SYSTEM SUPREME IMORTAL GOD (DEWA ABADI TERTINGGI)

SYSTEM SUPREME IMORTAL GOD (DEWA ABADI TERTINGGI)
CHAPTER 8. RUANG RAHASIA ISTANA ANGGREK SALJU


__ADS_3

Dahulu kala banyak 'Suku Kerdil' yang hampir mendiami seluruh benua, namun pada era kekacauan saat 1000 tahun yang lalu dan suku kerdil selalu diburu dikarenakan keahlian mereka dalam membuat sesuatu yang tiada duanya, mereka juga ada yang diperbudak dan ada yang diperjual belikan.


Suku kerdil juga sering dikenal dengan manusia yang bertubuh pendek dan memiliki tubuh yang kuat dan kekar, keahlian mereka dalam menempa jangan diragukan lagi karena dari berbagai macam jenis senjata dapat mereka buat dengan cermat dan teliti oleh suku kerdil ini.


Dahulu benua timur ini menjadi surga bagi suku kerdil namun sekarang setelah memasuki era kekacauan maka suku kerdil mulai menurun drastis serta jumlah populasi mereka sudah mendekati kepunahan, dan suku kerdil juga hanya dapat dijumpai di dua tempat yang berbeda, salah satunya mereka ada di kota anggrek salju ini dan sekarang lebih dikenal sebagai kota terlarang.


Sekarang kehidupan penduduk yang ada di kota terlarang ini sungguh sangat memperihatinkan, dikarenakan sumber bahan makanan yang mulai terbatas dan jalur perjalanan menuju antar wilayah ditutup oleh kerajaan awan.


Sebulan yang lalu, kakek hidan sudah mendatangi suku kerdil untuk meminta bantuan kepada mereka untuk memperbaiki reruntuhan istana ini, dan merekapun dengan senang hati memberikan bantuan tersebut.


Dalam sebulan kemudian, 500 orang dari suku kerdil yang membantu untuk memperbaiki reruntuhan istana itu dan sekarang sudah terlihat jelas sebuah Istana yang sangat luas dan megah yang sama seperti pada masa kejayaannya dulu.


Orang dari suku kerdil akan menerima bayaran sebesar satu keping emas untuk sebulannya dan itu pun yang membuat mereka sangat antusias dalam mengerjakan bangunan tersebut, yang sebenarnya uang sebesar satu keping emas itu tidak sangatlah sedikit namun itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang sederhana.


Untuk plakat nama 'Kota Terlarang' yang terpasang didepan gerbang luar bangunan sudah dirubah namanya menjadi 'Kota Anggrek Salju' yang dimana seluruh penduduk kota terlarang menyambut dengan gembira, selain mereka mendapatkan sejumlah uang kepingan emas yang diberikan oleh 'Si Buta' alias 'Pendekar Sejati' yang dermawan.


Guru amin yang mendapatkan Julukan 'Pendekar Sejati' dan 'Dermawan' yang diberikan oleh penduduk kepadanya yang membuat dia tersenyum-senyum sendiri karena saking bahagianya, baginya dihormati lebih penting dari segalanya.


Sementara itu, juli juga sibuk dari siang sampai malam untuk meracik obat-obatan untuk menyembuhkan segala penyakit yang diderita oleh penduduk serta dia juga sedang mengatur sebuah strategi dan mengawasi dalam pembangunan. Disini, dia bagaikan seorang kaisar besar sudah kembali dari pengasingan, sama halnya juga yang di rasakan oleh setiap penduduk Kota Anggrek Salju.


Seluruh penduduk kota terlarang selalu berkumpul di istana anggrek yang telah diperbaiki seperti bentuk semula, walaupun baru 50% yang sudah selesai dibangun tapi itu sudah terlihat indah dan megah.


Segera juli berdiri di podium tinggi yang sudah dibuat indah oleh suku kerdil didepan seluruh penduduk kota terlarang.


Juli yang sebagai pemimpin pidato, guru amin berdiri di sebelah kanan juli, putri yona berdiri di sebelah kiri juli serta anggota 13 naga berdiri dibelakang mereka dan kakek hidan.


Juli pun mulai berpidato, "Kota sekarang ini! Kota terlarang atau kota anggrek salju!" Tanya juli dengan suara yang lantang yang dimana dapat membangkitkan semangat semua penduduk yang berkumpul.


Dengan serempak, penduduk yang berusia tua dan muda dengan suara yang amat lantang dan dengan bersemangat mereka berteriak.


"Hidup Kota Anggrek Salju!"


"Hidup Kota Anggrek Salju!"


"Hidup Kota Anggrek Salju!" Teriak penduduk dengan gembira dan semangat mereka yang padam setelah puluhan tahun telah kembali.

__ADS_1


Guru amin yang berdiri di sebelah kanan juli mulai meneteskan air matanya 'Murid ku! Siapakah kamu sebenarnya dan terima kasih tuhan karena engkau telah memberikan saya sebuah permata terbaik yang ada di bumi ini! Nak juli, guru sangat bangga kepadamu nak' Batin guru amin.


