TAKDIR SANG PENGUASA BENUA

TAKDIR SANG PENGUASA BENUA
38.PERLAWANAN DI BUKIT TURSINAI.


__ADS_3

Setelah pertarungan itu terjadi banyak pasukan yang terluka akibat perang besar, semua prajurit sangat menderita karena kekuatan besar mereka.


Rangga melihat banyak korban yang tergeletak di tanah, dan membuat nya merasa sangat sedih akibat perang ini.


Rangga mulai menyuruh tiga penguasa itu untuk mencari tempat yang bisa mereka akhiri pertarungan ini. Melihat apa yang di bilang Rangga mereka pun sangat setuju.


" Baiklah kita akan mencari tempat yang bisa bertarung. " ucap Raja Reisan.


Tidak lama muncul Ratu Iblis dengan cepat, dia sambil ketawa karena kagum dengan kekuatan besar Rangga. Sedangkan Rangga hanya diam sambil melihat mereka.


" Anak itu sangat kuat dan luar biasa. " ucap Ratu Iblis.


" Aku juga sama walaupun kami bertiga tidak kena pukulan sedikit pun, tapi anak ini membuat kami bertiga kewalahan! " jawab Raja Veladin.


" Aku merasa ada sesuatu di dalam tubuh nya. " kata Raja Wuraman.


" Itu memang benar, aku juga merasakan kekuatan dalam tubuh anak itu seperti tidak asing bagi ku. "


" Apa kamu tau siapa orang itu Reisan? ucap Ratu Iblis.


" Iya. " Reisan sambil melihat Rangga.


" Aku tau orang itu, dia adalah Laoos seorang pendekar sakti yang pernah melawan Dewa langit. "


" Apa jangan-jangan anak ini muridnya? "


Mereka saling memandang ke arah sesama dan membuat mereka begitu serius. Rangga sangat bingung melihat ocehan dari mereka bertiga.


Setelah beberapa jam kemudian, mereka mulai pergi ke bukit tursinai, bukit yang begitu tandus dan gersang tempat itu sangatlah cocok untuk bertarung.


Tidak lama hujan pun mulai turun membasahi seluruh permukaan bumi membuat suasana semakin tegang, Guru Rangga mulai bangun dari alam sadar dan membantu Rangga.


" Kamu duluan menyerang anak itu. " ucap Reisan.


" Baiklah, aku akan membunuh anak itu. " jawab Wuraman.


" Hahahaa... Semoga beruntung. " kata Kaisar Veladin.


Rangga mulai siap melawan dengan kuat, Raja Wuraman langsung menghajar Rangga tapi berhasil di patahkan oleh nya. Tidak lama Rangga menyerang balik dengan kekuatan penuh membuat Raja Wuraman muntah darah.


" Hahahaa... Sangat hebat, kamu luar biasa lao. " ucap Raja Wuraman.


" Guru dia telah mengenal nama mu! " ucap Rangga.


" Dia sangat hebat, dia bisa tahu aku karena aku adalah teman nya dulu. "


Tidak lama kekuatan besar datang dengan cepat.


" Guru awas. " teriak Rangga.

__ADS_1


Dengan cepat raga Rangga langsung menghindar. Raja wuraman dengan cepat mengayun kan pedang tapi berhasil di tangkis oleh lao.


Tiga orang itu asik nonton bukan nonton mereka yang lagi bertarung mala ada yang dari mereka main game ada yang sambil menonton snetron di SCTV.


" Woi.. woii.. aku kira kalian akan nonton kami yang sedang bertarung. " teriak Rangga.


" Seperti nya bocil itu sedangkan berteriak kepada kita. " Tanya Kaisar Veladin.


" Jangan peduli kan mereka. " jawab Ratu Iblis.


Dua orang itu mulai beraksi dengan tajam memberikan sebuah energi besar. Setelah itu mereka bertiga berhenti karena mendengar kejadian itu.


" Biasalah. mereka begitu dari sana nya selalu begitu. " jawab Raja Wuraman.


" Haaaa.... Sumpah itu sangat aneh. "


" Ayo kita lanjutkan lagi pertarungan kita jangan peduli mereka. "


" Baiklah ayo. "


Tidak ada satu pun yang membuat tubuh mereka terluka, Raja Wuraman sangat senang bertemu dengan saingan beratnya dulu. Dia pun selalu menyerang Rangga penuh agresif.


Tidak lama kekuatan yang begitu besar pun muncul dari bawah tanah dan menangkap kaki Rangga, setelah menyeret nya kebawah Rangga berhasil lolos dengan cepat.


Mereka tiga sangat kagum melihat pemuda itu, walaupun tenaga dalam anak itu semakin berkurang tapi dia bisa berhadapan dengan lawan kuat.


