System Leveling

System Leveling
chapter 39 hanya penonton part 2


__ADS_3

Rama akhirnya keluar dari toko gelato dan ia segera masuk kembali ke Indomaret untuk membeli beberapa Snack, ia segera menuju kearah portal break sambil menikmati makanannya. diperjalanan terlihat polisi dan TNI yang memperhatikan kedatangan Rama namun mereka tidak berani melarangnya karena mereka merasa aura yang menakutkan keluar dari tubuhnya.


"hey kalian cepat selesaikan, kita masih banyak kerjaan" teriak Rama kearah para Hunter yang sedang bertarung melawan monster, para Hunter yang mendengar teriakan Rama merasa heran karena Rama tidak ikut membantu sedangkan teman-temannya yang mendengar teriakannya menatap Rama dengan perasan kesal karena Rama serius tidak mau membantu sama sekali dan malah asik menikmati snacknya.


"Rama bila kamu ingin cepat segera bantu kami" ucap yudha


"itu benar Rama" teriak ary


"maaf hari ini aku hanya akan menjadi penonton saja"


"cih aku kira tadi dia hanya bercanda tapi ternyata dia serius hanya datang untuk menonton" ucap ryan


"maaf dia sedang badmood" sahut ayu


"biarkan saja, dia ingin melihat apakah asosiasi dan tentara bayaran yang meragukannya bisa mengatasi Masalah ini atau tidak" ucap Adit menjelaskan namun dalam hatinya sebenarnya ia juga jengkel melihat Rama seperti ini.

__ADS_1


para monster terus bermunculan dari portal sedangkan para Hunter tampak mulai kelelahan secara pisik dan mental karena terlalu lamA bertarung melawan banyak monster, Beberapa hunter mulai menghubungi guild masing-masing, ada yang menghubungi asosiasi Hunter untuk meminta bantuan karena monster yang keluar semakin banyak. party milik Adit semakin kewalahan menghadapi serbuan monster namun secara tiba-tiba orphon keluar dari bayangan ayu tanpa perintah dari ayu dan ia mulai menyerang para Giant rats dan wild wolf dengan semburan fire ball miliknya. ukuran tubuh milik orphon juga semakin besar berbeda dari biasanya yang hanya setinggi 2 meter namun kini qilin itu muncul dengan tinggi 5 meter. mereka segera menoleh kearah Rama ingin meminta penjelasan karena penampilan orphon yang sedikit berbeda dari biasanya, namun Rama hanya mengacungkan jempolnya saja.


20 menit telah berlangsung dari insiden portal break namun bantuan dari asosiasi Hunter tidak kunjung datang, ini menyebabkan para Hunter mulai kewalahan dan party yang dipimpin adit juga mulai tampak kelelahan karena mereka baru saja melakukan pertarungan di dalam portal.melihat hal itu membuat Rama menjadi kesal mau tidak mau dia harus turun tangan padahal dia hanya mau menonton saja.


Rama segera mengubah Pandora ring miliknya menjadi sebuah busur panah, ia segera menarik busurnya dan mengarahkannya ke arah langit. ia lantas mengucapkan " judgment arrow" seketika sebuah lingkaran sihir dengan diameter 100 meter muncul diatas tanah dan di langit. dari lingkaran sihir diatas tanah mulai muncul rantai sihir berwarna hitam yang memiliki ujung tampak seperti kepala ular yang mulai mengigit dan mengikat para monster


"semuanya mundur" teriak ayu memberikan peringatan kepada para Hunter dan ia pun sudah mulai berlari menjauh karena ia menyadari skill ini sangat menakutkan. melihat ayu yang sudah berlari terlebih dahulu teman-temannya dan para Hunter yang lain terpaksa mengikutinya walaupun tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.


seketika ribuan anak panah yang yang terbuat dari mana mulai jatuh dari atas langit dan menghujani para monster yang sudah terikat oleh rantai sihir. saat anak panah Tersebut mengenai tubuh para monster, anak panah itu mulai meledak. terjadi begitu banyak ledakan akibat ribuan anak panah yang turun dari langit. setelah ledakan menghilang tidak tampak monster yang selamat serta portal pun telah menghilang kini hanya terlihat crystal sihir yang berserakan ditanah. para Hunter yang berada disekitar sana begitu terkejut karena ledakan beruntun yang terjadi. mereka berpikir siapa yang melepaskan skill yang mengerikan seperti ini bila mereka tidak diperingatkan untuk mundur mereka sudah pasti ikut menjadi korban, namun pada akhirnya mereka menyadari siapa yang melepaskan skill itu karena melihat Rama yang memegang sebuah busur sambil tertawa


"palamu seni adalah ledakan" ucap Yudha sambil memukul kepala Rama dengan tongkatnya, Rama yang menerima pukulan dari Yudha hanya bisa cengengesan saja


"bila ayu tidak menyuruh kami mundur sudah pasti kami jadi korban Disana" ucap Ary kesal "tapi terimakasih atas bantuannya" lanjutnya


"maaf aku hanya kesal saja menunggu kalian terlalu lama menyelesaikannya" ucap Rama

__ADS_1


"kalau kelamaan kenapa tidak membantu dari awal" ucap Ryan


" sebenarnya aku hanya ingin menonton saja tapi melihat kalian kesusahan serta asosiasi Hunter dan tentara bayaran tidak kunjung membantu itu membuatku muak jadi aku turun tangan saja"


"apa kamu tidak ingin mengambil crystal sihir dari para monster itu" ucap Adit sambil menunjuk kearah crystal sihir yang berserakan


" biarkan saja para polisi TNI dan Hunter yang lain mengambilnya, aku lagi gak mood, kapten tolong informasikan pada mereka mengenai hal tersebut"


" baik Rama " ucap Adit, ia bersama anggota party yang lain kecuali ayu lantas berlari menuju para Hunter yang memandang mereka dari tadi untuk menginformasikan hal tersebut.


"sayang mari kita pulang aku ingin istirahat" ucap Rama kepada ayu


"baik, tapi kita ke penginapan blue rose apa kerumah Lovina"


"kita ke penginapan saja dlu besok kita baru pindahan ke rumah" ucap Rama sambil menggandeng tangan ayu dan berjalan ke arah penginapan blue rose.

__ADS_1


__ADS_2