Mata juli yang berapi-api dan penuh semangat seolah dia ingin mengajak penduduk kota anggrek salju untuk berperang, sama halnya dengan apa yang dia lakukan saat di kehidupan sebelumnya yang dimana semua penduduk kota anggrek salju akan selalu bersemangat apabila ada seorang pemimpin.


"Wahai penduduk kota anggrek salju semuanya! Hari ini mari kita bangkitkan lagi kota ini saat masa kejayaannya dimasa lalu, yaitu 'Kota Anggrek'! Kita juga akan mendirikan sebuah perguruan yaitu 'Perguruan Anggrek Salju'! Kita akan membangunkannya bersama yang dimana saya dan guru saya sebagai tetua sedangkan putri yona dia akan menjadi pemimpin kalian kedepannya. Apa kalian setuju?" Tanya juli dengan teriakan keras yang didengar oleh seluruh penduduk yang berjumlah sekitar 3000 orang lebih.


"SETUJU"


"SETUJU"


Semua penduduk seperti menemukan harapan besar pada anak berusia 7 tahun itu, semua penduduk juga menjadi antusias di karenakan selama seminggu ini penduduk kota anggrek salju terus di bantu oleh juli, guru amin, putri yona serta anggota 13 naga yang sudah dikenal luas dan banyak disukai oleh penduduk.


"Kalau demikian! Disini saya akan mewajibkan setiap anak yang berusia 6 tahun sampai 20 tahun akan belajar di perguruan anggrek salju! Apakah semuanya Setuju!" Kata juli kepada semua penduduk.


Semua orang menjawab dengan histeris


"SETUJU"


Lebih dari 50% jumlah umur penduduk yang ada di Kota Anggrek Salju ini diantara berumur 6 sampai 20 tahun, selebihnya adalah balita dan penduduk yang berusia di atas 20 tahun.


"Untuk kalian yang umurnya sudah di atas 20 tahun maka dia akan diberikan sebuah pelatihan khusus dan akan menjadi team penting untuk kota anggrek salju!" Kata juli tanpa memikirkannya, karena juli telah memikirkannya dengan matang tentang pemberdayaan penduduk kota anggrek salju. Dan pemuda itu juga terlihat bahagia dengan apa yang sudah diputuskan oleh juli.


Guru amin yang berdiri disampingnya juli yang tidak habis pikir 'Bagaimana anak ini tiba-tiba bisa menjadi sangat jenius. Apakah ini karena didikan ku, tapi itu tidak mungkin karena aku tidak banyak mengajari apapun kepadanya namun aku selalu memberikan dia sebuah nasehat dan gerakan silat saja bukan mengajarinya ini, namun anak ini sungguh sangat jenius, aku benar-benar malu yang menjadi gurunya' Batin guru amin.


Kakek hidan yang jauh lebih bingung lagi karena dia bagaikan mimpi disiang bolong saja 'Anak ini cerdas sekali, ini pasti hasil didikan dari gurunya, yang dimana aku menjual istana ini kepadanya dengan harga 10 keping emas dan sekarang bangunan ini sudah berubah menjadi istana beneran' Gumamnya yang sambil menggaruk-garuk kepalanya.


Disisi lain, yona yang berdiri disebelah kiri juli yang dimana dia diam-diam mengamati juli dengan seksama, 'Dia memang patut menjadi tuanku, karena dia sangat baik dan tidak memperlakukan ku dengan buruk serta dia juga sangatlah jenius' Batin yona.


Begitu juga dengan anggota 13 naga, saat permata kali mereka bertemu, mereka sangat ketakutan dan marah terhadap juli dan guru amin, namun sekarang setelah mengikutinya selama sebulan ini, lambat laut mereka semua mulai mengaguminya dan tidak buruk berada dibawah juli, kedepannya dia akan menjadi orang besar.


Mereka semua pun larut dalam pikiran mereka sendiri-sendiri, namun juli masih terus berpidato.


"Sekarang! Mulai hari ini, saya akan membentuk sebuah team bagi perguruan kita, untuk orang yang usianya 21 sampai 30 tahun, saya akan menggambil 100 orang yang akan kuberi tugas untuk mencari rempah-rempah yang kuinginkan yang ada di hutan-hutan tapi kalian ku peringatkan untuk tidak keluar dari kubah pelindung yang sudah saya buat dan untuk perbekalan makanan kalian saat mencari rempah-rempah nanti, sudah kami siapkan selama satu minggu, namun apapun yang terjadi kepada kalian setelah 5 hari di sana maka kalian harus kembali lagi ke perguruan, apabila kalian tidak kembali setelah 5 hari maka kami akan menurunkan sebuah team untuk membantu mencari kalian" Kata Juli.


"Untuk team selanjutnya, juli akan menggambil 100 orang bersama dengan 6 orang dari anggota 13 naga yang akan diberi tugas untuk berbelanja kebutuhan penduduk yang ada diluar kota anggrek salju baik itu dalam bentuk makanan pokok maupun pakaian.

