System Leveling

System Leveling
kecemasan


__ADS_3

Veronica yang sudah diperintahkan oleh Rama untuk menyampaikan pesan kepada pride ryuta dan sloth segera bergegas kembali ketempat pertemuan para deadly sins, tidak lupa ia untuk mengenakan armor full plate yang menutupi seluruh tubuhnya dan kembali menjadi tomb. saat ia hendak memasuki ruangan tempat masternya berada ia mendengar suara ribut-ribut, terdengar suara seorang wanita yang sedang marah-marah. ia dapat mengetahui bahwa itu adalah Mia, wanita yang mendapatkan skill the lust. wanita yang selalu mengutamakan hawa nafsunya diatas segalanya namun mendengar ia marah seperti itu adalah hal yang paling langka bagi dirinya.


"kenapa kalian begitu tega sekali padamu sampi tidak memberi tahu informasi sepenting itu kepadaku," ucap list dengan penuh emosi karena ia tidak diberi tahu mengenai kemunculan gluttony dan meninggalnya wrath


"kau yang seperti kutu lompat, loncat sana loncat sini bagaimana kami bisa memberi tahumu. apa kau sudah lupa agenda rapat kita setiap tahunnya " ucap ryuta


"itu tetap salah kalian yang tidak mencariku sepenuh hati dan mengabarkan hal tersebut" ucap lust tetap dengan pendiriannya


"diam!!!" ucap pride sambil melepaskan kekuatan miliknya


seketika suasana menjadi sepi setelah ucapan dari pride, ia kini mulai memandangi mereka satu persatu. sloth yang biasanya tertidur bila ada pertemuan seperti ini, kini terlihat duduk dengan serius setelah mendengar ucapan pride. lust juga tidak mau melanjutkan hal itu karena takut pride akan murka kembali.


"tomb sampai kapan kau akan berdiri Disana dan menguping pembicaraan kami"ucap pride sambil menatap kearah pintu


"hihihi maaf master" ucap tomb


"kenapa kau hanya sendiri dan dimana Rama" ucap ryuta


"maaf, master Rama berkata ia akan datang seminggu dari sekarang"sahut tomb


"heh... apa dia sudah sehat sampai berkata seperti itu padahal tadi nyawanya terancam" ucap sloth penasaran


"kondisinya sudah stabil saat ini dan aku tidak bisa merasakan kekuatan dari deadly sins serta virtues lagi darinya" ucap tomb


"apa maksudmu tomb" ucap pride


"saat aku pertama kali aku kesana, aku bisa


merasakan kekuatan besar menyelimutinya namun sesaat sudah meminumkan air mata dan darah Phoenix seluruh tubuhnya terbungkus crystal dan kemudian kekuatan yang bergejolak itu menghilang " sahut tomb


" apa yang sebenarnya terjadi aku tidak mengerti dengan apa yang kalian bicarakan dan apa yang kulewati saat mencari nenek ini" ucap greed sambil menunjuk lust


lust yang dikatakan nenek oleh Greed begitu marah namun ia tetap menahannya dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi, pride lantas menjelaskan semua hal yang terjadi kepada greed dan lust yang belum mengetahui keadaan Rama saat ini. mendengar hal itu membuat mereka menjadi murung karena gluttony sudah kembali namun pemiliknya malah melakukan hal bodoh seperti itu.


"tomb aku ingin kau memastikan bahwa Rama akan datang kemari dan aku ingin menanyakan kenapa kau tampak begitu bahagia"ucap pride


"apa maksudmu aku merasa bahagia" ucap tomb gelagapan


"walaupun kau memakai topeng untuk menutupi wajahmu aku tahu kau saat ini kau merasa bahagia dan jangan lupa aku ayah angkatmu"


" itu karena paman dragzer masih hidup dan aku lupa memberi tahu master bahwa master Rama telah menawan xenovia the chastity dari seven virtues" ucap tomb


"apa yang kamu ucapkan serius tomb, menurut informasiku yang kudapat dragzer sudah mati kenapa sekarang dia masih hidup dan dari mana kau tahu xenovia ditawan oleh Rama" ucap ryuta terkejut


