Survival End Of The World

Survival End Of The World
34


__ADS_3

"Kalian sangat dekat!" Suara Liu Yan terdengar setelah mereka berdua memasuki sebuah ruangan


Zhang Xifeng hanya diam dan tidak mengatakan apapun. Ia duduk dengan tegak di sebuah kursi kayu seraya menatap wajah gadis di hadapannya dengan datar.


Liu Yan mendesah menatap Zhang Xifeng yang hanya diam dan tidak merespon "Bisakah kita memulai lagi dari awal?"


"Tidak!" Jawab Zhang Xifeng cepat dan tegas


"Kenapa?" Liu Yang bertanya, menatap pria di hadapannya tidak meresponnya lagi, ia kembali berbicara "Kau tahu aku melakukan hal itu bukan karena keinginanku! Xiao Feng, aku masih sangat mencintaimu! Tidak bisakah kau memberiku kesempatan?"


"Tidak!" Lagi-lagi satu kata itu keluar dari mulut Zhang Xifeng dengan datar


Zhang Xifeng dan Liu Yan adalah teman baik sejak kecil. Waktu kecil dulu Zhang Xifeng cukup naif dan menyukai Liu Yan. Walau pun gadis di hadapannya menolaknya tetap saja Zhang Xifeng menyukainya. Tapi, entah kenapa tiba-tiba Liu Yan menerima perasaanya. Zhang Xifeng yang menyukainya tidak terlalu banyak berfikir panjang. Tapi, itu semua musnah ketika gadis di hadapannya itu menghianatinya dan memilih pria lain saat hidup Zhang Xifeng sedang dalam keadaan terpuruk. Sejak saat itu jugalah Zhang Xifeng membenci wanita dan tidak ingin dekat dengan mereka, apalagi seiring berjalannya waktu Zhang Xifeng tumbuh lebih tampan dan gagah. Para wanita di luar itu semakin menggila menunjukkan sifat mereka yang sebenarnya.


Entah itu sekarang, nanti, ataupun dimasa depan Zhang Xifeng tidak akan kembali memberikan hatinya pada Liu Yan. Walaupun beredar banyak gosip di luar sana yang mengatakan mereka adalah tunangan. Faktanya Zhang Xifeng benar-benar sudah tidak tertarik lagi dengan wanita di hadapannya!


Liu Yan menatap mata Zhang Xifeng yang sangat tegas. Tapi mata itu berbeda dengan sebelumnya ia menolaknya. Seolah mata itu telah tidak lagi memiliki pandangan terluka atau pun jijik pada wanita.


"Zhang Xifeng, apakah kau menyukai seseorang?" Liu Yan bertanya ragu, namun, saat ia melihat sedikit riak di mata dingin pria itu. Ia tertawa keras "Jadi begitu. Kau telah menemukan Cinta yang baru! Jika memang begitu, maka aku akan menyerah dan berbahagia untukmu"


Wajah dingin Zhang Xifeng sedikit melembut menatap wanita dihadapannya. Mereka adalah teman sejak kecil, jadi setidaknya Zhang Xifeng tidak ingin hubungan mereka menjadi canggung.

__ADS_1


"Siapa dia?" Liu Yan tersenyum penasaran, namun, melihat pria dihadapannya hanya diam dengan mata yang sedikit menghindarinya ia menebak dengan terkejut "Jangan katakan itu dia?....."


Zhang Xifeng mendesah pelan seraya menatap Liu Yan dengan menyesal. Kenapa wanita dihadapannya ini seolah dapat melihat segalanya hanya dari matanya? Benar-benar menyebalkan!


"Dia adalah pria!" Liu Yan kembali bersuara tidak percaya "Dan aku sangat yakin kau bukanlah Gay! Jadi bagaimana mungkin?"


"Aku bukan Gay!" Zhang Xifeng melotot tajam kearah wanita di hadapannya


"Apa?" Liu Yan bingung dengan jawaban Zhang Xifeng, namun, saat ia kembali mengingat bocah kecil itu tadi ia mulai mengerti "Dia adalah wanita? Tapi kenapa berpenampilan seperti pria?"


Zhang Xifeng hanya mengangguk dan menggeleng atas pertanyaan wanita di hadapannya.


