SYSTEM SUPREME IMORTAL GOD (DEWA ABADI TERTINGGI)

SYSTEM SUPREME IMORTAL GOD (DEWA ABADI TERTINGGI)
CHAPTER 16. KELICIKAN MENTERI BAHAR


__ADS_3

Di kerajaan awan, terdapat 16 provinsi yang salah satunya adalah 'Provinsi Rawa Emas' dan merupakan provinsi terkecil diantara semua provinsi yang ada, gubernur yang menjabat di provinsi rawa emas saat ini adalah 'Gubernur Hakim'. Gubernur ini merupakan orang kepercayaan dari raja kerajaan awan, sehingga dia mendapatkan bantuan dari kerajaan terhadap dirinya ini sangatlah melimpah.


Prajurit yang ada di provinsi rawa emas ini lebih dari 100 ribu orang serta dia juga mendapatkan dukungan dari tiga perguruan besar yang ada di provinsi ini yang menjadikan provinsi ini menjadi prajurit dan pendekar terbanyak di antara semua provinsi. Sehingga membuat provinsi ini menjadi provinsi terkuat dan ditakuti di seluruh kerajaan awan.


Di kehidupan juli sebelumnya, setelah kematian dari gubernur hakim maka posisi gubernur di provinsi rawa emas ini digantikan oleh putra sulungnya yaitu menteri bahar.


Dibawah kepemimpinan menteri bahar inilah yang membawa malapetaka bagi kerajaan awan, karena dia sudah berkerja sama dengan 'Partai Dewa Iblis' yang bisa dikatakan sebagai partai terbesar bagi para siluman di 'Bumi Timur'. Sedangkan partai dewa iblis, mereka hanya menunggu diluar kubah pelindung jika ada orang yang keluar dari kubah pelindung tersebut. Andaikan partai dewa iblis tidak memiliki kaki tangan seperti menteri bahar ini, maka kerajaan awan tidak akan hancur sama sekali dalam dua puluh tahun lagi dari sekarang.


Dalam dua puluh tahun lagi, salah satu dari kaisar siluman terkuat yang dijuluki sebagai 'Dewa Kaisar Siluman Langit' akan muncul, dia yang akan memerintahkan kepada para siluman di seluruh dunia untuk menghancurkan kubah pelindung yang melindungi umat manusia.


Pada saat itu, semua kubah pelindung masih dapat bertahan dari kehancuran, hanya beberapa kerajaan saja yang benar-benar hancur dimuka bumi ini salah satunya adalah kerajaan awan akibat penyerangan dari para siluman, kehancuran dari kubah ini terlepas dari seorang pengkhianat didalamnya sehingga terjadilah kekacauan dimana-mana yang membuat manusia harus berperang dengan sesamanya serta mereka juga harus menghadapi serangan dari para siluman.


Pada saat itu, menteri bahar yang memiliki prajurit yang kuat serta mendapatkan bantuan dari partai aliran hitam, sehingga mereka dengan mudahnya menghancurkan ketiga perguruan aliran putih yang ada di provinsi rawa emas, kemudian provinsi yang lainnya ikut jatuh setelah provinsi rawa emas jatuh ke tangan 'Partai Iblis Dunia Timur'.


Selain itu, partai iblis juga telah menyusup masuk ke dalam istana kerajaan awan sehingga pertahanan istana menjadi melemah dan dapat ditaklukkan dengan mudah tanpa gangguan sama sekali.


Banyak manusia yang menyerahkan diri mereka kepada bangsa siluman, sehingga mereka menamakan diri mereka sebagai 'Pasukan Manusia Siluman' yang bahkan lebih sadis dari bangsa siluman itu sendiri, contohnya seperti Menteri Bahar yang dimana dia akan menjadi salah satu ketua dari organisasi siluman.


Sekarang aja dia sudah bergabung dengan partai siluman, tentunya dia sekarang merupakan anggota dari partai iblis lembah neraka.


Partai siluman akan membantu manusia setelah mereka menjadi kaki tangannya mereka, oleh sebab itulah sumber daya yang dikirim ke menteri bahar secara rahasia sangatlah banyak, disaat dia berusia 25 tahun dia telah mencapai tingkat besi bintang satu.


Di kerajaan awan, terdapat dua orang jenius dalam hal budidaya, yaitu 'Menteri Bahar' dan 'Putri Daria', menteri bahar dianggap sebagai orang jenius dalam budidaya dikarena dia hanya mengandalkan sumber daya yang dia miliki tanpa latihan sama sekali, sedangkan putri daria, dia dianggap sebagai jenius sejati oleh semua orang dikarena dia sering melakukan latihan serta mengasah teknik yang dia miliki dan putri daria juga sudah mencapai tingkatan budidaya yang tidak diketahui oleh semua orang serta menjadi satu-satunya orang terkuat yang ada di 'Kerajaan Awan'.