"master Rama menghidupkan kembali paman dragzer dan aku mendapat informasi dari master Rama yang memerintah paman dragzer untuk mengawasi xenovia yang ditawarkannya" sahut tomb

__ADS_1


"kalian semua siapkan seluruh pasukan, tomb kembali ketempat Rama dan segera informasikan apapun yang terjadi" ucap pride dengan tegas


"kenapa kita harus menyiapkan pasukan kak" ucap lust yang merasa heran begitu juga dengan yang lainnya


" apa kalian bodoh??, 3 dari seven virtues menghilang disaat bersamaan, mereka pasti akan curiga dan tentu saja mereka akan mengarah taringnya kepada kita musuh bebuyutannya" ucap pride menjelaskan


mereka semua lantas bergegas melakukan apa yang diperintahkan oleh pride, ini merupakan masalah yang sangat serius bagi mereka untuk kedepannya dan mereka tidak pernah membayangkan bahwa pemilik gluttony generasi saat ini begitu impulsif untuk memulai peperangan melawan seven virtues. padahal gluttony baru saja terbebas dari segelnya namun ia sudah membuat kegaduhan seperti ini, mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh dirinya lagi dimasa depan.


disebuah tempat dibelahan bumi selatan tepatnya di new Zealand, terlihat seorang pemuda sedang berbaring di rerumputan yang dipenuhi dengan bunga Lupin yang bermekaran dengan banyak warna biru,ungu, oranye, kuning, merah muda, dan putih. ia dengan santainya memandang air danau yang berwarna biru kehijauan dan pemandangan gunung yang puncaknya ditutupi salju.


ia tidak merasa terusik dengan banyaknya orang-orang yang berswap photo dan bercengkrama sambil menikmati pemandangan keindahan danau tekapo. namun secara tiba-tiba keramaian itu berubah menjadi sebuah kesunyian karena waktu ditempat itu telah dihentikan oleh seseorang. seorang pemuda berjalan mendekati pria yang sedang berbaring diatas rerumputan tersebut.


"kenapa kau datang kesini diligence" ucap pria yang berbaring diatas rerumputan tersebut


"kak humality, aku tidak bisa menemukan keberadaan Rina, kaito dan xenovia. setelah aku selidiki mereka menghilang diwaktu yang hampir bersamaan" ucap diligence


" kamu tidak perlu mencarinya lagi karena Rina dan Kaito sudah tiada" sahut humality


"darimana kakak tahu bahwa mereka sudah mati? bagaiman dengan xenovia"


humality hanya mengangkat tangannya dan menunjukkan gelang miliknya yang memiliki 7 buah permata berwarna namun 2 diantara telah memiliki warna yang sama yaitu hitam. melihat hal itu diligence mengasumsikan bahwa ke 7 permata digelang tersebut melambangkan mereka bertujuh bila salah satu dari mereka mati maka permata itu akan berwarna hitam.


"apa ini ulah mereka lagi kak?"


" kenapa kakak begitu yakin mereka tidak akan bertindak seperti itu? memangnya kenapa bila gluttony terbebas dari segelnya" sahut diligence dengan polos


"saat Rina, Kaito dan xemovia menyerang wrath apa ada dari mereka yang bertindak? dari Ucapanmu tadi aku bisa menyimpulkan bahwa kau belum sepenuhnya bergabung dengan kesadaran diligence bukan begitu"


"tidak kak, aku belum sepenuhnya bergabung dengannya dan ia tidak pernah membicarakan mengenai hal itu"


"cih dia masih sama saja seperti dulu, aku sarankan kalian bergegas menyatukan diri. bila dia memang benar-benar terbebas dari segelnya itu akan menjadi masalah besar bagi kita"


" masalah besar? bukannya kak Humality sangat kuat bahkan bisa mengimbangi pride yang merupakan pimpinan mereka"


humality hanya tersenyum masam mendengar pertanyaan diligence, ia tidak menyangka pemilik diligence generasi saat ini tidak mengetahui apapun dan bodohnya kesadaran dari diligence pun tidak menceritakan apapun pada pemiliknya. humality lantas menceritakan perang yang terjadi 100 tahun lalu dimana mereka bertujuh harus berkerja sama untuk menundukkan Yuto pemilik gluttony generasi sebelumnya, dulu ia tidak pernah membayangkan bahwa kekuatan dari gluttony bisa sekuat itu. akhir dari perang tersebut 3 dari 7 virtues harus meregang nyawa sebelum akhirnya mereka berhasil membunuh Yuto dan menyegel gluttony.


