
Hujan mulai berhenti cuaca semakin terang, tapi bukan ini sudah berakhir hanya saja muncul seorang yang tidak di kenal membuat mereka heran kenapa bisa ada orang yang mempunyai kultivasi sangat besar.
Melihat ke arah atas langit, Gadis siluman itu sangat terkejut dengan penampilan orang tua yang asik berdiri di atas udara. Semua orang di sekitar nya mulai melihat nya.
" Kamu kenapa? " ucap Julia sambil menegur nya.
Di.. Dia.., adalah seorang. "
" Kamu kenapa, apa kamu kenal dengan orang itu? " tanya Julia
" Aku merasakan auranya sangat aneh. " ucap Salmi.
Yuna membawah alat giok untuk deteksi aura orang itu, tapi hasilnya sangat berbeda karena giok nya dia bawah tidak bisa deteksi kekuatan orang tua yang berdiri di atas udara
" Kenapa kultivasinya tidak bisa di deteksi. " ujar Yuna.
Dewa Yaksa langsung memberikan hormat dan berlutut sambil memuja Dewa kaisar, muka sangat mengerut di wajah Neraka terlihat seperti ketakutan.
Dewa Langit memberikan sesuatu benda yang berwarna merah untuk mengganti rugi yang sudah di lakukan oleh bangsanya. Tapi Raja Iblis menolaknya dengan mentah-mentah.
Gadis siluman yang bernama Meila mencoba untuk mendekati benda yang berwarna merah, dia merasakan seperti ada energi kuat di benda berwarna merah.
Kaisar langit sambil melihat Gadis siluman itu dengan perasaan tidak bagus, karena hubungan antara klan Siluman dan klan Dewa pernah terjadi permusuhan.
" Kamu dari klan siluman? "
" Iya, aku berasal dari klan siluman yang masih hidup sampai sekarang. " ucap Meila.
Kaisar Dewa langit langsung menarik tangan nya kembali dan menyimpan benda itu di dalam cincinnya. Tapi Gadis siluman itu mulai membicarakan mengenai pil darah siluman.
" Benda itu seperti nya darah dari klan siluman tingkat langit kan? " Tanya Meila dengan tatapan sadis.
Mendengar apa yang di bilang dari gadis siluman itu dia tidak bisa berbohong lagi dan memberitahu kan lah itu.
" Iya ini adalah Pil darah Siluman tingkat langit. " ucap Dewa kaisar langit.
" Aku tahu itu, kaulah yang membantai klan ku dan membunuh ketua kami. " kata Meila.
__ADS_1
" Hmm.. Kamu adalah anak dari siluman rubah putih itu kan? " ucap Dewa Kaisar.
Mereka saling menatap dengan aura pembunuh tidak lama muncul aura di tubuh Gadis siluman, Rangga lari mendekati Meila dan menamparnya.
Meila terkejut melihat Rangga sudah menampar dirinya, melihat ekspresi dari Meila, Rangga langsung mundur tapi dia telah bersalah karena telah membohongi Rangga.
Salmi dan Julia merasakan hal yang sama kalau mereka berada di posisi Gadis siluman, melihat apa yang di lakukan kepada Rangga semua orang merasakan terharu apa yang sudah di lakukannya.
Raja Neraka menghampiri Dewa kaisar untuk menyuruh klan nya mundur dari tempat kerajaannya, tapi mereka menolak atas perintah dari Sang kaisar mereka karena perang belum berakhir.
Dewa kaisar langit pun marah dan memukul Dewa Yaksa sampai wajah nya bengkak dengan keras, melihat apa yang di lakukan oleh kaisar langit semua orang merasa kan puas.
" Aku minta maaf sekali atas perbuatan dari nya. " ujar Kaisar langit.
" Itu tidak masalah bagi ku tapi dia harus membayar apa yang sudah dia hancurkan. " kata Raja Iblis.
" Bukan nya aku sudah memberikan mu darah siluman, tapi kenapa anda menolak nya. " kata Kaisar langit.
