SYSTEM SUPREME IMORTAL GOD (DEWA ABADI TERTINGGI)

SYSTEM SUPREME IMORTAL GOD (DEWA ABADI TERTINGGI)
CHAPTER 5. DEWI PERI UTARA


__ADS_3

Para kaisar siluman yang ingin mencoba untuk menghancurkan umat manusia tanpa adanya kerugian yang berarti, maka mereka terbentuklah sebuah kelompok 'Partai Manusia' untuk memerangi sesama manusia yang lainnya, itu di karena dewa siluman sudah mengetahui bahwa manusia itu mempunyai sifat yang serakah.


Dengan memanfaatkan keserakahannya manusia yang akan membunuh sesama manusia, maka kaisar siluman membentuk sebuah 'Partai Iblis' atau lebih tepatnya sebuah partai yang beranggotakan manusia yang berhati iblis.


Dan kaisar siluman menjanjikan sebuah perlindungan dan kekuatan yang sangat besar kepada seluruh manusia yang mau bergabung bersamanya. Manusia yang memiliki sifat serakah akan membuat berbagai macam alasan mereka, yang pada akhirnya mereka pun mau bergabung dengan partai tersebut.


Di sebuah Benua Timur, terdapat Partai Iblis yang Tertinggi yang bernama Partai Dewa Iblis. Partai Iblis ini juga terbagi menjadi 4 partai cabang, di setiap Kerajaan akan dikirimkan 1 partai cabang, di kerajaan awan sendiri mereka menempatkan partai cabang mereka bernama 'Partai Iblis Lembah Neraka' di sana.


Partai iblis lembah neraka pada dasarnya adalah sebuah perguruan aliran hitam yang dahulunya dikenal sebagai 'Perguruan Lembah Neraka, dan mereka juga merupakan salah satu perguruan besar, namun sekarang mereka secara diam-diam berubah haluan dan mereka ikut bergabung dengan 'Partai Iblis' sang pergerakan dan pemberontakan.


Partai iblis lembah neraka tidak sendirian yang bergabung dengan partai dewa iblis, setidaknya yang ikut dengan partai tersebut tidak lebih dari 20 perguruan aliran hitam lainnya yang secara diam-diam ikut bergabung dengan partai itu, sehingga perguruan mereka menjadi semakin kuat dan mulai berkembang.


Untuk sumber daya peningkatan budidaya mereka sendiri, sudah disediakan langsung oleh partai dewa iblis, sehingga mereka memperoleh sumber daya yang berlimpah.


Sementara sumber daya yang ada di wilayah kerajaan awan, sumber daya yang ada di kerajaan sudah amat sangat terbatas. Sebagian besar sumber daya yang disediakan oleh kerajaan adalah milik 'Organisasi Dunia', seperti 'Organisasi Dewa Pill Dunia', 'Organisasi Ahli Kitab Dunia', dan 'Asosiasi Rumah Pelelangan', pendekar yang tidak mendapatkan sumber daya maka mereka harus pergi berburu di sekitar hutan kerajaan awan, sebagian pendekar yang lainnya dengan nekat mereka akan mencoba mencari sumber daya diluar 'Kubah Pelindung' dengan resiko taruhannya adalah nyawa mereka sendiri.


Kerajaan awan merupakan kerajaan terlemah dari kerajaan yang lainnya, sehingga partai iblis lembah neraka berencana untuk melenyapkan organisasi yang menyediakan sumber daya untuk para pendekar yang ada di kerajaan awan, sehingga pendekar yang ada di sana akan semakin melemah, dengan demikian kerajaan awan akan menjadi lebih mudah untuk di kuasai.


Langkah pertama yang akan diambil oleh partai iblis lembah neraka adalah dengan cara membunuh para 'Direktur Organisasi', agar organisasi yang merasa terancam maka mereka akan angkat kaki dari wilayah kerajaan awan.


Hal itulah yang sudah terjadi pada sekarang ini, anggota partai iblis lembah neraka mencoba untuk menyerang orang penting dari 'Organisasi Dewa Pill Dunia'. Guru amin yang dapat merasakan kalau penyerangan yang dilakukan oleh partai iblis lembah neraka tidaklah seimbang, serta sebagian pendekar yang berada di organisasi dewa pill 💊 dunia sudah berguguran, sehingga membuat guru amin harus bertindak dengan cepat.


"Tenaga Dalam Bidadari! Pukulan Ganda!"


Teriakkan yang dilakukan oleh Guru Amin yang disertai dengan penyerangan yang dahsyat, sehingga membuat Partai Iblis Lembah Neraka terkejut.


Seorang anggota Partai Iblis Lembah Neraka yang memakai Sabuk berwarna Kuning segera menyerang Guru Amin dengan gesitnya, sehingga membuat keduanya menjadi lawan yang seimbang.


