
Kaito yang melihat hal tersebut menjadi terkejut dan marah karena kekuatan Rama yang meningkat secara drastis dan Rama mengaktifkan skill kidness virtues milik irina.
"sialan, bagaimana kau bisa memiliki skill milik Rina dan dimana ia sekarang?" teriak Kaito,
ia terbang mendekat kearah Rama sambil menebaskan pedangnya secara membabi-buta, Rama mampu menahan tebasan pedangnya kaito walaupun ia harus terdorong mundur beberapa kali
"aku mencurinya dari Rina dan kini ia sedang bersama kekasihnya Yuto" ucap Rama memanas-manasi kaito,
mendengar ucapan tersebut membuat Kaito terdiam sesaat, melihat kesempatan yang ada Rama segera menebas pedang miliknya yang menyebabkan luka pada dada Kaito dan ia terpental mundur serta menabrak jalan raya. Rama segera memerintahkan para Hunter yang masih dalam pengaruh kidness untuk memborbardir Kaito dengan skill terkuat milik mereka.
rentetan ledakan terjadi di tempat Kaito terjatuh, karena benturan dari berbagai skill milik para Hunter yang menyerang Kaito. Rama tidak hanya tinggal diam ia juga mengeluarkan skill summon lighting dari savior sword yang menyebabkan beberapa petir turun menyambar Kaito dan ia juga melepaskan teknik flame mana bomb ke arah Kaito yang menyebabkan ledakan besar terjadi Disana.
setelah ledakan reda kini hanya tersisa asap dan debu yang berterbangan, ketika semua debu dan asap tersebut menghilang terlihat tubuh Kaito dipenuhi beberapa luka dan sayap-sayapnya sudah compang-camping. Kaito lantas berusaha berdiri lagi dan seketika beberapa luka ditubuhnya mulai menghilang seakan tidak pernah terluka sama sekali.
" bocah sialan siapa sebenarnya dirimu, katakan padaku yang sebenarnya terjadi dan dimana rina sekarang" ucap kaito dengan penuh amarah sambil mulai melangkahkan kakinya keluar dari lubang ledakan tersebut
"bukannya aku sudah mengatakan bahwa Rina pergi bersama yuto" ucap Rama
"mana mungkin Yuto masih hidup, dia telah tewas dan tersegel saat pertempuran ratusan tahun lalu" ucap kaito yang tidak mau percaya ucapan Rama
"apa kau kira segel itu tidak bisa dilepas dan apa kau sudah memastikan dia memang benar-benar mati, apa itu hanya delusimu semata yang beranggapan bahwa dengan kematian Yuto dirimu bisa memiliki Rina"
"diam, Rina hanya milikku seorang dan aku tidak percaya dengan yang kamu katakan. jawab aku dimana Rina sekarang" bentak Kaito
__ADS_1
"dia sudah pergi bersama yuto orang yang paling dia cintai dan aku katakan padamu sebuah kebenaran yang tersembunyi bahwa diriku adalah putra dari mereka, itulah sebabnya aku mempunyai kekuatan dari rina" ucap Rama dengan percaya diri
mendengar hal tersebut membuat Kaito terdiam kembali dan ia sangat kaget dengan apa yang diucapkan oleh Rama tapi dihatinya ia masih menyangkal hal tersebut, ia memang mengetahui bahwa dulu ratusan tahun lalu ketika mereka masih berteman dan belum membangkitkan seven deadly sins serta seven virtues. Irina dan Yuto pernah menjalin sebuah hubungan yang cukup dalam, namun hubungan tersebut harus berakhir karena tipu daya dari Kaito beserta virtues lainnya yang memanfaatkan Irina dan clare untuk menjebak Yuto, sehingga Yuto harus berpisah dengan Rina.
siasat itu mereka lakukan guna mengalahkan Yuto the gluttony sins, yang pada saat itu memiliki kekuatan yang begitu besar dan ia bahkan mampu mengimbangi keenam virtues saat itu seorang diri. ketika hubungan diantara Yuto dan Rina berakhir, mereka mulai menghasut Rina agar ikut bertarung melawan Yuto yang telah mengkhianatinya.
pada mulanya Rina menolak untuk ikut bertarung melawan orang yang disayanginya namun lambat laun karena doktrin dari keenam virtues lainnya, Rina akhirnya ikut bertarung melawan Yuto. pada hari itu ketujuh virtues untuk pertama kalinya bersatu untuk melawan Yuto the gluttony sin.
walaupun saat itu Yuto hanya seorang diri ia masih mampu menghadapi para virtues dan memberikan perlawanan, namun pada akhirnya Yuto akhirnya tewas dan disegel pada pertempuran tersebut. kemenangan tersebut harus menelan korban dengan kematian ketiga virtues lainnya yaitu charity, patience dan diligence
setelah mengingat kejadian pada masa lalu akhirnya Kaito kini tersadar bahwa selama pertempuran tadi ia telah dipermainkan oleh Rama, pemuda tersebut memanfaatkan perasaan Kaito kepada Rina untuk membuatnya masuk kedalam jebakannya namun yang membuatnya heran darimana pemuda tersebut mengetahui hal itu.
