System Leveling

System Leveling
chapter 41


__ADS_3

Adit beserta anggota yang lainnya berhasil sampe di dekat gedung guild Scarlett Phoenix namun mereka dikejutkan dengan hawa kehadiran yang menakutkan dari barisan pasukan rams dan mereka tidak mengerti juga kenapa kedua ketua asosiasi Hunter serta pasukan tentara bayaran berada disini. mereka terlihat seperti melindungi ketua guild Scarlett Phoenix dan ingin melawan Rama.


"Irina, Clare kalian lawan 2 orang tua itu dan kau dragzer lawan pria botak itu. jangan bunuh mereka mengerti? " ucap Rama sambil menunjuk menunjuk Daniel, Anthony dan Adam


"baik dimengerti master"ucap mereka bersamaan, Clare, Irina segera terbang menyerang Anthony dan Daniel sedangkan dragzer ia mengecilkan tubuhnya seukuran manusia dewasa dan terbang ke arah Adam.


"semuanya serang mereka, beri mereka pelajaran dan jangan bunuh mereka" teriak Rama memerintahkan semua pasukannya menyerang para Hunter dari Scarlett Phoenix, asosiasi Hunter dan tentara bayaran.


" yoo orang tua kuharap kau tidak mengecewakan kami benarkan clare" ucap irina saat berada dihadapan Anthony dan daniel


"itu benar Irina, mereka berani membuat master milikku marah mereka pantas dihukum" sahut clare sambil tersenyum


"master Rama itu kepunyanku bukan milikmu Clare"


"mana mungkin master memilihmu, ia pasti memilihku yang masih muda. mari kita lihat master akan memilih aku atau kamu Irina" ucap Clare, ia segera terbang menyerang Anthony yang dari tadi masih diam memperhatikan mereka berdua berebut masternya. Anthony menerima pukulan yang cukup keras diperutnya yang membuatnya kesakitan, Anthony yang membungkuk karena memegangi perutnya langsung ditendang pada bagian punggung yang menyebabkannya jatuh ketanah dan tidak sadarkan diri.


"lihat aku sudah selesai"ucap Clare menyombongkan dirinya pada Irina, namun sayang Daniel sudah lebih dulu pingsan dari pada Anthony karena ia menerima tendangan tepat pada burung masa depannya.


"jangan bilang kau melakukan tendangan pemutus keturunan Irina" lanjut Clare


"hahahaha itu adalah hukuman yang tepat untuk mereka yang menghina master" sahut irina


" kalau begitu aku juga akan melakukannya" ucap Clare yang yang sekarang terbang menghampiri Anthony yang sudah tidak sadarkan diri" ini untuk balasan karena kau menghina masterku" lanjutnya lantas ia mengayunkan kakinya tepat kearah burung masa depan Anthony. tendangan tersebut membangunkan Anthony dari pingsannya, ia segera memegangnya karena kesakitan namun Clare kembali menyerang Anthony hingga tidak sadarkan diri lagi.

__ADS_1


Rama yang melihat tingkah laku Irina dan clare hanya bisa menggelengkan kepalanya,


"mengapa mereka memperebutkan diriku, apa mereka kurang belaian dan mereka begitu sadis kalau ada yang menghinaku" gumam Rama sambil menikmati bentrokan antara para death knight dan para Hunter walaupun para death knight kekurangan jumlah namun kekuatan mereka lebih besar dari pada Hunter. saat para death knight melawan para Hunter, 2 skeleton dragon yang tersisa ikut menghujani para Hunter dengan tembakan fireball miliknya.serangan gabungan dari para death knight dan skleton dragon membuat keadaan para Hunter makin kesusahan, saat ini rama hanya menonton saja dari atas skeleton dragon ia tidak ingin langsung ikut campur tangan dalam pertempuran ini, ia hanya akan mengintrogasi Adam dan Selena mengenai mereka yang mencoba menculik ayu dan siapa yang menyuruh mereka.


