System Leveling

System Leveling
dari nol


__ADS_3

sesaat setelah kedua cairan pada botol itu berhasil diminumkan kepada Rama. sebuah aura berwarna merah keluar dan mulai menyelimuti seluruh tubuhnya Rama. selang beberapa detik aura merah itu semakin kuat, yang membuat semua orang diruangan itu mundur beberapa langkah karena hal itu.


sebuah cahaya putih kecil melesat dari gumpalan aura tersebut melaju kearah Ary berada, karena kurangnya kesigapan Ary cahaya putih itu masuk kedalam tubuhnya. seketika sebuah pop up layar transparan dari sistem miliknya memunculkan sebuah informasi bahwa ia telah mendapat skill holy light judgment.


Maria beserta yang lainnya merasa terkejut karena melihat sebuah cahaya yang keluar secara tiba-tiba dari gumpalan aura itu dan masuk ke tubuhnya Ary. mereka segera menanyakan keadaan Ary kenapa dia hanya diam saja setelah cahaya itu memasuki tubuhnya. Ary menjelaskan bahwa ia mendapatkan skill holy light judgment yang merupakan milik Rama.


penjelasan itu membuat mereka bertanya - tanya apa yang sebenarnya terjadi pada rama, sampai akhirnya mereka tersadar kalau aura merah yang tadi keluar dan membungkus tubuh Rama telah berubah menjadi sebuah crystal raksasa serta terlihat tubuh Rama dalam posisi berdiri terjebak didalamnya.


"Irina apa yang sebenarnya terjadi pada cucuku Rama? kenapa dia menjadi seperti ini" ucap Maria dengan perasaan sedih


"aku juga tidak tahu, aku tidak menyangka darah dan air mata Phoenix akan berefek seperti ini" sahut Irina


"Phoenix katamu? bukannya itu hanya makhluk dalam dongeng saja" ucap Ratna yang kaget mendengar hal itu


"setelah apa yang kalian alami selama ini, kalian masih menganggap itu hanyalah makhluk dalam dongeng?" ucap Clare


"Phoenix itu memang ada, namun kesempatan untuk menemukannya itu sangat kecil" ucap irina


" ini bukan karena efek dari darah dan air mata Phoenix" ucap tomb sambil ia memperhatikan crystal yang membungkus Rama


ucapan tomb membuat semua orang menoleh kepadanya dan mereka penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada Rama.


"apa maksudmu tomb tolong jelaskan pada kami semua" ucap ayu penasaran


"aku tidak tahu lebih jelasnya namun bisa aku pastikan bahwa crystal yang menyelimuti Rama bukanlah efek dari obat tersebut. kita hanya bisa berharap hal yang terbaik buatnya" sahut tomb


semua orang terdiam akan hal yang disampaikan tomb kepada mereka. Dilain tempat kesadarannya Rama saat kini tengah berada di dalam telaga dewanya, namun saat ini keadaan telaga dewanya terlalu berbeda dengan sebelumnya, ia melihat dua buah bola energy yang melayang diatas danau dewanya dan ia menemukan Yuto dengan penampilan yang berbeda kini tampak 6 sayap yang berbeda menghiasi punggungnya serta sebuah lingkaran berwarna kuning keemasan diatas kepalanya.


"apa yang terjadi padamu Yuto dan kenapa keadaan telaga dewa seperti ini" ucap Rama dengan heran


*ini adalah evolusi diriku setelah menyerap kekuatan temeperance dan yang terjadi pada danau dewa adalah karena tubuhmu belum mampu menahan kekuatan diriku yang sekarang*sahut Yuto


"jadi begitu yang terjadi. apa yang harus kita lakukan sekarang dan bola energy milik siapa itu" ucap Rama sambil menunjuk kearah dua bola energy yang berada di atas mereka


* yang berwarna emas itu adalah pecahan dari kekuatan kindness dan temperance yang tidak berhasil aku serap dengan sempurna sedangkan yang berwarna hitam adalah pecahan kekuatan milikku*


"pecahan kekuatanmu apa maksudmu Yuto"


