SYSTEM SUPREME IMORTAL GOD (DEWA ABADI TERTINGGI)

SYSTEM SUPREME IMORTAL GOD (DEWA ABADI TERTINGGI)
CHAPTER 10. BONEKA JIWA DEWI KEGELAPAN


__ADS_3

Yona yang menemukan sebuah kitab kuno namun dia tidak bisa membaca tulisannya, lalu dia menyerahkan kitab itu kepada juli. Kemudian juli membacanya dengan cermat dan seksama.


"Kitab 'Teknik Penakluk Boneka Dewi Kegelapan'" Kata juli yang penasaran sambil mengerutkan alisnya.


Juli segera duduk dan membaca kitab kuno itu, sedangkan yona hanya bisa menunggu dengan sabar disampingnya, sesekali yona melihat pola-pola aneh yang ada didalam kitab itu.


Juli yang membaca dengan serius selembar demi selembar dengan seksama, setelah selesai membaca semua halaman yang ada di kitab dia pun beranjak dari tempat duduknya.


Juli mulai mengerakkan tangannya dan segera menulis pola tulisan-tulisan kuno di sekeliling 'Benda Material Misterius Kuno' tersebut, setelah semuanya selesai dia tulis, juli pun menggigit jarinya hingga mengeluarkan darah dan mengalirkan darah itu ke pola kuno yang telah dia buat, muncul seberkas cahaya keluar dari pola itu, juli mulai meletakkan tangannya di atas material misterius tersebut dan dia menyalurkan tenaga dalamnya.


Hal yang terduga pun terjadi, benda material misterius itu terus menerus menyerap tenaga dalamnya, kejadian itu yang membuat juli tidak bisa menarik tangannya lagi dari benda itu.


Yona juga menjadi panik saat melihat tuan mengalami masalah tersebut, dia pun segera datang untuk membantu menarik telapak tangan juli dari benda misterius itu, namun tanpa sengaja tangan yona telah menyentuh material kuno itu, sehingga material kuno itu juga menyerap tenaga dalamnya dari yona sementara itu, juli akhirnya terlepas dari benda tersebut dan jatuh terduduk lemas sedangkan yona yang masih dapat bertahan, benda misterius tersebut tiba-tiba berubah menjadi sesosok gadis muda yang berusia sekitar 20 tahun yang amat cantik jelita dengan pakaian seperti permaisuri kerajaan berwarna serba hitam.


Setelah gadis belia itu terbentuk dengan sempurna, segera yona terhempas jatuh dan tersungkur ke tanah, yona yang masih berusaha untuk berdiri dengan sisa-sisa tenaga dalamnya, yona adalah peri yang sangat tangkas sehingga dia masih berdiri tegak walaupun yona terlempar sangat jauh namun tubuhnya tidak mengalami luka sedikitpun, sementara juli hampir kehilangan kesadarannya.


"Hahaha! Aku tidak dapat menduganya setelah aku coba tadi, ini akan berhasil" Kata juli sambil tertawa.


Lalu juli melirik ke arah yona yang masih bisa berdiri walaupun dalam keadaan kehilangan tenaga dalamnya, segera juli memberi isyarat kepada yona untuk memulihkan kembali tenaga dalamnya.


Yona yang melihat isyarat dari juli, dia hanya bisa mematuhinya lalu dia pun mengambil posisi duduk lotus untuk menyembuhkan tenaga dalamnya, seketika ruangan sekitarnya berubah menjadi hawa kering dan cahaya dari kristal penerangan pun menjadi agak redup, namun juli tidak akan memperdulikannya yang dimana konsentrasinya masih terpusat kepada gadis yang ada didepannya itu.


"Siapa kamu?" Tanya juli kepada seorang gadis cantik jelita yang tubuh baru saja terbentuk dari material misterius kuno itu.


"Saya merupakan 'Boneka Jiwa Dewi Kegelapan' dan ini adalah bentuk tubuh asliku namun saya bisa merubah bentuk menjadi apapun yang kamu mau tuan" Kata 'Boneka Jiwa Dewi Kegelapan'.


Juli yang sedikit berpikir-pikir, 'Sekarang aku memiliki tubuh yang sangat lemah, apa alangkah baiknya dia akan ku jadikan perisai pertahanan tubuhku saja yaa dan lagi dia dapat menambah sedikit tenaga dalam ku' Batin juli.


"Baiklah! Aku mau kamu menjadi kulitku, dan itu yang aku butuhkan untuk sekarang ini" Kata juli kepada gadis itu.


