TAKDIR SANG PENGUASA BENUA

TAKDIR SANG PENGUASA BENUA
BERGABUNGNYA KEKUATAN.


__ADS_3

Berlari sangat kencang di dalam hutan dan memburu hewan rusa sambil berlatih dengan kecepatan yang luar biasa, mereka berdua sama-sama melepaskan panah tapi meleset dan merebut satu rusa. Menghadang kekuatan sama-sama sambil bertarung.


Rangga lari di samping Yuna dan membalik badanya melepaskan satu pukulan yang kuat, tapi berhasil di hindar dengan cepat. Saling kejar membuat pelatihan mereka semakin meningkat.


Yuna yang lari di depan Rangga coba mengeluarkan pisau pisau kecil untuk melepaskan ke arah Rangga, dengan cepat pisau itu berhasil di lumpuhkan oleh Rangga.


Sampai di tengah tebing rusa itu melewati saja dan jatuh ke dalam jurang, di bawah ada laut sangat dalam dan mempunyai ombak yang sangat besar.


" Tunggu kita berada di ujung pulau. " ucap Yuna.


" Iya, eeh.., di mana rusa tadi? " ujar Rangga.


" Lihat! seperti nya langit menjadi mendung dan badai akan muncul. " ucap Yuna.


" Ayo kita kembali. "


Mereka langsung menaiki pedang dan langsung berangkat meninggalkan tempat itu, perjalan mereka sangat panjang apa lagi kalau jalan kaki bisa menempuh dua bulan baru sampai ke istana kerajaan Burpalingga.


Hari cuaca semakin gelap, bunyi guntur dan petir muncul dari barat. Badai sangat besar menghantam apa saja yang dia lalui.


Semua prajurit kerajaan Dewa Yaksa berkumpul di depan area benteng, mereka menunggu kedatangan Dewa Neraka.


Gemuruh dari arah perlawanan terdengar seperti gelombang badai yang siap menerjang mereka, itu adalah Dewa Neraka dan pasukan nya sangat mengerikan.


Setelah sampai mereka mengatur tiga sisi untuk menerobos lawan saat di medan perang, mereka menggunakan tiga taktik perang untuk menerobos pertahanan musuh.


Ini adalah gabung kekuatan besar, jumlah mereka melebihi dari jumlah pasukan Kerajaan Iblis. Kekuatan kedua ini bisa menghancurkan satu kerajaan.


Mereka mempunyai 5.000 pasukan elit berkuda dan 10.000 pasukan panah api, yang lain prajurit perang dan prajurit taktik penyerang dalam. Tapi ada pasukan rahasia yang akan keluar pada saat perang sudah berkecambuk.


Ada beberapa pasukan Neraka yang di belum datang mereka di pimpin oleh anak nya Dewa Neraka yaitu Zeunda, Mereka adalah pasukan yang mematikan kecepatan mereka bisa melebihi para prajurit lain.


Zeunda merupakan perang secara rahasia, mereka juga aktif pada malam hari dan selalu bantai penduduk desa.


Setelah semuanya selesai mereka akan berangkat selama tiga hari dalam perjalan, pasukanpun di gerakan menujuh lembah kematian.


" Setelah kita berhasil menduduki kerajaan Iblis aku ingin merebut kerajaan Burpalingga. " ucap Dewa Yaksa.


" Hmm... Sepertinya aku pernah dengar kerajaan itu. "


" Kerajaan lumayan kuat walaupun mereka ada kerajaan kecil. "


" Baiklah aku akan membantu untuk merebut kerajaan itu, ucap Dewa Neraka. "


Perjalanan mereka masi panjang selama tiga hari baru bisa sampai di lembah kematian. Menempuh jalan yang jauh, di atas bukit zeunda bersama tiga orangnya kembali ke markas.


" Tuan bagaimana pendapat tuan mengenai politik di kerajaan Burpalingga! "


Tenang saja mereka pasti akan membantu kita. " ucap Raja Iblis.


