
Di malam hari yang gelap gulita itu, pertarungan sengit antara Keluarga Gunung 🗻 Salju yang dibantu oleh juli serta bawahannya melawan Organisasi Manusia Serigala 🐺 yang dimana terdapat banyak korban jiwa berjatuhan di kedua belah pihak.
"Jangan bilang, kalian bisa kalah seperti ini gara-gara seorang bocah berumur tujuh tahun itu! Kalian semua, bunuh bocah itu terlebih dahulu" Seru Kepala kelompok operasi organisasi manusia serigala 🐺.
Kemarahan mereka sekarang mulai meluap-luap.
Auuuuuunnnnggggg
Auuuuuunnnnggggg
Manusia serigala 🐺 itu terus melolong kan suaranya, sementara itu juli dengan jarum iblis terlarangnya terus menerus melemparkan jarum nya dengan melesat cepat, ketika jarum itu mengenai serigala 🐺 ataupun manusia maka mereka akan merasakan kesakitan yang sangat amat mengerikan, karena darah mereka akan keluar dari seluruh rongga tubuh, membutakan mata mereka bahkan penderitaan mereka akan selesai selama empat jam setelah itu tubuh mereka akan meledak.
Wus wus.. jeb.. jeb..
Serigala 🐺 dan manusia yang menunggangi serigala 🐺 yang terkena jarum yang dilemparkan oleh juli, langsung menjerit kesakitan.
Auuuuuunnnnggggg.. Auuuuuunnnnggggg..
Sakit.. To.. tolong.. Akuuuu.. Sakit..
Keduanya langsung tersungkur ke tanah dengan menjerit kesakitan seperti jeritan yang sangat mengerikan, semua orang yang mendengar jeritan itu bahkan jeritan itu sampai ke telinga pemimpin kelompok organisasi serigala, langsung membuat mereka terdiam karena mereka merinding bukan main. Semua orang yang ada di sana juga merasakan ketakutan yang amat sangat.
Juli berlari dan menyerang dengan sangat cepat yang diikuti oleh boneka jiwa dewi kegelapan, sedangkan jarum roh terus di lesatkan oleh juli dengan cepat, dalam sekejap mata puluhan serigala 🐺 melolong kesakitan serta puluhan orang menjerit yang membuat siapapun yang mendengar dan melihat itu pasti akan merasakan seperti berada di neraka dunia.
Tolong.. Ampuni.. Akuuuu.. Sakit..
Tolong.. Ampuni.. Akuuuu.. Sakit..
Tolong.. Ampuni.. Akuuuu.. Sakit..
Tolong.. Ampuni.. Akuuuu.. Sakit..
Auuuuuuggggg.. Auuuuuuggggg..
Auuuuuuggggg.. Auuuuuuggggg..
Juli terus menerus melemparkan jarum roh nya dengan senyuman dingin yang mengerikan itu seperti malaikat maut, siapapun yang berada di sana dengan kejauhan sekitar 20 meter, maka mereka akan di pastikan bernasib sama dengan mereka, juli juga mengejar mereka yang melarikan diri dengan melemparkan jarum iblis terlarangnya tanpa ampun sedikitpun, sebagian dari mereka juga ada yang telah mengangkat tangan karena mereka menyerah namun juli terus melempar jarum nya.
Pemimpin dari operasi penyerangan itu menjadi stress, begitu juga dengan serigala 🐺 nya yang di tungganginya sudah tidak bisa berlari lagi, yang membuat wajah dari pemimpin operasi itu menjadi pucat bagaikan mayat.
"Anak muda yang baik, bisakah kita berbicara" Teriak dari pemimpin operasi itu.
Namun juli tidak menanggapi perkataan dari pemimpin tersebut malahan dia membalas perkataan itu dengan tertawa senang.
Hahahah.. ahahaha..
Semua orang yang ada di sana hanya bisa terdiam saat melihat juli yang tertawa seperti melihat seekor monster yang sangat mengerikan.
"Sial.. aku sudah tidak bisa bergerak lagi karena saking ketakutannya aku, begitu juga dengan serigala 🐺 ini karena melihat anak ini bagaikan seekor monster! Tapi kenapa aku sama sekali tidak pernah mendengar nama dia sebelumnya yaa" Kata pemimpin yang mulai putus asa.