Boneka jiwa dewi kegelapan pun segera berubah bentuk menjadi material cair dan terbang ke arah juli, dan melilitkan tubuhnya hanya dalam sekejap dia telah berbentuk lapisan kulit yang melindungi seluruh tubuhnya, sehingga tubuhnya terasa lebih bertenaga dan kulitnya bisa menahan dari serangan apapun, bahkan juli tidak terlihat berbeda dari sebelumnya setelah menyatu, hanya saja dia sedikit terlihat tidak sekurus sebelumnya.


"Hmm! Ini bisa dikatakan baju yang sangat bagus" Kata juli dengan senyum tipisnya.


"Terima kasih tuan" Jawab boneka jiwa dewi kegelapan.


Juli kembali duduk bersila dan segera memulihkan tenaga dalamnya, setelah seharian penuh juli bersama yona yang digunakan untuk memulihkan tenaga dalamnya kembali di ruangan rahasia itu, baru mereka dapat bergerak seperti biasanya.


Setelah pulih, juli segera duduk di sebuah kursi meja batu yang seketika ditangan juli terdapat buku dan pulpen dari gelang ruang surgawi dan memulai menulis sebuah kitab, sedangkan yona sesekali dia melirik kearahnya namun terkadang dia memperhatikan tuannya yang menulis dengan rapinya, dan terlihat keringat yang terkadang keluar dari keningnya karena dia mulai kelelahan.


Setelah selesai menulisnya, juli menyerahkan kitab tersebut kepada yona.


"Yona! Kitab 'Teknik Tenaga Dalam Peri' akan aku kasih ke kamu dan jangan lupa pelajari kitab ini, sekarang kamu masih berada di tingkat pejuang bintang dua, dengan mempelajari teknik ini maka kamu dapat dengan cepat meningkatkan tenaga dalam mu" Kata juli sambil memberikan sebuah kitab yang baru saja dia tulis itu kepada yona.


"Terima kasih banyak tuan" Kata yona yang mengambil kitab yang baru dibuat oleh tuannya dan mulai membuka kitabnya.


"Oh ya tuan! Tuan yang begitu jenius ini, tuan sudah berada ditingkat berapa sebenarnya ya tuan?" Tanya yona yang begitu polosnya kepada juli.

__ADS_1


Juli hanya bisa tersenyum pahit saat mendengarnya, dia bahkan belum menerobos ke tingkat pejuang sama sekali, karna dia masih ditingkat 0, dia hanya bisa menggaruk-garuk kepalanya dan menjadi salah tingkah.


"Hihihi! Sebenarnya, aku memang belum memiliki tingkatan budidaya dalam tubuhku, namun aku akan segera memikirkan teknik apa yang cocok dan sesuai dengan ku" Jawab juli dengan senyum yang dipaksakan.


Namun tiba-tiba saja boneka jiwa dewi kegelapan yang sudah menyatu dengan kulit juli, segera mengirimkan suaranya ke dalam pikiran juli.


"Tuan! Didepan dekat batu yang ada disudut ruangan, ada sebuah pintu di sana untuk menuju ke sumber 'Mata Air Kehidupan' yang mana itu sangat baik untuk meningkatkan budidaya seseorang" Kata boneka jiwa kepada juli.


"Yona! Ayo kita ke ruangan yang selanjutnya" Ajak juli dengan bersemangat ke yona karena dia tau dengan benar apa fungsi dari 'Mata Air Kehidupan' itu.


"Hmm🤔?" Yona hanya diam penasaran dimana ruangan selanjutnya.


Segera juli bergegas ke sudut ruangan dan segera mencari tombolnya, tidak lama kemudian tombolnya telah ditemukan, setelah tombol itu ditekan muncul pintu dan akhirnya terbuka.


Dan benar saja, di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah danau yang sangat luas dan mata air kehidupan sebagai sumbernya, bukan hanya itu saja di dalam juga terdapat pemandangan sangat indah serta pinggiran danau banyak ditumbuhi tumbuhan herbal yang sangat langka.


Yona yang tidak sepenuhnya mengerti, namun dia dapat merasakan kalau didalam sana sangatlah alami dan dapat meningkatkan budidayanya dengan sangat cepat.


Juli memetik beberapa buah dan memakannya secara langsung dan dia segera memeriksa buah-buahan yang lainnya, lalu dia memberikannya kepada Yona.


"Yona! Kamu makan 'Buah Kabut Merah' ini sambil berendam di dalam danau, dengan mengonsumsi buah serta berendam ke dalam danau, itu akan mempercepat peningkatan pada budidaya mu" Kata juli kepada yona.