Itu benar! Zhang Xifeng sudah tahu bahwa Ye Ling adalah Wanita bernama Mei Ling.


Zhang Xifeng yang kebingungan menatap sekeliling untuk mencari Ye Ling. Saat itulah ia melihat sebuah poto seorang gadis yang sangat cantik menggunakan seragam. Gadis cantik di dalam foto itu adalah Mei Ling yang Ia temui di Kota T.


Saat itu juga kebenaran tentang kelamin Ye Ling yang seoramg wanita terungkap oleh otak cerdasnya. Zhang Xifeng sangat marah dan kecewa karena bocah itu telah berbohong padanya. Tapi setelah menenangkan diri, ia kembali melihat poto Mie Ling yang sangat Cantik di Bingkai. Ia mengerti, mungkin gadis itu berpenampilan pria untuk melindungi dirinya. Sekarang pertanyaan Zhang Xifeng adalah. Apakah gadis itu memiliki motif terhadapnya? Apakah ia menggunakan penyamarannya untuk mendapatkan dirinya? Maka Zhang Xifeng berpura-pura tidak terbangun sampai 1 minggu.


Dalam 1 minggu, ia juga banyak berfikir dan menyadari kebodohannya. Itu adalah Zhang Xifeng yang pertama datang dan menarik Mei Ling untuk berada disisinya sebagai transportasi! Itu juga Zhang Xifeng yang pertama kali mengajak gadis itu berpetualang! Zhang Xifeng merasa malu karena menyadari bahwa ia lah yang pertama tertarik dan sepertinya menyukai gadis itu.


Semua menjadi jelas ketika Zhang Xifeng nelihat bahwa gadis itu akan mengorbankan dirinya sendiri untuk menyelamatkannya dari Hibrida pengendali kalajengking Saat itulah dada Zhang Xifeng berdegup kencang dan merasakan perasaan hangat.

__ADS_1


Tidak peduli apa, ia akan membuat gadis itu menjadi miliknya. Ia juga tidak akan pernah melepaskannya. Zhang Xifeng mengungkapkan perasaannya dan berpura-pura tidak tahu tentang identitasnya karena ia akan membiarkan gadis itu mengatakan sendiri padanya suatu saat nanti. Dan jika saat itu tiba, Zhang Xifeng tidak akan lagi menahan dirinya dan memakannya utuh setiap hari.


"Baiklah! Selamat berjuang untuk mendapatkannya. Mari kita bekerja sama dengan baik dimasa depan!" Liu Yan berbicara kembali sebelum pergi meninggalkan ruangan


Zhang Xifeng hanya mengangguk kearahnya sebelum pergi juga untuk mencari Mei Ling.


"Apakah aku membuatmu menunggu lama?" Zhang Xifeng bertanya seraya mendekat kearah Mei Ling yang terduduk menopang dagunya bosan


"Tidak! Kau bisa lebih lama jika kau mau!" Mei Ling menjawab Zhang Xifeng Ketus dengan tetap melihat ketempat lain


"...?" Merasa ada yang aneh dengan bocah di hadapannya Zhang Xifeng tidak membalas dan hanya menatapnya lekat-lekat


Merasa tidak nyaman dengan tatapan Zhang Xifeng, Mei Ling bertanya dengan gugup "Apa yang kau lihat?"


Zhang Xifeng menggeleng pelan sebelum menjawab dengan suara yang sangat lembut dan hampir tidak terdengar "Cepatlah dan katakan semuanya padaku! Aku benar-benar ingin menyentuhmu!"


"Apa? Apa yang kau katakan? Aku tidak mendengarnya dengan jelas!" Mei Ling mendekatkan wajahnya kearah Zhang Xifeng agar mendengar lebih jelas


Zhang Xifeng tersenyum menatap wajah yang begitu lucu di depannya, ia mencium bibir Mei Ling cepat sebelum kembali berbicara "Mari kembali!"


"...!" Mei Ling mematung bodoh oleh ciuman tiba-tiba itu, ia merasa itu terlalu singkat. Ia ingin lagi, tapi tidak ada kalimat yang keluar dari mulutnya karena wajahnya telah terbakar merah menahan rasa malu

__ADS_1


-End of chapter


__ADS_2