Gurunya selalu memberikan ruang untuk menyerang balik di sisi kiri, karena kelemahan Raja Wuraman ada samping kiri.


Reni dan Iskandar sangat takut melihat anaknya berhadapan dengan empat penguasa itu, mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena lawan mereka terlalu kuat.


Ratu Viola langsung berjalan menujuh ke tempat bukit itu dan mulai berdiri di samping Rangga. Melihat perempuan itu tiga orang langsung terkejut karena melihat perempuan itu bisa membuka segel mereka.


" Siapa dia? " ucap Kaisar Veladin.


" Tunggu kekuatan besar di tubuh perempuan itu? " Raja Reisan sangat terkejut.


Ratu Iblis langsung menatap perempuan tadi sambil berkaca kaca, dengan sekejap saja dia mulai menyadari yang berdiri di samping anak mudah itu adalah seorang Ratu dari kerajaan dewi salju.


Rangga langsung heran kenapa Ratu Viola bisa menembus segel itu, tapi Ratu Viola tidak mempedulikan nya.


Dengan secepat kilat Raja Wuraman langsung terpental dan menghantam batu sampai terjatuh. Tiga orang penguasa itu langsung terkejut.


" Sialan.... perempuan itu sangat hebat. " ucap Wuraman.


" Bajing*n.... kamu berani sekali mengikut campur dalam pertempuran ini! " ujar Ratu Iblis.


" Kenapa? " tanya Ratu Viola.


" Perempuan ini sangat menakutkan. " ucap Gurunya.

__ADS_1


" Apa dia sangat marah. " tanya Rangga kepada gurunya.


" Mungkin seperti itu. "


Mereka bertiga langsung turun tangan dan menyerang mereka berdua, Rangga dan Ratu Viola mulai bertindak dengan cepat.


Terjadi pertempuran sengit antara mereka, Rangga melawan Raja wuraman dan Kaisar Veladin sedangkan Ratu Viola melawan Ratu Iblis dan Raja Reisan.


Rangga dan Ratu Viola sampai di buat tak berdaya saat menghadapi empat penguasa, empat orang penguasa mulai menunjukkan keserius mereka dalam bela diri.


Membuat Rangga dan gurunya sangat tak berdaya apa lagi Ratu Viola mulai pingsan. Rangga pun bangun kembali dan melihat empat penguasa hebat itu.


Dia sambil ketawa karena telah melawan mereka berempat sekaligus, walaupun sedikit kena pukulan telak.


Pasukan merah mulai mundur dan mencari tempat untuk istirahat, mereka kehabisan makanan, bekal dan air telah habis.


Banyak di antara mereka mulai kelaparan apa lagi perjalanan mereka sangat jauh, menempuh satu minggu bisa sampai di benua ini.


Dewa Yaksa dan Raja Iblis muncul di hadapan mereka, Ratu Iblis sangat terkejut melihat Saudara nya masih hidup.


Sedangkan ketiga orang itu sampai memandang kedatangan mereka berdua menjadi sebuah memori kelam saat itu. telah mengingatkan kembali perang di era pertama yang pernah mereka bantai.


" Kalian berdua masih hidup? "


" Kami berdua masih hidup saat kalian membuang kami di tempat ini. " ucap Dewa Yaksa.


" Begitu rupanya. "jawab Kaisar Veladin.


Angin mulai meniup kencang, dari perlawanan mereka saling serang menyerang tanpa henti. Sama-sama mengeluarkan jurus mereka masing-masing.


Rangga melihat dari atas udara sambil kagum kepada mereka, betapa hebat nya pertarungan serius itu sampai membuat semua bukit ambruk.


Gurunya belum sepenuhnya pulih dia harus segera mendapatkan ramuan abadi itu, karena dengan ramuan abadi dia bisa menetralkan kekuatannya.


Terjadi pertempuran sengit antara empat penguasa benua floo dan Dewa Yaksa bersama Raja Iblis. Tak ada yang belum terkalahkan walaupun dua orang itu sangat kelelahan.


" Mereka sangat kuat. " Kata Julia.


" Iya mereka sangat kuat karena dulu mereka pernah menghancurkan benua ini. " ucap pelayan itu.


" Apa kamu pernah mendengar mereka? "tanya Salmi.


" Iya. "


" Aku melihat mu bukan pelayan yang biasa. " kata Julia.


Salmi dan Julia Melirik pelayan itu dengan penuh hati hati.


" Kenapa kalian berdua menatap ku seperti itu? " tanya pelayan nya Rangga.

__ADS_1


" Lupakan saja aku tahu kamu di pihak kami. " ucap Salmi


Pelayan itu sambil tersenyum sinis dia berjalan ke arah depan dan melesat ke tempat tujuannya. Salmi dan Julia tidak tinggal diam mereka langsung mengikuti pelayan itu.


__ADS_2