
Daun pohon kering di atas tanah melambai ringan terkena angin Musim dingin. Jalanan di Kota S membeku dengan beberapa Salju yang menumpuk, Musim dingin telah tiba.
Zhang Xifeng mengemudi mobil yang dinaikinya melintasi jalanan sunyi dalam keheningan. Mereka kini tengah dalam perjalanan kembali ke Markas di Kota S.
Zhang Xifeng memilih mengemudi dan tidak ingin berteleport menggunakan kekuatan Mei Ling. Ia mengatakan bahwa ingin membuat Mei menjadi lebih Kuat sedikit agar kekuatannya juga meningkat sama seperti miliknya. Mei Ling dengan patuhnya hanya mengangguk dan mengikuti setiap ucapan yang dikatakan oleh Zhang Xifeng.
Hal itu membuat Jendral iblis sedikit sakit kepala karena melihat Mei Ling yang Patuh dan terdiam sepanjang waktu seperti anak baik sangatlah mengusiknya.
"Jadi? Apa kau ingin pergi kesuatu tempat?" Zhang Xifeng bertanya lirih, Mata tajamnya melirik kearah bocah mungil disisinya sejenak sebelum kembali menatap lurus kearah jalanan.
Mei Ling tersentak kaget sebelum tersadar dan menjawab "Tidak ada! Aku tidak ingin pergi kemana pun. Akan lebih baik jika kita cepat kembali ke kamp militer tempatmu!"
Mei Ling kembali mengalihkan pandangannya kearah luar jendala Mobil setelah menjawab singkat dan cepat. Tuhan tahu, jika gadis itu merasa gugup dan malu untuk terus berdua saja dengan Zhang Xifeng.
Alasan lain Mei Ling merasa agak tidak nyaman berdua dengan Jendral itu adalah karena ia berbohong tentang jenis kelaminnya. Hal inilah yang membuat Mei Ling sangat tertekan. Dia sangat ingin dengan cepat mengaku kepada Zhang Xifeng bahwa ia adalah Wanita, setelah itu ia akan dengan mudahnya mencium wajah tampan itu tanpa beban -_-
Mei Ling ingin memukul kepalanya untuk berhenti berfikiran bodoh, tapi tetap saja banyak fikiran aneh muncul di otaknya yang pendek itu ketika dia menyadari perasaannya.
ROARRRR . . . !!!!!!!!!!!!
Suara Raungan ganas menggema memekakan telinga, Mobil yang di kendarai oleh Zhang Xifeng dan Mei Ling Berdecit dan terhenti karena terkejut. Kedua orang di dalam mobil menutup telinga mereka dengan wajah gelap.
ROARRRR......!!!!!!!!!
__ADS_1
ROARRRR........!!!!!!!
Raungan ganas itu terus bergema dan bersaut-sautan dalam waktu yang cukup lama.
Zhang Xifeng mengernyitkan dahinya penuh dengan kebingungan. Mata tajamnya menatap ke arah Mei Ling yang tengah menampakkan Ekspresi wajah terkejut dengan sedikit ketakutan.
"Apa itu?" Zhang Xifeng bertanya menatap ketidak wajaran wajah Mei ling dengan lembut seraya mengangkat tangannya untuk menyentuh pipi bocah di sampingnya pelan
"Itu ..." Mata indah Mei Ling mengerjap menatap Zhang Xifeng yang tengah bersikap lembut kearahnya. Setelah pengakuannya, tidak ada hal apapun yang terjadi. Atau bahkan itu sama seperti sebelum pengakuan, jadi tingkah Zhang Xifeng yang sangat intim dan lembut saat ini padanya sedikit mengejutkan.
Mei Ling menggelengkan kepalanya pelan untuk menyadarkan pikirannya yang berkelana dan menjawab pertanyaan Zhang Xifeng "Kelahiran Raja Zombi!"
Mendengar kalimat yang keluar dari mulut merah kecil di hadapannya. Pandangan mata Zhang Xifeng berubah di penuhi keganasan "Raja Zombie?"
