![Suamiku Ternyata Penguasa [ Vero Destin ]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-ternyata-penguasa---vero-destin--.webp)
"Vero, kamu pasti sudah bertemu musuhmu sekarang?" Very Destin berkata perlahan sambil menatap Vero.
"Kakek, jangan khawatir. Mereka hanya orang tidak tau malu yang bertindak di belakang layar. Aku bisa menangani mereka." Ucap Vero dengan senyum di wajahnya.
"Vero, kakek percaya pada kemampuanmu. Kamu jauh lebih kuat dari ayahmu dan orang-orang dari Keluarga Destin. Kakek percaya kalau kamu bisa menangani situasi ini dengan baik." Tukas Tuan Besar Destin.
"Kakek perlu memberitahumu sesuatu." Very Destin berkata dengan serius.
"Saat ini, hanya kita berdua yang tersisa di Keluarga Destin. Semuanya menjadi beban untuk kamu. Kakek tidak bisa membantumu lagi. Melihat kamu telah mencapai apa yang kamu miliki hari ini, Kakek puas dengan apa yang telah kamu capai. Jika ada yang mengancam kamu dengan kakek lagi, kamu harus menjaga keselamatan diri. Jangan khawatirkan Kakek, Kakek sudah tua.” lanjutnya sambil mengelus tangan Vero.
"Mereka yang cerdas harus tahu bagaimana membuat pilihan. Inilah yang diajarkan kakekmu." Ucap Very Destin sambil tersenyum simpul.
"Kakek, tidak ada yang bisa mengancamku dengan keselamatan Kakek lagi." Ucap Vero meyakinkan Kakeknya.
"Kamu tidak bisa menyembunyikannya dariku. Kakek bukanlah orang awam. Kakek memang tidak lebih baik dari kamu, tapi Kakek kurang lebih bisa menebak satu atau dua hal." Ujar Very Destin terlihat serius.
"Apa yang ingin kamu lakukan terlalu besar. Kamu terus menghadapi bahaya sendiri. Hari ini, kakek harus memberitahumu sesuatu." Ujar Very Destin lagi.
"Lupakan bisnis dan kekayaan, Keluarga Destin biasanya mengandalkan koneksi kakek di pemerintahan dan hubungan dengan orang di militer. Hal-hal ini tidak bisa bertahan lama. Kalau tidak, ketika ayahmu bertanggung jawab atas generasinya, Keluarga Destin tidak akan jatuh begitu menyedihkan." Lanjut Very Destin menunduk.
"Aku tidak sadar tidak bisa menggunakan koneksiku saat itu, aku disingkirkan dalam semalam. Sungguh hal yang tidak berguna."
"Vero, di perumahan timur kota, ada toko pembuat anggur. Bos toko itu bermarga Jimmy. Dia berusia lebih dari 60 tahun." Very Destin berkata perlahan.
"Itu adalah kartu truf Keluarga Destin kita. Jika kamu membutuhkannya, pergi temui dia." Ucap Very Destin.
"Kakek, aku akan tau." Vero mengangguk dengan sungguh-sungguh.
Sebagai salah satu dari Lima Keluarga Besar Racon City, Keluarga Destin, tentu saja ada koneksi tersembunyi, kartun truf.
__ADS_1
Saat Keluarga Destin dihancurkan oleh Keluarga Wirawan dan Raja Naga Hitam, Kakek masih belum bisa melupakannya, atau lebih tepatnya, dia merasa bersalah. Jika kakeknya bisa menggunakan koneksinya ini, meskipun Keluarga Destin masih akan hancur, itu tidak akan membuatnya dihantui rasa bersalah.
"Kakek, aku sudah menemukan siapa dalang di balik Keluarga Wirawan. Jangan khawatir, aku pasti akan membalas setiap tetes darah Keluarga Destin." Tukas Vero terdengar sangat yakin....
"Aku percaya kamu bisa melakukannya." Very Destin mengangguk. "Dalam aspek lain, militer sempat berbicara dengan kakek tentangmu berkali-kali. Jika kamu membutuhkan sesuatu, kakek akan melakukan yang terbaik untuk membuka jalanmu."
"Jangan khawatir. Aku tahu apa yang harus dilakukan." Vero memahami kekhawatiran kakeknya itu.
"Bagus, bagus," Very Destin mengangguk dan bersandar di tempat tidur.
"Vero, Kakek lelah dan ingin beristirahat. Kamu juga terlihat lelah. Kamu juga harus istirahat.” Lanjut Tuan Besar Destin.