" Aku tidak membutuhkan itu. "
" Aaii... Seperti nya aku turun tangan mengatasi kalian semua. "
Rangga membantu nya tapi tatapan sangat tajam membuat Rangga tidak berani maju ke depan.
Semua orang mulai bertarung sampai mati beberapa dari mereka terluka akibat serangan besar, Dewa Yaksa dan Dewa Neraka menghajar beberapa dari mereka dan jatuh ke bawah tanah.
Reni pun berlari menujuh Iskandar untuk membuat ramuan penyembuhan karena banyak di antara mereka mulai terluka.
" Iskandar! Kamu pergilah tempat ruangan ramuan untuk mengambil obat pil di dalam. "
Baiklah aku akan mengambil nya.
Tunggu, aku juga ikut. " ucap Reni.
Raja Iblis mulai melepaskan serangan nya ke arah Dewa Yaksa. Sedangkan Rangga melawan Dewa Neraka.
Saling menangkis pedang membuat percikan api menghampas ke wajah mereka.
__ADS_1
Julia dan Salmi membantu Meila yang sudah di kehabisan tenaga, melihat apa yang di lakukan oleh kedua perempuan itu dewa Kaisar langsung memukul dan menendang mereka sampai jatuh.
Melihat apa yang sudah di lakukan oleh kakaknya Yuna tidak tinggal diam dia dengan pedangnya terbang menujuh ke arah Dewa kaisar langit untuk bertarung.
Tapi dia di hadang oleh Ratu Viola karena mereka bukan tandingan dari kaisar langit.
" Hahaha.. Para tikus tikus kecil ini berani sekali menyerang ku hahaha.. " ujar Dewa Kaisar langit.
Rangga melihat Julia dan Salmi sudah pingsan, leher Gadis Siluman di cekik oleh Dewa kaisar membuat Ratu Viola semakin marah.
Tidak lama di tubuhnya muncul sebuah merdian yang sangat kuat membuat semua di areanya menjadi salju dan beku.
Rangga semakin terkejut melihat apa yang di lakukan oleh Ratu Viola sampai di kawasan penuh dengan kabut es yang sangat tebal.
Dewa Kaisar langit semakin kebingungan melihat suasana di sekitarnya. Raja Iblis sangat keheranan kenapa kekuatan Ratu Viola lebih besar dari pada kemarin lalu saat bertemu di kawasan lembah kematian.
Dia baru sadar saat melihat mata Ratu Viola karena di kerajaan Dewi Salju ada dua orang perempuan yang sebagai penerus tatah kerajaan.
Tidak lama Meila langsung pingsan karena di lepas oleh Dewa Kaisar langit, Rangga pun menghampiri mereka untuk membawah mereka ke tempat aman.
Meila langsung tersadar dari pingsan nya dia melihat Rangga ada di samping, membuat dia langsung marah untuk menyuruh Rangga jangan terlalu dekat.
Apa yang lakukan kepadaku lepaskan aku cepat. "
Oh, maaf. aku tidak sengaja menyentuh mu. " ucap Rangga.
" Huu... Kau mau ambil keuntungan dari ku kan. " ucap Meila.
Rangga bangun dari jongkoknya dan berlari ke arah Ratu Viola untuk membantunya, tapi tidak lama seperti ada kekuatan besar yang lagi menghantam bumi.
Semua orang terkejut melihat apa yang terjadi di luar langit, apakah meteor akan muncul menghantam bumi? Itu hanya menurut dari orang orang setempat.
Rangga mengambil keputusan untuk melawan dengan Dewa Kaisar, setelah mendekati Dewa kaisar. Mereka langsung bertarung sampai kekuatan mereka meledak di udara.
Ratu Viola berusaha membantunya tapi di hadang oleh Dewa Yaksa, mereka langsung berhadapan sambil menatap dengan sadis.
Tidak lama di antara mereka memulai serangan bertubi-tubi, sampai di antara mereka tidak ada terkalahkan.
__ADS_1
Setelah terjadi kabut panjang muncul wanita misterius turun ke langit menghapus semua kabut es itu dan melenyapkan kekuatan Ratu Viola.
Selamat membaca.