__ADS_1


Team selanjutnya yang beranggotakan manusia kerdil maka juli akan memberikan tugas kepada mereka untuk membangun bangunan di segala bidang, baik itu dalam bentuk bangunan maupun tempat untuk menempa senjata dan baju zirah perang nanti.


Team yang beranggotakan 6 orang dari anggota 13 naga lainnya, mereka akan diberi tugas untuk menjadi seorang guru yang akan mengajari apapun kepada para murid yang ada di perguruan anggrek salju.


Team selanjutnya yang beranggotakan 1 orang terakhir dari anggota 13 naga dan 100 orang lainnya akan diberi tugas untuk menjadi penjaga keamanan kota." Kata juli yang terus membagikan kelompok kepada penduduk yang hadir di sana, dengan langsung memilah-milah dan mencatat semua penduduk dalam pembagian anggota kelompok.


Juli juga terus mengatur di segala bidang lainnya, seperti 'Mengelola Persawahan', 'Perkebunan', 'Jual Beli', 'Pelayanan Istana' dan berbagai sektor lainnya.


Selama sebulan ini, semenjak juli yang mendatangi bangunan reruntuhan yang ada di kota terlarang, semua wajah penduduk kota terlarang sudah berubah drastis bahkan para penduduk tidak ada yang merasa khawatir lagi terhadap makanan dan pakaian. Karena selama ini, mereka semua telah diberikan bahan pokok untuk bertahan hidup selama satu bulan ke depan, semua penduduk kota juga terlihat ceria di wajah mereka yang tidak ada lagi yang merasakan kelaparan dan rumah mereka pun sudah dapat diperbaiki tanpa harus berfikir untuk mencari makan seperti dulu lagi.


Guru amin yang ditemani oleh kakek hidan beserta puluhan orang lainnya yang diberikan tugas untuk membagikan bahan makanan. Mereka semua harus membawa 10 gerobak kuda untuk mengunjungi para penduduk miskin dan juga berisikan bahan makanan pokok serta pakaian untuk dibagikan kepada mereka yang masih membutuhkannya.


Putri yona yang sebagai waliKota merasa tidak ada yang dapat kerjaan olehnya maka dia hanya terus mengikuti juli kemampuan dia pergi, yona tidak banyak bicara namun dia akan selalu mendengarkan apa yang dikatakan oleh juli, sedangkan juli yang sudah merasa nyaman dengan yona maka dia tidak akan merasakan ancaman seperti di kehidupan sebelumnya.


"Tuan! Apa tidak ada tugas untuk saya?" Tanya yona yang sedikit menundukkan kepalanya karena malu.


Juli hanya tersenyum tipis saat melihat tingkah putri yona karena malu seperti itu, "Kita lebih banyak dari mereka, sekarang kau ikuti saja saya" Kata juli kepada yona.


Putri yona dan juli pun masuk kedalam Istana, segera juli membawa yona masuk ke dalam kamar istana sedangkan yona yang terus mengikuti juli hanya bisa diam tanpa bertanya sedikitpun, sesampainya mereka didalam kamar yang sangat luas, terdapat banyak lemari yang ada di dinding kamar.


Saat di kehidupan sebelumnya, dia sudah tau kalau didalam kamar itu terdapat sebuah pintu rahasia yang menunjukkan kesebuah ruangan yang berada dibawah tanah yang berisikan semua harta karun dari kerajaan anggrek salju, dan sekarang kamar ini telah diperbaiki dengan sangat sempurna atas perintah juli kepada orang-orang kerdil yang langsung diawasi oleh dirinya sendiri.


Sehingga tidak ada seorangpun yang mengetahui ruangan rahasia ini dikarenakan juli akan selalu menjaganya agar tidak ada satu lemari pun yang tersentuh dari manusia kerdil.


Sesampainya mereka di depan lemari yang ada disudut ruangan kamar itu, lalu juli pun berkata kepada Yona.


"Yona! Apapun yang terjadi didalam sana nanti, jangan jauh-jauh dari saya oke!" Kata juli sambil menekan salah satu batu bata yang berfungsi sebagai tombol masuk kedalam sebuah ruangan rahasia.


"Ya, tuan" Jawab yona sambil menganggukkan kepalanya.


Tiba-tiba saja sebuah pintu terbuka saat menekan tombol batu tersebut, didinding lorong ruangan dipenuhi dengan berbagai kristal yang bercahaya terang yang digunakan untuk menuntunnya kedalam ruangan yang lainnya.


"Tuan! Ruangan apa ini, tuan?" Tanya Yona yang terkejut dan penasaran dengan apa yang dia lihat sekarang.


"Ini adalah 'Ruangan Rahasia Istana Anggrek Salju'" Kata juli sambil tersenyum tipis dan menjawab kebingungan dari putri yona itu.

__ADS_1


__ADS_2