"kau bisa pergi dan beritahu kedua saudara lainnya untuk bersiap-siap bila ada hal tidak diinginkan, segeralah kalian melakukan penyatuan jiwa" ucap humality


"baik kak"


sesaat kemudian waktu yang tadinya berhenti kini mulai berjalan kembali dan diligence menghilang meninggalkan humality yang sedang asik menikmati pemandangan danau tekapo tersebut. walaupun ia terlihat sangat tenang dan menikmati pemandangan itu namun sebenarnya ia merasa sangat sedih dan marah karena meninggalnya Rina dan Kaito. sebab ia mengetahui bahwa ia tidak akan pernah bertemu lagi dengan kindness dan temperance, bila pemilik dari seven virtues meninggal dunia permata pada gelangnya tidak akan berubah menjadi hitam namun hanya akan memudar menjadi putih.


saat kesadaran dari virtues itu mendapat inang yang baru maka permata itu akan kembali berwarna seperti sebelumnya.namun kini permata itu berubah sepenuhnya menjadi hitam, ini sudah bisa dipastikan bahwa kesadaran dari mereka sudah benar-benar menghilang atau mati. ia hanya bisa menduga bahwa menghilangnya kindness dan temperance berhubungan dengan gluttony karena sesaat sebelumnya ia merasakan lonjakan energi mirip gluttony namun energi tersebut kemudian menghilang seperti ditelan bumi.


"semoga perang yang sudah lama terjadi diantara deadly sins dan virtues bisa berakhir pada generasi saat ini, walaupun itu akan sulit terjadi namun aku akan mencari cara untuk menghentikannya agar kedamaian ini berlangsung lama" gumam humality sambil melihat orang-orang yang terlihat bahagia menikmati pemandangan Disana.

__ADS_1


Rama saat ini sedang memberikan rekan partynya Ary, Ryan dan Adit masing-masing sebuang gigi dari skeleton dragon yang dibawakan oleh dragzer beberapa waktu sebelumnya. gigi tersebut akan digunakan oleh mereka untuk dijadikan senjata sedangkan untuk Yudha ia sudah mendapatkannya terlebih dahulu. Rama mengeluarkan dimensional ring yang dulu diberikan oleh neneknya, ia lantas mensummon 3 lich, 3 dullahan dan 3 Skull knight.


rama kemudian menempatkan 1 lich,1skull knight dan 1 dullahan pada masing-masing dimensional ring tersebut dan tidak lupa rama memerintahkan mereka untuk melindungi pemilik dimensional ring tersebut.


kini ia sudah menggunakan semua slot untuk memanggil lich, Skull knight dan dullahan. setelah ia menyegel Yuto menggunakan seluruh kekuatannya, skill raise of Undead dan turn of Undead miliknya yang tersisa mengalami perubahan. seperti halnya turn of Undead yang dulunya bisa membangkitkan 5 makhluk hidup yang telah mati menjadi undead kini hanya bisa mengubah 3 saja dan 2 slot sudah terpakai untuk orphon dan dragzer.


sedangkan untuk raise of Undead yang dulunya mampu memanggil berapapun lich, skeleton knight, dullahan dan death knight kini hanya bisa memanggil 3 untuk masing-masingnya. namun walaupun begitu ada sebuah keuntungan dari perubahan tersebut karena yang mereka kini mampu menaikan level dan akan hidup kembali setelah mereka hancur asalkan mereka mendapatkan asupan mana.