Di Kejauhan dalam hutan, Juli dengan segera menggambar Pola Tulisan Kuno ditangannya, lalu dia menggigit jarinya sehingga membuatnya berdarah kemudian diteteskan ke Enskripsi atau Pola Tulisan Kuno yang baru saja digambar hingga mengeluarkan sebuah cahaya yang sangat terang.


"Ah, aku hanya bisa menghasilkan 20 Jarum Roh saja, sungguh Tenaga Dalam yang menyedihkan, maka setelah ini aku harus segera meningkatkan Tenaga Dalam ku" Gumam Juli dengan tersenyum pahit.


Kereta Kuda yang dilindungi oleh 2 orang pengawal, sekarang 2 pengawal Kereta Kuda yang tersisa segera dikeroyok oleh 8 orang anggota Partai Iblis Lembah Neraka.


Disisi lain, Guru Amin yang dikeroyok oleh 2 orang dari anggota Partai Iblis Lembah Neraka, semua orang yang mendengar teriakkan dari Guru Amin.


"Tenaga Dalam Bidadari! Pukulan Ganda!"


Maka yang dapat dipastikan oleh mereka adalah akan mengalami kematian yang secara misterius dikarenakan mereka tidak siap untuk menahan serangan secara mendadak.


Guru Amin yang terus menyerang dengan mengincar orang yang memiliki Aura-aura yang kuat dengan Pukulan Gandanya, sehingga membuat sebuah kengerian pada dihati para anggota Partai Iblis Lembah Neraka.


Seorang Pemimpin dari Partai Iblis Lembah Neraka yang memakai Sabuk berwarna Biru dan berkepala Botak segera meloncat mendekati Guru Amin dan menunjuk kearah wajah Guru Amin dengan wajah yang murka.


"Kau Pendekar Buta, siapa kau? Kenapa kau berani mencampuri urusan kami, apa kau sekarang sudah bosan hidup!" Kata Si Botak itu dengan nada yang marah.


"Aku bernama Amin, memangnya siapa kalian?" Tanya Guru Amin sambil waspada kalau ada sebuah serangan mendadak.


"Kamu tidak perlu tau siapa kami, yang terpenting sekarang adalah kami mengizinkan mu pergi jauh dari sini dan kamu jangan mengganggu urusan kami lagi!" Kata Si Botak itu.


"Dasar! Partai Iblis Lembah Neraka!" Bentak Guru Amin dengan mengeluarkan Aura bertarung yang kuat.

__ADS_1


Pemimpin Partai Iblis Lembah Neraka yang berkepala Botak itu terkejut bukan main, karena dia sekarang langsung mengeluarkan keringat dingin yang pada pasalnya, Partai mereka baru saja dibentuk pada sebulan yang lalu namun sekarang mereka telah ketahuan oleh Guru Amin Si Buta yang ada di depannya itu.


'Pasti Si Buta ini bukanlah orang yang biasa, dan setidaknya dia memiliki latar belakang yang kuat, namun siapa dia?' Batin Si Botak Pemimpin dari Partai Iblis Lembah Neraka yang sudah mulai ketakutan.


"Apa mau mu?" Tanya Si Botak sambil mengangkat dagunya.


"Aku mau kalian cepat pergi dari sini! Dan jangan mengganggu yang lebih jauh lagi pada pengendara ini!" Jawab Guru Amin dengan nada yang serius.


"Itu tidak akan semudah itu buta. Semuanya, serang Si Buta ini dulu!" Teriak Si Botak yang memerintahkan pasukannya.


Lima orang yang memakai Sabuk berwarna Merah, anak buah dari Si Botak saling pandang yang kemudian mereka dengan cepat langsung menebas Guru Amin dengan golok mereka.


Wuss Wuss Wuss Wuss Wuss


Trakk Trakk Trakk Trakk Trakk


Sementara Guru Amin yang bukannya mundur, namun sebaliknya dia dengan cepat mengeluarkan Aura Petarung yang hebat, seraya menyerang musuh dengan gesitnya.


"Tenaga Dalam Bidadari! Pukulan Ganda!" Teriak Guru Amin yang seraya menghantamkan serangan dengan sekuat tenaganya.


Phekk Phekk Phekk


Kedua Pukulan Ganda Guru Amin dapat dengan mudah ditangkis, namun 2 orang musuh yang menangkis serangan tadi itu langsung terpental jauh, lalu mereka jatuh ketanah yang langsung meregang tak bernyawa.


Aaaakkkk


Semua orang yang melihat kejadian itu menjadi merinding dengan apa yang sudah terjadi didepan mereka, betapa mengerikan jika mereka yang tidak dapat menangkis saja tetap akan mati.


