System Leveling

System Leveling
sia-sia


__ADS_3

Rama yang telah selesai menangis kini menatap tubuh ayu yang terbungkus ice yang menyerupai peti mati, dengan otoritas yang dimilikinya pada pocket realm ia lantas menciptakan taman bunga disekitar peti matinya ayu karena ayu sangat menyukai taman bunga. ia duduk disamping peti mati ayu dan tidak bergerak sedikitpun, Irina yang melihat hal tersebut hanya bisa ikut menangis karena situasi yang dialami masternya dan ayu. padahal mereka memiliki rencana untuk menikah namun takdir berkata lain.


setelah beberapa lama mengamati masternya, Irina memutuskan untuk memecahkan keheningan diantara mereka.


"master, bukannya lebih baik bila master membangkitkan ayu dengan begitu master bisa bersamanya lagi walaupun ia nanti memiliki kepribadian yang berbeda namun ia tetap ayu yang kau kenal" ucap Irina


namun Rama hanya diam membisu dan ia hanya tetap menatap tubuh ayu untuk beberapa saat kemudian ia berdiri dan berbalik menatap Irina, mendapat tatapan dari Rama membuat Irina menjadi takut.


"maaf master atas perkataanku sebelumnya, aku hanya tidak ingin master terus-menerus larut dalam kesedihan" ucap irina


*terimakasih atas supportmu, mari kita pergi mencari jalan menuju neraka*ucap Rama


"baik master" sahut Irina sambil tersenyum dan ia mulai mengikuti Rama yang mulai berjalan meninggalkan tempat tersebut namun sebelum ia keluar dari pocket realm Irina menoleh dan menatap mayat ayu


"ayu akan menjaga master sampai kau kembali" gumam Irina


ia lantas mengikuti Rama yang mulai keluar dari portal pocket realm miliknya, saat kini Rama terlihat sedang mengulurkan tangannya dan beberapa bola energy berwarna biru mulai muncul dari segala arah dan berkumpul pada tangannya.


"master apa yang kau lakukan"


*aku mengumpulkan jiwa-jiwa yang tersisa dari mereka yang telah tiada karena invasi ini*


"kenapa kau melakukan hal tersebut master"


*itu bisa membuat diriku semakin kuat dan dengan jiwa ini aku bisa menciptakan apapun dengan skill creator milikku*


"apa kau hendak menciptakan jiwa milik ayu lagi"


*itu tidak bisa aku lakukan itu adalah hal yang mustahil bagi seorang manusia sepertiku, aku hanya bisa mengubah mayat seseorang menjadi seorang Undead*


setelah beberapa saat sebuah layar transparan muncul dihadapannya Rama, pada layar transparan itu menjelaskan bahwa Rama sudah mendapatkan 2 juta jiwa dari para manusia dan monster. ia tampak murung saat melihat notifikasi dari sistem miliknya karena terlalu banyak manusia yang tewas karena invasi tersebut.

__ADS_1


*Irina mari kita pergi*ucap Rama


"baik master"


akhirnya Irina mengikuti kearah kemana Rama terbang, walaupun ia masih merasa dilema karena kejadian ini namun ia tetap harus mengikuti masternya dan terlihat tegar agar masternya tidak merasa terganggu. setelah terbang selama beberapa jam Rama berhenti diatas sebuah lautan hal itu membuat Irina heran karena selama perjalanan mereka melewati banyak laut kenapa masternya berhenti disini.


"ada apa master? kenapa master berhenti disini apa ada hal yang berbeda dari laut ini?"


*iya nama laut ini adalah segitiga Bermuda, menurut berita yang sering aku dapatkan setiap pesawat ataupun kapal yang melintasi laut ini akan menghilang dan tidak diketemukan. aku memperkirakan disini ada gerbang dimensi lainnya yang menyebabkan kapal dan pesawat itu menghilang*


"tapi aku tidak bisa merasakan tekanan sihir sama sekali disini master"


*itulah keanehannya, bila tidak ada gerbang dimensi disini yang menyebabkan insiden itu seharusnya ada bangkai dari pesawat dan kapal yang menghilang serta jiwa manusia yang bergentayangan namun aku sedari tadi aku menggunakan skill soul Eater tidak mendapatkan satu jiwa pun*


" soul Eater? bukannya skill milik master adalah soul collector dan bagaimana kondisi master saat ini? "


* soul Eater adalah evolusi dari soul collector, aku baik-baik saja, ada apa Irina?*


" bukannya penampilan master ini karena pelepasan segel dan selama yang aku tahu tubuh master belum terlalu kuat untuk menahan kekuatan tersebut, aku takut master mati dan menyusul ayu" ucap Irina sedih


