System Leveling

System Leveling
paradox


__ADS_3

pada telaga dewa milik Rama tampak yuuto sedang duduk dikursi singgasananya yang terbuat dari beberapa tulang belulang, sekujur tubuhnya yang terikat rantai dan tertusuk pedang membuatnya hanya bisa melihat apa yang dilakukan Rama dari gambaran yang tampak pada langit telaga dewanya. beberapa waktu sebelumnya berbagai tulang belulang mulai muncul kembali pada telaga dewanya yang menandakan bahwa skill soul collector miliknya sudah mulai mengumpul jiwa-jiwa.


yuuto hanya bisa tersenyum masam melihat tulang belulang tersebut karena kebanyakan berasal dari hewan dan sisinya dari manusia. namun ada hal aneh yang dirasakan olehnya yang berasal dari dasar telaga dewa tersebut. sesaat kemudian muncul sebuah bola cahaya seukuran bola basket dari kedalaman telaga dewanya Rama yang membuat ia terkejut karena perasan menindas keluar dari bola cahaya tersebut.


sesaat kemudian bola cahaya itu mulai membentuk seorang manusia lebih tepatnya laki-laki yang memiliki rambut berwarna putih silver sepanjang pinggang. pakaiannya yang digunakan tampak familiar dengan sebuah simbol pedang pada dadanya. pria tersebut hanya tersenyum melihat kondisi Yuto saat itu.


*siapa kau? kenapa kau bisa berada disini* ucap Yuto walaupun saat ini ia masih tersegel namun ia masih bisa berkomunikasi


"pertanyaan yang bagus, kenapa aku bisa disini karena akulah yang membawamu pada tubuh manusia ini" sahut pria tersebut


*apa maksudmu dengan bicara seperti itu*


"gluttony dari deadly sins atau kau lebih menyukai panggilan Yuto atau haruskah aku memanggilmu paradox saat ini"


*jangan seenaknya mengganti nama ku*


"aku memanggilmu paradox bukan tanpa alasan, saat kegelapan menjadi cahaya dan juga sebaliknya maka itu dinamakan paradox. sama seperti dirimu yang seharusnya sinner namun memiliki kekuatan virtues"


*siapa kau sebenarnya kenapa kau bisa tahu tentang itu*


"aku adalah dulio the creator, akulah yang membawamu kedalam tubuh manusia ini dan yang membantumu dalam mengatasi segelmu sehingga kau masih mampu berkomunikasi dengan pemilik tubuh ini dan mengetahui cara melepas segelmu. walaupun seharusnya kau tidak bisa melakukan apapun saat dirimu tersegel dan sepertinya kau saat menyukai kondisi itu"


*dulio dari pihak surga? apa maksudmu aku menyukai kondisi seperti ini? apa kau tidak melihat bagaimana sakitnya seluruh tubuhmu tertusuk pedang dan terikat rantai ini*


"iya aku dulio creator, bukannya kamu sudah terlepas dari kondisi ini sebelumnya kenapa kau malah kembali lagi seperti ini. bukannya itu berarti kamu menyukainya"


*mana mungkin aku menyukainya bodoh,aku seperti ini agar pemilik tubuh ini tidak mati karena kecerobohanku menggabungkan deadly sins dan virtues *


"seharusnya kau tidak perlu melakukan hal tersebut karena aku bisa membuat tubuhnya menahan kekuatan Itu, namun karena kamu telah melakukan hal ini jadi aku membiarkannya saja"


*jadi selama ini kamu menonton hal tersebut*


"tentu saja, waktu itu aku terlambat mengambil keputusan karena aku masih memikirkan apa gunanya aku membantu kalian namun saat ini aku terpaksa harus membantu kalian"


*apa maksudmu dengan membantu kami? bila seperti itu pasti kau meminta imbalannya*


"kau cukup cakap juga, aku akan membantu kalian membuat tubuh manusia ini menahan kekuatan milikmu namun dengan syarat kau harus mengalah Vidar the destruction"


*Vidar? mana mungkin kami bisa mengalahkannya? kekuatannya sudah menyamai para dewa walaupun kami bertujuh mengeroyoknya itu belum tentu menang & hanya kau yang bisa mengimbanginya*

__ADS_1


"kamu tenang saja, aku akan memberikan kekuatan milikku untuk membantu kalian, namun keputusan tetap berada pada kalian. apakah menerima atau menolak? dan satu hal yang pasti dia sudah mulai bergerak. aku akan menunggu jawaban kalian"


sesaat kemudian dulio berubah kembali menjadi sebuah bola cahaya dan masuk kedalam telaga dewa kembali,hal tersebut membuat yuto bertanya-tanya kenapa dulio yang memiliki kekuatan menyamai dewa bisa berada pada tubuhnya Rama. ia harus cepat memikirkan hal tersebut karena sesuai dengan ingatannya terdahulu Vidar adalah sosok yang selalu membawa kehancuran dimanapun ia berada.