"Hmm, itu adalah Raja Zombie! Dalam waktu dekat Raja Zombie pasti akan memimpin kawanan Gelombang Zombie di seluruh China untuk memusnahkan semua kamp Manusia!" Mei Ling mengangguk tegas menjelaskan hal yang ia ketahui
"Todak usah meminta maaf, kita harus kembali secepatnya untuk saat ini!" Mei Ling berseru tegas.
Tangan kecil Mei Ling terulur untuk meraih tangan besar Zhang Xifeng yang tengah tersenyum kearahnya. Mereka berdua bergandengan tangan dan menghilang dalam kedipan mata.
***
Keluarga Zhang kini tengah melakukan hari-hari mereka seperti biasanya. Ibu Zhang Xifeng kini tengah berada di ruang tamu menjahit sebuah Sweeter berwana kecoklatan. Hal itu terlihat sangat membosankan, namun, bukannya bosan Qiao Li justru terlihat penuh semangat dan antisipasi.
__ADS_1
Saat Wanita berusia pertengahan itu tengah fokus pada hal yang dia lakukan, sebuah Cahaya berkedip secara tiba-tiba di hadapannya dan 2 sosok yang sangat di kenalnya dengan baik muncul.
"Selamat datang kembali" Qiao Li tersenyum lembut menatap kearah Zhang Xifeng dan Mei Ling berada
Zhang Xifeng hanya mengangguk ringan kearah ibunya "Ibu ada hal yang sangat mendesak yang harus kulakukan saat ini. Maaf aku tidak dapat berbicara banyak padamu. Lalu aku akan menyerahkan Bocah ini untukmu!"
Qiao Li tertegun sejenak menatap putranya sebelum mengangguk ringan kearahnya yang hanya tersenyum mengusap kepala Mei Ling dan berlalu pergi.
"Jadi? Apakah tinggal bersama kamin sangat tidak nyaman untukmu?" Qiao Li bertanya dengan nada suara yang dibuat agak marah, ia menatap tajam ke arah Mei Ling yang sedikit merona
"Bibi,, aku minta maaf... aku hanya... takut"
Qiao Li kembali mendesah pelan menatap Mei Ling dengan kelembutan. Wanita itu bergerak mendekat dan memeluk tubuh kecil Mei Ling kedalam pelukannya
"Aku akan memaafkanmu saat ini. Tapi tidak ada lain waktu. Oke?"
Mei Ling hanya mengangguk ringan dalam pelukan Qiao Li, ia merasa sangah hangat di dalam hatinya atas kebaikannya. Untuk anak yang besar tanpa Ibu seperti Mei Ling dia benar-benar bersyukur bertemu banyak orang baik setelah dekat dengan Jendral Iblis itu.
Pikiran Mei Ling kembali terusik mengingat tentang Raja Zombie.
Dalam Kehidupan Mei Ling sebelum terlahir kembali, Raja Zombie akan Muncul pada tahun ke 5 setelah kiamat. Raja Zombie itu akan membawa pasukannya itu untuk menghancurkan kota N, Ye Mei Ling kala itu menggunakan serangan Gelombang Zombie untuk balas dendam dan membunuh Chen Lanying. Setelah membunuhnya Mei Ling meninggalkan tempat itu dan termakan Plotnya mati dalam serangan Manusia Super yang menggunakan Perang Manusia melawan Hibrida setelah Gelombang Zombie.
Tapi saat ini masih tahun ke 3 setelah Kiamat. Jadi kenapa Raja Zombie sudah terlahir? Apakah kelahiran kembali Mei Ling membawa banyak dampak yang tidak seharusnya dan mempercepat rotasi kejadian? Jika begitu, Zhang Xifeng tetap akan menang pada akhirnya tidak lagi dapat di pastikan!
__ADS_1
-end of chapter
Note : saya bertanya-tanya kenapa sepertinya semakin kesini semakin banyak adegan romancenya dri pda action? π€ sepertinya saya lebih pandai dalam novel romance dri pda actionππ. Oh iya saya ingin meminta maaf karena banyaknya typo bertebaran, maklum keadaan kepala rada pusing waktu nulis, jadi mata rada rabun tuh π dan lagi saya masih dlm masa" malas untuk revisi. Maaf yaπ