"Baik tuan" Jawab yona.


Setelah yona mengambil buah kabut merah itu dan segera dia memakannya setelah dia turun ke dalam danau untuk berendam, seketika itu juga tubuhnya mengeluarkan sebuah cahaya berwarna merah serta budidayanya meningkat dengan cepat, awalnya dia berada di tingkat pejuang bintang dua sekarang dia naik ke Bintang Tiga lalu Bintang Empat sampai seterusnya dan cahaya merah itu terus menyala terang untuk bersiap-siap naik ketahap selanjutnya.


'Di kehidupan ku yang sebelumnya, saat yona menyerang 'Kerajaan Manusia' terkuat di bumi di bagian tengah, dia bisa bertempur selama satu tahun penuh dengan para petinggi dari 'Kerajaan Bumi Tengah', pada saat itu dia mulai melemah karena dia sudah kehabisan tenaga dalamnya, walaupun begitu dia tetap tidak bisa aku kalahkan kalau menyerangnya hanya seorang diri, sehingga aku mengeroyoknya dengan bantuan 5 petinggi dari kerajaan manusia terkuat pada saat kala itu, aku yang tidak mampu untuk membunuh monster itu namun aku berhasil untuk menyegelnya' Batin juli yang mengingat masa lalunya.


Setelah juli mengingat kejadian itu, dia mulai memejamkan matanya untuk memeriksa keadaan yang ada di tubuhnya itu, setelah sekian lama dia memejamkan matanya, kemudian dia tersenyum pahit saat melihat kondisi tubuhnya sambil menggelengkan kepalanya.


'Tidak ada kualitasnya sama sekali, otot, tulang dan semuanya sangatlah lemah. Untungnya saja aku hanya makan 'Buah Anggur Sungai', jika seandainya aku memakan 'Buah Kabut Merah' seperti yang aku berikan kepada yona, maka hari ini akan menjadi hari terakhirku' Batin juli.


'Teknik budidaya yang sesuai dengan kondisi tubuh ku saat ini adalah 'Teknik Panggilan Alam'' Batin Juli.


'Teknik Panggilan Alam' merupakan teknik ini sangatlah lambat dalam meningkatkan tingkatan budidaya seseorang namun teknik ini sangatlah kuat, yang dimana jika seseorang yang menggunakan teknik ini dengan sungguh-sungguh maka orang tersebut dapat menguasai segala element yang ada di alam semesta ini, namun untuk menaikkan satu bintangnya saja itu akan membutuhkan banyak sumber daya alam yang sangat besar.


Jika orang menggunakan teknik ini merupakan orang miskin atau daerahnya yang kekurangan sumber daya alam, maka teknik ini tidaklah dengan orang tersebut.


"Baiklah! Sudah ku putuskan, kalau aku akan menggunakan 'Teknik Panggilan Alam' ini sebagai teknik budidaya ku" Kata juli.


Setelah beberapa buah anggur sungai sudah habis dimakan oleh juli, lalu dia mulai duduk merendam di dalam air danau itu.


Luas dari danau tersebut hampir mencapai sekitar satu hektar persegi, di bawah air danau juga kaya akan tanaman herbal di dalamnya, bukan hanya di dalam danau saja yang kaya akan tanaman herbal tetapi di pinggir danau juga banyak sekali di tumbuhi oleh tanaman herbal yang mengeluarkan cahayanya.


Selain itu, terdapat banyaknya kristal yang bercahaya di langit-langit ruangan, sehingga ruangan yang luas tersebut sama seperti gua yang terang menderang.


Di sana, sekali lagi juli di kejutkan oleh yona yang dimana budidayanya telah meningkatkan lagi menjadi tanah pejuang bintang lima, juli yang melihat itu pun mulai masuk dan berendam kedalam danau kemudian dia duduk bersila, setelah itu juli mulai menggunakan teknik panggilan alam nya yang dimana tempat dia berendam dengan Yona jaraknya sekitar lima meter.

__ADS_1


Muncul aura yang begitu kuatnya segera memenuhi ruangan itu, sedangkan di dalam danau terdapat sebuah cahaya yang begitu terang keluar dari dalam tubuh yona. Dan..


Boom..


Terdengar suara ledakan keras yang menandakan kalau yona sudah berhasil menerobos ke tingkat kayu, setelah itu dia terus ber kultivasi untuk menstabilkan budidayanya yang baru menerobos, sementara Juli yang memejamkan matanya selama 4 jam dengan memakan banyak Buah Anggur Sungai yang kemudian dia baru bisa menerobos ke Tingkat Pejuang Bintang Satu.