Semua orang yang ada di sana sadar kalau berurusan dengan menteri bahar bukalah hal yang baik untuk dilakukan karena tingkatan budidaya yang dimiliki oleh menteri bahar sangatlah, sebab itulah yang membuat semua orang malas untuk berurusan dengannya.


Menteri bahar yang membawa 20 prajurit elite sepulang dia dari istana kerajaan ke kampung halamannya, dia ingin menjamu 20 prajurit elitenya yang rata-rata sudah berada di tingkat batu di restoran terbesar di kotanya, tentu saja apa yang dilakukan olehnya membuat prajuritnya merasa senang.


Ketika menteri bahar sampai di restoran itu bersama prajurit elitenya, rupanya ruangan yang ada di lantai tiga sudah disewa oleh rombongan juli dan lainnya serta juli juga telah memesan makanan terenak yang ada di sana untuk kapasitas banyak.

__ADS_1


Menteri bahar sangat marah dengan apa yang dia lihat saat ini, karena biarpun dia hanya ingin menjamu anggotanya namun dia tidak akan semewah dengan apa yang dilakukan oleh juli. Selain itu, dia tidak mau memboroskan uangnya sebanyak itu untuk bawahannya saja.


Tiba-tiba saja muncul sebuah ide terlintas dipikirannya, rencananya dia mau mempermalukan orang yang berani menunjukkan kekayaannya di kotanya ini, pelayan saja sudah mencoba untuk menahan menteri bahar namun dia sama sekali tidak berdaya dengan sikap arogannya menteri bahar.


Ketika menteri bahar sudah sampai di lantai tiga bersama prajurit elitenya, dia melihat rombongan orang-orang aneh dan dia belum pernah melihat rombongan juli sebelumnya, ada dua orang kerdil yang memakai baju zirah perang yang terbuat dari besi putih, selebihnya orang yang memakai pakaian dari kulit.


Menteri bahar sudah dapat menduganya kalau mereka ini adalah orang-orang dari tempat yang berbeda-beda dan tingkatan budidaya juga berada ditingkat perunggu pada umumnya, serta ada juga yang berada di tingkat perunggu puncak yaitu Ketua Kama tentunya.


Saat melihat tingkatan budidaya dari orang yang akan dia hadapi nantinya, tentu saja membuat dia menelan ludahnya namun menteri bahar adalah orang yang sangat licik dan orang yang sangat berhati-hati, jadi dia selalu memiliki cara untuk mencapai apa yang menjadi tujuannya.


"Diantara tuan-tuan sekalian, siapa yang menjadi pemimpinnya disini?" Tanya menteri bahar, dia hanya berharap kalau yang menjadi pemimpinnya bukanlah dua kerdil bersaudara itu serta ketua kama.


Lantas juli berdiri dari tempat duduknya saat mendengar apa yang dikatakan oleh menteri bahar, Juli sudah memprediksikan semuanya sejak awal dan bagaimana jalan pikirnya menteri bahar, menurut pandangannya itu masih pemikiran seorang bocah.


"Saya yang menjadi pemimpin di kelompok ini! Ada yang bisa saya bantu tuan?" Tanya juli ke menteri bahar seraya memberikan isyarat dengan tangannya kepada pelayan yang di sana untuk segera menyiapkan makanan tanpa menundanya lagi karena ada menteri bahar di ruangan itu.


Juli juga sudah berani berbohong didepan anggota yang lainnya karena dia sudah mengaku-ngaku sebagai pemimpinnya, namun begitu juli memberikan isyarat kepada para pelayan yang ada di sana untuk meneruskan pelayanannya, sedangkan untuk para pelayan yang ada di sana, mereka hanya mengikuti apa yang perintahkan oleh juli kepada mereka.


Karena itulah yang membuat menteri bahar agak emosi, dan dia tidak menerima kalau juli begitu mudahnya diberi kepercayaan oleh kelompoknya itu.


"Maaf 🙏 ya nak! Saya datang kemari untuk berbicara dengan pemimpin kelompok kalian" Kata menteri bahar sekali lagi.


Semua orang yang ada di sana tidak ada seorang pun yang memperdulikannya, juli masih berdiri kokoh dari tempat duduknya, sementara itu pandangan menteri bahar masih menatap anggota tamu lainnya dan dia berharap kalau diantara mereka ada yang mau berbicara dengannya, namun anehnya dia melihat kalau mereka hanya berbicara dengan sesamanya saja.


Menteri bahar mulai darah tinggi saat melihat semua orang yang ada di sana hanya mengabaikannya saja, "Baiklah nak! Kami ingin tempat ini segera dikosongkan untuk sementara waktu, kami akan melakukan pemeriksaan dikarenakan ada penyusup masuk kesini!" Kata menteri bahar dengan suara yang lantang, lalu pandangannya ke arah meja tempat dua kurcaci yang memakai baju zirah perang itu duduk, sementara tiga orang asing yang sebelumnya duduk di sudut ruangan itu mulai waspada.