"Dia pasti seorang pendekar ahli yang sedang menyamar" Kata pemimpin operasi dengan suara pelan yang dimana wajahnya semakin pucat. 'Tapi tidak mungkin ada seorang anak sekuat ini berada disekitar sini' Gumamnya.
Sedangkan untuk para pasukan dan para serigala 🐺 nya, mereka tidak bisa menggerakkan kaki mereka lagi akibat aura yang Juli keluarkan yang masih terhubung dengan di kehidupan dia sebelumnya.
__ADS_1
Aura membunuh yang dipancarkan oleh juli amatlah kuat, sehingga dunia pun seakan merasakannya yang dimana langit lebih gelap dari biasanya.
Serigala 🐺 dan para penunggang lainnya menjadi putus asa, di langit terdapat dua mata besar seolah-olah mereka sedang ditatap oleh mata itu. Seketika itu juga, para serigala 🐺 dan pemimpin yang memimpin operasi itu mulai merasakan frustasi serta dalam sekejap mata rambutnya sudah beruban.
Disisi lain, Gabu dan Gibli yang melihat juli menyerang musuhnya dengan sangat mengerikan yang membuat mereka berdua menjadi merinding, sementara boneka jiwanya yang masih memenggal kepala serigala serta penunggangnya yang ada didepannya satu persatu.
Nyanyian iblis yang terdengar dari suara boneka jiwa, itu merupakan nyanyian kesedihan dari dewi kegelapan.
Laaaa.. Laaaa.. Laaaaaaa.. Laaaa.. Laaaa.. Laaaaa.. Hihihi..
Satu persatu musuh yang dilewati oleh juli pasti langsung tersungkur ke tanah dan menjerit secara histeris, namun bagi mereka yang masih memiliki sedikit kesadaran segera memenggal kepala mereka sendiri untuk mengakhiri rasa sakit yang di derita oleh mereka. Sebagian lagi sebelum juli melemparkan jarumnya, mereka semua segera mengakhiri hidupnya di karena mereka sudah tidak punya pilihan lain yang diberikan bahkan tidak ada negosiasi ataupun menyerah dari mereka.
Dulu.. sebelum terjadinya kejadian seperti ini kepada mereka, tidak ada seorangpun dari mereka semua yang mengampuni mangsa mereka saat mengakhiri nyawa mangsanya, tapi sekarang mereka semua merasakan hal yang sama saat menghabisi mangsa mereka itupun yang dirasakan oleh pemimpin operasi dari organisasi manusia serigala 🐺.
"Sepertinya ini adalah hukuman yang harus aku terima dengan apa yang pernah aku lakukan sebelumnya, dimana aku yang suka membantai orang malah sekarang aku yang akan dibantai oleh anak kecil berumur 7 tahun. Padahal dia yang masih di tingkat pejuang bintang satu sedang aku yang berada di tingkat yang jauh lebih tinggi darinya, dengan mudahnya aku dikalahkan oleh seorang bocah, sungguh menyedihkan dan mengerikan" Kata pemimpin itu dengan wajah yang telah pucat dan pilu, lalu dia melirik ke arah anggotanya yang masih bisa mengontrol kesadarannya mulai mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Juli segera menatap mata dari pemimpin operasi dari organisasi manusia serigala 🐺 dengan tatapan dingin, orang yang ditatap seperti itu dengan cepat dia mengambil goloknya untuk mencoba memenggal kepalanya sendiri seperti yang dilakukan oleh anggotanya, sebelum golok itu mengenai tenggorokannya, segera juli melemparkan 2 buah jarum yang melesat cepat mengenai tenggorokan dan mata sebelah kanannya.
A.. Ampuuuun..
Sebuah jeritan mulai terdengar yang memenuhi langitnya malam hari serta disertai oleh ratusan orang yang menjerit, tak ada ubahnya suara itu seperti neraka nya dunia.
Di kejauhan sekitar 500 meter dengan perumahan keluarga gunung 🗻 salju, terlihat juli yang sedang duduk di sebuah bangkai serigala 🐺 yang sudah di bunuh oleh nya yang ditemani dengan nyanyian kesedihan dari dewi kegelapan.
Laaaa.. laaaa.. laaaaaaa.. laaaa.. laaaa.. laaaaa..
Suara jeritan yang menyayat hati dan mengerikan dari pemimpin operasi dari organisasi manusia serigala 🐺, dan sesekali dia ber guling-guling dirinya ke tanah karena kesakitan.
