System Leveling

System Leveling
chapter 57


__ADS_3

Erny yang sudah selesai mencatat pesanannya Argus, langsung pergi meninggalkan meja tersebut. beberapa menit kemudian datang seorang wanita dengan rambut pendek sebahu memakai celana jeans dan baju kaos menghampiri Argus yang duduk Disana.


"sudah lama bli" ucap wanita tersebut


"baru saja, kamu mau pesan apa nov? soalnya bli tadi sudah pesan duluan" ucap Argus


"aku minta punya bli saja, bli pesan pizza seperti biasanya kan?" tanya Novi


"yups seperti biasa, kamu sudah siap-siap pulang ke Bali?"


"udah bli, kalo bli kapan jadi pulang ke bali?"


"belum tahu, masih nyaman disini"


"cih, bilang saja belum mau pulang karena masalah dengan mantan istrinya. bagaimana kabar anak-anak"


"gak tahu"


"kok bisa memang gak pernah WhatsApp atau vidcall"


"pernah tapi gak direspon, dulu ketika dibali aku WhatsApp dan vidcall tidak dibalas dengan alasan aku tidak kerja diluar negeri dan masih berada dibali namun sekarang aku sudah kerja diluar responnya malah seperti ini"


"sabar bli namanya saja cobaan, suatu saat nanti anak-anak juga ingat sama bli"


saat mereka sedang asik mengobrol Argus mendapatkan sebuah telp dari Yudha yang menanyakan kapan ia akan kembali ke bali karena Rama dan ary menayangkan kepulangannya serta mereka ingin mengajak Argus untuk masuk kedalam guild yang akan mereka bentuk. argus yang mendengar perkataan Yudha hanya bisa tersenyum dan dia mengatakan bahwa ia harus menyelesaikan pekerjaannya di male, karena ia masih memiliki kontrak kerja dengan sebuah guild tentara bayaran dan ia juga masih memiliki kontrak kerja di space supermarket.

__ADS_1


setelah mengakhiri panggilan telp dari Yudha, Argus melanjutkan percakapannya dengan Novi dan menceritakan bahwa ia diajak untuk membuat sebuah guild oleh teman-temannya. Novi menyarankan Argus untuk mempertimbangkan ajakan tersebut serta ia akan selalu mendukung semua keputusan yang Argus buat kedepannya.


saat mereka telah sedang menikmati makan siangnya, Argus kembali mendapatkan panggilan yang menyatakan bahwa di wilayah iramaa magu terjadi portal break dan ia diminta untuk segera datang membantu Disana. argus dan Novi bergegas menghabiskan pizza nya, mereka lantas segera berlari menuju tempat tersebut untungnya tempat terjadinya portal break tidak terlalu jauh dari lokasi mereka makan siang dan memang pulau tempat mereka berada sangat kecil.


Dilain tempat Rama yang pingsan ditengah jalan karena sehabis pertempurannya melawan xenovia dan kaito kini telah dilarikan ke rumah sakit dan sedang mendapat penanganan medis, perawat dan dokter yang melihat Rama kembali dirawat Disana dengan kondisi yang tak sadarkan diri hanya bisa menggelengkan kepala mereka, karena tidak habis pikir belum sebulan ia pulang dari rumah sakit kini ia kembali harus menjalani perawatan namun kondisinya saat ini begitu kritis karena detak jantungnya semakin melemah.


dokter yang menangani Rama lantas menghubungi Maria untuk mengabarkan bahwa cucunya saat ini kembali harus dirawat karena tidak sadarkan diri sehabis pertempuran. Maria yang mendapat kabar bahwa Rama kembali masuk rumah sakit hanya bisa berdecak kesal. Maria lantas bersiap-siap untuk pergi kerumah sakit lagi, saat melewati ruang tamu ia melihat Ratna yang sedang asik menonton TV. ia lantas mengajak Ratna untuk ikut pergi kerumah sakit


"siapa yang sakit nek" ucap Ratna


"siapa lagi kalo bukan adik tercinta mu Rama" sahut Maria


"heh serius nek?? doyan sekali dia masuk rumah sakit apa dia lagi ngidam. soalnya tadi waktu aku dari rumahnya ia masih sehat dan bisa pergi joging ke hutan"


"serius ratna, mana mungkin ada orang ngidam suka masuk rumah sakit kamu aneh-aneh sekali. dokter bilang dia masih tidak sadarkan diri dan masih kritis"


Maria hanya tersenyum kecut dan menggelengkan kepalanya mendengar perkataan Ratna namun ia tidak memungkiri kenyataan kalau orang ngidam memang aneh-aneh, mereka lantas bergegas menuju ke rumah sakit tempat Rama dirawat.


