System Leveling

System Leveling
pembagian


__ADS_3

dragzer menanyakan alasan kenapa mereka datang ke pocket realm namun Irina dan Clare hanya menjelaskan mereka datang kesini hanya untuk menenangkan dirinya dan menemukan apa yang mereka akan minta kepada master Rama serta mereka memberikan informasi mengenai jadwal pertemuan antara Rama dengan para sins yang lainnya.


namun saat mereka sedang asik mengobrol sebuah hawa panas menghampiri mereka, ketika mereka menoleh ice Coffin yang mengurung xenovia telah mencair, kini tampak xenovia tanpa luka sedikitpun serta pepohonan yang berada disekitar telah terbakar oleh api yang keluar dari tubuh xenovia


"apa kalian pikir bisa mengurungku dalam es seperti itu dan apa kalian lupa mengenai julukan diriku the flame emperor"ucap xenovia penuh amarah


ia lantas terbang keudara dan memandang dragzer,Irina,Clare,Eva beserta orphon dengan tatapan penuh kebencian. aura membunuh yang kuat mulai merembes dari seluruh tubuhnya, Eva dan orphon yang memiliki level lebih rendah darinya mulai terpengaruh oleh aura tersebut. namun seketika sebuah serangan petir menyerang xenovia dan membuatnya terjatuh, mereka begitu terkejut melihat hal tersebut dan mereka melihat ke arah sumber dari serangan tersebut, terlihat Rama sedang terbang diudara dan membawa sebuah pedang


"aku tidak menyangka hal seperti ini akan terjadi dan pantas saja aku merasakan keanehan dari pocket realm" ucap rama


"master!!! " teriak irina, Clare dan dragzer bersamaan


"summon death knight dan Skull dragon" sahut Rama.


seketika dari sebuah lingkaran sihir muncul 3 death knight dan dari arah pantai tulang belulang yang berserakan mulai berkumpul serta membentuk Skull dragon kembali, yang sebelumnya sempat dihancur oleh xenovia. Irina lantas terbang mendekati Rama, terlihat raut wajahnya begitu khawatir.


"master belum sembuh total kenapa kau datang kemari" ucap Irina


"mana mungkin aku membiarkan kalian bertarung melawannya dan aku hanya diam menunggu saja. aku akan menjadi support kalian jadi bertarunhlah dengan serius" ucap Rama


Rama lantas menjentikkan tangannya, seketika langit yang dulunya cerah kini berubah menjadi berkabut serta seketika mulai badai salju dan badai petir mulai menyambar kesegala arah pada dimensi tersebut. xenovia yang sudah pulih merasa terkejut dengan hal itu bagaimana bisa ini bisa terjadi, api yang tadinya menyelimuti seluruh tubuhnya sedikit demi sedikit mulai mengecil karena derasnya salju turun.


"xenovia sebenarnya aku tidak ingin melakukan ini,namun kau yang memaksaku" ucap rama


"apa maksudmu tidak ingin melakukan ini, setelah apa yang kau lakukan pada aku serta membunuh Kaito dan rina"


"Kaito dan rina pantas mendapatkan hal itu karena telah mengkhianati Yuto yang merupakan teman mereka, aku mengurungmu disini karena apa yang telah kau lakukan pada wrath. aku akan menanyakan sekali lagi apa kau akan tetap bertarung dan terus mengalami rasa sakit seperti tadi atau kau akan patuh dan diam disini sampai aku menghentikan pertikaian diantara deadly sins dan virtues"


"menghentikan pertikaian?? apa maksudmu dengan berkata seperti itu??"


"aku akan mengakhiri pertikaian berkepanjangan ini, itu adalah hal yang sudah terjadi ribuan tahun lalu kenapa kita harus menerima takdir tersebut. jadi apa jawabanmu"


"bisakah kau memberikan diriku waktu untuk berpikir" ucap xenovia ragu-ragu karena ia tidak menyangka tentang apa yang dikatakan Rama.