pada saat semua keluarga Wijaya sedang terlelap tidur,sebuah suara alarm membangunkan mereka. suara tersebut menandakan adanya portal break yang muncul dekat rumah mereka. semua laki-laki kecuali Rama segera bergegas menuju keluar rumah, terlihat langit sedikit berwarna merah yang karena ada beberapa tempat yang mulai terbakar. mereka segera bergegas menuju lokasi tersebut saat mereka sampai Disana tampak beberapa kadal firegolem yang mengamuk, setiap pukulannya bahkan membuat targetnya terbakar.


Sugiono segera menyuruh anak-anak dan cucunya untuk bersiap-siap melawan firegolem namun ia kaget saat tidak menemukan Rama bersamanya. ia merasa heran kenapa cucunya itu tidak ikut bergabung bersama mereka, sedangkan pada salah satu kamar dikediaman Wijaya Rama masih nyenyak dengan tidurnya.


Sugiono lantas memimpin penyerangan para firegolem tersebut, ia mengeluarkan sebuah great sword dari cincin penyimpanan miliknya


trang, Trang Trang Trang suara benturan great sword itu dengan tangan Golem tersebut, ia merasa heran kenapa Golem itu begitu kuat dan tidak hancur padahal perbedaan level mereka begitu jauh, karena memikirkan hal tersebut dan tidak berkonsentrasi Sugiono menerima sebuah pukulan tepat pada perutnya. pukulan tersebut menghanguskan baju miliknya dan ada tampak luka bakar diperutnya.


Sugiono lantas melapisi great sword miliknya dengan mana dan mulai menyerang lagi, serangan yang dilancarkan kali ini membuahkan hasil tangan Golem itu mulai mengalami keretakan dan hancur. ia lantas mulai mengarahkan serangannya pada kepala Golem tersebut, setelah kepalanya terpotong Golem itu masih bisa bertahan dan melakukan serangan kembali yang mengagetkan Sugiono.


"bagaimana ini bisa terjadi, seharusnya Golem itu sudah hancur karena kehilangan kepalanya" ucap Sugiono tidak percaya


ia makin dikagetkan dengan dari kepala Golem itu mulai muncul Golem lainnya namun itu berbentuk lebih kecil.ia lantas melihat sekeliling untuk memperhatikan Hunter yang tadi ikut menangani portal break dan ia menemukan beberapa sudah ada yang terluka. serta jumlah fireGolem yang tadinya hanya berjumlah 20an kini menjadi 100.


sesaat kemudian sebuah petir menyambar pada suatu tempat dan seketika beberapa firegolem mulai menghilang. Sugiono lantas melihat bahwa serangan itu dilancarkan oleh Maria.


"apa kau tidak bisa menangani ini lebih cepat?" ucap Maria


"apa kau tidak bisa merasakan bahwa mereka itu adalah makhluk summon? bila kau membunuh summonernya mereka akan menghilang" sahut Maria


setelah mendengar ucapan tersebut lantas ia melihat kesekeliling dan menemukan beberapa makhluk berjubah serta membawa sebuah tongkat sihir. ia lantas bergerak kelokasi tersebut dan mulai menyerang summoner itu. saat ia menebaskan pedangnya summoner itu langsung hancur namun yang mengagetkannya adalah sebuah tengkorak yang menjadi summoner tersebut. ia lantas bergegas menyerang kembali beberapa summoner itu dan menemukan hal yang sama kembali. ia merasa heran kenapa bisa seorang tengkorak melakukan summoner monster yang kuat seperti itu.


saat tersisa 2 summoner lagi,mereka mengeluarkan sebuah sihir yang lantas membuat mereka dan para fire Golem itu bergabung menjadi satu. kini tampak fire Golem berukuran tinggi 10 meter dengan simbol tengkorak para bagian dadanya. Sugiono lantas mencoba melompat dan menyerang golem itu namun ia terhempas oleh pukulan Golem tersebut. walaupun Golem itu memiliki ukuran yang cukup besar namun kecepatan tergolong cepat.


