
perkataan terakhir Rama membuat mereka merasa bahagia karena mereka tidak harus melanggar sumpahnya dan bisa bersama orang yang disukainya. Rama menjelaskan pada mereka semua bahwa seminggu dari sekarang ia akan pergi ke tempat para deadly sins untuk mencari bantuan agar ia bisa menemukan cara mengenai masalahnya.
Maria langsung dengan tegas menolak hal tersebut karena kemungkinan hal itu berbahaya dan ia tidak mau kehilangan salah satu keluarganya lagi, namun Rama menjelaskan bahwa ia akan ditemani oleh Clare dan Irina. ia juga memberitahukan ia bisa memasuki pocket realmnya untuk menghindari musuhe yang membahayakan dirinya. setelah perdebat yang cukup panjang akhirnya Maria mengijinkannya namun dengan syarat sebelum kepergiannya Rama harus menyediakan waktunya untuk menghabiskan waktu bersama dia dan Ratna.
permintaan itu ia minta karena ia tidak tahu berapa lama Rama akan pergi guna menemukan solusi dalam masalah yang Rama hadapi. Rama segera menyetujui permintaan tersebut neneknya Maria, karena ia juga sudah terlalu lama tidak memiliki waktu untuk keluarganya.
Ditengah pembicaraan mengenai hal tersebut Adit menerima panggilan dari asosiasi tentara bayaran bahwa telah terjadi dungeon break di taman kota Singaraja dan mereka membutuhkan bantuan secepatnya sebab monster yang keluar dari portal adalah pasukan zombie yang dipimpin oleh lich yang mampu mensummon pasukan undead serta melakukan dark magic.
Adit segera mengatakan hal tersebut kepada anggotanya untuk bergegas ke lokasi karena jarak dari rumah sakit ke taman kota cuma 300 ratus meter ia takut pasukan zombie itu akan mengarah ke rumah sakit serta kerumah penduduk. Adit, Ryan yudha Ary dan ayu segera pergi meninggalkan kamar tempat Rama dirawat.
"apa kalian tidak akan membantu?" ucap Rama kepada Irina, Clare, Ratna beserta Maria yang masih menemaninya
"kami ingin menemani master" ucap Irina dan Clare bersamaan
"aku menghargai keinginan kalian tapi bisakah salah satu dari kalian pergi mebantu mereka"ucap Rama
"baik master saya yang akan pergi membantu mereka tapi boleh saya meminta satu permintaan kepada master setelah masalah ini selesai" ucap Clare mengajukan dirinya
"baiklah aku akan mengabulkan satu permintaan darimu dan aku akan memenuhinya, begitu juga denganmu Irina aku akan mengabulkan satu permintaan darimu karena pertolongan yang kamu berikan sebelumnya" sahut Rama
"terimakasih master" ucap mereka bersamaan, Clare segera bergegas pergi meninggalkan kamar tersebut sambil bersenandung ria
"aku yakin mereka bisa mengatasi hal tersebut serta dengan bantuan Clare masalah itu akan segera selesai. lagian aku ingin menemani adikku sebelum aku sama nenek kembali ke Jepang " ucap Ratna
"yang dikatakan Ratna benar, saat ini prioritas kami adalah kamu " ucap Maria
"heh kenapa Kakak dan nenek cepat sekali ingin balik kesana dan kapan kesananya?" ucap Rama
"apa kamu lupa bahwa kita juga mempunyai cabang guild Aquamarine di Jepang? 4 hari lagi itulah alasan lain kami memintamu menghabiskan waktu bersama kami" sahut Maria
"aku tidak peduli tentang guild itu, kalo begitu kenapa nenek tidak menghabiskan waktu bersama kakek saja? kasian kakek sudah lama nenek tinggal kejepang" goda Rama kepada neneknya
"cih padahal aku berniat mewariskan jabatan wakil ketua guild kepadamu. bandot tua itu paling sering bermain dengan gadis muda disini ketika aku tidak ada" ucap Maria ketus
"aku tidak berminat nek dan aku juga ingin membentuk guildku sendiri"
"baiklah bila itu keputusanmu nenek akan terima"
"makasi nek atas pengertiannya"
pada akhirnya Maria dan Ratna harus meninggalkan Rama bersama Irina karena jam besuk rumah sakit sudah habis. mereka percayakan tugas itu kepada Irina sambil ia menunggu ayu dan Clare datang menemani Rama.
