TAKDIR SANG PENGUASA BENUA

TAKDIR SANG PENGUASA BENUA
LEMBAH ABADI


__ADS_3

Keberanian Rangga membuat gurunya sangat kagum, mereka melanjutkan perjalanan ke sebuah tempat untuk mengambil pusaka yang belum pernah mereka dapat.


Menempuh perjalanan yang sangat jauh di perbatasan kota Rombawa dengan perbatasan kerajaan Burpalingga, Rangga pernah melewati kawasan itu sejak dia belum mempunyai kekuatan. Dia mengingat tiga orang perempuan yang dia kenal.


Tapi sekarang mereka sudah berpisah sangat lama, bagaimana dengan potensi ke tiga orang perempuan itu apakah mereka sudah menjadi kuat?


Dulu tempat lembah abadi sangatlah berbahaya walaupun tidak jauh dari gurun lembah kematian. Rangga dan gurunya mulai sampai di lembah abadi .


Di sebuah tepi jurang yang sangat dalam Ada banyak hewan yang berbahaya, mereka mulai bertarung melawan hewan-hewan yang berlevel tingkat tujuh.


Setelah berhasil mengalahkan monster itu, mereka mulai turun ke jurang bersama dengan pelayan nya. Mereka sampai di tempat tujuan di dalam goa banyak sebuah batu kristal yang berbentuk warna ungu.


Di dalamnya ada sebuah sungai yang sangat jernih, air itu terasa sangat dingin. Kalau ada orang merendam ke dalam akan terasa nyaman dan segar walaupun air sungai itu indah di lihat.


Di dalam air sungai ada sebuah monster yang berkepala tiga. Monster itu sangat kuat dan berbahaya, dia punya sisik yang begitu tajam dan rucing.


Mereka tidak mempedulikan itu, mereka datang ingin mengambil pusaka yang berada di dalam jurang.


" Tuan seperti nya ada sesuatu yang tidak beres dengan di dalam sungai! " ucap pelayan itu.


" Iya. "


" Sepertinya itu seekor naga yang berkepala tiga yang menjaga sungai. " ujar gurunya.


" Kalau begitu apakah kita harus turun untuk melihat? " tanya Rangga.


" Baiklah ayo kita turun. "


" Ikuti aku dari belakang. " ucap Rangga.


" Siap tuan. "


Mereka berdua turun ke dasar sungai di sebelah kanan ada sebuah cahaya yang begitu terang membuat mereka sangat penasaran.


Setelah beberapa menit kemudian ada benda yang begitu sinar di bawah dasar laut, Rangga pun melirik pelayan nya untuk segera mengambil benda itu.


Tidak lama naga itu datang untuk menyerang mereka, pertarungan pun terjadi membuat gelombang sungai menjadi getar.


Rangga dan pelayannya kembali ke atas permukaan untuk mengambil pernapasan, dan mulai mengeluarkan energi besar ke arah monster itu.


" Tuan kamu pergilah ke dalam sungai itu biar aku yang menghalangi nya. "


" Baiklah kamu harus hati-hati. " ucap Rangga.


" Tenang saja tuan aku akan mengalahkannya " kata pelayan itu.


" Hati-hati. "


Rangga pun kembali ke dasar sungai, sedangkan pelayannya bertarung dengan monter itu. Tidak lama Rangga merasakan tubuh nya mulai panas akibat energi pusaka.


" Sial badan ku terasa panas. "


" Itu adalah energi besar dari benda pusaka itu. " kata Gurunya.


" Pasti kekuatannya sangat besar. "


" Hmm... Guru akan membantu mu. "


Setelah sampai di di bawah, Rangga mulai mengambil beberapa batu keristal api dan mengambil benda itu. Dia sangat beruntung karena dapat harta karun yang banyak.


Pelayan itu mulai sangat lega dan berhasil membunuh monster yang bertarung dengan nya, setelah duduk beberapa jam Rangga mulai naik ke dasar sungai.


