
pulau yang dulunya hijau karena terdapat banyak pepohonan kini menjadi sebuah tanah yang tandus akibat serangan judgment arrow milik Yuto dengan kekuatan penuhnya, kini terlihat Rina dan wrath yang tergeletak tak berdaya akibat serangan ribuan mana Arrow yang mampu meledak setiap mengenai targetnya. Rama yang melihat hal itu dari telaga dewanya mengeluarkan sumpah serapah miliknya karena melihat hal itu, ia sudah mengorbankan begitu banyak crystal sihir untuk membuat pulau yang berada dipocket realm miliknya menjadi sebuah pulau yang indah dan bagus untuk ia tinggali.
Yuto yang mendengar sumpah serapah dari Rama hanya bisa tersenyum masam dan ia meminta maaf akan hal tersebut, ia juga memberi tahu bila mereka tidak dilawan di pocket realm akan banyak jatuh warga tidak bersalah akibat pertempuran mereka. apalagi dengan skill milik Rina yang mampu mengendalikan orang-orang yang terkena skill kidness miliknya,bisa jadi ia akan menggunakan teman-temannya Rama sebagai perisai daging selagi mereka bertarung melawannya.
"segera habisi mereka, setelah itu kita bisa kembali beristirahat" ucap Rama yang sudah lebih tenang setelah mendengar penjelasan yuto
**baiklah, mari kita akhiri waktuku juga sudah tersisa sedikit** ucap Yuto
Yuto segera terbang kearah tubuh naga milik wrath, ia segera menyentuh bagian dada milik wrath dan ia mengaktifkan skill predator miliknya untuk melahap semua tubuh milik wrath. sebuah aura berwarna hitam mulai muncul dari telapak tangannya dan menyelimuti seluruh tubuh milik wrath, seketika seluruh aura yang menyelimuti tubuh wrath masuk kembali kedalam tubuhnya Yuto.
sesaat setelah penyerangan tubuh wrath terjadi perubahan pada bola mata milik Yuto yang tadinya hanya berwarna merah polos kini muncul sebuah pola garis hitam lurus seperti mata hewan buas dan tidak hanya itu kini muncul 3 pasang sayap naga pada tubuh milik Yuto.
selain dari perubahan pada mata dan munculnya 3pasang sayang pada tubuhnya, kekuatan miliknya juga meningkat drastis serta munculnya skill baru karena hal itu. Yuto segera menoleh kearah Rina yang sudah berusaha untuk berdiri kembali lagi walaupun itu sangat sulit baginya.
**aku tidak menyangka kamu masih bertahan sejauh ini setelah menerima serangan penuh judgment arrow milikku** ucap Yuto sambil melihat Rina yang kini tanpa sehelai benang pun ditubuhnya serta tubuhnya yang putih mulus sudah dipenuhi luka , kedua sayapnya juga sudah mengalami sobekan dimana-mana .
" apa kamu harus menghajar musuhmu sampai seperti ini walaupun itu seorang wanita" ucap Rina terbata-bata
__ADS_1
**aku adalah orang yang menjunjung tinggi emansipasi wanita dan kesetaraan derajat. aku juga selalu menghargai tinggi wanita-wanita dengan kecantikan sepertimu, abysaal bind** ucap Yuto, sesaat kemudian dibawah kaki Rina muncul lingkaran sihir berdiameter 2m yang dibarengin dengan munculnya beberapa rantai yang mulai mengikat kedua kaki, tangan, sayap dan lehernya
"cih,ucapanmu tidak seperti perilakumu, bila kau memang menghargai tinggi wanita dengan kecantikan sepertiku kenapa kamu sampai melakukan hal ini" ucap Rina komplain dengan kondisinya saat ini
**skill ini mampu menahan dirimu agar tidak kabur lagi dan itu bisa membuatmu tidak bisa menggunakan skill apapun selama 1 menit, andai kamu bukan musuhku mungkin aku akan menjadikanmu bawahanku namun kini aku harus membunuhmu** ucap Yuto yang kini berjalan mendekati Rina yang sudah terikat, Rina yang melihat hal itu sebisa mungkin berusaha kabur menggunakan tenaganya yang tersisa namun hasilnya nihil.
"walaupun aku mati,akan aku pastikan pemilik selanjutnya dari skill kidness akan membunuhmu" ucap Rina dengan nada marah
**sayangnya itu tidak akan pernah terjadi rina, walaupun skill deadly sins dan virtues bisa memilih inangnya setiap pemilik sebelumnya mati karena mereka memiliki kesadaran sendiri. namun bila aku melahapnya mereka akan menjadi satu denganku** ucap Yuto menjelaskan yang kini sudah berada didepan Rina, ia segera memegang pipi lembut Rina dan ia mencium lembut bibir rina.