__ADS_1
dilain tempat terjadinya portal break terlihat begitu banyak zombie berkeliaran serta skeleton soldier yang sedang bertarung dengan para Hunter dari asosiasi Hunter dan pasukan tentara bayaran. setiap para zombie dan skeleton soldier dihancurkan maka mereka akan dibangkit kembali oleh para lich, itu membuat mereka cukup kelelahan.
walaupun lich tergolong monster lemah karena hanya bisa memiliki max level 150 namun kemampuan mereka dalam mensummon skeleton soldier dan sihir debuff yang mampu melemahkan serta menyulitkan para Hunter.
setibanya party yang dipimpin Adit ke taman kota mereka langsung dihadapkan dengan para zombie, ary segera mengeluarkan Shield beserta pedangnya dan mulai berlari menarik agro para musuhnya yang diikuti kemudian oleh Yudha yang mengeluarkan Spears miliknya dan mulai membabat habis para zombie.
Ryan dan ayu segera menembak anak panah mereka kearah para monster untuk membantu Ary dan Yudha, sedangkan Adit ia mengeluarkan sihirnya sambil mengayunkan pedangnya. walaupun sudah banyak monster yang hancur dan mati namun mereka dibangkitkan lagi oleh para lich. seketika portal tempat keluarnya para lich mulai bergetar kembali sesosok kesatria dengan full plate armor berwarna biru navy dengan sebuah great sword di punggungnya.
kedatangan ksatria tersebut memberikan tekanan yang kuat bagi para Hunter, beberapa Hunter yang mempunyai skill identify segera menggunakannya untuk mengidentifikasi kesatria tersebut, namun mereka terkejut melihat race dan level kesatria tersebut yang muncul pada notifikasi sistem mereka.
[Name: ????
[ras : demon
[level : 300
mereka sudah cukup kewalahan menghadapi 3 lich yang berlevel 75 dengan pasukan Undeadnya namun kini monster berlevel 300 malah muncul sebagai boss-nya. kebanyakan Hunter yang menangani portal break saat ini adalah Hunter rank B kebawah dengan rata-rata level dibawah 200.
kesatria itu lantas melambaikan tangannya seketika lich, pasukan zombie dan skeleton soldier diliputi aura berwarna hitam, setelah aura hitam itu menghilang kekuatan dari para monster itu meningkat dan level para lich itu pun meningkat .
para Hunter cukup terkejut dengan apa yang dilakukan kesatria itu, ini akan menjadi pengalaman yang cukup menyulitkan bagi mereka semua. Adit segera memerintahkan teman-temannya untuk memfokuskan serangan mereka pada para lich, ayu lantas memanggil lich, skull knight dan dullahan yang berada pada dimensional ring miliknya.
kemuncul ketiga Undead itu cukup mengejutkan para Hunter karena mereka hanya mengetahui bahwa pemilik skill raise of Undead hanya Rama dari keluarga Wijaya, yang baru-baru ini viral karena kenekatannya menyerang markas asosiasi Hunter Denpasar.
"apa yang terjadi kenapa dia hanya diam saja dari tadi" ucap salah satu huntermemecahkan keheningan
" sial apa dia meremehkan kita" ucap Hunter yang lainnya
namun secara tiba-tiba seluruh tubuh kesatria itu diselimuti sebuah cahaya berwarna kuning keemasan sesaat kemudian tubuh ksatria itu mulai hancur dan berubah menjadi sekumpul debu, yang hanya menyisakan sebuah great sword diatasnya. kejadian cukup mengejutkan mereka karena monster yang berlevel 350 hancur seketika namun keterkejutan Mereka berubah menjadi kerakusan saat melihat greatsword yang tertinggal dari ksatria tersebut. mereka belomba untuk mendapatkan great sword itu namun sebuah tawa dan aura intimidasi menghentikan mereka.
"hahaha kalian sungguh lucu dan memalukan, kalian tidak mengalahkannya namun ingin mengambil senjata yang ditinggalkannya" ucap seorang wanita yang duduk diatas Billboard's dekat tumpukan debu dari kesatria tersebut sambil mengeluarkan aura yang mengintimidasi mereka semua.
para Hunter yang tadinya berlomba untuk mendapatkan great sword itu segera berhenti dan menoleh kearah wanita yang duduk diatas Billboard's tersebut, aura yang dikeluarkannya cukup menakutkan dan para Hunter itu terkejut ketika mengetahui bahwa wanita itu berlevel 600 dan memiliki ras fallen angel. mereka sudah bersiap untuk bertarung walaupun sudah mengetahui hasilnya bila mereka akan mati bila berhadapan dengannya.