" bocah sialan, selama ini kau telah mempermainkan diriku, akan kubuat kau menerima balasan yang setimpal akan hal tersebut" ucap kaito
"oops jadi kau telah sadar iya, padahal tadi ekspresi kemarahanmu sungguh terlihat bagus" ucap Rama sambil tersenyum
"bukannya aku sudah bilang bahwa aku adalah putra dari Rina the kidness virtues dan Yuto the gluttony sins"
"cepat katakan bocah sialan" ucap kaito yang amarahnya mulai muncul kembali karena dipermainkan oleh Rama
" baiklah aku akan jujur padamu paman, aku adalah anak hasil perselingkuhan dari Rina dan Theo the wrath sin"
ucapan Rama membuat Kaito tersedak dan batuk darah, kaito yang sudah tidak kuat selalu dipermainkan oleh Rama. ia lantas menciptakan sebuah tombak cahaya raksasa dan melemparnya kearah Rama. namun ektika tombak cahaya itu hendak mengenai Rama, tombak tersebut menghilang secara tiba-tiba.
__ADS_1
" baiklah kalau paman tidak percaya hal tersebut akan kubuat kau percaya" ucap Rama yang mengaktifkan skill heavenly dragon form miliknya seketika dari punggungnya muncul 3 pasang sayap naga dan kini seluruh tubuhnya dipenuhi sisik naga serta hp miliknya meningkat 500% kekuatan miliknya meningkat 300% begitu juga dengan pertahanannya yang meningkat 500%.
melihat perubahan Rama yang menjadi dragon humanoid begitu mengejutkan Kaito sehingga dia tidak mampu untuk berkata apa-apa lagi. mau tidak mau dia harus menerima hal tersebut bahwa wanita yang dicintainya benar-benar memiliki hubungan gelap dengan wrath. karena saat ini Rama memiliki kekuatan dari wrath yang merupakan raja naga dan kidness virtues dari Rina.
Rama segera menggunakan kesempatan tersebut untuk menghajar Kaito dengan memukulinya sampe babak belur. di dalam telaga dewa miliknya Yuto yang menonton pertarungan tersebut hanya bisa terdiam menyaksikan kemampuan Rama mempermainkan kata-kata guna mempermainkan mental Kaito sehingga ia seperti itu.
Kaito yang dipukuli oleh Rama hanya diam dan tak memiliki keinginan untuk melawan lagi, hatinya telah hancur berkeping-keping karena mengetahui bahwa rina wanita yang dicintainya tidak hanya menyukai kawannya Yuto. ia juga telah memiliki anak dari Theo the wrath sin.
saat Rama hendak menebas leher dari Kaito untuk mengakhiri hidupnya, seseorang datang menolong Kaito dan menyerang Rama sehingga Rama mengalami luka yang parah karena serangan orang tersebut. ia melihat seorang wanita berambut putih dengan pakaian serba hitam dan membawa sebuah pedang yang memancarkan aura yang mencekam, selain itu Rama juga merasakan sebuah pancaran energi yang begitu besar dari pemuda itu.
"sialan siapa kau yang hanya berani menyerang diam-diam" ucap Rama marah sambil menahan rasa sakit pada dadanya yang terkena sabetan pedang wanita itu
" apa seperti itu caramu bicara dengan seorang perempuan, perkenalkan namaku adalah xenovia pemilik skill chastity dari seven virtues" ucap wanita tersebut
" cih aku tidak menyangka pemilik dari seven virtues akan melakukan hal hina seperti itu untuk menyerangku secara diam-diam yang hanya seorang manusia" ucap Rama
" bukannya dirimu juga melakukan tipu daya muslihat untuk mengalahkannya walaupun dirimu pemilik seven virtues juga" sahut xenovia membela diri
"cih aku melakukan hal itu karena aku lebih lemah darinya lebih baik bawa dia pergi sebelum aku membunuhnya"
"hahaha kau sungguh lucu anak kecil, berani mengancam membunuhnya disaat aku melindunginya" ucap xenovia sinis
"aku katakan sekali lagi bawa dia pergi, sebelum aku berubah pikiran dan membunuh kalian" ucap Rama
__ADS_1
mendengar ancaman tersebut membuat xenovia menjadi murka, ia segera terbang menuju kearah Rama untuk memberikan pelajaran kepadanya namun sebelum serangan xenovia mengenai Rama, seketika rama menghilang dan telah muncul disampingnya dan melancarkan sebuah tendangan kearah pinggang xenovia yang membuatnya terjatuh ketanah.
"kalian tidak pernah berubah sama sekali dan selalu arogan* ucap Rama yang kini mulai tampak ada perubahan pada rambutnya yang mulai memutih dan perubahan pada bola matanya juga