![Suamiku Ternyata Penguasa [ Vero Destin ]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-ternyata-penguasa---vero-destin--.webp)
Choi Siwon mengucapkannya dengan bermartabat sebelum perlahan menyeruput tehnya.
Tentu saja, obat yang berharga seperti Daun Mistic setara dengan kehidupan seorang ahli di Daftar Bumi. Bahkan seorang ahli dalam Peringkat Langit atau Surga sekalipun bisa menggunakannya untuk menyelamatkan hidupnya. Seberapa berharganya itu?
Jika dia dengan mudahnya melepaskannya, itu berarti dia akan mendapatkan bantuan yang luar biasa dari seorang ahli yang tiada taranya.
Sebagai keluarga Raja Obat, Keluarga Choi mampu berdiri tegak selama ratusan tahun dan menikmati kejayaannya. Itu karena mereka mengandalkan obat berharga dan keterampilan medis yang tak tertandingi untuk merawat kehidupan manusia.
Keluarga Choi tidak memiliki banyak obat berharga seperti ini, jadi bagaimana mereka bisa dengan mudah menjualnya kepada orang biasa?
Ekspresi Choi Shan menjadi tidak nyaman dipandang. Dia memberanikan dirinya, "Tapi ... Ayah, anakmu ini percaya bahwa bantuan Vero akan sebanding dengan Daun Mistic! Orang ini luar biasa!" Ujar Choi Shan berspekulasi.
"Kurang ajar! Apakah kamu masih punya sopan? Bagaimana kamu bisa berbicara dengan ayahmu seperti itu? Ayahmu menyuruhmu diam, tapi kamu masih berani membantahnya?"
Seorang pria paruh baya di aula memarahi Choi Shan. Dia terlihat tidak puas dengan Choi Shan.
"Choi Shan, kamu mengelola perusahaan di dunia luar dan berurusan uang setiap hari? Kamu tercemar karena uang, dan bahkan wawasan kamu menjadi sempit? Kamu mengatakan bahwa Vero luar biasa di depan ayahmu? Sudah berapa tahun ayahmu hidup? Berapa banyak anak yang telah dia besarkan?" Anggota lain dari Keluarga Choi berkata dengan sinis.
Diruang keluarga para tetua Keluarga Choi sedang duduk santai, dia paman Choi Shan, adik dari Choi Siwon dan beberapa sepupu Choi Shan dan beberapa kerabat jauh Keluarga Choi.
Ketika Choi Shan mengatakan apa pendapatnya, tidak hanya Ayahnya yang tidak puas, tetapi bahkan para tetua dari Keluarga Choi tidak bisa duduk diam.
"Ch! Shan, kamu memang memberikan kontribusi di Hong Kong, tapi jangan lupa kalau fondasi Keluarga Choi kita adalah Medis. Jangan berpikir kamu telah melakukan sesuatu yang besar dan menginginkan Daun Mistic dari ayahmu. Tuan Muda Destin yang kamu sebutkan. Bukannya aku tidak tahu latar belakangnya." Ucap sepupu Choi Shan sambil mendecih.
Choi Shan ingin menimpali, namun melirik Ayahnya yang menggelengkan kepalanya sambil menatap lekat seakan memberikan kode untuk diam.
"Vero Destin memang tidak lebih lemah dari penerus dan beberapa pamannya di Keluarga Destin, namun aku meragukannya." Ucap Paman Choi Shan tanpa ragu.
"Paman, jika kamu tahu tentang sepak terjangnya Vero, menurutmu apakah aku melakukan kesalahan untuk membantunya?" Choi Shan bertanya dengan nada terdengar ketus.
__ADS_1
"Aku tau kamu mengikuti Tuan Muda Destin di Hong Kong dan menjatuhkan orang terkaya di Hong Kong, bukan?" Seorang pria paruh baya lainnya yang luar biasa berkarisma berkata dengan santai.
"Vero itu, keturunan terlantar dari Keluarga Destin. Setelah dia kembali ke Racon City, dia menghancurkan Keluarga Wirawan dan membantu Keluarga Destin bangkit. Setelah itu, dia membunuh Edward Dalton di Hong Kong dan menindas cabang Keluarga Song di Hong Kong. Kita semua dari Keluarga Choi tahu tentang ini." Ucapnya lagi sembari menatap serius Choi Shan.
"Sepertinya Tuan Muda Destin ini luar biasa. Dia adalah raja di dunia fana. Luar biasa!" Ucap lelaki paruh baya itu terdengar remeh.
"Tapi, kamu harus memikirkan seperti apa Keluarga Choi kita. Di dunia tersembunyi, selain berada di puncak, hanya ada beberapa kekuatan besar yang bisa bersaing dengan kita. Siapa pun yang mau datang ke Keluarga Choi untuk mencari obat harus melintasi Bukit Duri. Ikuti aturan."
"Vero yang kamu sebutkan itu, dia ingin mendapatkan obat hanya melalui panggilan telpon dan meminta Ayahmu untuk memberikannya. Dia pikir dia ini apa?" Adik sepupu Choi Siwon menimpali terus terang.