Sementara Pasukan Partai Iblis Lembah Neraka sudah kehilangan semangat untuk bertarung dengan Guru Amin, karena menurut kalau Guru Amin itu sama saja dengan Malaikat Maut, setiap serangan yang dilakukan oleh Guru Amin maka dapat dipastikan dengan Kematian.


"Tenaga Dalam Bidadari! Pukulan Ganda!"


Wuss Wuss


Pukulan yang dilancarkan oleh Guru Amin tidak ada yang berani untuk menangkisnya, sekarang mereka harus menghindari kontak fisik secara langsung dengan Guru Amin yang memungkinkan mengandung sebuah kutukan.


Wuss Wuss


Aaaakkkk


Pasukan Partai Iblis Lembah Neraka yang mencoba mengelak dari serangan yang dilancarkan oleh Guru Amin, namun nyatanya naas mereka tetap saja jatuh ke tanah dan mulai kejang-kejang seperti ayam yang baru disembelih lalu mati, bahkan tubuh mereka pun tidak terlihat luka sedikitpun.


Pria Botak yang bersabuk Biru itu pun berubah menjadi sangat pucat dan serba salah, pada saat itu dia dengan cepat mengambil sebuah keputusan untuk mundur dan melarikan diri dari sana.


"Semuanya cepat mundur!" Perintah dari Pria Botak yang sudah mengeluarkan keringat dingin yang sudah membasahi seluruh tubuhnya.


"Tidak akan semudah itu!" Kata Guru Amin dengan senyuman dingin yang seolah menusuk tubuh hingga ke Sumsum tulang dari Pria Botak itu.


Setelah mendengarkan perkataan dari Guru Amin, wajah Pria Botak pemimpin dari kelompok Partai Iblis Lembah Neraka yang bersabuk biru itu pun menjadi pucat, dia sudah mulai terlihat putus asa serta ke-13 pengikutnya yang masih hidup itu pun tidak ada yang berani untuk bergerak.


Para pengawal kereta dari Organisasi Dewa Pill Dunia yang tersisa hanya tinggal 4 orang saja, itu pun mereka masih dalam kondisi terluka parah, sementara yang lainnya sudah tewas.

__ADS_1


Dari pihak Partai Iblis Lembah Neraka yang awalnya lebih unggul serta hampir membantai habis seluruh pasukan dari Organisasi Dewa Pill Dunia, namun setelah kemunculan Guru Amin 'Si Pendekar Buta Misterius' dengan cepat membalikkan keadaan, dan gara-gara Si Pendekar Buta juga dengan cepat sudah membunuh 20 anggota dari Partai Iblis Lembah Neraka tanpa ampun sedikit pun.


Pria Botak Pemimpin dari Kelompok Partai Iblis Lembah Neraka menjadi ketakutan, kalau ini terus dilanjutkan maka itu sama saja dengan bunuh diri, keputusan yang terbaik adalah dengan cara memohon ampun kepada Guru Amin 'Si Pendekar Buta yang Misterius' itu.


Sementara disisi lain, Juli yang sudah mulai gelisah dikarenakan semua Jarum Roh yang dia buat sudah habis semua, dengan wajah dan emosi yang masih kesal pun mulai keluar dari persembunyiannya.


"Guru, kenapa guru tidak segera melepaskan saja mereka?" Tanya Juli yang masih terasa cemas dihatinya.


Dengan kemunculan Juli itu pun membuat Guru Amin menjadi khawatir, namun Guru Amin tetap saja tidak mau melepaskan begitu saja anggota dari Partai Iblis Lembah Neraka, tanpa meminta mereka untuk berjanji agar tidak melakukan hal keji seperti ini lagi.


"Kalian semua segera berbaris lah dengan tertip" Perintah Guru Amin dengan nada yang serius.


Wajah pucat dan takut sudah terlihat pada ke-13 Anggota Partai Iblis Lembah Neraka, mereka pun cepat berbaris dengan tertip dan tidak yang protes dari mereka.


Bagi mereka semua, mengganggap Guru Amin sama halnya dengan Malaikat Mautya yang bisa mencabut nyawa mereka semua kapan saja, mereka yang mendapatkan kesempatan untuk hidup adalah sebuah Anugerah.


Sekarang Juli menjadi sedikit frustasi, karena mereka semua rata-rata sudah berada ditingkat Kayu dan satu orang dari mereka sudah berada ditingkat Batu, hanya butuh satu serangan saja Guru Amin pasti mati dikarena Guru Amin masih berada ditingkat Pejuang, Tingkatan yang paling rendah dalam sebuah Budidaya ke Pendekaran.


"Aku akan meminta kepada kalian untuk bertaubat dan berjanji, tidak akan mengulangi perbuatan yang kalian lakukan ini, apa kalian bersedia? Yang tidak bersedia maka kalian bisa angkat tangan!" Kata Guru Amin dengan senyum dinginnya yang membuat mereka ketakutan setengah mati.