Sementara di sekitar rumah dari keluarga gunung 🗻 salju yang mendengar suara jeritan dari ratusan orang itu akan membuat siapapun yang mendengarnya menjadi sangat ketakutan terutama bagi anak-anak, karena tidak tahan untuk mendengarkan suara jeritan dari mereka yang telah berlalu lebih dari satu jam.
"Semuanya! Mari kita semua memenggal kepala mereka supaya mereka mati dengan tenang" Ucap kama kepada semua orang.
"Baik ketua" Ucap mereka yang mulai memenggal satu persatu kepala dari anggota organisasi manusia serigala 🐺.
Di satu sisi, ketua kama sangat berterima kasih kepada anak kecil itu namun disisi lain, anak itu sangatlah mengerikan dan bisa membunuh ratusan orang dari organisasi manusia serigala 🐺 yang sudah berada di tingkat batu dan timah, dia melihat anak itu yang tidak merasakan ketakutan tapi malahan dia senyum bahagia.
'Siapa mereka ini seorang anak kecil berumur 7 tahun, dua kurcaci, seorang hantu 👻 dewasa, dan beberapa orang dewasa ini, mereka semua pasti bukan orang biasa. Apakah tuhan yang mengirimkan mereka untuk menolong kami' Gumam ketua kama yang penasaran.
Setelah mereka selesai memenggal semuanya, hanya satu orang yang belum di penggal kepalanya yaitu pemimpin operasi dari organisasi manusia serigala 🐺, dia berada di samping juli dan mereka semua merasakan ketakutan untuk mendekati juli, maka dari itu mereka semua hanya bisa membiarkannya saja.
"Gabu! Tetua kita kalau dia sedang marah, dia sangat mengerikan yaa! Apa dia sedang kerasukan ya?" Kata gibli.
"Aku rasa bukan! Tetua juli kalau sedang berhadapan dengan musuhnya, dia bagaikan seekor monster yang sangat mengerikan namun sebaliknya, dia akan sangat perhatian kepada teman-temannya. Bahkan, dimatanya kalau itu musuh besar sekalipun tidak dapat berkutik" Kata gabu.
"Padahal dia masih berada di tingkat pejuang loh, bagaimana kalau dia sudah berada di tingkat besi? Atau tingkat yang lebih tinggi dari itu?" Tanya gibli.
"Aku tidak bisa memikirkannya, sekarang saja dia sudah jadi seperti monster!" Kata gabu.
"Dengan demikian, sudah tepat kalau pemimpin kita menjadi seorang monster, karena pun kita juga seorang monster" Kata Gibli yang akhirnya mereka berdua tertawa bersama.
Hahahahaha.. ahahaha..
Setelah 4 jam telah berlalu serta juli yang sudah puas mendengarkan suara jeritan yang menahan kesakitan dari pemimpin organisasi manusia serigala 🐺, akhirnya dia menyuruh boneka jiwa untuk memenggalnya dan dia pun beranjak kembali ke perumahan keluarga gunung 🗻 salju.
__ADS_1
Di perumahan penduduk, terdapat sepuluh warga yang meninggal dan semua anggota sembilan serigala yang berhasil menerobos tadi telah tewas. Juli menyuruh mereka untuk memakamkan jasad keluarga mereka pada malam itu juga, serta juli membiarkan 300 orang dan 300 serigala menjadi bangkai di salju itu.
Matahari ☀️ yang telah keluar dengan cahaya berwarna kuning di cakrawala yang menerangi pemandangan alam yang berada di puncak gunung 🗻 salju yang sangat indah, salju yang awalnya berwarna putih sekarang telah berubah menjadi berwarna merah dengan banyaknya darah dimana-mana akibat peperangan.
Tiba-tiba juli yang mulai teringat dengan gurunya, pada saat itu juga keluarlah keringat dingin saat dia teringat dengan perkataan gurunya itu, kalau dia tidak kembali sampai di kota anggrek dalam 6 hari lagi maka gurunya yang akan menjemputnya, apalagi kalau gurunya sempat melihat keadaan seperti ini, pasti dia sangat marah.
Akhirnya juli mendatangi ketua kama untuk berbicara, ketua kama yang melihat dia mendekat ke arahnya, dia sedikit ketakutan untuk menghadapi juli.
"Ketua kama, saya ada sedikit tawaran dengan mu dan saya harap kamu dapat menyetujuinya!" Kata juli dengan suara yang sedikit serius.