" Baiklah tuan hamba mohon pamit. "


" Pergilah. "


Raja Iblis berdiri di dekat jendela sambil melihat arah luar sana cuaca di luar sangatlah buruk, perasaan dalam hatinya akan terjadi keburukan di wilayah mereka. Sedangkan musuh sudah bergerak menujuh arah mereka.


Di perjalan mereka berhenti untuk istirahat karena mau menjelang malam, ada beberapa makan yang untuk malam sambil membuka kemah.


Yuna pergi ke dalam semak-semak untuk menggantikan pakaiannya, Rangga asyik membakar kayu yang sudah ada di sekitar mereka.


Tidak lama kemudian, teriakkan terdengar di dalam semak belukak membuat Rangga lari menghampiri Yuna.


" Apa yang terjadi dengan mu? " tanya Rangga.


" Sialan jangan lihat bodoh. "


Sambil melihat tubuh Yuna seksi membuat muka Rangga menjadi kemerahan, percikan darah keluar dari hidung Rangga Yuna lihat itu langsung melemparnya dengan kayu.

__ADS_1


Beberapa jam kemudian Yuna duduk sambil merasa malu apa yang sudah di lihat oleh Rangga. Rangga yang asyik membakar ikan tidak ingin berbicara sedikit pun.


Mereka asyik sibuk dengan diri mereka masing dan duduk sambil memakan ikan, tidak lama Yuna minta maaf atas perilakunya itu yang sudah kasar.


" Aku minta maaf sudah terlalu kasar padamu. " ucap Yuna.


" Aku mau tidur lain saja. "


Rangga pun masuk dalam kamar sambil sambil menutup kan daun ke tubuhnya. Di pikiran Yuna dia pasti merasakan Rangga sedangkan marah.


" Hey, aku perempuan harusnya aku yang tidur di dalam! " kata Yuna.


Melihat Rangga yang tidak bangun-bangun dia merasa sangat kesal, tapi juga dirinya sudah salah saat tadi sore.


Kembali lagi di dalam hutan, pasukan mereka berhenti untuk istirahat saatnya subuh mereka akan berangkat mempersiapkan diri karena satu hari lagi pertempuran akan dimulai.


Hari semakin terang mereka sudah bergerak melewati perbatasan kawasan Kerajaan Iblis. Dan melihat di depan mereka ada desa dan kota.


Semua yang pun di bantai habis tidak ada sisa pun yang selamat, anak anak di bunuh apa lagi bayi. Kota itu bagaikan tempat neraka asap yang begitu tebal membuat beberapa tetangga kota panik.


Mereka lari untuk menyelamatkan diri tapi anak panah ribuan menghujani mereka semua, mereka mati semua pasukan membunuh orang orang berada di dekat situ.


Setelah perjalan panjang membasmi bersih kota yang lain, mereka mulai ambil kota yang dekat untuk menjadi penginapan mereka.


Raja Iblis melihat arah sangat jauh ada asap yang menyelimuti udara, dia keheranan sampai menyuruh beberapa jendral untuk pergi melihat kota itu.


" Kalian berdua pergilah ke sana seperti nya ada kebakaran besar. " ucap Raja Iblis.


" Baik tuan hamba segera pergi. "


Setelah beberapa jam hari mulai sore kedua orang itu tidak kembali lagi, mereka terbunuh saat bertemu dengan musuh di dalam kota dan bakar.


Bunyi loceng di atas benteng mulai membuat semua orang merasa panik, pengawal memberitahu bahwa ada musuh datang kemari.


Dia memerintahkan semua pasukan siap menghadapi musuh di jalur perbatasan benteng, semua prajurit mulai keluar dari benteng untuk membuat formasi pertahanan.


