TAKDIR SEORANG GADIS

TAKDIR SEORANG GADIS
part 11


__ADS_3

Esoknya aldo bersiap-siap untuk pergi ke kos nayla. Karena aldo berniat untuk meminta maaf kepada nayla. Setelah siap aldo bergegas melajukan mobilnya kekos nayla. Tak berapa lama aldo sampai dikos nayla, aldo turun dari mobil dan mengetok pintu kamar nayla


Tok tok tok…


“siapaa” teriak nayla dari dalam, namun tak ada jawaban, aldo sengaja karena dia yakin jika dia bersuara nayla pasti tidak membukakan pintu.


Tokk tokk tokk..


“ ihh siapa sih pagi-pagi nganggu aja”


nayla mendengus kesal dan membuka pintu kosnya Setelah nayla tau kalo itu aldo, nayla langsung hendak menutup pintunya namun nayla kalah cepat aldo sudah mendorong pintunnya dan berhasil masuk kedalam. Aldo menutup dan mengunci pintu kamar nayla.


“mw ngapain loe kesini, dan ngapain loe kunci pintunya, jangan macam-macam ya” ucap nayla sedikit gugup


“sttttt bisa tidak kamu jangan berteriak, aku kesini ingin berbicara padamu” jawab aldo


“engakk, gue ngak mau bicara sama elo, lebih baik elo keluar” nayla hendak membuka pintu namun segera ditarik oleh aldo dan aldo merebahkan nayla keatas kasur dan menindihnya


Kini muka nayla dan aldo sangat dekat, mereka saling merasakan deruan nafasnya masing- masing. Aldo memandang nayla begitupun dengan nayla.


“mau apa lo, jangan macam-macam ya” ucap nayla penuh penekanan


“ diposisi seperti ini kamu masih mengancam” ucap aldo sedikit menyeringai


“tenang aku kesini hanya ingin meminta maaf kepadamu” ucap aldo namun masih dalam posisi yang sama


“gue gk butuh permintaan maaf loe, dan ngapain elo kesini lagi bukannya elo udah punya pacar baru” jawab nayla memalingkan wajahnya kesamping


“dia bukan pacar ku, dia adalah wanita yang dijodohkan orangtua ku, namun aku tidak mencitainya, aku hanya menginginkan dirimu” jelas aldo sambil kembali menarik muka nayla agar menghadap kepadanya.


Nayla mencari kebohongan dimata aldo, namun nayla tidak menemukannya.


Apakah dia berkata jujur, kenapa aku tidak mendapatkan kebohongan dimatannya batin nayla.


“ aku berkata jujur” ucap aldo seolah mendengar isi hati nayla


“maafkan aku ya” ucap aldo dan membelai pipi nayla.


Entah kenapa nayla tidak menolak dan merasa nyaman disentuh aldo. Lama mereka saling tatap, aldo semakin mendekatkan tubuhnya ke wajah nayla, nayla mendapat perlakuan aldo seperti itu memejamkan matanya cemas.


Aldo yang gemas dengan tingkah nayla, mencubit pipi nayla dan berdiri. Meyadari hal itu nayla juga berdiri dan membuang nafasnya kasar.


“ bagaimana apakah kau memaafkan ku gadis kecil” Tanya aldo lagi


“ iya gue maafin loe, tapi janji jangan diulangi lagi” ucap nayla


“jangan diulangi lagi? Yang mana?” Tanya aldo

__ADS_1


“jangan pernah bentak gue lagi, gue gk suka dibentak gue benci dibentak” jawab nayla


“ baiklah aku tidak akan mengulangi lagi, bagaimana dengan yang dicaffe apa aku boleh mengulangnya?” Tanya aldo


“ya itu terserah elo, kalo emang elo menginginkan gue elo gk akan melakukan hal itu” jawab nayla sedikit kesal. Sebenarnya nayla tidak ingin aldo dekat dengan wanita lain, dia tidak tau kenapa yang jelas hatiya sakit melihat aldo deat dengan wanita lain.


