
Irina Clare dan ayu yang sudah selesai mengganti pakaiannya, mereka segera menemui Ryan yang menunggu diparkiran untuk segera menuju kerumah sakit lagi. Irina dan clare selama diperjalanan hanya diam saja seakan mereka sedang memikirkan sesuatu, ayu yang melihat mereka mencoba mengajak mereka mengobrol agar mereka tidak hanya diam saja.
"apa yang sedang kalian pikirkan? apa kalian sedang memikirkan rama? " ucap ayu
Irina dan clare yang mendengar pertanyaan ayu menjadi terkejut,karena ayu mengetahui pikiran mereka.
"iya aku sedang memikirkan master" ucap irina
"begitu juga diriku" sahut clare
" apa kalian memiliki perasaan kepadanya" ucap ayu sambil mengepalkan tangannya
"walaupun aku memiliki perasaan kepadanya, itu tidak akan pernah terbalaskan" ucap irina sedih
"kenapa kau tidak menyatakannya saja" ucap ayu
"aku tidak berani, lebih baik seperti ini saja. kadang cinta tidak harus memiliki" ucap Clare
"apa kamu tidak marah mengenai kami memiliki perasaan kepada master" ucap irina
"jujur aku marah dan cemburu pada kalian namun aku tidak boleh egois dan melarang kalian memiliki perasaan pada Rama karena itu hak kalian mencintainya" ucap ayu
"bila kalian mencintai seseorang lebih baik dikatakan saja daripada dipendam dalam hati masalah itu diterima atau tidak itu urusan belakangan, yang terpenting orang tersebut tahu perasaan kalian dan untukmu ayu kamu hanya perlu percaya pada Rama dan tetap berusaha mempertahankannya ," ucap Ryan memberi saran kepada mereka setelah dari tadi hanya mendengarkan pembicaraan ketiga wanita itu, sesaat kemudian suasana dalam mobil menjadi sepi kembali.
pulau yang dulunya kering dan tandus akibat pertarungan Rama dengan kidness dan wrath menjadi hijau kembali dan beberapa pohon sudah mulai tumbuh akibat crystal sihir yang diberikan oleh Maria. terlihat Adit, Ary dan Yudha sedang berkeliling disekitar pulau itu, namun mereka harus segera kembali ke kamar Rama karena Rama sudah meminta mereka kembali.
setelah melihat hal tersebut mereka sepakat akan mengumpulkan beberapa crystal sihir untuk bisa berlibur disana karena memiliki perbedaan Waktu yang besar dengan bumi. Rama yang mendengar hal itu hanya bisa tersenyum karena ia akan dengan mudah mendapatkan crystal sihir dalam jumlah banyak.
Rama juga meminta bantuan kepada neneknya untuk membelikan beberapa senjata yang memiliki skill yang terikat pada senjata tersebut, Maria dan teman-temannya merasa heran karena permintaan Rama.
" kenapa kau membutuhkan pedang, tombak,
__ADS_1
gauntles, scythe, dan pistol? Rama bukanya kamu seorang necromancer" tanya Maria
"job ku sekarang bukan necromancer lagi nek dan aku bisa menggunakan senjata apapun karena jobku saat ini" ucap Rama
" bukannya dengan kekuatanmu saat ini kamu tidak perlu senjata tersebut" ucap Yudha
"aku sudah kehilangan semua kekuatan milikku dan semua statusku kembali seperti saat pertama kali menjadi Hunter" jelas Rama
" apa maksudmu Rama? " ucap Ary theran
" kenapa bisa seperti itu , ini baru pertama kali ini aku mendengarnya hal itu" ucap Adit tidak percaya dengan yang dikatakan Rama
" itu hanya salah efek samping skill dariku, setiap aku mengaktifkannya kekuatan milikku akan meningkatkan 100x lipat selama 1 jam dan setelah itu kekuatan milikku akan menghilang sebagai bayarannya" ucap Rama berbohong karena mau yang lainnya mengetahui tentang gluttony
" aku akan membantumu untuk meningkatkan kembali kekuatanmu ram" ucap Yudha
" itu benar sekarang giliran kami yang membantumu" ucap Ary
sesat kemudian datang Ryan, ayu,Irina dan clare, Rama yang melihat kedatangan mereka menjadi heran. karena Rama menyuruh mereka untuk istirahat namun mereka kembali setelah mengganti pakaiannya saja. Rama tidak mengerti lagi apa yang ada dipikiran para wanita ini. saat mereka sedang mengobrollan banyak hal, Adit menerima telp dari kantor tentara bayaran bahwa terjadi portal break. ia diminta bersama para partainya untuk membantu dengan segera.
pada area terjadinya portal break terlihat para kobold dengan jumlah yang cukup banyak keluar dari portal, para kobold mulai merusak dan menyerang apapun yang mereka temukan.
disebuah bangunan dekat terjadinya portal break terlihat seorang pria berdiri memperhatikan para kobold itu dan ia melihat sekeliling kota, ia merasa heran karena mendapat informasi bahwa kidness menyerang kota ini tapi tidak ada kerusakan sama sekali, ia kemudian menyebarkan kesadarannya untuk menemukan seseorang. ia akhirnya menyadari dimana letak orang itu dan ia juga menemukan beberapa keberadaan familiar disekitarnya. ia segera terbang kearah lokasi keberadaan orang yang dicarinya.