namun hal yang tidak pernah terduga terjadi, wanita itu turun dari atas Billboard dan mengambil pedang tersebut serta memberikannya pada seorang Hunter pria, kejadian itu cukup menghebohkan bagi mereka
"ini untukmu Ary gunakan dengan baik" ucap wanita itu sambil memberikan great sword tersebut
"terima kasih Clare tapi kenapa kamu bisa ada disini? bukannya kamu tadi bersama rama " ucap Ary heran yang melihat Clare berada disana dan menghancurkan monster itu dengan cepatnya
"itu adalah tugas dari master untuk mengawasi kalian semua, sebenarnya aku tidak ingin membantu namun kalian terlalu lama itu membuatku bosan"
__ADS_1
"maaf bila seperti itu,sampaikan terimakasih kami pada Rama"sahut Adit yang mewakili partynya
"ayu mari kembali kerumah sakit jangan biarkan kak Irina mengambil kesempatan saat kita tidak ada Disana" ucap Clare sambil menarik ayu yang masih diam dari tadi,
seketika Clare dan ayu menghilang dari tempat tersebut menggunakan sebuah skill teleportasi dari Clare. menghilangnya Clare dari sana membuat beberapa Hunter perwakilan dari berbagai guild, asosiasi Hunter dan tentara bayaran mendekati party milik Adit dan menanyakan siapa sebenarnya wanita itu kenapa mereka terlihat begitu dekat dan mau memberikan greatsword itu kepada Ary. Adit lantas menjelaskan bahwa wanita tersebut merupakan salah satu bawahan milik Rama.
mendengar penjelasan tersebut membuat mereka cukup terkejut, apalagi bagi perwakilan dari asosiasi Hunter dan tentara bayaran. mereka begitu terkejut dan menyesal bahwa Rama yang dulunya mereka usir dan tidak hargai, kini malah berhasil menjadikan seorang fallen angel berlevel 600 menjadi bawahannya. mereka tidak bisa membayangkan berapa kuat Rama saat ini.
andai kedua ketua tidak terlalu mengutamakan aturan yang ditetapkan mungkin sekarang Rama sudah menjadi salah satu Hunter yang cukup kuat dan berpengaruh pada organisasi mereka. para perwakilan dari asosiasi Hunter dan tentara bayaran yang ikut dalam menangani portal break kali ini akan segera mengabari ketua organisasi mereka yang baru guna merekrut Rama kepihak mereka.
ayu dan Clare yang menggunakan sihir teleportasi akhirnya sampai didepan kamar tempat Rama dirawat namun ketika mereka hendak memasuki kamar mereka mengurungkan niatannya karena mereka mendengar percakapan antara Rama dan Irina.
"master kenapa kau tidak mengajak ayu untuk ikut pergi ketempat pride dan ryuta?" ucap Irina
"aku hanya ingin dia berada ditempat yang aman saja karena aku tahu perjalanan ini pasti berbahaya dalam situasi seperti ini." ucap rama
"maksudnya master tempat yang aman dan perjalanan yang berbahaya?"
"aku yakin kamu pasti mengerti maksudku, hilangnya tiga virtues pasti membuat anggota yang tersisa dari mereka akan bergerak dan mengarahkan taring mereka kearah kami para sins, aku hanya tidak ingin ia mengalami hal sulit dan jujur aku juga tidak ingin dirimu dan Clare mengalami hal tersebut. berjanjilah bila terjadi hal yang membahayakan kamu harus kabur bersama Clare dan lindungi ayu beserta keluargaku"
" tapi master, tugas kami adalah melindungimu"
"tapi menuruti perintah dariku adalah hal mutlak dan untuk permintaan yang akan kamu ajukan bersama Clare tolong dipikirkan baik-baik dulu. apa kamu mengerti?"
"baik master"
"apa kalian tidak ingin masuk kedalam dan hanya akan menunggu diluar saja" ucap Rama
mendengar ucapan tersebut ayu dan Clare segera bergegas memasuki ruangan itu, mereka tampak malu karena telah menguping pembicaraan Rama dan Irina.
"apa kalian mendengar semuanya" ucap rama
"iya" sahut mereka bersamaan
"jadi sayang apa kamu sudah mengerti kan kenapa aku tidak mengajakmu dan kamu Clare apa sudah paham dengan hal tersebut"
"saya mengerti master" sahut clare
" tapi sayang...." ucap ayu namun segera dipotong oleh rama
"ini demi kebaikanmu,jadi mengertilah"
__ADS_1
"baik sayang"
pada akhirnya Irina dan Clare memasuki pocket realm untuk membantu dragzer sementara dan memberi tahukan rencana masternya mengenai ia akan menemui para sins yang tersisa. sedangkan Rama akan ditemani oleh ayu.