Survival End Of The World

Survival End Of The World
28


__ADS_3

Musim dingin dengan Hujan lebat jatuh menghantam tanah keras. Hujan itu terlihat begitu mengerikan dengan angin yang turut berlarian di sekitar Hujan.


Di sebuah ruangan kecil di antara bangunan yang terlihat lusuh. Seorang pria mungil tampak tengah menyeka wajah seorang pria tampan yang terbaring di hadapannya. Hujan Badai di luar ruangan itu seolah tidak dapat mengalihkan pandangan bocah mungil yang tampak serius.


Sudah 1 minggu berlalu sejak pertempuran dengan para binatang mutan kalajengking. Mei Ling kini tengah berada di dalam gedung itu merawat Zhang Xifeng yang tetap terlelap seolah tidak akan bangun.


"Aku mohon cepatlah bangun.!" Lirihnya seraya terus menatap Zhang Xifeng lekat-lekat.


Saat pertama kali ia berteleport dan melihat keadaan Zhang Xifeng, Mei Ling benar-benar ketakutan sampai mati. Ia baru dapat menenangkan dirinya sendiri setelah tangan besar Zhang Xifeng menggenggam tangannya erat sebelum kehilangan kesadaran.


Walaupun Mei Ling telah berhasil berteleport, ia tidak dapat menghindari serangan ekor kalajengking sepenuhnya, akibatnya ekor beracun itu menyayat punggung Zhang Xifeng cukup dalam.


Mei Ling benar-benar panik dan tidak tahu harus bagaimana, hingga akhinya hal pertama yang ia fikirkan adalah membawa Pria itu kedalam ruangannya.


Setelah berada di dalam ruangannya, Mei Ling dengan cepat mencari banyak obat penawar racun untuk di suntikkan kedalam tubuhnya. Namun, hal itu tidak membantu cukup banyak, karena racun kalajengking mutan lebih ganas dari hewan biasa sebelum Akhir Dunia.

__ADS_1


Pilihan terakhir Mei Ling adalah merendam tubuh Zhang Xifeng dengan Mata air pegunungan di ruangannya. Untung saja hal itu bekerja dengan sangat baik. Racun Hitam kalajengking di tubuhnya perlahan di pulihkan.


Setelah melakukan hal itu berkali-kali Tubuh Zhang Xifeng benar-benar telah pulih dari racun kalajengking, walaupun luka yang berada di punggungnya belum pulih sepenuhnya. Namun, entah bagaimanan pria dingin itu seolah telah tertidur lelap dan tidak terbangun sampai saat ini.


Hal itu, membuat Mei Ling Frustasi dan menyesal.


Dalam satu minggu ini juga selama Mei Ling merawat Zhang Xifeng, ia mengalami banyak kesulitan.


Orang ini adalah pria, dan dia sendiri adalah Wanita. Sebenarnya Mei Ling tidak terlalu peduli pada awalnya. Namun, seiring berjalannya waktu. Wajah dan seluruh tubuhnya terasa panas dengan Jantungnya berdetak kencang menatap dada kekar di hadapannya.


Hingga akhirnya ia tidak berani lagi membuka bajunya karena Hal memalukan itu.


Walaupun sekarang ia merasa sedih karena Zhang Xifeng masih tidak sadar, jauh didalam hatinya ia merasa lega. Bagaimanapun ia tidak tahu harus bagaimana saat Jendral iblis tersadar dan mengetahui apa yang ia lakukan. Mungkin ia akan di panggang menjadi BBQ -_-


Ye Mei Ling berfikir dan terus berfikir, kenapa? Kenapa ia memiliki perasaan seperti ini? Kenapa ia begitu memalukan? Kenapa ia merasa Dadanya berdebar lebih kencang setiap menatap kearah Zhang Xifeng? Ia tidak pernah seperti ini sebelumnya, bahkan di kehidupannya yang lampau!

__ADS_1


'Apakah Mungkin?' Mei Ling menggelengkan kepalanya pelan saat kata 'Cinta' terbesit di otaknya -_-


---


"Hmm,, aku yakin itu disini.. Aku mencium aroma segar dari pria kecil itu. Mereka sudah dekat! Cepat bergerak dan bawa Gadis itu, ahh tidak hehe pria kecil itu untukku..!" Sosok Hitam bertudung terlihat mengendus udara di sekitarnya seraya memerintahkan pasukan kalajengking di belakang punggungnya yang patuh.


Sosok Hitam bertudung itu adalah sosok yang telah menyerang Mei Ling dan Zhang Xifeng satu minggu yang lalu.


Dan entah bagaimana sosok hitam itu membawa pasukan kalajengkingnya bergerak maju kearah tempat Mei Ling dan Zhang Xifeng kini tengah berada.


Setelah berlarian cukup Jauh pria bersosok Hitam itu menatap salah satu bangunan yang terlihat sedikit lusuh dengan seringai lebar, menampakkan gigi putihnya yang bergerigi tajam menakutkan.


"Baiklah, mari kita lihat.. bagaimana aku dapat menarik wanita itu,, tidak maksudku pria kecil itu agar tidak berteleport?" Pria dengan Tudung hitam itu bergumam sendiri di depan kalajengking Mutan raksasa. Pemandangan itu terlihat seolah ia tengah berbicara dengan Mutan Kalajengking. "Pertama kita harus menarik perhatiannya menjauh dari Pria dingin disisinya, lalu kita harus menangkap Pria dingin itu untuk di jadikan sandra agar bocah kecil itu tidak kabur dan berteleport. Yah itu ide yang bagus, apalagi pria dingin itu pasti dalam keadaan yang buruk saat ini karena terkena racun dan terluka.. hehehe para anak kalajengkingku yang manis! Mari kita bergerak.!"


Tubuh pria itu melompat kearah salah satu kalajengking dan duduk diatasnya layaknya seorang raja yang membawa kawanan Mutan kalajengking raksasa bersamanya menuju bangunan tempat Mei Ling dan Zhang Xifeng berada dengan berbagai trik menjijikkan.

__ADS_1


-end of chapter


__ADS_2