" Waahh banyak sekali batu kristal ini tuan, kita bisa kaya. " ucap pelayan itu.


" Ini milik mu. " kata Rangga.

__ADS_1


" Apa? Ini milikku! " pelayan itu.


" Iya itu milik mu. "


" Terima kasih tuan kamu sangat baik terhadap ku. "


Pelayan sambil tersipu malu dan mukanya pun memerah. Rangga hanya tersenyum sambil membagikan kristal itu kepadanya.


" Aku ingin bekerja untuk tuan selamanya. " sambung pelayan itu.


" Baiklah kamu akan jadi pelayanku. Aku akan menanggung semua keselamatan mu. " ucap Rangga.


" Perempuan itu sangat baik dia bisa membantu mu dalam perjalanan ini. " ujar Gurunnya.


Rangga melihat senyuman pelayannya itu, sambil merasakan senang dan tenang di hatinya.


" Dia sangat baik. " ucap Rangga.


Rangga melihat pelayan itu penuh kagum dan mulai melihat dengan tatapan tajam, wajahnya selalu melihat ke arah tidak bisa dilihat nya.


Pelayan tadi mulai merasakan aneh terhadap Rangga dan memukul wajah Rangga sampai benjol. Dia tersadar dan mulai merasakan sakit di pipinya.


" Aahh sialan sakit sekali. " teriak Rangga.


" Maaf tuan aku tidak sengaja memukul wajah tuan. " ucap pelayan itu.


" Tidak apa-apa ini hanya sakit kecil. " kata Rangga.


Sore pun mulai tiba. Mereka masih melanjutkan perjalanan mereka ke tempat hutan Monsana, setelah beberapa jam kemudian mereka mulai istirahat.


Rangga duduk sambil membakar hasil tangkapan mereka di sungai yang berada di dekat hutan Monsana. Sedangkan pelayan cantik itu sambil duduk menghiasi dirinya.


Gurunya muncul sambil berjalan di depan Rangga, dia mengeluarkan benda itu untuk mulai melatihkan muridnya. Rangga masuk ke tempat ruangan pelatihan di alam kesadarannya sendiri.


Pelayan cantik itu berjalan mendekati Rangga sambil menatap wajah Rangga, dia merasakan tuan nya sedang melatih diri, terpaksa dia mengambil ahli untuk memanggang ikan.


Tanah pun mulai gemetaran. Pelayan cantik itu membuka matanya sambil berlari keluar dari gubuk itu, dia melihat awan mulai hitam muncul petir dan guntur.


"Apa yang terjadi? " ucap pelayan cantik.


Di sekitar tubuh Rangga muncul aura yang sangat kuat, membuat seluruh di sekitar nya menjadi energi nya begitu besar. Pelayan itu mencari tempat yang aman untuk melindungi dirinya.


" Apa yang terjadi dengan tuan ku. "


Di alam kesadarannya Rangga gurunya sambil melatih kan nya kekuatan besar.


" Bertahanlah pusaka ini sulit untuk di jinak. " ucap gurunya.


Rangga sambil kesakitan dan dia merasakan tubuh nya di cabik cabikan oleh pusaka itu. Gurunya berusaha untuk menahan aura yang kuat.


Pedang dewa iblis pun keluar dari dalam tubuh Rangga, pedang dewa iblis mengisap energi yang berada di seluruh tubuh nya. Kekuatan besar membuat langit sangat murka.


Di lembah abadi itu semua hewan atau pun monster berlari untuk menjauhi energi besar yang di keluarkan oleh Rangga.


" Guru. Aku tidak tahan lagi dengan kekuatan ini. "


Bersabarlah. " ucap Gurunya.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


" Kenapa suasana di atas langit sangat aneh, apakah akan terjadi bencana besar yang datang? " ujar Meyla.


Sambil menatap langit melewati jendela itu, tidak lama muncul Ratu Reni untuk melihat keadaan nya. Siluman rubah mulai tersenyum dengan senang.


