Surga Yang Kusia-siakan

Surga Yang Kusia-siakan
eps13


__ADS_3

" pa, bangun pa..! " papa mengucek matanya


" ada apa ma? "tanya papa dengan suara parau


" satria nggak ada"panik mama


" di kamar mandi kli"ujar papa


"nggak ada pa, handphone, dompet, paspor sampai semua barangnya nggak ada".kata mama masih dengan nada paniknya


" dia kabur?, ini pasti gara gara masalah kemaren, satria jadi ngambek. ayo siap-siap kita pulang"papa beranjak dari tempat tidur


" papa yakin satria pulang ke Indonesia, Jangan-jangan cuma pindah hotel"kata- kAta mama menghentikan kegiatan papa, sejenak pria paruh baya itu berfikir


" benr juga ma, satria mana ada uang"


"kartu kredit? "


" udah papa blokir"


" ATM? "


" ada sama papa"


" coba cek lagi deh pa, mungkin ambil punya papa"

__ADS_1


papa mengambil dompet di laci nakas dan membukanya


" masih uth, ada semua"


" gimana dong pa, nanti satria jadi gelandangan diluar negri lagi"khawatir mama.


" mana mungkin, satria itu tidak bodoh ma, yaudah kita tunggu kabar aja dulu dari orang-orang papa."




aynara memindahkan barang- barangnya dan juga milik abi ke gudang yang baru dia bersihkan, walau tidak lebih besar dari kamar sebelumnya tapi terasa nyaman karena hanya akan ada mereka berdua


"aby, mulai sekarang kita tidur disini ya, memang tidak ada kasur empuk seperti di kamar sebelumnya, tapi kalau bunda lagi masak atau nyuci bisa sambil jagain aby, aby nggak perlu takut kedinginan ya, karna nanti malem bunda bisa peluk aby terus, nggak akan ada yang marah- marah lagi kalau abi nangis malem. "



arman pulang dan tidak mendapati aby di dalem kamar


" aby mana bu"tanya arman setelah duduk di kursi meja makan


" " gudang"jawab sang ibu sambil menyantap makan siangnya


" gudang?, tapi kenapa? "

__ADS_1


"ya bagus donk, jadi kita nggak akan denger suara bayi nangis tengah malem, berisik. "


" tapi bu, nara itu masih istri aku, dan harusnya kami tinggal satu kamar kan"



" kalau gitu cepetan kamu cerain dia dan biar bayi itu di urus sama ibunya jadi kamu nggak perlu repot- repot nafkahin mereka. dan yang paling penting semua gaji kamu buat ibu".


" bukannya selama ini gaji aku semuanya aku kasih ibu"



" tetep aja kita harus kasih makan dia, udah ah ayok cepet makan".



pembicaraan mereka didengar oleh nara, kini nara tengah duduk sambil menyusui aby, air mata yang susah payah dia bendung ahirnya tumpah juga, nara menangis dalam diam,seakan mengerti, bayi yang ada di pangkuanny itu menatap nara dan ikut menangis, cepat- cepat nara hapus air matanya



" cup, cup, cup, nggak apapa sayang, aby mik lagi ya". kata aynara sambil menepuk-nepuk paha bayi itu, seketika kesedihannya hilang ketika melihat senyum dari bayinya yang begitu menggemaskan dan kembali menyusu dengan tenang.



" kamu adalah sumber kebahagian bunda, bunda bisa kuat sampai sekarang itu semua berkat kamu, tetaplah bersama bunda sayang, bunda tidak akan bisa hidup tanpa kamu.

__ADS_1


Terima kasih sudah hadir di dalam hidup bunda yang tidak mudah ini, bunda janji bunda tidak akan membiarkan kamu merasakan kesulitan dan kesedihan yang bunda rasakan, semua akan bunda lakukan untuk kebaikanmu". nara mengusap dan menciumi wajah malaikat kecilnya itu.


__ADS_2