“baiklah, aku tidak bisa berjanji dengan itu, karena aku harus berpura-pura didepan orang tuaku jadi aku harap kamu mengerti” jelas aldo


“baiklah gue mengerti” jawab nayla sedikit kecewa


Aldo duduk disambing nayla dan membelai rambut nayla.


“pangil aku kamu ya jangan elo gue” pinta aldo da nayla menganguk. Aldo mencium kening nayla lembut.


Deg…


Jantung nayla berdetak kencang mendapati perlakuan aldo Aduh nih jantung kenapa suka banget marastonnn sih norak amat dah batin nayla.


“besok kamu pindah ke apartement ku ya” ucap aldo


“ haaa, kenapa aku harus pindah ke apartemenmu” Tanya nayla


“ aku hanya inggin kau baik-baik saja, lagian lumayankan gratis” jawabaldo


“ngak ngak ngak aku gk mau ngerepotin kamu” ucap nayla


“ yasudah aku pergi kekantor dulu” ucap aldo


“hmm kantor? Kamu udah kerja dikantor” Tanya nayla


“udah, aku CEO dikantor ku, itupun dipaksa papa ku” jelas aldo


“ouh begitu, yasudah berangkat gih nanti telat” jawab nayla


“yasudah aku berangkat dulu jaga diri baik-baik” ucap aldo dan pergi dari kos nayla dan berlalu melajukan mobilnya.


Nayla melihat kepergian aldo dankembali menutup pintu kamarnya.


Kenapa dia begitu baik padaku, apa sebenarnya yang dia inginkan, aku harap dia tulus batin nayla.


Nayla siap-siap karena dia ingin berangkat kerja, hari ini hari liburnya dikampus jadi dia pergi ke restorant tempat dia bekerja.



Dikantor aldo


Sesampainya dikantor, aldo segera menuju keruangannya, semua tunduk hormat kepadanya dan karyawan wanita tak jarang memberikan senyuman genitnya kepada aldo, namun tak dihiraukan oleh aldo. Sesampainya diruangan aldo dikejutkan dengan sosok jennie yang sudah duduk santai disofa milik aldo.

__ADS_1


“ngapain kamu kesini” ucap aldo datar dan duduk dikursi kebesaranya


“kamu udah datang, aku sengaja kesini, aku kangen sama kamu” jawab jennie yang menghampiri aldo dan menyenderkan kepalanya dipundak aldo.


“lebih baik kamu keluar aku harus bekerja” ucap aldo datar


“ih kamu kok gitu aku udah cape kesini dan lama nungguin kamu tau tapi kamu cuek gini”


ucap jennie membuat muka sedihnya. Berharap aldo akan luluh, namun usahanya gagal aldo tak menghiraukannya.


“aldoo aldooo” ucap jennie


Aldo menatap jennie dengan tatapan tajam. Mendapati tatapan itu jennie ketakutan. Dan segera keluar dari ruangannya dengan kesal.


“dasar parasit” gumam aldo dan kembali berkutik didepan laptopnya.



Di restorant


Nayla sampai direstoranntnya dan langsung bekerja setelah mengantikan bajunya.


Saat sedang asyik bekerja tiba-tiba ada yang memanggil nayla.


“nayla” pangil seorang pria


“ kak Chandra” ya Chandra lah yang memangil nayla. Nayla pergi menghampiri Chandra


“kamu masih kerja disini” Tanya Chandra


“iya kak, akka ngapain disini” Tanya nayla


“ ya makan lah nay, ya kali berenang” ucap Chandra


“hehehe iya juga ya kak, kaka sendiri aja” Tanya nayla


“iya nih, kamu mau temenin aku makan” taya Chandra


“aduh maaf kak nayla gk bisa nayla harus kerja” jawab nayla


“yaudah deh kalo gitu, kamu lanjut kerja ntar bos kamu marah” jawab Chandra


“eh iya kak, aku kerja dulu ya, kaka udah pesen” Tanya nayla


“udah tadi” jawab nayla


“yadah aku permisi ya kak” ucap nayla dibalas angukan dan senyumannya Chandra, nayla berlalu pergi melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


….


__ADS_2