"baiklah aku akan memberikanmu waktu namun bila kau memilih jawaban yang salah aku pastikan dirimu akan bergabung dengan Kaito dan rina. kalian awasi dia dari kejauhan"


"baik master" sahut dragzer, Irina,clare Eva dan orphon bersamaan


Rama lantas menjentikan jarinya dan cuaca yang tadinya diselimuti badai salju dan petir mulai menghilang dan beberapa kerusakan akibat pertarungan mulai kembali seperti semula. melihat hal tersebut membuat mereka bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi pada dimensi ini dan mereka merasa bersyukur tidak jadi bertarung melawan xenovia karena mereka takut terjadi sesuatu kepada Rama.


"Clare dan orphon misimu setelah ini harus mengumpul crystal sihir bersama party adit dari para monster di portal dunia luar untuk memperkuat dimensi ini lagi" ucap Rama dengan nada pelan


"baik master" sahut mereka bersamaan


"dragzer dan Eva tolong awasi xenovia"


"baik master"


"misi untukku apa master" ucap Irina


"kamu akan menjagaku dan membantu memulihkan kekuatanku"


"iya master" ucap Irina senang

__ADS_1


"master kenapa hanya Irina yang yang bisa bersamamu" ucap Clare dengan penuh nada kecewa


"kamu dan Irina akan bergantian jadi tenanglah"


ucap Rama sambil membelai kepala Clare


"apa aku akan mendapatkan bagian bersama master juga" ucap Eva


"iya kamu akan mendapatkan bagian juga namun setelah kamu cukup kuat"


seketika Rama menghilang dari hadapan mereka secara tiba-tiba, setelah perginya Rama Irina dan Clare bersorak kegirangan. melihat hal itu membuat dragzer dan yang lainnya menjadi heran akan tindakan mereka berdua. disisi lainnya xenoviaa ia berjalan menuju kepantai sambil mulai merenungkan ucapan dari Rama sebenarnya ia tidak ingin bertarung seperti ini, dulunya ia adalah seorang yang cinta damai namun setelah mendapatkan kekuatan ini ia merasa telah melenceng dari dirinya yang dulu.


Rama yang sudah kembali ke kamarnya melihat ayu tidur dengan nyenyaknya, ia lantas menyelimuti ayu dan ia berpergi kearah jendela kamarnya melihat keindahan kota pada malam harinya, namun saat ia sedang menikmati keindahan malam kota kelahirannya ia dikagetkan dengan sebuah pop up layar transparan yang muncul didepannya yang berisikan informasi bahwa souls colector miliknya mendapatkan 1 jiwa.


"heh apa yang terjadi, aku belum membunuh satupun makhluk hidup kenapa terdapat informasi aku sudah mendapatkan 1 jiwa??" gumam Rama


ia lantas mendengar keributan beserta tangisan dari arah luar kamarnya, ia membuka pintu kamarnya dan melihat beberapa orang sedang menangis dan dari apa yang didengarnya ada sanak keluarga mereka yang meninggal. hal tersebut membuat Rama terkejut dan dapat mengasumsikan sementara bila skill souls colector miliknya bersifat aktif ia akan mengumpul semua jiwa makhluk hidup yang tewas saat berada dalam jangkauan Rama.


"dengan ini aku akan lebih mudah untuk memulihkan kekuatan milikku dengan segera" gumam Rama dengan penuh semangat


keesokan harinya ayu dijemput oleh party Adit namun sebelum ia berangkat ia memanggil orphon, Clare dan Irina. ia segera memerintahkan orphon dan Clare untuk menemani ayu beserta lainnya. mereka bertanya-tanya kenapa Rama menyuruh Clare dan orphon menemani mereka namun pada akhirnya mereka tahu bahwa membutuhkan crystal sihir dalam jumlah yang cukup banyak untuk memperkuat pocket realm miliknya.