"Baiklah, kakek, aku akan pergi keluar. Aku akan mengunjungimu lagi besok. Jika kamu butuh sesuatu, kamu bisa memanggil Ethan," Ucap Vero sambil mengelus tangan Kakeknya.
Setelah mengatakan itu, Vero berdiri dan berjalan keluar dari bangsal.
"Tuan Muda, apakah penyakit Kakek jauh lebih baik?" Hyun bertanya dengan prihatin.
"Kakek sudah sadar. Dia hanya butuh waktu untuk pemulihan. Aku harus berterima kasih kepada Keluarga Choi karena telah memberi Aku obatnya." Tukas Vero menatap Hyun serius.
"Terima kasih kembali. Inilah yang harus kita lakukan. Anda telah menyelamatkan hidup Adikku sebelumnya." Hyun menundukkan kepalanya.
"Tuan Muda, Aku membawa beberapa obat dan tonik untuk menambah stamina kakek. Keterampilan medis Anda bahkan lebih baik. Terimalah." Ujar Hyun tersenyum simpul.
"Terima kasih. Aku tidak akan sungkan lagi." Ujar Vero membalas senyum Hyun.
Ramuan yang dibawa dari Keluarga Raja Obat tentu saja bukan ramuan biasa. Hyun ini benar-benar berusaha keras, dan tidak baik baginya untuk menolaknya.
"Tuan Muda, Yuda Bastian sedang menunggumu di lantai bawah. Sepertinya dia punya sesuatu yang mendesak untuk dilaporkan." Lapor Ethan sambil menunduk hormat.
__ADS_1
"Aku tau. Kamu pergi antar Hyun kembali ke Hotel Cendana. Saat aku tidak ada, kamu harus menjaganya." Tukas Vero menatap Ethan.
"Baik!" Ethan mengangguk perlahan.
"Hyun, ada yang harus aku lakukan, jadi aku tidak bisa menemanimu lagi. Kembalilah dan beri tahu ayahmu, aku akan menyiapkan jamuan dan mengundang kamu dan ayahmu." Vero berpesan, lalu berbalik turun.
Hyun mengangguk lirih. Dia menatap punggung Vero dengan kagum.
Saat sampai di lantai bawah, Yuda Bastian duduk di kursi terlihat sangat cemas.
"Tuan Muda, apakah Kakek sudah sembuh?" Yuda Bastian tiba-tiba bertanya.
"Kondisi Kakek sudah stabil, tapi belum sembuh total." Vero berkata dengan tatapan mata yang dalam, "Kita harus menemukan Ernest Daichi, orang di belakang Kultus Misterius."
"Itu bagus," Yuda Bastian mengangguk kecil.
"Tuan Muda, Perusahaan Jepang sudah mulai bertindak. Mereka mengadakan konferensi pers bersama dengan Keluarga Dominic dan Grup Bintang." Tukas Yuda Bastian.
"Orang itu terlalu sombong. Mereka bahkan tidak menganggap Tuan Muda Destin. Desas-desus menyebarkan ke luar, mengatakan kalau Kakek sakit parah. Bahkan ada yang mengatakan bahwa dia sudah meninggal, membuat semua orang panik. Para taipan yang bekerja sama dengan Keluarga Destin semuanya menarik investasi mereka." Yuda Bastian melaporkan.
"Bagaimana situasi beberapa hari ini? Aku sudah memberitahumu. Jangan sembunyikan dariku." Vero berkata dengan tenang.
Vero sudah memfokuskan semua perhatiannya untuk merawat Kakeknya. Dia bahkan tidak peduli dengan perubahan di Racon City. Yuda Bastian tidak bisa menanganinya sendiri.
Sekarang Kakeknya sudah lumayan baikan, sudah waktunya untuk membersihkan batu sandungan.
"Tuan Muda, Keluarga Dominic membuat masalah. Tuan Besar Keluarga Dominic, Govinda, secara pribadi turun tangan mengumumkan bahwa dia akan menghentikan semua kerja sama bisnis dengan Keluarga Destin. Dia juga mengatakan, siapa pun yang berbisnis dengan kita Keluarga Dominic tidak akan segan lagi." Yuda Bastian berkata perlahan.
"Grup Bintang dan Jepang sudah bertindak, terutama Grup Bintang. Mereka sudah mulai menyerang Perusahaan atas nama Anda. Perusahaan mereka memiliki pengaruh besar secara internasional dan telah memutus banyak saluran bisnis kita di luar negeri. Selain itu itu, semua perusahaan di berbagai industri mengalami kerugian besar di pasar saham, dan ekonomi kita mengalami kerugian yang cukup besar.” Tukas Yuda Bastian melaporkan dengan lugas.
__ADS_1