TAKDIR SEORANG GADIS

TAKDIR SEORANG GADIS
part 06


__ADS_3

Anjani sudah tiba untuk menjemput nayla. Nayla juga sudah menunggu anjani didepan pintu kamar kosnya. Mereka berdua pun pergi ke sebuah caffe xx untuk makan sekalian mengobrol. Sebelum mengobrol mereka memesan makanannya setelah memesan barulah mereka mulai mengobrol.


“so sekarang gue mau loe jelasin apa yang terjadi sama loe” tanyas anjani penasaran


“oke akan gue certain, kemarin malam itu sebenarnya..”


nayla menceritakan semuanya kepada anjani disaat ayahnya mengusir dirinya dirumah. Tampa sadar mata nayla berkaca-kaca dan dia menangis tak kuasa menahan rasa sakit yang dideritanya.


Anjanipun terlihat sedih mendengar kisah sahabatnya itu, dari dulu anjani memanglah orang satu-satunyaa yang tau semua akan kehidupan nayla. Anjani mendekat kea rah nayla dan memeluk sahabatnya tersebut.


“ kenapa anj, kenapa hidup gue menyedihkan seperti ini, apa gue gk akan bisa bahagia hiks hiks ayah kandung gue ngusir gue dari rumh anj, itu sanagat menyakitkan hiks hiks” tangis nayla mulai pecah dia tak kuasa menahan.


“utss sudah sudah jangan menangis, gue ada disini bersama loe, gue gk bakalan ninggalin loe nayla, jadi elo yang sabar dan kuat ya gue yakin elo pasti bisa lewatin semuanya gue yakin aka nada kebahagian yang datang dibalik penderitaan ini” ucap anjani menenangkan nayla


“ makasih ya an, elo memang sahabat terbaik gue, makasih udah hadir dihidup gue hiks hiks hiks” ucap nayla membalas pelukan anjani.


“iya iya gue akan tetap ada bersama loe, udah-udah tenang ya jangan nangis lagi” ucap anjani melepaskan pelukannya pada nayla dan kembali duduk dikursinya.


“hahahaha lihatlah mata loe bengkak karna loe nangis tadi, jelek bangett” ledek anjani sedikit menghibur nayla


“hehehe habisnya gue gk bisa nahan sih, tapi gk apa-apa gue udah lega sekarang” balas nayla


Tak berapa lama pesanan mereka datang makanan dan minuman yang mereka pesan. Mereka langsung menyantap makanannya masing-masing, setelah selesai makan anjani mengajak nayla pergi ke mall, awalnya nayla menolak karena nayla tidak mempunyai uang untuk berbelanja namun anjai memaksa dengan alas an dia yang akan mentraktir nayla. Akhirnya nayla mau dengan segals bujukan maut anjani.


Sesampainya mereka di mall mereka berdua pergi ke tempatr bermain, mereka bermain timezone,outdor dan game lainnya.


Setelah asyik bermain anjani mengajak nayla ke toko baju dan sepatu, nayla awalnya menolak pemberian anjani yang ingin membelikan baju dan sepatu baru untuknya, tetapi anjani tetap memaksa hingga akhirnya nayla mau. Setelah selesai bermain merek a tersadar sudah pukul 9 malam.


“ waduh gk terasa udah jam 9 aja” timpa anjani


“ iya nih, sekarang kita mau kemana” Tanya nayla


“ gimana kalo kita pergi ketempat mang ujang aja, gue dah kangen nih sama baksonya dia” balas anjani, memang mang ujang adalah bakso langanan mereka berdua selain enak jga murah pastinya wkwkwk


Anjani dan nayla bergegas pergi ke warung mang ujang yang terletak di pinggir jalan, anjani memakirkan mobilnya diarea parkir yang terletak diseberang jalan. Setelah selesai anjani dan nayla ingin menyebrang ke warung mang ujang, karena memang warungnya terletak diseberang jalan sana. Anjani pergi mendahului nayla tampa anjani sadari ada mobil yang melaju sangat kencang sehingga..


“anjanii awasssss!” teriak nayla yang berlari kearah anjani


“ aaaaaarhhhhh!” teriak anjani bersamaan


Bugg..


Nayla terlempar di jalanan. Ya nayla menyelamatkan nyawa anjani. Saat anjani hendak kecelakaan nayla berlari kearahnya dan mendorongnya sehingga tubuhnya lah yang tetabrak mobil.


“ naylaaaa! Teriak anjani, dan diikui dengan larian kecil orang-orang yang berada ditempat kejadian. Anjani menghampiri nayla dan memangku kepala nayla di pahanya yang penuh dengan darah.


“nayla hiks hisk nayla loe harus bertahan, maafiin gue gara-gara gue elo jadi kek gini, nay bangunn hiks hisk”


ucap anjani sembari menangis, ya nayla sudah tidak sadarkan diri. Sebagian orang datang menghampiri mobil yang menabrak nayla.


Tok tok tok..


Seseorang pria mengetuk kaca mobil tersebut


“woy keluar tanggung jawab” ucap pria tersebut


Pemilik mobil keluar dan ternyata dia adalah aldo.