" Apa kamu baik-baik saja? "

__ADS_1


" Aku baik baik saja Bunda Ratu. "ucap Meyla.


" Tuan kami dapat sebuah kabar bahwa ada seseorang dari lembah abadi memurnikan kekuatan besar. " ucap pengawal. "


" Berapa jauh tempat itu. " Reni sambil berpikir.


" Aku akan mengikuti mu Bunda Ratu. " ujar meyla.


" Tidak kamu tetap di sini saja. "


Reni dan suaminya bersama dengan para prajurit lain untuk pergi ke sebuah gerbang pintu utama, mereka mulai melihat apa yang terjadi dengan hari ini.


Semua orang merasakan sangat khawatir kalau ada serangan besar yang ingin menyerang mereka. Di kerajaan iblis dan kerajaan Dewa Yaksa mulai merasakan getaran begitu sangat kuat.


Raja Iblis memerintahkan beberapa jendral untuk pergi melihat apa yang terjadi di sana. Jendral iblis pun mulai berangkat.


Setelah beberapa menit kemudian, terjadilah gelombang kekuatan yang sangat besar. kekuatan itu memancar keluar dari tubuh Rangga dan menembus langit.


Ledakan sangat besar membuat bencana menyebar ke beberapa kerajaan lain, semua orang sangat ketakutan melihat ledakan di atas langit.


" Tuan seperti nya ada orang mulai menerobos kekuatan dewa langit. " ujar seorang pengawal.


" Hahahaaa... Dia apakah mungkin dia telah kembali? "


Semua prajurit kerajaan itu berdiri sangat tegak dan mempunyai mata sangat kejam, mereka menggunakan perisai baju berwarna merah yang begitu mencolok.


" kumpul kan beberapa kerajaan lain untuk pergi melihat apa yang terjadi di sana. " ucap salah satu orang pemimpin kerajaan itu.


" Baik tuan. "


Kapal terbang yang berbentuk burung merak api mulai berangkat menuju ke benua timur. Ratusan kapal itu mulai bergerak.


Suasana menjadi lebih buruk, langit yang begitu tenang menjadi ribut dan suram berdarah.


" Guru kekuatan ini sangat luar biasa. " ucap Rangga.


" Hahahaa.. Murid ku sangat hebat kamu berhasil menerobos kekuatan dewa langit. " kata Gurunya.


Rangga pun kembali dan sadar, dia membuka matanya melihat di samping nya ada cewek yang begitu cantik, itu adalah pelayannya.


" Apa yang terjadi kenapa langit terasa suram. "


" Itu akibat dari kekuatan mu yang kau keluar kan. " ucap pelayan.


" Apaaaaa...?? " Rangga kaget.


Pelayan itu pun bangun dari tempat duduknya dan melihat di arah kejauhan, seperti ada gelombang kekuatan yang sangat besar.


" Apa yang terjadi, seperti nya ada pasukan yang kuat datang ke mari. " ucap pelayan itu di dalam hati.


" Mereka telah datang. " kata Gurunya.


" Mereka siapa guru? "


" Bawah perempuan itu kembali ke kota Rombawa. "


" Baik guru. "


Rangga langsung menarik tangan pelayan itu dan terbang ke kota Rombawa, karena perintah dari guru nya dia akan pergi.


Semua orang yang pun berlari untuk bersembunyi, banyak kota dan kerajaan telah hancur. Siapa yang menghancurkan itu semua?


Rangga dalam perjalanan menuju ke ke kota Rombawa untuk memberitahu kepada penetua, para pasukan dari dari kerajaan Iblis mulai tiba di tempat itu.


Seperti nya ini yang akan terjadi bencana besar akan menaklukkan seluruh benua. Mereka telah kembali untuk menjajahi benua timur.

__ADS_1


Tunggu episode berikutnya.....


Terima kasih sudah membaca jangan lupa like dan komentar di bawah.


__ADS_2