Musuh semakin mendekat ke arah mereka selama sembilan jam saat mau memasuki waktu jam tiga, semua rakyat nya di arahkan ikut pintu belakang bersama 50 prajurit untuk menjaga.


Rakyatnya terjebak oleh musuh dan pertarungan di sisi belakang di mulai, rakyat langsung kembali untuk menyelamatkan diri mereka. Raja Iblis sangat marah dan menyuruh benteng belakang di tutup.


Sedangkan prajurit anak panah siap mengambil ahli di belakang, hari semakin pagi Raja dan Iblis dan para Jendral nya maju ke berbatasan untuk berundingan.


Setelah dia melihat pasukan gabungan dia merasakan ini pasti adalah ingin merebut kekuasaan nya, tidak lama muncul Dewa Neraka memberi ucapan.


" Sudah tidak bertemu sahabat ku yang lama. "


Mendengar suara itu Raja Iblis langsung terkejut dan marah melihat Dewa Neraka telah kembali lagi.


" Kamu, kamu Si bajingan yang sudah membunuh saudara ku, kenapa kamu masih hidup? "


" Hahaha.. Apa kamu terkejut melihat aku yang masih berdiri sini.


" Sialan kamu, aku akan membunuh mu. " ucap Raja Iblis.


" Baiklah, kita bertarung lagi. " kata Dewa Neraka.


Setelah kembali ke tempat barisan Raja Iblis melihat pasukan musuh sangat lah besar mereka pasti akan kalah selama satu hari karena musuh ini terlalu banyak.


Dia memerintahkan prajurit panah untuk maju ke depan dan siapa melepaskan anak panah, musuh mulai bergerak sambil teriak membuat rakyat di dalam benteng sangat takut.


Perang di mulai pasukan musuh sambil berlari dengan gila seperti sudah di rasuki setan. Pasukan perang maju dan mengangkat tombaknya dengan pasukan pedang.


Mereka juga menyerang dengan brutal sampai perang sangat lama membuat banyak korban berjatuhan, Kedua Dewa sambil terbang menghampiri Raja Iblis. Melihat kedatangan mereka berdua Raja Iblis bersama orang-orang nya sudah siap berdiri di depan mereka.


Mereka langsung maju bersamaan, perlawanan antara mereka sangat sengit melepaskan kekuatan yang begitu besar. Sama-sama sangat kuat.


Raja Iblis menangkap tangan Dewa Neraka dan melempar nya ke arah sambil menghantam ke arah batu, Dewa Yaksa langsung menendang belakangan Dewa Iblis saat memukul mundur dua orang anak buah Raja Iblis.

__ADS_1


Anak panah menyerang Dewa Yaksa yang sedang menyerang Raja Iblis, dengan cepat dia menghindar dan menyerang dengan kekuatan besar membuat beberapa prajurit nya mati.


Surat sampai ke istana kerajaan Burpalingga dan beberapa kerajaan lainnya, dengan cepat merespon surat itu mereka langsung bergegas menuju ke arah kerajaan Iblis.


Para pertarungan menggunakan kapal terbang dan ada yang gunakan pedang untuk cepat sampai ke tempat itu.


Raja iblis kewalahan melawan dua Dewa itu dia merasa agak sedikit lelah menghadapi mereka sendirian, tapi dia tidak ingin Kerajaannya hancur begitu saja dengan bangkit kembali dia berusaha melawan.


Banyak prajurit mulai mundur dan bertahan di gerbang pintu, satu persatu mati akibat berdesakan. Pasukan yang berada di dekat atas benteng berusaha melepaskan panah walaupun di bawah musuh yang panah ke atas.


Reni dan Iskandar melihat beberapa desa yang hancur, semua orang mulai menambah kecepatan supaya sampai di istana.


Melihat kedatangan bala bantuan para pasukan iblis mulai bersorak untuk semangat, Reni dan Iskandar membantu Raja Iblis. Sambil merasa sangat puas Raja Iblis mulai bangkit dengan semangat.


