TAKDIR SANG PENGUASA BENUA

TAKDIR SANG PENGUASA BENUA
PERSAINGAN SENGIT ANTARA TIGA PENGUASA.


__ADS_3

Di kerajaan Terjadi pertempuran sengit antara Dewi Salju dan Raja Agung Sendar. Mereka menyerang dengan bertubi tubi.


Perlawan di udara semakin besar membuat semua tanah bergoncang dengan hebat. Kekuatan seorang Raja dan Ratu sudah memasuk level langit satu.


Di kejauhan datang bala bantuan dari kerajaan Dewa Yaksa dengan ribuan pasukan berkuda. Di istana prajurit siap gelombang kedua dengan berjumlah sekitar 1.830 pasukan.


" Centa pergi ke kediaman Rangga, dan lihat kondisinya. Suruh beberapa orang untuk membawah nya pergi dari sini. " ucap Reni, ibu dari Rangga.


" Baik tuan hamba akan segera melihat nya. " jawab Centa.


Di kejauhan Iskandar sedang melakukan serangan, Reni datang membantunya untuk memberitahu keadaan semakin besar ada bantuan dari musuh mereka.


" Sayang keadaan semakin rumit. " kata Reni.


"Aku tahu itu." jawab Iskandar.


" Bagaimana dengan Rangga, apa dia belum sadar kan diri? " ucap Iskandar.


" Belum. Aku menyuruh mereka untuk membawahnya pergi dari sini."


Pasukan dari kerajaan Burpalingga langsung pukul mundur oleh musuh dan mereka pun lari ke dalam perbatasan tembok raksasa itu.


Sedangkan ketua sekte membuat perlindungan di atau benteng dengan kekuatan prisai sastra baja.


" Tetua sekte, apa yang harus kita lakukan sekarang? " ucap Raja Agung Sendar.


" Bawa lah pergi semua orang dan jagalah anak mudah kita itu dia adalah masa depan kita tuan. "Ucap ketua sekte.


Preeemm....... Preemmm.... Bunyi trompet terdengar dari arah kejahuan.


Di perlawan musuh datang Raja Iblis dengan semua bala tentaranya membuat tanah bergetar saat mereka menginjak.


Keringat dingin mulai terasa dari kerajaan Burpalingga semua nya ketakutan karena datang lagi musuh baru.


" Apa yang terjadi kenapa kerajaan Iblis muncul saat ini. "


" Iskandar pergi dari sini bawah Reni bersama yang lain untuk pergi. "


" Raja Agung aku tetap di sini untuk membantu mu. " ucap Iskandar.


" Aku juga kakek aku ingin bersama mu melawan musuh. " ucap Reni.


Semua masyarakat dan beberapa prajurit membawah keluar orang orang untuk meninggal kerajaan itu mereka mengikuti di gerbang belakang melewati berbukitan.


" Kalian memang hebat mengeroyoki satu kerajaan saja tidak bisa kalian kalahkan dengan semudah itu. " ucap Raja Iblis.


Dewa Yaksa langsung maju ke depan bersama Ratu Viola mereka bertanya dengan Raja Iblis kenapa dia datang ke sini.


Apa yang membuat kamu datang ke mari wahai Raja Iblis. Ucap Dewa Yaksa.


" Betul, kenapa kamu datang kesini? Apa jangan-jangan kamu juga ingin mengambil pusaka itu. " kata Dewi Salju .


" Haha. Aku datang kesini membantu anak mudah itu. " ucap Raja iblis sambil ketawa.

__ADS_1


" Sudah ku duga." kata Dewi Salju.


Di kerajaan Burpalingga mereka melihat apa yang terjadi dengan di luar sana. Kenapa mereka semuanya berbalik ke arah sana.


Angin mulai kecang di sekitar gurun itu membuat pasir yang di bawah angin, semua prajurit dari panah maju ke depan dan siap melepaskan anak panah ke arah dua pasukan itu.


Dewa Yaksa dan Dewi Salju langsung menyuruh pasukan nya angkat prisai untuk melindungi diri mereka. Sedang Dewa Yaksa terbang ke udara untuk melepaskan kekuatan nya. Tapi itu berhasil blokir oleh dua orang jendral dari Raja Iblis.


Terjadi pertempuran yang sengit membuat badai besar mengantam kerajaan Burpalingga, itu merupakan pertempuran yang besar.


Raja Iblis dan Dewa Yaksa melakukan serangan bertubi-tubi membuat gelombang yang sangat tinggi.


Dewi Salju membantu Dewa Yaksa untuk mengalah kan Raja iblis tidak lama Dua jendral itu menghadangnya.


Tetua sekte melihat ada yang tidak dia mengerti, kenapa kekuasaan besar bisa datang untuk mencari benda pusaka itu. Tidak muncul petarung hebat dan membantu Raja Iblis.


Dia adalah anak dari Raja Iblis yang keluar dari tempat petapa selama ratusan tahun, namanya adalah Sulfia maharani.


" Maaf ayah kalau aku terlambat datang. " ucap wanita itu.


" Aah.. Tidak apa-apa bantu aku menghadapi orang itu. "


Dewa Yaksa langsung melawan dengan perempuan itu, terjadi pertempuran hebat, sama sama mengeluarkan tenaga dalam.


Raja Iblis menggunakan mata indra untuk masuk ke dalam ruang hampa tapi tempat itu tidak bisa di tembus. Kekuatan perempuan misterius itu sangat besar membuat dia bercucuran teringat.


" Apa yang terjadi dengan indra ku? " kata Raja Iblis.


Dia merasa seperti nya ada yang salah dengan kekuatan indra nya, sebenarnya indra sudah melampau batas tapi sama saja tidak bisa menembus ruang hampa itu.


