Survival End Of The World

Survival End Of The World
27


__ADS_3

Ps : Banyak Typo😅 Maaf ya 🙏


***


Satu bulan telah berlalu sejak pertarungan Zhang xifeng dan Mei Ling melawan Hibrida. Sekarang ke dua orang itu tengah berada di sebuah Desa kecil di Kota S dan memanggang sebuah ikan untuk dimakan.


Dalam satu bulan ini, Mei Ling dan Zhang xifeng telah menjadi lebih dekat dan mengerti satu sama lain. Namun begitu Mei ling tetap merahasiakan identitasnya yang sebenarnya adalah seorang wanita pada Zhang Xifeng.


Bukan karena ia tidak mempercayai Jendral iblis itu, hanya saja dalam 1 bulan ini mereka telah bertemu beberapa wanita dalam perjalanannya dan Zhang Xifeng amat membenci dan menghindari mereka layaknya sebuah wabah.


Maka dari itu Mei Ling sangat takut untuk mengungkapkan identitasnya. Ia takut jika Zhang Xifeng akan membencinya dan mengusirnya menjauh darinya. Mei Ling tidak mengerti kenapa ia memiliki perasaan seperti ini tapi, ia benar-benar tidak ingin pria dingin itu membencinya.


"Ini sangat mengganggu" Mei Ling menghela nafas lirih memikirkan tentang perasaan aneh yang ia miliki, jika terus seperti ini. Mungkin pada akhirnya ia tidak akan dapat pergi jauh dari Zhang Xifeng dan menjadi bergantung padanya. Hal ini tentu saja bukanlah sesuatu yang ia inginkan.


"Zhang Xifeng! Apa yang akan kamu lakukan jika seseorang berbohong padamu?"


Zhang Xifeng menatap ke arah Mei ling dengan wajah datar akan pertanyaannya yang tiba-tiba. Dalam 1 bulan ini ia merasa telah lebih dekat dengan bocah ini, namun, Zhang Xifeng entah bagaimana dapat merasakan bahwa bocah di hadapannya ini tengah menyembunyikan sesuatu darinya. Awalnya Zhang Xifeng tidak terlalu perduli, karena ia merasa setidaknya setiap orang akan memiliki beberapa rahasia jadi ia tidak memaksa Pria kecil di hadapannya untuk mengatakan segalanya padanya.


"Aku akan marah tentu saja" Zhang Xifeng menjawab dan melihat perubahan ekspresi wajah pria kecil di hadapannya yang terlihat menyedihkan. Tanpa sadar sudut mulutnya menampakkan sedikit senyuman.


"Tapi jika memang seseorang yang berbohong kepadaku memiliki alasan yang masuk akal, aku mungkin akan memikirkan untuk memaafkanya.!"


"Begitukah?" Mei ling bertanya sekali lagi dan mendapatkan anggukan ringan dari Jendral iblis. Melihat hal ini membuatnya kembali bersemangat. "Baiklah aku akan melihat-lihat sekitar"

__ADS_1


Zhang Xifeng mengangguk menatap kearah Tubuh Mei ling melangkah pergi dengan melompat ringan terlihat bersemangat.


Setelah berjalan dengan jarak yang cukup jauh, Ye Mei Ling melihat sekeliling tempatnya dengan waspada. Merasa tidak ada apapun atau siapapun, gadis itu menghilang dalam hitungan detik ke dalam ruang angkasanya.


Selama perjalanan dengan Jendral Iblis itu Mei Ling mendapatkan banyak kebebasan maka dari itu saat ia sendiri ia pasti akan memasuki ruang angkasanya untuk melakukakan beberapa hal.


Setelah selesai dengan apa yang ia lakukakan. Mei Ling kembali lagi muncul di tempatnya tadi menghilang.


"Apa yang terjadi?" Suara gadis itu terdengar serak menatap pemandangan di sekitarnya berdiri yang tadi terlihat baik-baik saja kini berantakan dan hangus di beberapa tempat.


Mei Ling menggelengkan kepalanya lirih untuk menyadarkan diri dari kebodohannya. Pedang panjang berwarna putih tajam muncul di tangan kanannya. Gadis itu menatap tajam pada sekeliling tempatnya berada dan menghilang sedetik kemudian ketempat Zhang Xifeng berada.


BAM. .


Mei Ling menatap bodoh pemandangan itu sedetik sebelum kembali tersadar dan berkedip menghilang berada tepat disisi Zhang Xifeng.


"Apa yang terjadi? Aku hanya menghilang sekitar 30 menit tapi kenapa tiba-tiba banyak sekali kalajengking?" Tanya Mei Ling kemudian menatap Zhang Xifeng yang kini tepat berada di belakang punggungnya. Mereka menatap Waspada pada kalajengking yang membentuk lingkaran berusaha memangsa.


"Entahlah! Aku tidak tahu pasti. Namun, kalajengking ini bertingkah aneh, seolah seseorang tengah mengendalikannya!"


"Kalau begitu kita harus pergi dari sini terlebih dahulu!" Mei Ling mengusulkan, tangan kiri gadis itu terangkat hendak memegang pundak Zhang Xifeng


"AWAS..!"

__ADS_1


Ekor tajam dan runcing penuh racun yang berada di belakang tubuh kalajengking menyambar ke arah Mei Ling dengan ganas. Zhang Xifeng memeluk tubuh Mei ling memutar dan membentuk perisai Es tebal. Namun, karena perisai itu terbentuk secara mendadak maka dinding Es memiliki ketangguhan yang sangat rapuh.


Crash..!!!!!!


Ekor tajam kalajengking Hitam itu membelah dinding Es layaknya sebuah kertas dan menghantam langsung ke arah punggung Zhang Xifeng dengan kejam.


"Tidakkk......!!!!!!"


Mei Ling berteriak ngeri memeluk tubuh kekar yang melindunginya. Gadis itu dengan panik memusatkan kekuatan teleport untuk menghilang dari tempat itu untuk menghindari Ekor kalajengking yang berjarak tipis layaknya kedipan mata.


Sesaat setelah kedua tubuh itu berkedip menghilang, Mereka berdua muncul ratusan kilometer jauhnya dari tempat itu. Mei Ling dan Zhang Xifeng terjatuh dalam posisi berpelukan erat dengan Mei Ling di atasnya.


Mei Ling merintih lirih dan mendorong tubuhnya untuk berdiri. Mata gadis itu memerah dengan air mata yang perlahan mengalir menatap ke arah Zhang Xifeng yang tengah terbaring penuh dengan darah dan kesakitan di tanah.


"Zhang Xifeng? Tidak! Jangan! Aku mohon! Aku mohon jangan tinggalkan aku!" Mei Ling terus berteriak histeris mengguncangkan tubuh Zhang Xifeng dengan gemetar ketakutan.


-----


Di kejauhan di suatu tempat, berdiri sosok hitam mengenakan tudung hitam di kepalanya menatap kearah dimana pertempuran Mei Ling dan Zhang Xifeng yang tadi terjadi. Sosok itu tampak terkekeh pelan seraya meminum sebuah cairan merah kental dalam gelas di tangannya dengan sebuah sedotan.


"Hehhh... menarikk,, hehe.. awalnya aku tidak terlalu tertarik dengan pekerjaan ini, namun, sekarang aku sangat tertarik...huhuhaha"


-end of chapter

__ADS_1


__ADS_2