“iya iya aku akan tanggung jawab” ucap aldo sembari mendekatkan dirinya ke tubuh nayla.


Anjani melihat pria yang datang tersebut dan dia kaget ternyata yang mnebarak nayla adalah aldo.


“ ka kak ado” ucap anjani


“ iya ini aku, ayok kita bawak nayla kerumah sakit”” aldo mengangkat tubuh nayla nayla ala bridal style dan memasukannya kedalam mobil


“ kaka bawa aja nayla kerumah sakit A, aku akan menyusul menggunakan mobil ku yang ada disana” ucap nayla sambil menunjukan mobilnya.


“ baiklah” ucap aldo datar. Dan masuk kedalam mobil melajukan mobilnya menuju rumah sakit.


....


DIRUMAH SAKIT


Nayla sudah dimasukan ke ruang ICU, dan sedang ditangani oleh dokter. Aldo duduk di kursi tunggu dengan menunduk ka kepalanya dan menutup mukanya dengan telapak tangannya. Sedangkan anjani duduk disamping aldo masih dalam keadaan menangis. Mereka berdua menunggu dokter keluaar yang menangani nayla.


Aaaa sial ini semua salah ku, andai saja aku tidak ugal-ugalan membawa mobil pasti ini semua tidak akan terjadi batin aldo


flasback on


“ ma cukup ma aldo bukan anak kecil lagi, aldo sudah dewasa ma, aldo tidak mau dijodoh-jodohkan begini” ucap aldo sedikit teriak kepada mamanya


“ aldo ini semua demi kebaikan kami, jennie adalah wanita baik-baik dan terpandang, mama mau dia menjadi menantu mama, jadi mama harap kamu tidak menolak perjodohan ini”


balas mama aldo, ya larasati berniat menjodohkan celin kepada aldo sang model terkenal tersebut, tapi aldo menolak akrena aldo tau jennie bukanlah gadis baik-baik.


“ kalau mama masih menjodohkan aldo dengan celin, aldo akan pergi dari rumah ini” balas aldo datar namun penuh penekanan. Aldo pergi keluar dengan keadaan marah.


“aldo aldo mama belum selesai bicara aldo” panggil larasati namun tak digubris oleh aldo


“ sudahlah ma, kenapa harus memaksa aldo, dia sudah besar pasti dia punya alas an sendiri kenapa aldo tidak menerima jennie” balas papa aldo yang awalnya dia ikut menjodohkan menjaid sedikit mengerti akan perasaan aldo dan dia mencoba untuk tidak ikut campur dengan urusan perasaan anaknya itu lagi.


“ papa kenapa malah mendukung aldo sih, bukannya bantuin mama” ucap mama aldo kesal dan pergi meninggalkan demian diruang tv.


“ anak sama ibu sama- sama keras kepala” ucap sanjaya.


Didalam mobil aldu sudah sangat kesal dan marah dia tidak habis piker bahwa mamanya akan menjodhkannya dengan jennie yaitu wanita yang sangat tidak disukai aldo.


Karena emosi aldo membawa mobil ugal-ugalan. Dan tiba-tiba dia melihat seorang wanita melintas sembarangan dan dia tidak dapat mengendalikan mobilnya dan dia menabraknya.


Deg deg deg..


m


“ sial! Siapa wanita yang aku tabrak itu.” Aldo terdiam dimobil dan tak berapa lama seseorang menyuruhnya keluar. Aldo keliuar dan menghampiri wanita itu.


Betapa kagetnya aldo melihat wanita yang ditabrak adalah nayla.


Gadis itu jadi dia yang aku tabrak.


Aldo mengangkat tubuh nayla dan membawanya kerumah sakit.


Plasback off


setelah sekian lama nayla ditangani dokter keluar dari ruangan. Mengetahui dokter keluar aldo dan anjani langsung berdiri dan menghampiri dokter tersebut.


“bagaimana keadaan gadis itu dok?” Tanya aldo


“iya dong bagaimana keadaan nayla apa dia baik-baik saja.” Dilanjuti oleh anjani


“keadaannya sudah mulai stabil, hanya saja dia mengalami benturan keras dikepala sehingga membuat dia belum sadarkan diri, kita lihat sampai 2 jam kemudian kalo dia belum sadar kami akan melanjutkan pemeriksaan lagi” jawab dokter itu.


“Alhamdulillah” ucap anjani dan aldo bersamaan.


“apakah kami sudah boleh menjeguknya dok” Tanya anjani


“boleh silahkan tapi jangan menganggu pasien,dan saya akan memindahkan pasien keruangan rawat, disini siapa keluarga pasien?” Tanya dokter tersebut.

__ADS_1


Mendengar hal itu sontak membuat aldo kebinggungan memang sedari tadi keluarga nayla tidak datang dan aldo belum mengetahui kalo nayla sudah diusir oleh ayah kandungnya sendiri. Aldo memandang anjani berharap menerima penjelasan mengerti akan hal itu anjai segera menjawab


“ hmmm itu dok, saya keluarga nayla dok” ucap anjani bohong


“baiklah nona silahkan urus administrasinya, saya permisi” ucap dokter tersebut dan berlalu pergi.