Rina yang secara tiba-tiba mendapat ciuman dari Yuto menjadi diam, karena ia begitu terkejut akan tindakan Yuto. akhirnya ia ikut menikmati ciuman Yuto itu,ia merasakan tangan Yuto kita memegang buah dadanya dan ia juga merasakan semacam aura keluar dari tangan yuto yang kini menyebar keseluruhan tubuh miliknya, akhirnya Yuto mengakhiri ciumannya tersebut sambil tersenyum.
"Yuto apa kamu menangis dan kenapa juga kamu harus menciumnya"" ucap Rama dari telaga dewanya
**mataku hanya kelilipan debu ini tidak menangis**ucap Yuto sambil menghapus air matanya ** itu hanya sebagai hadiah perpisahan untuknya, karena pemilik skill gluttony sebelumnya merupakan kekasih dari Rina** ucap Yuto melanjutkan
"" apa kamu serius? kalau begitu kenapa kau malah melahapnya dan tidak membunuhnya? bila kamu membunuhnya kita bisa membangkitkannya kembali menjadi undead""
__ADS_1
**itu hanyalah masa lalu yang ditinggal pemilik terdahulu kepadaku, bila aku membunuhnya maka skill kidness yang juga memiliki kesadaran sepertiku akan berpindah kepemilik lain dan itu hanya akan melanjutkan peperangan tiada henti ini** ucap Yuto
"baiklah bila seperti itu, suatu saat aku ingin kau menceritakan tentang para pemilik sebelumnya dan mari kita bertukar kembali" ucap Rama
**baiklah aku akan menceritakannya lain waktu terima kasih sudah mengijinkanku untuk keluar melawannya** ucap Yuto
kini Rama kembali mengendalikan tubuhnya yang sempat dikendalikan oleh Yuto, rambutnya kini kembali berwarna hitam. ia segera membuka portal untuk keluar dari pocket realmnya. saat portal terbuka dan ia melangkah keluar tiba-tiba ia merasakan sakit yang begitu menyakitkan dari seluruh tubuhnya.
"sial kenapa efek sampingnya keluar saat ini juga" keluh Rama, sambil ia menahan sakit berbagai tampilan pesan hologram muncul dihadapannya. ia tidak sempat memperhatikan pesan-pesan tersebut dan ia segera menjatuhkan tubuhnya kedalam portal tersebut.
dilain tempat Maria dan Sugiono memimpin para Hunter dari guild Aquamarine untuk melawan para Hunter dari asosiasi Hunter dan tentara bayaran yang marah. karena tindakan dari Irina dan clare yang menyerang pimpinan mereka. walaupun jumlah Hunter dari guild Aquamarine hanya seratus dan jumlah Hunter dari musuh 3x lipat Hunter guild Aquamarine. para Hunter yang dipimpin Sugiono dan Maria tidak kenal takut karena mereka mendapatkan bantuan dari Irina Clare dan dragzer.
Adit, Rian, Ary, Yudha dan ayu mereka tidak ikut membantu pertempuran karena mereka bertugas mengawasi Adam dan Selena yang sudah diikat sejak tadi. sat pertempuran mencapai klimaksnya sebuah portal yang cukup besar muncul diatas langit, gelombang energy yang menakutkan keluar dari portal tersebut, mereka segera mengakhiri pertempuran tersebut. walaupun Irina Clare dragzer dan Maria merupakan rank SS merasakan gelombang energi itu, mereka merinding ketakutan.
semua orang menatap keatas langit, ingin memastikan monster macam apa yang memiliki gelombang kekuatan seperti ini. namun mereka hanya melihat siluet bayang seseorang dengan 6 sayap keluar dari portal. tapi sesaat kemudian orang tersebut jatuh dari atas langit dan ke enam sayapnya menghilang begitu juga gelombang energi yang keluar darinya. ayu segera memanggil orphon dan menungganginya terbang mendekati orang yang keluar dan jatuh dari portal tersebut. karena setelah gelombang energi itu menghilang ia merasakan aura dari Rama kekasihnya.
__ADS_1
catatan author:
terima kasih sudah mengikuti system leveling sampai saat ini, dengan berakhirnya chapter ini pertanda berakhir juga arc pertama dari novel ini. mohon dukungannya berupa like dan komen bagi yang belum sempat like pada setiap chapternya dan mohon doanya agar novel ini bisa bersaing dengan novel² lainya pada ajang lomba pemburu dunia fantasy