Surga Yang Kusia-siakan

Surga Yang Kusia-siakan
eps 15


__ADS_3

satria makin geram ketika tau aynara hanya makan beberapa sendok nasi dan kuah sayur saja


" dek kakak keluar dulu ya, nanti kakak balik lagi"


" mau kemana" tanya aynara yang sedang menyiapkan makan malam


" ada perlu, sebentar aja kok"..


............


"hallo, bagaimana, kalian sudah temukan tuan muda? "


"maaf tuan, kami sudah mengecek ke bandara tapi tidak ada penerbangan atas nama satria" jawab suara di sebrang


" cari terus sampai ketemu"


" baik tuan"


sambungan telefon pun terputus


" gimana pa?, "


" belum ketemu ma, sepertinya satria masih ada di sekitar sini. mama tenang ya, satria pasti ketemu


" mama takut terjadi apa- apa sama satria pa"


" mama jangan terlalu khawatir ya, anak itu pasti baik- baik saja"


....... sebuah mobil boks dengan muatan penuh terparkir di depan rumah milik arman, hal itu sontak membuat penasaran si ibu mertua , setelah barang- barang itu diturunkan diapun kegirangan, jiwa pamernya meronta-ronta dan langsung saja memulai siaran live di akun pribadinya..


kulkas, lemari pakaian, peralatan masak, AC dan masih banbanyak lagi printilan- printilan lain, semua itu tak luput dari kamera handphone


'wah ini kan yang lagi viral itu' dia mengarahkan kameranya kesebuah kotak besar bertuliskan in the box. sebuah wajah tampan tiba- tiba muncul di depan kamera

__ADS_1


" jangan suka pamer barang milik orang lain".


kalimat singkat satria sontak membuat akun itu di banjiri komentar


'*OMG, ganteng bgt bgt bgt'


'kasih tau nama akun kakak gantengnya dong''


' oalah, bukan punya sendiri toh'


' jangan - jangan selama ini cuma pura- pura kaya'


' gaya elit ekonomi sulit*'


komentar- komentar tersebut membuatnya bumer mendengus kesal dan segera mengakhiri siaran livenya.


" ini semua kakak yang bli"


" iya"


" kulkas buat simpen sayur lah biar kamu nggak usah ke pasar tiap hari" jawab satria sambil membuka kotak itu.


" aduh kak, ngapain pasang AC, nanti tagihan listrik naik".oceh nara saat melihat orang memasang AC di kamarnya


" kakak mau nginep, kamar kamu tuh pengap, bisa sesek napas nanti kakak kalau nggak ada AC nya. biarin aja tagihan listrik naik, suami kamu juga yang bakalan bayar ngapain kakak pusing"


jawab satria dengan entengnya


" iya kakak mah nggak pusing, dedek yang pusing.


satria memasang kasur yang dia beli, nara menghampiri, dengan aby yang senantiasa dalam gendongannya


" udah nggak usah ngomel lagi, kakak bli ini buat aby bukan buat kamu".

__ADS_1


satria melanjutkan memasang boks bayi. baru saja aynara menarik nafas kakaknya itu sudah bicara lagi


" udah nggak usah bilang makasi ini semua nggak gratis""


" aku harus bayar? "kaget aynara


" ya iyalah"


" mana ada uang aku"


satria duduk diatas kasur, ia menepuk-nepuk tempat di sampingnya


"sini"


aynara menurut, duduk disamping kakak tampannya itu


" makanya kerja biar ada yang. kamu bantuin kakak kaya dulu lagi ya. kerjain dari rumah dan se sempetnya kamu aja".


" maaf kak, tapi kayaknya nggak bisa"


" kenapa?, karna kamu nggak pernah ada waktu istirahat?. pikirin lagi deh ra, kerjain sedikit- sedikit aja. lumayan kan uangnya bisa buat beli keperluannya aby, belum nanti kalo abi udah mp asi, buat blibsusu, bli popok, bli jajan. mau ya, itu kakak udah bawain laptop kamu".


aynara berpikir sejenak, benar juga apa yang dikatakan kakaknya


" oke, tapi aku cuma bisa dikit doadoang ya"


"iya, kakak juga tau kamu pasti udah capek banget, kerjain kerjaan rumah sambil jagain aby. istirahat aja, nggak usah masak kakak udah bli buat makan malem".


" beneran?, wah senengnya bisa istirahat setengah hari penuh. makasi kakak"


" Sama-sama bawel"


```````````````````

__ADS_1


"pa.......... papa...... ketemu pa, ketemu.. "


__ADS_2