Rama yang masih berada didalam kamarnya, tidak bisa beristirahat karena ia memiliki firasat sesuatu yang buruk akan terjadi dan selain itu ke empat wanita itu masih asik mengobrol mengenai banyak hal dengan suara keras. namun secara tiba-tiba ia merasakan seseorang mendekat dengan kecepatan penuh dan orang tersebut memecahkan jendela kaca tempat Rama dirawat. melihat orang itu hanya membuat Rama mendesah kesal namun Maria ayu Irina dan clare segera bersiap untuk menyerang orang tersebut, namun dihentikan oleh Rama.
" Yoo adikku apa kabarmu" ucap pria itu
"cih tidak bisakah kau datang dengan baik-baik ryuta dan kenapa setiap kau datang selalu merusak bangunan, apa kau tidak bisa masuk lewat pintu" ucap Rama kesal
mendengar Rama memanggil orang itu dengan sebutan ryuta membuat Irina dan clare terkejut dan mundur beberapa langkah, Maria dan ayu menyadari hal itu merasa heran dan siapa orang yang tiba-tiba datang dan memanggil Rama sebagai adiknya
__ADS_1
" hahaha cara ini yang tercepat bagiku, aku tidak menyangka bahwa kalian juga berada disini Irina clare. kuharap kalian tidak membawa masalah seperti biasanya" ucap ryuta sambil melihat Irina dan clare dengan tatapan tajam
"mana mungkin kami seperti itu, benar kan Irina" ucap Clare ketakutan
"itu benar tuan ryuta, mana mungkin kami membuat masalah untuk tuan Rama" sahut Irina
"baguslah kalau begitu, Rama bagaimana dengan segel gluttony dan ku dengar mantanmu datang menyerangmu" ucap ryuta
"cih kau bicara sendiri saja dengan-nya" ucap Rama yang membuat ryuta terheran. seketika rambut Rama berubah warna menjadi putih begitu juga dengan kedua matanya yang berubah merah dan kuning . hal ini membuat yang lainnya terkaget dengan perubahan Rama dan gelombang energi yang terpancar darinya juga berubah
" apa kau sudah melepas segelmu Yuto dan kenapa aku merasakan pancaran kekuatan kidness darimu" ucap ryuta
** tentu saja aku sudah berhasil melepaskan segelnya, dan kenapa kamu merasakan kekuatan kidness karena aku sudah menyerap Rina the kidness virtues.** ucap Yuto
"ibila kau sudah terbebas kenapa kau tidak mengendalikannya segera dan bergabung dengan kami" ucap ryuta
** aku tidak sepertimu kakak, mana mungkin aku bertindak kejam dengan menelan jiwa pemilik tubuh ini dan mengambil alih tubuhnya , ia sudah banyak membantuku dan aku berhutang banyak hal dengannya** sahut Yuto dengan tegas. Rama yang sedang berada didalam telaga jiwanya merasa terkejut mendengar hal itu, ia berpikir apa Yuto memanfaatkannya untuk membebaskan segelnya dan mengambil alih tubuhnya namun Yuto selalu membantunya selama ini
" cih kau masih saja lemah lembut seperti itu, itulah sebabnya kamu menjadi lemah seperti ini, lakukan apa yang kamu mau tapi saranku segera ambil alih tubuhnya dan bergabung segera dengan kami karena pertempuran akan segera terjadi" ucap ryuta kesal akan sifat adiknya, ia segera pergi meninggalkan tempat itu dengan membuka sebuah gate.
penampilan Rama kembali menjadi normal seperti sebelumnya, Maria dan ayu segera menanyakan apa yang sebenarnya terjadi, Rama menjelaskan bahwa yang tadi mereka lihat adalah wujud dari skill gluttony miliknya dan yang tadi datang kesini adalah ryuta the envy sin yang merupakan kakak dari gluttony. Rama meminta Maria dan yang lainnya untuk keluar sebentar karena ia ingin beristirahat sebentar saja dan menenangkan dirinya.
akhirnya Maria mengajak yang lainnya untuk keluar sebentar dan memberikan waktu untuk Rama beristirahat. Maria juga akan mengurus pergantian kamar untuk Rama karena jendela kamarnya sudah rusak, sesaat kemudian setelah yang lain pergi Rama segera meminta penjelasan tentang hal yang baru saja terjadi kepada Yuto,
Yuto menjelaskan bahwa setelah generasi pertama pemilik skill seven deadly sins dan seven virtues mati terbunuh oleh true God. skill-skill ini akhirnya berevolusi dan memiliki sebuah penampilan sepertinya manusia. para skill itu mengambil penampilan dari para pemilik pertama mereka, seperti dirinya yang mengambil wujud bellzebub dan kenapa skill gluttony memiliki nama panggilan Yuto karena pemilik sebelumnya bernama Yuto.
ia juga menjelaskan setelah beberapa generasi para skill ini memiliki kemampuan untuk melahap jiwa pemilik skill dan mengendalikan tubuh mereka seperti yang terjadi pada ryuta. itu karena envy melahap jiwanya ryuta dan envy mengendalikan tubuhnya. Yuto juga menjelaskan ia tidak akan melakukan hal tersebut kepada Rama karena ia lebih menyukai jiwa-jiwa monster.
****************
catatan author
__ADS_1
maaf chapter sebelumnya dan saat ini hanya akan menjelaskan tentang beberapa hal, untuk mengisi plot hole di chapter sebelumnya.
terima kasih atas dukungan kalian selama ini