* aku ingin kau menyegel kembali diriku karena keberadaanku saat ini bisa menghancurkanmu dan aku tidak ingin hal itu terjadi*


"apa tidak ada cara lainnya? mana mungkin aku menyegel dirimu yang selama ini telah membantuku"


*maaf hanya itu saja cara yang ada agar dirimu tidak terbunuh, tenang saja saat tubuhmu sudah menjadi lebih kuat kau bisa melepaskan segelnya lagi*


"baiklah akan aku lakukan, tapi bagaimana caranya"


*dengan mengorbankan semua jiwa yang telah kau serap beserta semua kekuatanmu saat ini kau bisa melakukannya namun terlebih dahulu kau harus menyerap kedua bola energy tersebut*


sesaat kemudia Rama mengangkat tangan kanannya keatas dan kedua bola energy tersebut lantas mulai memasuki Rama. Yuto yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum puas dan ia merasa bersyukur karena pemiliknya saat ini adalah Rama.


setelah kedua bola energi itu memasuki Rama, ia merasa sesuatu yang aneh pada dirinya dan sesaat kemudian 9 buah bola energy raksasa keluar dari dasar telaga dewanya. Yuto kemudian menjentikan jarinya sesaat kemudian satu buah bola energy menghilang dari tempat tersebut serta dua dari bola energy lainnya membelah menjadi 4 bola energy berukuran kecil dan bagian tersebut kembali kedasar telaga dewa


"apa yang kau lakukan Yuto? dimana salah satu bola energi tersebut dan bola energi apa ini?" ucap Rama kaget melihat semua adegan tersebut


*bola energi itu adalah kekuatan milikmu yang melambangkan semua skill yang tersisa selain virtues dan deadly sin, aku mengirim skill holy light judgment ke salah satu temanmu dan aku memecah skill turn of Undead dan raise of undead agar bisa kau gunakan*


"sekarang apa yang harus aku lakukan Yuto"


*kau hanya perlu menyentuh tepat pada posisi jantungku serta mengarahkan ke delapan bola energy kearah jantungku *


mendengar hal tersebut Rama berjalan mendekat kearah Yuto , dia melangkah dengan perasaan sedih karena harus melakukan hal tersebut. ia Segera meletakan tangan kanannya diposisi jantung Yuto dan ia mulai mengarahkan kedelapan bola energy itu kearah Yuto.


kedelapan bola energy itu mulai berubah bentuk menjadi sebuah pedang cahaya dan terbang kearah Yuto, kedelapan pedang itu mulai menancap pada setiap bagian tubuh yuto. Rama yang melihat hal itu hanya bisa meneteskan air matanya


*seorang pria tidak boleh menangis dan tenanglah kawan perpisahan ini hanya sementara* ucap Yuto sambil tersenyum, sesaat kemudian pedang terakhir menusuk Yuto tepat pada dadanya. kini terlihat pada masing-masing kaki dan tangannya tertusuk 1 pedang, 3 pedang yang menancap pada punggungnya dan satu pedang tepat pada dadanya. dari masing-masing pangkal pedang tersebut keluar sebuah rantai yang mulai melilit seluruh tubuh Yuto dan sesaat kemudian 8 rantai muncul dari dasar telaga dewa dan menyatu dengan rantai yang melilit tubuh Yuto.


"aku akan segera bertambah kuat dan membebaskanmu lagi" ucap Rama melihat Yuto yang sudah sepenuhnya tersegel. ia lantas menghilang dari telaga dewa tersebut.


dragzer yang saat ini berada pada pocket realm milik Rama merasakan keanehan pada dimensi tersebut karena beberapa saat lalu dimensi itu bergetar sangat kuat, ia merasa sangat khawatir akan keadaan tuannya saat ini, ia lantas membuat portal untuk kembali kebumi. untungnya Rama sudah memberikan ia akses sehingga ia bisa keluar masuk pocket realm.


saat ia keluar dari portal, ia begitu terkejut melihat banyak orang yang ia kenal dan seseorang yang tidak asing baginya. ia melihat seorang wanita yang itu berlari kearahnya dan memeluknya sambil menangis.