setelah kepergian mereka kini hanya tertinggal Irina dan Rama dikamar tersebut, mereka menunggu Maria dan Ratna untuk menjemput mereka karena Rama harus menemani mereka untuk menepati janjinya. Irina tampak sangat senang saat ia hanya berdua dengan Rama, terlihat Rina merah pada wajahnya. Rama yang menyadari hal itu hanya tersenyum kearah Irina sambil mengajak Irina mengobrol untuk menghabiskan waktu. namun acara mengobrol mereka harus terhenti karena kedatangan tomb aka Veronica melalui portal dimensi, setelah mengetahui alasan kedatangannya Rama meminta Veronica untuk menemani dragzer dan Eva mengawasi xenovia.


pada akhirnya Rama membuka portal menuju dimensi pocket realm, dengan penuh semangat Veronica memasuki portal dimensi itu. melihat tingkah Veronica membuat Rama bertanya-tanya ada hubungan apa diantara mereka berdua. Irina menjelaskan bahwa dragzer dan Veronica dulu yang sering bertugas menjaga markas pertemuan para sins serta mereka selalu mendapat tugas bersama dari pride walaupun dragzer adalah tangan kanan wrath namun dragzer jarang menolak tugas atau misi dari pride karena ia menginginkan kekuatan lebih untuk menjaga ras naga yang berada dibawah naungan wrath dan dirinya


mendengar informasi mengenai itu membuat Rama ingin mengumpulkan para ras naga untuk dijadikan pasukannya karena saat ini ia tidak memiliki pasukan seperti dahulu serta ia ingin membuat sebuah dunia dimana semua makhluk hidup bisa hidup berdampingan. rencana itu akan ia lakukan setelah ia menemukan cara untuk bisa membuat dirinya mampu menahan kekuatan milik Yuto yang sudah berevolusi sepenuhnya.


"master aku sudah mengetahui apa yang aku ingin minta" ucap Irina dengan malu-malu


" bisakah aku memiliki anak darimu master?"


"heh?? seorang anak "


" apa itu permintaan yang sulit? master tidak perlu menikahiku, aku hanya ingin memiliki anak darimu saja" ucap Irina dengan nada sedih


"iya itu sangat sulit, tapi aku akan berusaha memenuhinya ,jadi aku mohon kamu bisa bersabar menunggu"


"baik master"


"apa permintaan Clare sama sepertimu?"


"iya master, karena kami kemarin berdiskusi bersama"


"ini akan menjadi hal yang sangat sulit, sampaikan padanya aku juga akan memenuhinya namun itu akan membutuhkan waktu lama karena aku akan membicarakan masalah ini dengan ayu"


"baik master saya akan menyampaikannya segera"


"baguslah kalau begitu, mari kita keluar nenek dan kakak sudah menunggu diluar" ucap Rama setelah ia membaca pesan WhatsApp dari mereka


dilaint tempat tepatnya disebuah Padang pasir terlihat kelompok dari Adit sedang melawan beberapa monster berbentuk kalajengking dan manusia yang memiliki badan ular,mereka tampak kesusahan karena perbedaan level yang begitu jauh. saat ini Clare hanya menjadi seorang pengamat saja karena ia ingin memberikan pengalaman bertarung pada Adit beserta yang lainnya.


namun setelah beberapa saat mengamati ia mulai merasa bosan akan hal tersebut, ia hendak akan membantu namun sebuah suara terdengar dipikirannya. suara itu berasal dari Irina yang mengabarkan bahwa keinginan mereka mengenai ingin memiliki seorang anak dari masternya akan dikabulkan namun mereka harus menunggu terlebih dahulu mengenai hal tersebut.

__ADS_1


mendengar hal tersebut membuat Clare begitu senang ,secara tiba-tiba ia tanpa sengaja melepaskan semua kekuatan miliknya sehingga membuat beberapa monster mulai ketakutan beserta anggota party Adit.


