System Leveling

System Leveling
chapter 31


__ADS_3

Rama dan ayu kini bersiap-siap untuk kembali ke Singaraja, liburan selama 3 hari miliknya telah habis. Rama masih duduk di tempat tidurnya, tampak jelas kekecewaan di wajahnya. ayu yang melihat hal ini merasa heran karena sebelumnya Rama tampak bahagia.


"kenapa kau tampak murung dan kecewa sayang?" tanya ayu sambil menghampiri Rama


" iya karna liburan kita telah berakhir dan aku lupa kenapa kita tidak liburan di pocket realm saja. perbedaan waktunya juga 1:2, sehari disini sama dengan 2 hari Disana" jelas Rama


" kita bisa melakukannya lain waktu, kita juga harus membangun tempat tinggal yang lebih bagus Disana dan bukannya nenek sama Ratna ingin dibangunkan tempat dekat pantai juga"


"baiklah, aku akan menyiapkan uangnya untuk membangun villa Disana"


"kamu bisa juga menggunakan tabunganku sayang, kita buat tempat yang nyaman buat kita" ucap ayu


" ya terimakasih,mari kita pulang ke Singaraja, drivernya udah nunggu didepan" sahut Rama lantas mengajak ayu untuk pergi keluar karena mereka sudah ditunggu oleh taxi online pesanan mereka.


*****


Bryan dan gio kini berada di asosiasi Hunter di Jakarta, mereka dipanggil untuk mempertanggung jawabkan apa yang telah mereka perbuat. dihadapan mereka terlihat seorang pria paruh baya dengan rambut yang sudah memutih beberapa sedang duduk dihadapan mereka, juga terlihat seorang wanita berambut hitam panjang dengan lesung pipi dikedua pipinya yang berdiri dibelakang pria tersebut. pria tersebut menatap dengan sorot mata kemarahan yang membuat gio dan Bryan ketakutan,


"apa kalian tahu kesalahan kalian?" tanya pria tersebut

__ADS_1


" kami tahu tuan Andre" jawab Bryan dan gio bersamaan


" yang tidak aku habis pikir, kalian sudah tahu dia bisa mengalahkan monster rank SS, memiliki 3 skeleton dragon rank S dan mampu memanggil ratusan Undead tapi kalian masih mencari Masalah dengannya?" geram Andre


"maaf ketua Andre, saya hanya ingin menjaga nama baik asosiasi" jawab Bryan


" apa kalian tidak tahu asal usul pemuda itu, Rina berikan dokumen itu pada mereka" ucap Andre sektika perempuan yang sejak tadi diam dibelakangnya segera maju kearah Bryan dan gio


"tolong tuan Bryan dan gio periksa dokumen ini semua hal yang yang berkaitan dengan pemuda itu ada Disana" ucap rina sambil menyerahkan sebuah map hitam kepada mereka,


Bryan dan gio segera membaca dokumen yang berisi informasi tentang keluarga Rama yang menjelaskan bahwa kakeknya Sugiono merupakan Hunter rank S yang sebentar lagi menjadi rank SS, neneknya Maria yang merupakan Hunter rank SS, Darren dan Ayumi orang tuanya yang juga merupakan seorang Hunter rank S yang gugur demi melindungi Sugiono ketika terjadi portal break di daerah Denpasar. dalam dokumen itu juga menjelaskan bahwa Rama walaupun ia hanya level 1 tapi dia bisa memanggil banyak pasukan Undead berlevel tinggi dan informasi terbarunya dia bisa mengubah monster untuk menjadi undead seperti kasus yang baru saja terjadi, dari hal tersebut bisa disimpulkan bahwa terjadi kesalahan dalam system yang dia miliki yang menyebabkan ia masih tetap level 1 walaupun kekuatannya sebesar itu. bryan dan gio hanya bisa terkejut dan setelah membaca informasi yang mereka dapatkan.


"baik ketua Andre" ucap mereka bersamaan


"kalian bisa keluar sekrang"


"baik ketua" seketika mereka segera bergegas keluar dari ruangan tersebut,


"Rina apa kamu bisa membuatnya bergabung ke asosiasi"

__ADS_1


"kemungkinan saya bisa berhasil merekrutnya adalah 99% ketua" ucap rina dengan penuh senyum


" kenapa kau bisa begitu yakin" ucap Andre dengan heran sambil melihat Rina yang sedang tersenyum


"itu rahasia ketua"ucap Rina sambil tersenyum


" lakukanlah aku berikan kamu waktu seminggu untuk merekrutnya"


"baiklah saya undur diri ketua" Rina segera keluar dari ruangan Andrea. ia berjalan begitu tergesa-gesa dan penuh senyuman


"Rama tunggu aku pulang" gumam Rina sambil menjilat bibirnya


Rama yang baru saja sampai di penginapan blue rose, secara tiba-tiba ia merasa merinding dipunggungnya. ia merasa seperti sebuah bahaya akan segera mendatanginya. ayu yang melihat Rama gelisah segera menghampiri dan menanyakan apa yang terjadi padanya, ia hanya menjelaskan bahwa ia mendapatkan sebuah firasat bila harinya yang damai akan segera berakhir. setelah Rama dan ayu membereskan barang bawaannya, Rama menjelaskan kepada ayu bahwa ia akan membeli sebuah rumah kecil dari uang kompensasi yang ia dapatkan dari asosiasi sehingga mereka tidak perlu tidur di penginapan dan sisanya akan ia gunakan untuk membangun rumah di pocket realm.


-------------


catatan author


saya sampaikan terimakasih atas dukungan kalian selama ini baik itu berupa like, vote dan komennya,. maaf bila ada beberapa yang salah tulis dan chapter yang terlalu pendek. kedepannya saya akan berusaha untuk membuat yang terbaik.

__ADS_1


__ADS_2