Juli yang sudah menyadari sesuatu dengan watak misteriusnya, maka Juli dengan segera mengambil sebuah benjana yang berisikan air, lalu dia menggigit jarinya hingga berdarah yang kemudian darah tersebut diteteskan kedalam benjana yang sudah berisikan air itu.


Juli pun mulai menulis sebuah segel kuno pada air itu, setelah itu secara tiba-tiba air itu mengeluarkan sebuah cahaya merah darah dan mengandung sebuah kutukan yang sangat mengerikan, kemudian Juli mendatangi Guru Amin yang sedang memberikan sebuah nasehat kepada ke-13 Anggota Partai Iblis Lembah Neraka, Juli pun segera memberikan air kutukan itu kepada gurunya.


"Guru! Suruh mereka meminum air ini sebagai bukti persaudaraan kita dengan mereka supaya mereka mau bertaubat!" Kata Juli yang sambil memberikan benjana yang berisikan air yang bercahaya itu kepada Guru Amin.


Guru Amin yang memang tidak bisa melihat cahaya yang keluar dari air itu, namun dia dapat mencium baunya. 'Air biasa! Tidak ada aura jahat didalamnya' Batin Guru Amin.


Lalu guru amin segera memberikan isyarat kepada Anggota Partai Iblis Lembah Neraka untuk segera meminumnya secara bergantian.


"Airnya ini cuma sedikit! Dan benar apa yang dikatakan oleh muridku! Kalian harus meminum air ini sebagai bukti keseriusan kalian, jika tidak! Kalian bisa mencobanya untuk melarikan diri dari sini" Kata Guru Amin dengan nada yang sedikit mengancam.


Lalu dia segera menyodorkan airnya itu dengan seraya berkata, "Minumnya dimulai dari kamu!" Guru Amin sambil menunjuk kepada aura yang paling kuat diantara mereka yang bisa dirasakannya, itu tidak lain adalah pemimpin rombongan 'Si Botak'.


Si Botak itu pun segera meminumnya dengan khidmat dan diteruskan oleh Anggota Partai Iblis Lembah Neraka lainnya hingga semuanya dapat kebagian untuk meminum kutukan itu, dan menurut mereka itu adalah jalan satu-satunya agar mereka bisa bertahan hidup, itulah yang dipikirkan oleh mereka.


Setelah semua yang direncanakan sudah selesai maka Juli dapat tersenyum lepas dikarenakan Juli dapat melihat ketakutan diwajah mereka, bahkan mereka mau saja meminum air yang sudah dia berikan kutukan, pada kehidupan Juli yang sebelumnya, seseorang rela lebih memilih untuk bunuh diri daripada meminum air kutukan yang sangat mengerikan itu.


Setelah semuanya selesai meminumnya, guru amin mulai menasehati mereka lagi, dan guru amin juga mulai memberikan arahan kehidupan yang baik terhadap Anggota Partai Iblis Lembah Neraka, sehingga mereka yang mendengarnya pun telinga mereka memerah karena panas yang tak tertahankan itu, namun apa dayanya mereka bahkan ratusan makian yang ada dihati mereka pun tidak ada yang berani terlontarkan dari mulut mereka semua.


Melihat sebuah kejadian aneh yang ada didepannya itu, seorang pria paru baya yang berumur 60 tahun pun segera keluar dari Kereta Kuda yang Mewah itu, orang tua tersebut dikenal sebagai Dewa Pill Dunia Timur, dikarenakan dia sangat kuat yang setidaknya sudah berada ditingkat Perunggu.


Juli yang melihat orang tua itu pun terkejut, 'Dewa Pill Dunia Timur! Berarti dikehidupan ku yang sebelumnya, orang yang menyebabkan dia kehilangan lengan kirinya sehingga dia mengalami kemunduran itu disebabkan penyerangan kali ini!' Batin Juli.


Dewa Pill adalah orang yang paling berpengaruh di Dunia Persilatan, dikarenakan dia adalah salah satu pilar terhebat di Organisasi Dewa Pill Dunia.


Lalu Juli yang melihat sepertinya ada sosok lain yang ada didalam Kereta Kuda, dan benar saja ada seorang bocah perempuan yang cantik jelita berumur 6 tahun.


Bocah perempuan yang cantik jelita itu diborgol dengan borgol yang amat besar ada dikedua tangan dan sebuah kalung rantai besar yang ada di lehernya.


Ketika Juli melihatnya dengan seksama, Juli hanya dapat menjerit yang seraya bergerak mundur sejauh dua langkah dengan wajah mulai pucat.

__ADS_1


"Dewi Peri Utara"


__ADS_2