"baik master"


selama seminggu Rama dan Irina pergi berkeliling dunia ketempat yang dijuluki sebagai gerbang neraka seperti Mayan cenotes di Meksico, lembah waipio Hawai, darvasa Turkmenistan, gunung hekla di Islandia, hellam dan Pennsylvania di Amerika serikat namun hasilnya semua nihil kini mereka berada ditempat terkahir yaitu di turki. mereka berencana akan mengunjungi kuil Apollo yang dikatakan juga gerbang neraka karena Menurut orang Yunani dan Romawi, pintu yang dekat dengan Kuil Apollo, terhubung langsung ke Dunia Bawah.Semuanya dimulai ketika orang-orang di desa terdekat melihat celah di tanah yang mengeluarkan asap beracun yang membunuh makhluk hidup di dekatnya


"master lebih baik kita beristirahat dulu dan besok pagi kita melanjutkannya, karena selama seminggu ini master belum sempat beristirahat"


*baiklah Irina itu ide bagus*


mereka akhirnya pergi kesebuah restoran untuk makan malam, setelah mereka memesan makanannya. beberapa orang mulai memandang kearah mereka yang membuat Irina risih


"master kenapa mereka selalu memandang kearah kita"

__ADS_1


*itu karena kamu cantik*


mendengar ucapan Rama membuat Irina berseri-seri, ia sangat bahagia dikatakan cantik oleh orang yang disukainya. beberapa saat kemudian makanan datang dan mereka menikmati hidangan tersebut dengan nyaman namun ucapan Irina membuat hal itu berubah.


"master sempat memberi tahuku bahwa master memiliki skill creator yang mampu membuat apapun kenapa master tidak membuat portal saja ke neraka"


Rama yang masih menguyah makanan menjadi tersedak, Irina yang melihat hal itu langsung bergegas memberikan minuman pada Rama. setelah beberapa saat akhirnya Rama menyadari kebodohannya dan kurangnya ia mempelajari skill baru yang ia miliki.


*sial kenapa aku tidak menyadari hal tersebut dan malah membuang-buang waktu keliling dunia, setelah ini aku akan membuat portal keneraka*


"master kita bisa melakukannya besok atau lusa, hari ini master beristirahat saja dan mempelajari tentang keadaan master setelah penggabungan master dan gluttony"


*kau ada benarnya, kita juga harus menunggu Clare dan yang lainnya. aku ingin kalian mengurus para bawahannya sehingga aku bisa berhadapan dengan boss mereka*


"baik master, aku akan segera menghubungi mereka sehingga mereka cepat datang kesini"


pada akhirnya mereka beristirahat pada pocket realm sambil menunggu kedatangan Clare dan dragzer, seperti biasanya Rama akan berada pada taman dekat mayat ayu diistirahatkan, sedang Irina akan memperhatikan dari kejauhan hal tersebut. beberapa saat kemudian sebuah portal terbuka didekat Irina berada. Disana muncul Clare, Eva, dragzer dan orphon, Clare dan eva lantas berlari serta memeluk Irina karena sudah terlalu lama tidak bertemu


dragzer lantas berlutut dibelakang Rama, ia ingin melaporkan bahwa ia tidak menemukan pintu menuju ke neraka dan ia meminta maaf karena hal tersebut. namun Rama hanya mengibaskan tangannya dan serta menyuruhnya untuk bersiap menyerang .


"apa master sudah menemukan jalan menuju kesana" ucap dragzer penasaran


*aku akan menciptakan portal menuju kesana jadi persiapkan dirimu*


"baik master, master apa kamu ingin kita membawa beberapa pasukan"


*pasukan? pasukan dari mana? yang aku punya hanya kalian* sambil menoleh kearah Irina, Clare, Eva,dragzer orphon, skeleton dragon, death knight, dullahan, Skull knight dan lich


" para ras naga dan fallen angel master, beberapa saat lalu mereka mengutarakan niatnya untuk mengabdi pada master saat kami bertemu mereka pada dimensi Aurora point' tempat para deadly sins berada "


*baiklah kalau seperti itu, aku akan menerima mereka*

__ADS_1


"saya akan menjemput mereka sekarang"


seketika dragzer pergi meninggalkan Rama dan ia meminta Clare untuk menemaninya, Rama kemudian lantas memandang sekitarnya dan ia berpikir bahwa pulau ini akan terlalu sempit, akhirnya dengan kemampuan creator miliknya ia memperluas wilayah pulau tersebut dan pada taman tempat mayat ayu ia menciptakan sebuah kuil yang terbuat dari es sehingga mayat ayu berada ditengah kuil tersebut.


__ADS_2