Ketua kama segera mengerutkan keningnya karena dia tidak dapat menyangka kalau juli datang ke sini untuk 'Kitab Pill 💊 Surgawi', makanya ketua kama merasa serba salah.
"Tuan muda, apakah ini menyangkut dengan 'Kitab Pill 💊 Surgawi'?" Tanya ketua kama.
"Benar, tapi itu tidak sepenuhnya benar!" Jawab juli.
Ketua kama terdiam cukup lama karena dia takut untuk memberikan pusaka leluhurnya, selain itu juga dia takut kalau dia akan kehilangan seluruh keluarganya oleh anak kecil itu.
"Baiklah, saya akan memberikan kitab pusaka itu sejauh tuan muda tidak menyakiti keluarga saya!" Kata ketua Kama dengan suara sedikit sedih.
"Tidak, saya datang kemari bukan untuk mengambil pusaka" Kata juli yang singkat.
Ketua Kama yang semakin bingung dibuatnya, 'Apa yang anak kecil ini inginkan karena selain pusaka itu, tidak ada apa-apa lagi disini' Pikir ketua Kama.
Lagi pula anak kecil ini bukanlah anak kecil sembarangan, ketua Kama tidaklah berani untuk memperlakukannya seperti anak kecil biasa, dengan watak Juli bahkan dengan pola pikirnya, ketua kama masihlah jauh dibawahnya. Anak kecil yang ada didepannya ini bisa dikatakan sebagai seorang kakek daripada anak-anak.
"Jadi, apa yang bisa saya bantu" Kata ketua Kama yang sedikit menundukkan kepalanya untuk memberi hormat karena dia agak takut.
"Sekarang aku membutuhkan seorang 'Master Pill 💊', nanti kalian akan kuberikan sebuah tempat untuk membuat obat-obatan dan pill 💊, yang dimana kalian akan menjadi alchemist di kotaku bagaimana? Kitab itu tetap menjadi milik kalian dan tetap aman! Bagaimana?" Tawar juli kepada ketua Kama.
Ketua Kama yang tau setelah kejadian ini, bisa dipastikan kalau kampung mereka ini sudah tidak aman lagi, cepat atau lambat bisa dipastikan kalau organisasi manusia serigala 🐺 akan datang lagi.
"Bagaimana dengan keluargaku yang lainnya?" Tanya ketua Kama.
"Gedung alchemist itu bukanlah tempat yang kecil, bahkan untuk 1000 orang pun pasti mendapatkan jatah tempat tidur yang layak, apalagi keluargamu hanya 50 orang saja ditambah lagi kalian akan menjadi penduduk tetap di kotaku dan menjadi temanku, jadi bagaimana?" Tanya juli dengan senyum hangat.
Seberkas senyuman yang terhias di wajah ketua kama, segera dia memberikan penghormatan dan berlutut di depan Juli, namun dengan cepat juli melarangnya.
"Didalam kotaku, kalian tidak akan aku perbolehkan untuk berlutut ataupun bersujud kepada siapapun kecuali kepada Tuhanmu" Kata juli dengan suara ringan.
"Kalau demikian, baiklah saya akan menyetujuinya" Kata ketua Kama wajah yang berseri-seri dan bersemangat.
Setelah puluhan tahun ketua kama mencari tempat yang aman bagi keluarganya namun dia tidak pernah menemukannya, bahkan untuk hidup yang layak saja tidak bisa apalagi kepastian hukum.
"Baiklah, sekarang mari kita berangkat, disebelah sana ada sekitar 29 kuda dan kita akan pergi sekarang" Kata juli yang sedikit terburu-buru.
Ketua kama yang bingung dengan sikap juli yang terlalu terburu-buru seperti dia hendak dikejar oleh setan yang lebih hebat dari manusia serigala 🐺 tadi.
"Kenapa kita harus terburu-buru, tuan muda?" Tanya ketua Kama.
"Kalau saya sampai di sana lebih dari 6 hari, nanti saya akan dihajar habis-habisan oleh guruku!" Kata juli dengan wajah sedikit pucat.
Ketua kama yang tau kenapa Juli terlihat terburu-buru, dia langsung terkejut dengan apa yang didengarnya.
__ADS_1
'Anak ini pasti mempunyai guru yang lebih mengerikan lagi darinya' Gumam ketua Kama.