Rama kini memperhatikan dragzer yang sedang menghujani Adam dengan beberapa pukulan, Adam terlihat tidak bisa melawan dragzer walaupun ia sudah dibantu oleh Selena dan beberapa anggota guilnya, saat Rama sedang asik memperhatikan pertempuran ia merasakan sesuatu hawa kehadiran yang aneh dari kejauhan dan ia segera melihat kesekeliling, tatapan jatuh terhadap seorang wanita berambut panjang yang sedang menonton pertempuran itu.


** Rama berhati-hatilah aku merasakan hawa kehadiran yang familiar dari wanita itu** ucap Yuto


"apa maksudmu Yuto" sahut Rama


** wanita itu berbahaya, aku tidak menyadari saat pertama kali kita bertemu dengannya namun kini aku bisa merasakan bahwa ia adalah salah satu pemilik seven virtues dari pancaran aura yang kini merembes keluar dari tubuhnya**


" mari kita kesana dan pastikan, aku tidak ingin ia menjadi pengganggu kehidupan tenang milikku" ucap Rama, seketika ia memerintahkan skeleton dragonnya untuk terbang menuju kearah wanita itu.


Adit beserta teman-temannya hanya bisa diam membisu melihat pertempuran yang berat sebelah, namun bila dibilang berat sebelah ini lebih pantas disebut pembantaian sepihak saja. mereka juga memperhatikan kedua wanita bersayap yang berada dalam pasukan milik Rama, mereka tidak pernah melihat 2 wanita cantik seperti itu dan kapan Rama mendapatkan 2 wanita itu sebagai bawahannya.


"aaakkuuu tidak cemburu" sahut ayu terbata-bata mendengar hal itu membuat Yudha dan yang lainnya tertawa


" aku tidak percaya Rama tidak tertarik dengan dua wanita itu" ucap Ryan mengompori ayu


"itu benar dua wanita itu sangat cantik bagai bidadari bahkan aku yakin Rama pasti ada perasaan dengan mereka apalagi mereka tadi seperti berebut untuk mendapatkan rama " ucap Adit ikut mengompori ayu


"ayu jangan dengarkan Ryan dan Adit mereka hanya mengerjaimu, kamu cukup percaya pada Rama" sahut Ary yang menasehati ayu

__ADS_1


"itu tidak jadi masalah bila Rama menyukai mereka asal jatahku lebih banyak dari mereka" sahut ayu


Adit dan yang lainnya hanya bisa tersenyum masam sambil bergumam "cinta memang membuat orang normal menjadi gila" saat mereka sedang mengobrol Irina,Clare terbang menghampiri mereka yang membuat mereka makin waspada.


"hey gadis kecil kenapa dari tadi kau selalu memandang kami" ucap irina


"itu benar, kau seperti memancarkan hawa permusuhan pada kami" ucap Clare


"aku hanya terpesona karena kecantikan kalian" sahut ayu


"jangan bohong, kau mau menipuku" ucap Clare marah dan ia ingin melampiaskan kemarahannya namun dragzer menghalanginya


"apa kau ingin diberi hukuman oleh master karena menyerang tunangannya" ucap dragzer.


"apa gadis ini tunangan master" ucap irina kaget


" itu benar, salah satu bawahan pertama master selalu menjaganya dan begitu juga diriku" ucap dragzer


" tapi apa yang dilihat master darinya"ucap Clare sambil memperhatikan ayu dari ujung kepala sampai ujung kaki " dia lumayan cantik, namun masih kalah dari kita, apa master memilihnya karena memiliki dada yang lebih besar dari kita" lanjut Clare


mendengar hal tersebut membuat ayu malu dan ia ingin memukul mereka sekali saja, namun ia sadar kekuatan miliknya begitu kecil.


"dragzer kemana Rama pergi" ucap ayu yang tidak menemukan Rama dari tadi, mereka segera mulai melihat sekeliling dan terlihat Rama bersama salah satu skleton dragonnya menuju kearah seorang wanita yang memancarkan aura kurang menyenangkan darinya. pada akhirnya mereka hanya diam menunggu Rama datang kembali.

__ADS_1


---------------------


jangan lupa like komen dan vote,


__ADS_2