
dua setelah pertempuran melawan dragzer akhirnya Rama mulai sadar, saat ia melihat seluruh ruangan itu hanya membuatnya mendesah karena dalam 2 bulan ia sudah 2 kali harus menjalani rawat inap, saat tadi ia melihat sekeliling ia menemukan ayu yang tertidur dikursi samping tempat tidurnya dan neneknya yang tertidur bed yang disediakan dikamarnya, karena untuk kamar VIP akan ada bed tambhan untuk penunggu pasien. ia berusaha untuk duduk dan ingin memastikan kondisinya, ia begitu terkejut melihat tubuhnya dipenuhi dengan balutan perban.
"sial kenapa tubuhku dipenuhi perban seperti ini" gumamnya pelan
*itu karena kamu terlalu memaksakan diri, tubuh mu masih terlalu lemah untuk menahan peningkatan kekuatanmu* ucap gluttony
"kenapa kau baru mengatakannya Yuto dan kenapa aku bisa mendengar suara mu sekarang, biasanya aku hanya bisa mendengarmu saat ada di telaga dewa"
*ini karena pelepasan segel yang sebelumnya, aky bisa berbicara denganmu melalui pikiran dan aku juga bisa menggantikanmu dalam pertempuran walaupun itu hanya 1 jam*
" apa maksudmu menggantikanku"
*kita bisa bertukar posisi ,anggap saja seperti kepribadian ganda*
"oh ok ok aku mengerti"
tanpa Rama sadari ayu sudah terbangun dari tidurnya, ia terlihat begitu senang Rama telah siuman, ia segera memeluk Rama yang membuat rama terkejut karena ayu memeluknya sambil menangis. Rama menggerakkan tangan kanannya untuk mengelus kepalanya ayu walaupun ditangan tersebut berisi selang infus dan selang transfusi darah. tangisannya ayu membuat maria terbangun seketika dari tidurnya karena ia mengira terjadi sesuatu kepada Rama, akhirnya ia pun ikut menangis bahagia karena Rama bisa segera tersadar.
*****
Disebuah Padang Savana yang luas terlihat Ary dan Yudha begitu menggila membasmi puluhan kobold, yang membuat Ryan beserta Adit hanya bisa menggelengkan kepala melihat tindakan mereka yang seperti melampiaskan kemarahannya.
"hey menyingkirlah " teriak Ryan yang sudah menarik busur panahnya dan melepaskan skill rain Arrow, yang menyebabkan ribuan panah yang terbuat dari mana berjatuhan layaknya air hujan yang menghujani para kobold, Adit yang melihat itu juga tidak tinggal diam ia mengangkat pedangnya seketika sebuah bola energy berkumpul di ujung pedangnya dan seketika sebuah tembakan energi yang begitu besar.
"cih skill kalian membuatku iri saja" gerutu Yudha yang melihat mereka membantai musuh hanya dengan sekali serang
" mau bagaimana lagi Yudha, kapten Adit adalah swordmage dan Ryan adalah seorang archer jelas mereka punya skill aoe sedangkan kamu hanya seorang spearman dan aku seorang guardian knight" jelas Adit
" setelah misi ini aku akan membeli beberapa gulungan skill yang memiliki skill aoe untuk spearman" ucap Yudha
"apa kamu masih punya uang, bukanya uangmu sudah kamu habiskan buat memesan tombak dari Ryo blacksmith" ucap Ary mendengar hal itu membuat Yudha terdiam
"tenang saja, aku yang akan membayarkan gulungan skill yang kamu inginkan" ucap Adit
"kapten memang yang terbaik" ucap Yudha dengan penuh semangat
__ADS_1
"hey kalian jangan ngobrol saja, cepat bantu aku. kita harus segera menyelesaikan portal ini dan ke rumah sakit" ucap Ryan kesal karena teman-temannya malah asik mengobrol, mendengar ucapan Ryan membuat mereka tersadar dan segera menyerang kobol yang tersisa.
******
kembali ke rumah sakit tempat Rama dirawat, terlihat Rama sedang menatap heran dengan naga kecil yang ada didepannya.