__ADS_1


Irina beserta yang lain begitu terkejut ketika muncul sebuah portal secara tiba-tiba di dalam kamar tempat Rama dirawat, mereka mengira akan terjadi portal break karena portal itu mengeluarkan tanda -tanda tersebut namun keterkejutan mereka menghilang karena yang keluar dari portal tersebut adalah dragzer. namun mereka dikejutkan lagi dengan tindakan tomb yang tiba-tiba berlari sambil menangis dan memeluk dragzer.


"paman kemana kau menghilang selama ini dan aku dengar dirimu juga sudah meninggal " ucap tomb memeluk dragzer sambil menangis


"aku hanya mengikuti tuan Rama dan memang benar aku sudah mati namun aku dihidupkan kembali olehnya. jangan menangis lagi tomb itu akan membuat wajah cantikmu menghilang" ucap dragzer sambil menghapus air mata tomb


"apa paman sudah lupa janji kita untuk tidak memanggil aku dengan nama tomb saat aku dalam penampilan ini" ucap tomb dengan nada ketus


"maaf aku lupa, baiklah aku akan memanggilmu dengan nama aslimu Veronica" ucap dragzer sambil mengusap kepala Veronica


"jadi nama aslinya Veronica, pantas saja aku merasa aneh seorang wanita memakai nama tomb" ucap Ary


dragzer lantas terkejut saat melihat bahwa tubuh Rama saat ini sedang terbungkus dengan crystal berwarna merah, ia lantas menanyakan apa yang sebenarnya terjadi kepada masternya. irina lantas menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada Rama. mendengar hal itu membuat dragzer menyadari suatu hal yaitu mengapa masternya tidak membunuh xenovia. karena keadaannya tidak memungkinkan untuk melakukan itu dan ia sengaja mengurung xenovia pada pocket realmnya agar ia tidak bisa kembali kebumi.


dragzer lantas mendekati crystal tersebut dan ia meletakkan tangannya pada crystal itu, ia mulai menyalurkan kekuatanya kearah crystal itu. Irina berserta yang lainnya terkejut dengan apa yang dilakukan dragzer karena mereka menyadari kekuatan yang terpendam pada crystal yang membungkus Rama mengalir kepadanya


"apa yang kau lakukan dragzer" ucap Clare terkejut


"aku hanya membantu master agar ia segera terbangun" sahut dragzer


"terbangun apa maksudmu dragzer" ucap irina penasaran


" ini adalah bentuk dari skill milik master wrath, dulu saat tubuhnya mengalami kelebihan beban dan hampir meninggal karena meningkatnya kekuatan secara drastis maka skill ini akan secara otomatis aktif dengan sendirinya untuk melindungi master wrath dari kematian. dalam kasus master Rama kekuatannya meningkat drastis karena proses penyerapan dari temperance dan kidness dan tubuhnya tidak mampu menanganinya sehingga skill ini aktif untuk melindunginya dari kematian namun kita juga harus membantunya untuk menyerap kekuatan yang berlebihan yang dikeluarkan dari tubuhnya oleh crystal tersebut agar ia segera terbangun" ucap dragzer menjelaskan


namun belum beberapa lama dragzer membantu menyerap kekuatan yang berlebihan itu, Rama mulai membuka matanya dan seketika crystal yang membungkus tubuhnya menghilang. dragzer dengan sigap menangkap tubuh Rama yang hampir terjatuh ke lantai. ia lantas meletakkan tubuh Rama pada tempat tidur khusus yang disediakan bagi penunggu pasien.


Maria langsung bergegas mendekati Rama yang kini terbaring lemah dan tidak berdaya, tak terasa air matanya mulai menetes membasahi pipinya ia lantas memegang tangan Rama erat-erat.


"kenapa nenek menangis? aku baik-baik saja dan aku belum matikan" ucap Rama sambil berusaha menghapus air mata pada pipi neneknya


"aku tidak menangis, mataku hanya kemasukan debu saja, bagaima perasaanmu saat ini" ucap maria


"aku baik-baik saja, bisakah kalian meninggalkanku sendiri sebentar saja dan kembali nanti malam ada hal yang ingin aku sampaikan" ucap Rama


mereka akhirnya menuruti keinginan Rama untuk pergi meninggalkan dan membiarkan Rama beristirahat sendiri, namun dragzer dan Veronica masih tetep berada disana yang membuat Rama heran karena ia tidak mengenali wanita itu.