Maria lantas mulai menghujani Golem tersebut dengan berbagai berbagai sihir namun serangan sihir tersebut tidak berefek sama sekali, ia lantas menyuruh ketiga putranya untuk mengalihkan perhatian monster tersebut agar ia bisa mengeluarkan sihir sekala besar namun belum sempat mereka bergerak memulai serangan sebuah tangan hitam muncul menembus dada Golem itu dari belakang. tampak dua mata merah bersinar dari belakang Golem tersebut namun setelah Golem itu menghilang kini tampak seekor naga hitam yang memiliki corak berwarna emas berdiri Disana, ditangannya tampak core dari fire Golem raksasa tersebut


beberapa Hunter mulai mundur kebelakang tanpa sadar karena ketakutan mereka akan naga itu, tatapan naga itu akhirnya bertemu dengan Maria yang sudah tidak asing baginya. Maria tersenyum melihat naga tersebut, sesaat kemudian naga berubah menjadi bayangan dan menghilang pada kegelapan malam.


dengan hancurnya fire Golem raksasa tersebut portal break itupun berakhir, Sugiono yang sempat memperhatikan pandangan naga tersebut pada Maria. merasa heran kenapa naga itu menatap istrinya dan naga tersebut tampak familiar. akhirnya ia lantas mengajak istri,anak dan cucunya kembali kerumahnya. saat mereka tiba mereka disambut oleh Lucy Erlina dan Ratna. mereka sudah menyiapkan beberapa potion penyembuh untuk Sugiono dan yang lainnya.


"sayang ada hal yang ingin aku tanyakan" ucap Sugiono


"iya, silakan" jawab Maria santai


"kenapa naga yang muncul tadi menatapmu sebelum ia pergi"

__ADS_1


"apa kamu cemburu karena itu"


"bukan seperti itu, aku hanya penasaran saja"


"naga itu adalah dragzer salah satu bawahan milik Rama, tentu saja aku mengenalnya"


"heh" semua yang disana kecuali ratna terkejut mendengar hal tersebut


"ibu jangan bercanda, mana mungkin naga itu bawahannya Rama" ucap Jordy


"kalau kau tidak percaya tanyakan saja pada Ratna"


"apa yang dikatakan nenek itu benar Ratna" Tanyaa Benny


"benar paman, selain naga tersebut ia masih memiliki seekor qilin dan skleton dragon yang sempat dibawanya untuk mengancam kalian saat ulang tahun nenek"ucap Ratna


"dia sudah jauh berkembang meninggalkan kita, level berapa dia saat ini" tanya Jhonny


"masih tetap seperti dulu yaitu level 1" sahut Ratna


"apa kalian tidak merasa aneh dengan hal tersebut" tanya Lucy


"maksud kakak gimana" ucap Erlina


"dia masih level 1saja sudah memiliki kekuatan Sebesar itu, aku tidak mampu membayangkan bila ia mampu menaikan levelnya" ucap Lucy


"aku juga pernah membayangkan seperti itu bibi namun ia tidak akan bisa menaikan levelnya karena kekuatan yang ia dapatkan sejak tragedy kemunculan portal pertama kali" ucap Ratna menjelaskan


"memangnya kekuatan apa yang dia dapatkan" ucap Erlina penasaran


"kekuatan untuk melahap jiwa dari makhluk hidup yang telah ia bunuh, semakin banyak ia membunuh maka semakin kuat dirinya namun itu memiliki efek samping ia tidak akan pernah bisa menaikan levelnya"


"kenapa kau tidak memberitahu kami mengenai hal tersebut dari dulu Ratna, bila aku tahu itu karena kekuatan miliknya aku tidak akan pernah mengusirnya dan akan membantunya untuk menjadi lebih kuat dengan mengirim dia pada portal yang berada di wilayah guild Aquamarine"


"kami juga baru tahu beberapa saat lalu dan bila kau tidak mengusirnya maka ia tidak akan mendapatkan kekuatanya saat ini serta bukannya dirimu juga telah memberikan ia skill raise of Undead" ucap Maria


"itu hanya sebuah skill class f dan aku masih merasa tidak enak melakukan itu"


"walaupun itu hanya rank f namun itu sangat berguna untuknya jadi jangan merasa bersalah dan mari kembali beristirahat"

__ADS_1


pada akhirnya mereka melanjutkan istirahatnya dan pada esok harinya saat sarapan, Sugiono, Jordy,Benny, Jhonny Denis dan Dimas meminta maaf karena mereka telah bertindak kasar selama ini dan sampai mengusirnya dari rumah tersebut. Rama hanya melambaikan tangannya dan mengatakan itu adalah masa lalu jadi tidak perlu lagi mengingatnya. Sugiono menyarankan Rama untuk tinggal Kemabli bersama-sama namun hal tersebut ditolak oleh Rama dengan alasan ia sudah membeli sebuah rumah dan sekrang ia tinggal bersama calon istrinya. Erlina lantas meminta Rama untuk membawa calon istrinya untuk makan malam nanti malam dan Rama mengiyakan hal tersebut.


__ADS_2