Juli hanya tersenyum saat mendengar apa yang dikatakan oleh menteri bahar barusan, dia tahu betul apa yang akan dikatakan oleh menteri bahar sekaligus dia mau meringkus mereka semua untuk mencari kesempatan buat hidangan makanan mereka, para pelayan menjadi ketakutan dengan pernyataan yang dikatakan oleh menteri bahar, jika benar maka akan terjadi masalah di tempatnya.


"Baiklah! Kalian boleh memeriksa kami yang ada di sini setelah kami selesai makan, tapi jika kalian masih mau memeriksa kami saat ini juga, percaya atau tidak kalau aku bisa saja membantai kalian semua yang ada di sini" Kata juli dengan tatapan sedingin es.

__ADS_1


Budidaya menteri bahar yang berada ditingkat besi ini saja, saat melihat tatapan juli yang dianggapnya seorang bocah berumur tujuh tahun itu dapat membuatnya merinding apalagi kalau ancamannya itu benar, namun apabila dia mundur saat ini maka itu akan mempermalukannya didepan semua prajuritnya.


Saat ini dia merasakan kalau dirinya sedang dikebiri oleh seorang bocah yang masih berumur tujuh tahun itu.


Saat menteri bahar melihat anggota kelompok juli yang lainnya, seketika semua orang yang ada di ruangan tiba-tiba jadi diam serentak, mereka semua langsung menatap menteri bahar dengan tatapan yang tidak dapat dibayangkan, kecuali untuk tiga orang yang duduk di sudut ruangan yang malahan mereka menatap kearah kelompok juli dengan tatapan bingung, karena mereka semua bagaikan orang yang sudah dikomando oleh seseorang untuk menatap menteri bahar.


Mukanya menteri bahar menjadi merah karena marah, dia sekarang berada diposisi yang serba salah sedangkan para pelayan yang ada di sana sedikit merasakan kalau suhu ruangan menjadi panas, begitu juga dengan tatapan dingin yang diberikan oleh juli membuat para pelayan menjadi merinding.


Juli hanya memberikan senyum dinginnya, lalu dia duduk kembali dan tangannya langsung menunjuk kearah tangga.


"Kalian semua segera turun dari ruangan ini sebelum kalian menerima kenyataan yang begitu pahit!" Kata juli kepada rombongan menteri bahar.


Segera juli memperlihatkan keseriusannya dengan ancaman yang sudah diberikan olehnya, tiba-tiba saja muncul sebuah pola tulisan yang begitu misterius ditangannya, kemudian dalam sekejap mata muncullah 25 'Jarum Iblis Terlarang' yang melayang-layang di atas telapak tangannya.


Tidak pernah terpikirkan olehnya kalau seorang bocah dapat menggambar pola yang misterius, lalu jarum-jarum berwarna merah darah yang melayang-layang di telapak tangannya itu mengeluarkan cahaya yang begitu terang.


Menteri bahar yang lihat itu langsung kaget, dalam sekejap punggungnya sudah dibasahi dengan keringat dingin, 'Bocah ini pasti anak iblis! Tidak salah lagi, seharusnya aku tidak membuat masalah dengannya terlebih dahulu. Aku sudah salah mengira terhadap bocah ini' Batin menteri bahar dan wajahnya bertambah pucat.


Sementara itu, dua puluh prajurit elite yang ikut dengan menteri bahar, mereka semua saling pandang satu sama lain dan mereka juga merasakan aura intimidasi yang diarahkan oleh bocah berumur tujuh tahun itu.


Selama seumur hidup, mereka semua belum pernah merasakan kejadian seperti ini, apalagi kalau melihat sebuah jarum misterius yang muncul di tangan seorang bocah. Mereka semua dapat memperkirakan kalau jarum itu sangatlah berbahaya serta mematikan.


Sebuah keterkejutan bukan hanya dirasakan oleh menteri bahar saja, tiga orang misterius yang berada disudut ruangan juga langsung terperanjat dari kursi mereka, namun untuk keluarga gunung 🗻 salju yang sudah pernah melihat kejadian seperti itu, mereka semua tidak terkejut lagi dengan apa yang dilakukan oleh juli, mereka semua sudah sepakat kalau juli sama seperti orang suci.


"Aku hitung sampai tiga, jika ada orang yang masih tinggal" Kata juli dengan santainya.


"Tetua juli! Kalau ada yang tinggal, bagaimana tetua?" Tanya gibli sambil menegakkan kapak besarnya itu.


"Orang yang masih tinggal disini maka orang itu akan 'MATI'!" Kata juli.

__ADS_1


__ADS_2