sambil pergi ke kamar mandi.


Terus saja Belain di Bintang, enak saja bilang "Bintang lebih baik dari Nina, ya bedalah, Nina lebih segalanya dari pada si Bintang itu.sambil menggerutu.


Di meja Makan,


"Bintang!,


"Bintang!,


Bintang Buruan sarapannya mana? dandan mu lama banget, ya


"kamu, sambil mukul mukul piring pakai sendok,


nanti aku telat aku mau pentas,dan lihatlah bajuku kusut ini gara-gara kamu ini,


" Nina...


Jagan teriak teriak."Nina jaga sopan santun ,Bintang itu kakakmu,Bantulah Bintang mengambil makanan di bawa ke meja. Mbok masih mencuci baju kasihan nanti dia juga akan terlambat sekolah.ucap Paman.


"Bapak!


"Bapak !


"Kenapa? selalu saja menyalahkan Nina, itukan kewajiban ya Bintang setiap hari. memasak dan menyiapkan sarapan Pagi.


Kenapa selalu membela "Bintang, selalu memarahi Nina


Hiks Hiks.... Hiks pura pura menangis.


" Iya, Bapak Tau, tapi kan gak perlu di teriak teriak kayak tadi, bisa bilang baik baik.


Lagian ada Mbok, kan kenapa semua harus "Bintang yang harus mengerjakan, mbok mencuci baju kan bisa nanti.bela paman pada Bintang.

__ADS_1


Terus saja belain "Bintang,Aku seperti anak tiri,sambil drama menangis pagi hari Bintang dan Bintang' Terus.


"Sudah Paman jagan marahin Nina, kasihan pagi pagi sudah menangis "Bintang GPP kok, sudah terbiasa dan gak merasa direpotkan.


"Ya sudah ayo, kamu juga sarapan nanti terlambat juga, nanti bareng sama Paman, kebetulan Paman nanti lewat arah sekolah mu jadi gak usah naik angkot ya.


Iya Terimakasih ya Paman.jawabBintang.


setelah makan dan beres beres siap siap Berangkat.


Bintang berangkat lebih pagi karena bareng sama Pamannya.


"Ma lihatlah si Bintang, pasti menghasut bapak nanti gimana?.Curhat Nina.


" Tenang saja, sayang Ibu selalu di pihak mu kok, sekarang berangkat nanti telat, pak Joko sudah menunggu. kata ibunya


Di dalam mobil Paman,


"Sayang!. "Bintang Paman mau mampir ke sekolahmu, mau ketemu kepala sekolah mu, ya.


" Kenapa? Paman, apa aku berbuat salah sehingga Paman di panggil Kepala sekolah.Tanya Bintang.


" Tidak Nak kamu anak yang Pintar kok, anak Baik, cuma Paman mau mampir saja ketemu kepala sekolahmu.


jawab paman.


"Kenapa ,? Hem sabil mengusap kepala Bintang.


"Bintang!.boleh Paman bertanya?


Apa Bibi mu tidak memberi uang SPP mu nak?


"Kenapa? Kamu, sudah 3 bulan belum bayar SPP?tanya pamanya.


Bintang hanya terdiam.


"Mangkanya Paman mau ke sekolah mu Paman akan bayar, SPP mu Nak,.


Hiks hiks Bintang menangis.


Maafkan Bintang Paman. Bintang bikin Paman malu, dengan semua ini, Bintang gak berani meminta pada Bibi dan Paman.


"Bintang!.takut kalau mau Meminta Paman,sudah banyak merepotkan Paman selama ini. sambil menangis


" Kalau butuh uang bilang sama Paman ya nak, kalau takut sama Bibi mu, telepon πŸ“žPaman biar Paman ke sekolah mu, ya. ini uang saku mu simpanlah buat 1 minggu, sambil menyerahkan enam lembar uang Merah. semoga cukup ya nak.


"Kebanyakan ini, Paman, 300 Saja cukup kok Paman, jarang jajan si sekolah, enak makan di rumah.


"Kamu sungguh anak yang baik nak, bersyukur Paman memilikimu nak, simpanlah sisanya kamu tabung di sekolah ya. Paman ikhlas, jagan di tolak ya.


Sambil mengusap kepala "Bintang, bersuara dalam hati coba "Nina seperti mu Nak pasti Paman bahagia sekali, tapi sifatnya Nina beda jauh sama kamu Nak, karena "Nina terlalu di manja sama Ibunya.


Sampai di sekolah SMA.


"Kamu langsung ke kelas ya, Paman langsung ke kantor sekolah mu, terus langsung pergi kerja.


Sekolah yang pinter ya. Assalamualaikum.


Wassalamu'alaikum, nanti hati hati ya Paman. sambil mencium tangan Paman ya, dan langsung menuju kelasnya.


Sampai di kelas, sepi' karena berangkatnya terlalu pagi. karena bareng sama Pamannya.


Sebaiknya, belajar saja, Nanti kan ada ulangan.


Tiba tiba, temen temennya datang dan heboh banget'


" Selamat Pagi Bintang, yang cantik jelita, tumben datangnya pagi sekali?,


Memang sudah selesai tugas nya, di bolehin nenek lampir berangkat pagi hemm.


atau Nenek lampir dan anaknya sudah tobat, menyiksa kamu "Bintang.


" Jagan. begitu walau bagaimana pun dia tetep Bibiku yg membesarkan aku dari kecil loh.


Bintang dan temen temannya tidak pernah main rahasia rahasiakan semuanya selalu jujur satu sama lainya, persahabatan mereka yang tulus.


"Bin.gimana sudah kamu Terima belum kak "Andra yang nembak kamu. tanya "Linda, sahabat paling dekat sama "Bintang, di antara ke 2 temanya.


"Aku belum berfikir kesana-kemari? aku masih fokus sekolah "Lin, biar nilai ku bagus, biar dapet Beasiswa, biar gak selalu minta ke Paman terus, gak enak sama Bibi ku, terus merepotkan mereka, kasihan Paman**.

__ADS_1


__ADS_2