Reni dan Iskandar melawan Dewa Yaksa, pertarungan sangat panas sambil mengeluarkan kekuatan mereka masing-masing, pasukan lainnya membantu pasukan Iblis.


Tidak lama datang sekelompok bala bantuan dari musuh semakin banyak, tapi mereka masih belum mundur walaupun musuh semakin banyak.


Julia dan Gadis siluman membantu Salmi yang berhadapan dengan satu orang yang otot nya sangat kekar. Zeunda melihat gadis itu dengan senyum sadis dia langsung maju untuk memperkenalkan dirinya.


" Berhenti. " ucap zeunda.


Pengawal berotot yang baru datang langsung berhenti, Salmi dan Julia melihat seorang pria itu dengan waspada.


" Hey, para gadis cantik. Bagaimana kalau kalian temani aku duduk di dalam saja. "


" Siapa sebenarnya kamu ingin menyuruh kami untuk duduk bersama denganmu? " ucap Gadis siluman itu.


" Maaf kami datang untuk perang bukan duduk melihat mereka perang. " ucap Salmi.


" Kalian perempuan buat apa perang nanti kecantikan kalian hilang. " ujar Zeunda.


Julia langsung menyerang duluan, tidak lama mereka berdua pun ikut menyerang. Kehebatan dari Zeunda sangat besar sampai mereka di pukul mundur.


Reni dan Iskandar menyerang sampai habis habisan dengan tenaga yang sangat besar, tapi itu semua sangat lah sia-sia Dewa Yaksa masih bisa menangkis serangan dari mereka berdua.


Di kejauhan terlihat Ratu Viola bersama dua orang yang sudah tua muncul dari arah mereka, membawah pasukan lainnya. Bukan hanya mereka saja ada dua kerajaan yang datang untuk membantu.


Inilah perang sangat luar biasa perang besar yang sama dengan masa sejarah era perang satu yang melebihi 20 kerajaan dan jutaan pasukan bergabung melawan satu benua yang terdiri kerajaan besar tidak bisa di taklukkan.


Melihat kedatangan mereka Raja Iblis menyuruh pasukan untuk buat formasi tahanan, waktunya serangan di pimpin oleh Ratu Voila bersama dua Raja yang sudah masuk ke arah tempur untuk mengambil ahli.


Melihat adanya Ratu Viola, Dewa Yaksa langsung terbang menujuh ke tempat ke arah Ratu Viola, Iskandar dengan cepat menghalanginya Reni lari ke arah Ratu Viola untuk membantu menghadapi para musuh musuh yang lain.


Di dalam istana Yosan sedang tidak tenang untuk memikirkan, pria bertopeng sambil menengkan Yosan.


Tenang lah mereka pasti baik-baik saja. " ucap pria itu.


" Aku tahu itu tapi ada satu hal ku pikir kan. "


" Apa yang kamu pikirkan. "


" Para Dewa punya satu kekuatan gabung, kalau mereka menyatuh akan sangat berbahaya. " ucap kakek Yosan.


" Apa? Itu tidak mungkin kan. "


Tidak lah sepertinya ada yang lewat dari udara, mereka merasakan seorang pemuda telah kembali dan lanjutkan ke perjalanan nya.


" Tuan Rangga telah kembali bersama seorang perempuan. " ucap penjaga gerbang.


" Rangga telah kembali! "


" Apa kamu memberitahu nya? " ucap Kakek Yosan.


" Iya, hamba memberitahu kejadian itu. " ucap penjaga.


" Tidak apa apa kamu bisa kembali ke tempat mu. "

__ADS_1


Rangga dan Yuna meneruskan perjalanya menujuh tempat perangan, mereka sudah di perjalan dengan kecepatan tinggi. sedangkan Yuna memeluk Rangga dengan erat supaya tidak jatuh.


Sambung di episode berikutnya.


__ADS_2