Rama lantas menyerahkan ketiga dimensional ring tersebut kepada Maria, Ratna beserta ayu. ia lantas menjelaskan kepada mereka mengenai kemampuan ketiga Undead yang mampu menaikan level, bisa hidup kembali bila diberi asupan mana dan ia juga meminta mereka untuk meneteskan darah mereka pada dimensional ring agar dimensional ring beserta makhluk yang berada didalamnya mengakui mereka sebagai tuannya.


pada awalnya dimensional ring hanya berguna untuk menyimpan makhluk panggilan bagi summoner yang sudah membuat perjanjian dan tidak memiliki kemampuan seperti yang dijelaskan oleh Rama sebelumnya namun berkat bantuan dari Yuto dulu hal tersebut bisa terjadi. kini para Undead itu akan sepenuhnya mematuhi Maria, Ratna dan ayu sebagai tuan mereka.


"sayang kenapa kau melakukan hal ini? bukannya sudah ada orphon yang bersamaku" ucap ayu penasaran


"itu untuk menjaga dirimu selama orphon tidak bersamu karena aku akan meminta orphon untuk membantu dragzer" sahut Rama


"memangnya apa yang terjadi sampai master mengirim orphon untuk membantu dragzer" ucap irina penasaran


" itu karena aku telah menawan xenovia salah satu dari virtues didalam pocket realm walaupun kekuatannya telah berkurang 50% dan aku sempat mengubah ingatannya menggunakan kekuatan yuto tapi aku takut ia akan tersadar serta membuat onar lagi"


"bila seperti itu kenapa sayang malah memberikan kami pasukan Undead untuk melindungi kami? itu lebih berguna untukmu untuk mengawasi xenovia" ucap ayu


"itu benar apa yang dikatakan ayu Rama" sahut Ratna menimpali ayu


"nenek tidak bisa menerima ini Rama, ini lebih berguna untukmu" ucap Maria sambil berusaha mengembalikan dimensional ring pada rama namun itu malah ditolak olehnya


"ini sudah keputusan final dariku, kuharap kalian mau menerimanya permintaan egoisku dan bila kalian tidak mau menerimanya aku tidak akan mau bertemu kalian lagi" sahut Rama dengan nada serius


Maria beserta yang lain sudah memahami karakter Rama yang keras kepala dan selalu bersungguh-sungguh dengan setiap perkataannya. akhirnya mereka tidak bisa menolak permintaan tersebut


"baiklah aku akan menerimanya dan apa yang ingin kau sampaikan pada kami " ucap Maria mengingat perkataan Rama sebelumnya


"saat ini aku telah kehilangan semua kekuatan milikku karena Yuto yang merupakan kesadaran dari gluttony menggunakan semua kekuatan milikku untuk menyegel keberadaannya sekali lagi agar diriku mampu selamat dari kematian akibat efek keberadaan skill deadly sins dan virtues pada tubuhku. Irina, Clare saat ini aku adalah penyebab tersegelnya gluttony apa kalian masih akan mengikutiku " ucap Rama


mendengar hal tersebut membuat semua yang berada diruangan tersebut menjadi diam dan tidak mampu berkata apapun. Irina dan Clare begitu terkejut mendengar hal tersebut karena mereka dulu pernah bersumpah akan selalu menjadi pelayan setia bagi pemilik gluttony itulah sebabnya mereka melayani Rama karena merupakan pemilik dari gluttony generasi saat ini, namun kini gluttony kembali tersegel demi menyelamatkan Rama yang sama artinya dengan menghilang seperti yang terjadi 100 tahun lalu dan itu berarti rama sudah bukan lagi pemilik gluttony,.


mereka merasa bingung apa yang harus dilakukan, disatu sisi mereka terikat sumpahnya dan disatu sisi lainnya mereka telah jatuh cinta kepada Rama serta ingin selalu hidup bersamanya walaupun Rama bukan lagi pemilik dari gluttony.


"aku akan tetap mengikuti master" ucap irina


"begitu juga diriku" sahut clare


"terima kasih karena masih mau mengikutiku dan tenang saja gluttony tidak menghilang seperti yang kalian pikirkan dia masih berada dalam diriku saat aku sudah bertambah kuat lagi aku akan melepaskan segelnya lagi"


perkataan terakhir Rama membuat mereka merasa bahagia karena mereka tidak harus melanggar sumpahnya dan bisa bersama orang yang disukainya.

__ADS_1


__ADS_2