"dragzer kenapa kau bisa berada disini? bukannya aku tadi menyuruhku untuk mengawasi xenovia yang kita tahan pada pocket realm dan siapa wanita yang berada di sampingmu?" ucap Rama


mendengar ucapan Rama mengenai xenovia membuat Veronica begitu terkejut karena Rama mampu menjadikan salah satu virtues tawanannya.


"perkenalkan master Rama namaku Veronica tangan kanan dari master pride dan putri dari Yuto pemilik dari skill gluttony terdahulu. kedatanganku atas perintah dari master pride, ryuta dan sloth untuk membawa master Rama ke markas kami untuk menjalani proses penyembuhan dan mencari solusi dari masalah master Rama" ucap Veronica


"sampaikan pada mereka bahwa aku akan menemui mereka seminggu dari sekarang, kau bisa kembali untuk memberi tahu mereka dan dragzer kau awasi lagi xenovia" sahut


"baik master" sahut mereka berdua bersamaan


Veronica dan dragzer akhirnya membuka portal mereka masing-masing untuk menjalankan perintah dari Rama, setelah semua orang pergi dari kamarnya Rama mulai memeriksa status miliknya saat ini setelah melakukan penyegelan pada Yuto.


[status ]


[Nama : Rama Wijaya


[Ras: ascending human


[umur : 18


[class: overlord


[level : 1


[exp :0/1000


[HP : 18000/18000


[MP :10200/10200


[ STR :10 (+600)


[ AGi:10 (+365)


[ VIT:10 (+350)

__ADS_1


[ INT:10 (+500)


[Point stats: 0


[soul :0


[skill : 5


#paradox:dios del vacío# [ seal/looked]


#raise of Undead #


-summon skull knight level 100 (0/3)


-summon lich level 100 (0/3)


-summon dullahan level 150(0/3)


-summon death knight level 250(0/3)


-summon skleton dragon level 400(3/3)


#turn of undead (2/3)


- orphon lvl 300


-dragzer lvl 600


#souls colector#


dapat menyerap jiwa dari mahluk yang telah mati, setiap 1 jiwa dapat ditukarkan dengan 2 stat point


#fuerza ingestion


meningkatkan kekuatan dengan mencuri 10% stat tertinggi lawan selama 10 menit maksimal target 9. 300MP


[item use & skill]


**Pandora ring **


rank: Legendary


INT :500


STR:600


AGY:365


VIT: 350


skill


#weapon devour#


dapat menyerap berbagai senjata dan merubah cincin menjadi menjadi senjata beserta skill yang diserapnya


weapon 3/9


(1)twilight staff


(2) eternal bow


(3)savior sword


#magic devour#


dapat menyerap serangan magic apapun dan dapat dikeluarkan kembali dengan kekuatan 2x lipat dari magic yang tersimpan


magic 0/5


**pocket realm**

__ADS_1


sebuah dimensi yang memiliki luas 100km² dapat digunakan untuk menempatkan mahluk hidup, menyegel mahkluk hidup,menyimpan benda apapun dan setiap semua mahluk hidup yang dipindahkan kedalam dimensi bila dianggap musuh oleh pemilik semua kekuatan akan berkurang 50%. pemilik dapat mengatur semua hal dalam dimensi dan dapat diperluas dengan menggunak crystal sihir dan mayat makhluk hidup.


"statku kembali seperti pertama kali aku mendapat sistem namun karena efek dari Pandora ring itu masih bisa tertolong namun yang menjadi Maslah adalah skill milikku yang kudapatkan dari 2 bola energi itu. aku harus bergegas meningkatkan kekuatanku agar bisa mencapai tujuan kami dan sudah dipastikan mereka akan bergerak karena tiga dari mereka sudah menghilang" gumam Rama sambil memperhatikan layar statusnya dan mengingat janji yang dibuatnya dengan yuto


__ADS_2