"apa yang terjadi dengan bentukmu dragzer?? tanya Rama sambil menatap dragzer dengan bentuk berbeda
"tuan ini adalah bentuk non combatku, saat naga mencapai rank lebih tinggi ia dapat memiliki 3 bentuk perubahan" sahut dragzer
"dragzer kenapa kamu bisa bicara? bukannya ketika menjadi undead kamu tidak bisa bicara dan kehilangan ingatanmu" ucap Rama kaget
"mungkin karena aku spesial hahahaha " ucapnya dengan bangga
"cih masih saja sombong,, jelaskan maksudnya dengan 3 bentuk yang kamu katakan tadi"
"bentuk pertama adalah bentuk non combat seperti yang tuan lihat, bentuk kedua adalah bentuk combat seperti waktu aku melawan tuan dan yang ketiga bentuk humanoid yang menyerupai manusia"
"baiklah aku mengerti penjelasanmu, kamu bisa kembali sekrang kedalam bayanganku nanti aku akan membawamu ke suatu tempat"
"apa setiap monster yang aku rubah menjadi undead bisa berubah menjadi bayangan bila seperti itu akan lebih bagus" gumam Rama
sesaat kemudian pintu kamarnya Rama terbuka, tampak ayu dan neneknya Maria datang sambil membawa beberapa bungkusan yang cukup besar.
"kalian pergi beli makan siang ato belanja bulanan" tanya Rama heran dengan barang bawaan mereka
"ini hanya beberapa cemilan dan makanan" ucap Maria dengan santainya sambil menaruh barang belanjaan di dalam kulkas.
"bagaimana keadaanmu sayang" ucap ayu yang kini sudah duduk disamping tempat tidur Rama
" sudah baikan, apa misimu yang di Ubud sudah selesai" ucap Rama
" mungkin mereka sudah menyelesaikannya" ucap ayu
"Rama bisa kamu ceritakan apa yang sebenarnya terjadi sampai kamu harus melawan naga itu, tadi kamu sudah berjanji menceritakannya' ucap Maria
__ADS_1
"itu benar sayang aku juga ingin tahu" ucap ayu penasaran juga
akhirnya Rama menjelaskan bahwa sebenarnya misinya adalah untuk menyelesaikan portal rank D yang muncul di atas patung Garuda Wisnu kencana dengan imbalan 100 juta namun saat itu dia sudah merasa aneh karena di kota Denpasar banyak ada Hunter yang mampu menyelesaikan portal rank D namun tidak ada yang mau menyelesaikannya.l itu membuatnya heran dan akhirnya seperti yang kalian dengar yang muncul Disana adalah monster naga level 500 yang merupakan rank SS. mendengar hal itu membuat Maria dan ayu marah karena asosiasi Hunter pasti memanfaatkan Rama yang bukan Hunter untuk melawan monster tersebut dengan imbalan yang cukup kecil.
" jadi apa yang akan kau lakukan Rama" tanya Maria sambil menahan amarahnya
"tentu saja aku akan meminta bayaran dan menuntut ganti rugi, atas kehilangan tanganku walaupun sebenarnya aku bisa memulihkan tanganku yang terpotong ini kapanpun aku mau" jawab Rama
"apa maksudmu sayang" tanya ayu heran
"itu benar Rama apa maksudmu dengan itu" tanya Maria heran
Rama mengubah Pandora ring miliknya menjadi twilight staff dan memberikannya kepadanya, Maria dan ayu yang diberikan twilight staff hanya bisa menatapnya dengan bingung
" kalian bisa lihat diskripsi dari item itu bukan" ucap Rama
Maria dan ayu segera terkaget dengan diskripsi twilight staff yang mampu menyembuhkan dan memulihkan luka seberat apapun hanya dengan bayaran mengorban 10% int yang dimiliki.
" aku bisa meminta bayaran dan ganti rugi yang cukup besar kepada mereka, setelah itu baru aku menyembuhkan diriku sendiri hahahaha" ucap Rama dengan bangga sambil tertawa jahat, melihat hal tersebut mereka hanya bisa menggelengkan kepalanya heran dan mereka ingin tahu apa yang sebenarnya Rama pikirkan.
"bila mereka tidak mau membayar apa yang akan kamu lakukan sayang?" ucap ayu
"aku hanya perlu menghancurkan gedung mereka dan menghukum mereka"
"nenek akan ikut membantumu Rama, nenek tidak Sudi cucu kesayangan nenek dimanfaatkan seperti itu"
"aku juga akan ikut sayang"
"kalian tenanglah, aku sendiri saja sudah cukup, kalian tinggal melihat dari kejauhan saja" ucap Rama sambil memanggil dragzer keluar dan memperlihatkan kepada mereka Undead barunya.
-----------
mode non tempur dari dragzer
__ADS_1