"hahahaha akhirnya mimpiku akan terwujud" ucap Clare dengan perasaan senang


"kenapa dia tertawa seperti itu dan melepaskan kekuatan seperti ini" ucap Adit penasaran


"kau saja tidak tahu apalagi kami" ucap Yudha


ayu yang melihat ekspresi dari Clare membuat kesimpulan bahwa ini pasti ada sangkut pautnya dengan pacarnya Rama, karena ia tahu bahwa Clare dan Irina sangat menyukai Rama dan dari apa yang dikatakannya Clare tadi pasti pasti berkaitan dengannya


seketika Clare terbang keatas langit dan ia mulai mengucapkan nama skill miliknya, "domain ice" sesaat muncul tombak yang terbuat dari ice disekelilingnya, tombak tersebut mulai menghujani para monster dan beberapa mengenai tumbuhan kaktus Disana.


setiap yang terkena serangan tombak ice langsung berubah menjadi es dan mengubah Padang pasir yang dulunya panas berubah menjadi tempat yang dipenuhi dengan es dan salju. Clare hanya tersenyum setelah mengubah semua Medan dipadang pasir tersebut lantas ia meminta pada party Adit kecuali ayu untuk mengumpulkan semua crystal sihir sebelum mereka melawan boss dari portal tersebut.


"Clare kenapa kau tadi tampak begitu senang? apa itu mengenai rama" ucap ayu sambil mendekati Clare


"feeling seorang istri sah memang selalu hebat, benar ini mengenai master Rama"


"aku belum menjadi istri sah dari rama"


"tapi aku yakin kau akan segera menikah dengan master, karena master sangat menyukaimu lebih dari apapun termasuk kami"


"apa yang membuatmu tadi senang dan jangan berkata seperti itu"


"master berkata ia akan mengabulkan permintaan dariku dan Irina"


"kalau boleh tahu apa itu permintaan kalian"


"aku hanya ingin memiliki seorang anak dari master, walaupun aku tidak bisa menjadi istrinya dan memilikinya secara utuh namun itu sudah cukup buat kami. memiliki seorang anak dari orang yang kami cintai adalah mimpi kami dari dulu. maaf ayu bila kami sudah meminta hal seperti itu pada master"


"tidak apa-apa Clare santai saja, aku sudah sempat memberi tahu Rama untuk mengambil keputusan mengenai status kalian"


"status kami?? apa maksudnya"


"aku meminta Rama agar kalian bisa menjadi bagian dari keluarga kami"


"menjadi keluarga kalian? maaf aku kurang mengerti hal tersebut" ucap Clare agak heran dan kaget


"aku meminta Rama untuk menikahi kalian setelah ia menikah denganku namun dengan satu syarat"


"apa yang kamu katakan itu benar ayu? apa itu syaratnya"ucap Clare sambil menggoncang tubuh ayu dengan penuh semangat


"bisakah kamu berhenti menggoncang kan tubuhku.iya itu benar namun aku meminta waktu 4hari dari seminggu untuk bersama dengan Rama dan kalian bisa membagi 3 hari yang tersisa apa kamu bisa menerimanya"


"aku menerimanya, walaupun aku hanya akan mendapatkan sehari dan kak Irina mendapatkan 2 hari itu sudah cukup buatku"


"apa kamu yakin dan tidak keberatan dengan hal itu"


"iya aku yakin dan aku akan mengabari hal tersebut pada Irina"


"baiklah dan aku akan membicarakan mengenai hal itu bersama Rama lagi .


"terima kasih ayu atas pengertiannya" ucap Clare sambil menangis bahagia dan memeluk ayu

__ADS_1


Adit, Ary Yudha dan Ryan merasa heran melihat mereka keadaan mereka berdua, mereka lantas memberitahu tahu bahwa mereka sudah selesai mengumpulkan semua crystal sihir dan orphon sedang pergi mengintai boss dari portal ini.


__ADS_2