Semua anggota Keluarga Choi yang ada mengangguk membenarkan.
Mereka kelihatannya memiliki perbedaan pendapat dengan Choi Shan, atau mungkin mereka tidak terlalu senang dengannya.
Lagipula, Choi Shan hanyalah orang yang mengelola bisnis duniawi di luar. Statusnya di generasi kedua Keluarga Choi tidak terlalu tinggi.
Kali ini, Choi Shan telah membuat marah Ayahnya itu. Jika ada kesempatan seperti itu, mengapa dia tidak menambah suasana semakin pekik untuk Choi Shan?
"Maafkan Aku karena harus berterus terang. Kalian tidak pernah berinteraksi dengan Vero secara pribadi. Kalian sama sekali tidak memahaminya." Choi Shan berkata dengan serius. "Vero Destin tidak sesederhana yang kau katakan." Ucap Choi Shan berpendapat.
"Oh, begitu?" Sepupu Choi Shan menyahut dengan senyum remeh. Matanya menatap hina. Dia merasa Choi Shan belum pernah berada di dunia bawah dan belum pernah melihat dunia.
"Baiklah, berhenti berdebat." Choi Siwon membuka mulutnya dan menyipitkan matanya ke arah semua orang. Dia memutar-mutar cincinnya sedang memikirkan sesuatu.
"Kakek, Kak Vero menyelamatkan nyawa Xiaofan dan banyak membantu ayah. Mengapa Kakek tidak setuju?" Choi Hyun yang duduk di sebelah Choi Siwon tiba-tiba angkat bicara.
"Bukankah Kakek selalu mengajariku untuk membalas kebaikan? Kak Vero adalah orang yang sangat baik. Dia berada dalam situasi yang sulit sekarang, jadi Keluarga Choi kita harus membantunya. Lagipula dia bersedia membayar harganya." Ucap Choi Hyun menatap penuh harap pada kakeknya.
"Hahaha..." Choi Siwon terbahak-bahak. Dia memandang Choi Hyun penuh kasih dan mengusap kepala cucunya.
__ADS_1
"Choi Hyun, kamu sudah memberitahuku tentang Tuan Muda Destin akhir-akhir ini. Setidaknya lebih dari lima puluh kali. Apakah ini Vero yang kamu ceritakan?" Mata Choi Siwon terlihat berkedip-kedip sambil tersenyum menggoda.
"Kamu hanya bertemu dengan anak nakal bernama Vero itu beberapa kali. Kenapa kamu membantunya? Kak Vero? Sepertinya anak nakal itu sangat Spesial." Ujarnya menatap cucunya sambil tersenyum simpul.
"Kakek... Pokoknya, kurasa Kakek harus membantu." Ucap Choi Hyun tersipu.
"Omong kosong! Choi Hyun, kenapa kamu berbicara dengan Kakekmu seperti itu?" Kepala Keluarga Choi memarahi.
"Sudah kubilang, jangan keluar dan bicara jika kamu tidak mengerti masalah keluarga sebesar ini." Ucapnya lagi sembari menatap tidak suka Choi Hyun.
"Tidak peduli apapun itu, aku ingat Kakek sudah mengajariku bahwa seseorang harus membayar hutang budi dan tidak berhutang budi." Sahut Choi Hyun terlihat sangat serius.
"Kamu, kamu masih berani menentang Paman?" Kepala Keluarga Choi terlihat sangat marah.
"Junho, tutup mulutmu!" Choi Siwon memelototinya. Kepala Keluarga Choi segera duduk dengan patuh. Dia terlihat sangat canggung.
"Bahkan seorang gadis kecil seperti Choi Hyun tahu hal seperti itu? Kenapa kalian tidak mengerti?" Choi Siwon berkata perlahan.
"Aku tidak memberi Choi Shan jawaban langsung karena aku ingin melihat apa yang kalian katakan. Namun, kalian semua lebih picik daripada Keluarga Park! Aku benar-benar kecewa."
"Tidak ada yang tahu identitas Vero lebih baik dariku! Dia adalah teman lamaku,!" Choi Siwon berkata dengan tegas.
"Choi Shan, ambillah Daun Mistic dan segera pergi ke Negara Lugo. Berikan pada Vero." Titah Choi Siwon.
Choi Shan terlihat terkejut. Dia tidak menyangka Ayahnya menyetujui permintaannya.
"Aku tidak menginginkan uang untuk Daun Mistic. Kalau begitu, dia harus merawat cucuku dengan baik. Aku tidak bisa membuat cucu kesayanganku kecewa." Ujar Choi Siwon menekankan ucapannya sambil tersenyum kearah Choi Hyun.
"Choi Shan, antar obatnya. dan bawa anak laki-laki bermarga Destin itu datang ke Keluarga Choi. Beri tahu Vero semua yang aku katakan. Aku ingin lihat apakah dia bisa menerima syarat itu untuk mendapatkan obatnya!" Ucap Choi Si-won menatap lurus Choi Shan.
__ADS_1