" Sial tenaga ku habis semuanya. " kata Dewi Salju.


" Turunlah kenapa kamu lari bertahan disana. " ucap Jendral itu.


" Hahaha.. Wahai Ratu Viola anda sangat lemah melawan kami yang masih level langit. " ucap salah satu Jendral.


Mendengar perkataan itu, Dewi Salju langsung marah dan mulai mengeluarkan aura yang sangat kejam. membuat di sekitar permukaan muncul kristal es yang membentuk seperti tombak tajam.


Dua Jendral itu langsung mundur dengan dua langkah, mereka juga siap siap untuk melepaskan prisai tahanan.


Dewi Salju sambil melayang dari angkasa sambil melihat dua Jendral itu. Sedangkan Raja Iblis mulai merasakan kekuatan dasyat dari kerajaan Salju.


" Ah.. Dia telah serius untuk mengeluarkan kekuatan nya. " ucap Raja Iblis.


Sambil menepuk dahinya, pasti akan terjadi bencana besar bagi kerajaan Burpalingga. Dua orang Jendral itu di bunuh oleh Ratu Viola dengan sekejap kedipan mata.


Semua pasukan dari Dewi Salju menyerang pasukan Iblis, terjadi perkelahian sengit antara dua pasukan itu. Dewa Yaksa sangat senang dengan hal itu.


Raja Iblis langsung terbang ke arahnya membuat tendangan bertubi tubi, Ratu viola menangkis dan membalikan keadaan untuk menyerang balik.


Di sisi lain anaknya Raja iblis membuat Dewa yaksa menjadi kebingungan menghadapi seorang gadis.


Dirinya sangat marah kenapa bocah itu sangat kuat untuk di lawan, dengan kekuatan sebesar apa pun anak itu masih bisa menghindar.

__ADS_1


Pasukan kerajaan Burpalingga pun langsung turun tangan menghadapi mereka, inilah perang besar. Perang yang tidak ada hentinya untuk mengalah.


Ketua sekte memerintahkan untuk melepaskan semua para tahan di dalam penjara.


" Tuan hamba sudah membawah Sulamin untuk menghadap. " ucap Tetua sekte.


" Salam hormat kepada ayahnda. " ucap Sulamin.


" Kau masih memanggil ayahnda? " jawab Raja Agung.


" Maafkan hamba. "


" Aku membebaskan mu untuk satu hal apa kamu akan mengerti." kata Raja Agung.


" Aku akan siap apa pun di perintah oleh ayah. " ucap Sulamin.


" Baiklah aku ingin kamu pergilah bertarung menghadapi dua kerajaan itu sampai mati untuk menghapus dosa-dosa yang kamu lakukan itu. " ucap Raja Agung sambil menangis.


" Baiklah ayahnda. Aku akan bertarung sampai mati. "


"Pergilah bertarung dan Bantu saudara mu Jihan itu. " ucap Raja Agung.


Sulamin menggunakan baju tempur untuk menghadapi beberapa pasukan yang lainnya. Di medan pertempuran itu Jihan melihat saudaranya.


" Sulamin? Sulamin aku akan membunuh muuu.... Teriak Jihan.


Sulamin langsung menoleh ke samping sambil menikam musuh. Mereka akhirnya bertemu untuk bertarung lagi, tapi Sulamin tidak ingin bertarung melawan nya.


" Kamu pengecut Sulamin... " ucap Jihan.


Sulamin tidak mempedulikan itu dia hanya melawn musuh sambil membunuh yang berada di dapannya.


Mereka berdua akhirnya bersama sama membunuh musuh. Dengan menggila. Membuat pasukan lain menjadi semangat.


Setelah beberapa jam kemudian perang tidak ada hentinya, mereka sangat lelah untuk melanjutkan perang besar ini.


Banyak korban berjatuhan ribuan mayat tergeletak di tanah, sedangkan Raja Iblis dengan Ratu Viola sedang bertempur.


Di sebelah kiri Iskandar membantu bocah itu menghadapi Dewa Yaksa perkelahian ini tidak ada habisnya. Gelombang kedua sampai gelombang ke empat tidak ada hentinya untuk mundur.


Setelah peperangan berakhir mereka kembali ke wilayah mereka dengan tangan kosong. Bukan sebuah kekalahan muklak ini ada sebuah strategi yang akan di atur mereka untuk penyerang kedua.


Dewa Yaksa dan Ratu Viola kembali wilayah mereka masing untuk menyusun rencana kedua, Raja Iblis melihat keadaan Rangga yang belum sadarkan diri. Ada sebuah aura yang membuat dia ketakutan.


Seperti ada energi yang sedang mengancamnya, dia pamit untuk pulang.


Semua orang kembali ke kerajaan seperti biasa, semua mayat di bakar dalam tumpukan. Orang tua korban sangat bersedih dengan kematian keluarga mereka yang mereka sayang.


Mereka pun di berikan beberapa sembako untuk Raja Agung, menghibur mereka untuk tetap tenang. Memberikan harta secukup nya buat keluarga korban.


Inilah perang yang sangat besar perang yang belum berakhir, akan ada datang gelombang kedua dari para pasukan musuh saat nanti. Sedangkan Rangga belum sadar dari bangunnya.


Semua orang merasa sedih dan selalu berdoa agar pangeran mereka bisa bangun kembali satu satu pendekar terkuat di benua yang akan melawan para musuh hebat.

__ADS_1


Waktunya masih panjang untuk menempuh takdirnya menguasai seluruh benua.


Selamat membaca. Jangan lupa like dan koment.


__ADS_2