sesampainya di rumah sakit mereka begitu terkejut melihat situasi Rama saat ini ,karena ia harus dibantu dengan alat bantu pernapasan dan belum sadarkan diri juga. Ratna lantas menghubungi ayu untuk menginformasikan situasi Rama saat ini.


ayu bersama partynya yang telah menyelesaikan portal yang muncul di perumahan, bergegas menuju kerumah milik rama. namun Disana mereka hanya menemukan Clare dan Irina yang sedang makan siang. ayu lantas menanyakan keberadaan Rama karena ia tidak menemukan Rama Disana. Clare menjelaskan setelah ia datang membawa makanan Rama mengatakan akan pergi ke guild Aquamarine.


Yudha mulai menghubungi Argus sesuai permintaan Ary dan yang lainnya, untuk mengajak Argus masuk ke guild yang akan mereka buat kedepannya. namun Argus masih harus menyelesaikan semua kontrak kerja miliknya Disana, Yudha memberi tahu bahwa mereka menunggu kedatangan Argus pulang ke Bali.


saat mereka asik mengobrol mengenai rencana pembuatan guild, ayu mendapatkan kabar dari Ratna bahwa Rama sedang dalam kondisi kritis karena ia ditemukan tidak sadarkan diri sehabis pertempuran. ayu yang mendengar hal itu menjadi syok karena lagi-lagi Rama harus dirawat dirumah sakit dan sedang kritis.

__ADS_1


Clare yang melihat ayu tiba-tiba menangis mendekatinya dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. ayu lantas menjelaskan bahwa Rama dalam kondisi kritis karena sehabis dalam pertempuran. mendengar hal itu membuat mereka segera bergegas menuju kerumah sakit untuk menjenguk Rama.


selamg beberapa menit mereka akhirnya sampai dirumah sakit, merek melihat Maria dan Ratna sedang menunggu Rama namun sesaat mereka memasuki ruangan Clare dan Irina terkejut karena merasakan aura energi yang keluar dari tubuhnya Rama. Maria yang menyadari keterkejutan mereka merasa heran.


" Clare Irina kenapa kalian begitu terkejut? apa kalian tahu apa yang sebenarnya terjadi pada cucuku rama?" ucap Maria


" saya juga bingung nek, kenapa dari tubuh master bisa keluar energi yang berbahaya seperti itu" ucap Clare


"apa maksudmu dengan energy berbahaya Clare" ucap Ratna


"dari tubuh master kini terpancar aura energi dari temperance, kidness, wrath dan gluttony" ucap Clare gemetaran


"seharusnya energi itu tidak berada dalam satu tubuh, bila kekuatan itu berada dalam satu tubuh itu akan menyebabkan kematian pada pemiliknya karena skill virtues dan deadly sin selalu bertentangan" ucap irina melanjutkan perkataan Clare


"apa kalian memiliki cara untuk menangani hal tersebut" ucap ayu penuh harap pada mereka


"kami tidak tahu sama sekali" ucap Clare sambil menggelengkan kepalanya


mendengar ucapan Clare membuat ayu Maria dan ratna begitu sedih dan bingung tentang apa yang harus merekareka lakukan . sedangkan Adit Ryan yudha dan Ary tidak mengerti dengan apa yang para wanita itu bicarakan.


"Clare Irina bagaimana dengan ryuta yang mengaku kakak Rama apa dia bisa membantu Rama " ucap Ratna yang tiba-tiba teringat dengan ryuta.


"itu benar mungkin mereka tahu cara mengatasinya, kalau begitu aku akan pergi mencari mereka di markasnya semoga mereka masih ada disana" ucap irina


"aku ikut juga Irina" ucap Clare

__ADS_1


"kau diam disini dan lindungi master dengan taruhan nyawamu" ucap irina sesaat kemudian Irina membuka sebuah portal dimensi dan ia lantas memasukinya sesaat kemudian portal itu tertutup kembali dan menghilang


setelah kepergian Irina, Adit menanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada Rama karena dari tadi mereka tidak mengerti tentang situasi saat ini. Clare mulai menjelaskan pada mereka bahwa Rama merupakan pemilik skill gluttony sin dari seven deadly sin generasi saat ini. pemilik skill seven deadly sins memiliki takdir untuk bertarung sampai mati dengan pemilik skill seven virtues. namun saat ini didalam tubuhnya Rama terdapat 4 dari skill seven deadly sins dan seven virtues yang seharusnya tidak boleh berada dalam satu tubuh karena sifat mereka yang selalu bertentangan.


__ADS_2