Kemudian Juli membuka kan matanya dan melihat Yona yang sedang larut dalam Budidaya nya dan hampir meningkat lagi ke Tingkat Kayu Bintang Dua, disana Juli hanya menunggu Yona selesai meningkatkan budidayanya, tidak berselang lama kemudian Yona berhasil menembus menjadi tingkat kayu bintang dua.


"Yona" Ucap Juli yang memanggil Yona karena sedang larut dalam meningkatkan budidayanya lagi.


Yona yang mendengar kalau Juli memanggil nya, segera Yona membuka kan matanya dan dia dapat melihat kalau Juli sudah berada di depannya, setelah Juli berada ditingkat pejuang bintang satu.


"Selamat ya tuan, karna tuan telah menerobos menjadi pejuang" Kata Yona yang memberikan selamat kepada Juli dengan polosnya.


Juli yang mendengar itu hanya tersenyum pahit, "Kamu juga selamat ya karena kamu telah menerobos ke tingkat kayu bintang dua" Kata Juli yang membalas ucapan selamat kepada Yona.


Yona hanya bisa tersenyum lebar, karena dia merasakan sejuta rasa gembira yang memenuhi di relung hatinya.


"Tuan! Apa yang akan kita lakukan sekarang ini?" Tanya Yona yang bersemangat.


"Sekarang, waktunya kita keluar dari ruangan rahasia ini, nanti kita akan menyusun rencana selanjutnya" Kata Juli kepada Yona.


Kemudian, Juli dan Yona segera meninggalkan tempat itu, sebelum keluar dari tempat itu Juli sudah memetik banyak tanaman herbal yang ada di danau itu dan juga sudah mengambil air kehidupan yang ada disana.


"Yona! Sekarang kamu bisa dengan bebas untuk keluar masuk ke tempat ini kapanpun yang kamu mau" Kata Juli.


Juli dan Yona juga tidak lupa mengambil masing-masing satu juta keping emas yang ada didalam ruangan harta, sekarang Yona sudah bisa menyimpan apapun kedalam ruang jiwa miliknya sedangkan Juli menyimpannya di dalam Cincin Ruang Surgawi, kemudian mereka keluar dari ruangan rahasia yang ada di bawah tanah Istana Anggrek Salju.


Setelah keduanya keluar dari dalam kamar istana, Juli dan Yona mendapati guru amin yang telah berada di depan pintu kamar mereka.


"Kalian berdua selama ini kemana saja sih, kalian malah asik tidur dan bermalasan saja didalam kamar selama dua hari ini" Bentak guru amin yang kesal dengan mereka berdua.


"Gu.. Guru, saya selama ini cuma meningkatkan budidaya dan sekarang saya telah mencapai tingkat pejuang bintang satu" Kata Juli yang gugup saat melihat gurunya marah.


Setelah mendengar berita itu, raut wajah guru amin seketika berubah menjadi gembira, 'Berarti mereka selama ini tidak bermalas-malasan' Pikir guru amin.


"Hahahahaha, aku benar-benar bangga dengan kamu nak, kau benar-benar seorang jenius karena bisa mencapai tingkat pejuang bintang satu diusia tujuh tahun, ini bukan suatu hal yang mudah untuk dicapai" Kata guru amin yang bangga.


"Terima kasih guru, semua ini berkat pencerahan yang guru berikan" Kata Juli yang sudah lega.


Kemudian Juli memberikan sekantong Buah Anggur Sungai dan Air Kehidupan kepada gurunya, yang dimana jika seseorang meminum air kehidupan ini maka itu bisa memperbaiki regenerasi tubuh dengan baik, sementara Buah Anggur Sungai bisa meningkatkan budidaya seseorang.


Guru Amin yang bisa merasakan khasiat dari buah-buahan dan air yang diberikan oleh Juli, namun tiba-tiba saja guru amin dapat merasakan aura yang sangat kuat saat Yona keluar dari kamar, guru amin segera mengerutkan dahinya.


"Nak Yona! Kamu sekarang memiliki aura yang sangat mengerikan di dalam tubuh mu, sebenarnya kamu berada di peringkat apa budidaya mu sekarang?" Tanya guru amin dengan nada serius.


"Saya berada ditingkat Kayu Bintang Dua, guru" Kata Yona dengan nada yang datar.

__ADS_1


"APAA" Teriak guru amin yang terkejut bukan main.


__ADS_2