Tinggalah aldo dan anjani ditempat tersebut aldo memandangi anjani dingin.


“me mengapa kak aldo memandangi ku begitu” Tanya anjani gugup.


“ sekarang jawab pertanyaanku, kenapa kamu tidak menghubungi keluarga gadis itu” Tanya aldo curiga


“ hmmm sebenarnyaa itu apa hmm aku tidak memiliki nomor keluarga nayla” jawab anjani berbohong


“ hahahaha kau sangat bodoh dalam berbohong nona, sekarang jawab dengan jujur?” Tanya aldo dengan wajah yang sedikit menyeramkan. Dan mengetahui itu anjani merasa sangat ketakutan.


“huff baiklah aku akan memberitahumu, sebenarnya..” anjani menjelaskan semua yang terjadi kepada nayla ( yang membaca dari awal pasti sudah taukan).


Aldo sedikit simpati mendengar cerita gadis kecil itu.


Sungguh malang nasib gadis it, aku harus menyelamatkan hidupnya batin aldo


“ siapa nama gadis itu” Tanya aldo, memang semenjak bertemu mereka belum sempat berkenalan dan menanyakan nama.


Aihhh bahkan nama nayla saja dia tidak tahu, dasar pria dingin batin anjani


“namanya nayla” jawab anjani


“dan namamu” Tanya aldo


“saya anajni kak” jawab anjani lagi


“oke baiklah sebaiknya kau masuklah dulu dan lihat bagaimana keadaan nayla aku akan menunggu disini” ucap aldo


“ba ba baik kak” ucap anajni gugup


Anjani masuk keruang nayla. Dan dia menangis melihat keadaan sahabatnya yang begitu menyedihkan itu.


“hiks hiks nayla bangun lah, gue tidak bisa melihat loe seperti ini, kenapa loe harus mempertaruhkan hidup loe untuk gue, kenapa elo harus nyelamatin gue, seharusnya gue yang berada ditempat ini” lirih nayla tak tega mellihat sahabatnya lemah tak berdaya


“ kenapa hidup loe harus menderita seperti ini nay, gue benar-benar gk tega sama loe, bangun nay gue mau lihat loe tertawa ceria nayla yang gue kenal biasanya gk lemah seperti ini, gue pengen dijahilin sama elo, gue mohon bangun hiks hiks” tangis anjani semakin menjadi-jadi dia mengengam erat tangan sahabatnya itu, namun nayla belum sadar juga.


Tiba-tiba aldo masuk keruangan dan melihat anjani sedang menangis. Dia mendekta kea rah anjani


“ anjani lebih baik kamu pulang dan beristirahat, aku tau kamu sangat lelah bukan, besok kembali dan bawa barang2 yang diperlukan nayla” timpa aldo


“ kalo gue pulang siapa yang akan jagain nayla” Tanya anjani dia tidak mau meninggalkan sahabatnya sendirian


“biar aku yang menjaganya, aku yang membuat dia seperti ini, jadi aku akan bertanggung jawab” ucap aldo


Deg.. tiba-tiba jantung anjani bergetar, ternyata aldo yang dikenal cuek dan dingin memiliki hati yang baik dan rasa tanggung jawab yang besar.


Selain tampan ternyata dia baik banget batin anjani


“aku tidak menyuruhmu memandangku anjani” ucap aldo datar


Mendengar itu tentu saja mebuat anjani merasa malu.


“ma ma maaf kak, anjani cuman gk nyangka ternyata dibalik sifat dingin kaka, ternyata hati kaka sangat baik” ucap anjani


“ apakah kamu puikir aku tidak memiliki hati?” Tanya aldo kembali dingin


Huff baru saja aku memujinya sekarang sifat dinginnya muncul lagi gerutu anjani.


´hehehe bukan begitu kakk, tapii” sebelum anjani melanjutkan jawabannya sudah dipotong sama aldo


“baik kak, aku pulang dulu” ucap anjani


“hmmm” jawab aldo datar.


Setelah anjani keluar, aldo mendekat dan duduk disamping tempat tidur nayla.


“ hay gadis kecil bangunlah sampai kapan kamu akan tidur seperti ini, bahkan kita belum berkenalan” ucap aldo bicara sendiri. Aldo memandang lekat wajah nayla dan dia melihat betapa cantiknya nayla. Tak sadar dia mengelus pipi nayla.


Kau sangat cantik gumam aldo


Tiba-tiba nayla membuka matanya, melihat nayla sadar aldo menarik tangannya dan berdiri


“ka kau sudah sadar” Tanya aldo sedikit gugup. Dia takut nayla menyadari kalo dia memegang wajah nayla.


“ dimana aku, auuu” Tanya nayla dan memegangi kepalanya yang sakit


“ kau sekarang ada dirumah sakit, sudah jangan banyak bergerak” ucap aldo


“dirumah sakit?” Tanya nayla dan kembali mengingat apa yang terjadi.


Dan dia mengigatnya bahwa semalam anjani hamper tetabrak mobil dan dia yang menyelamatkan anjani. Nayla mulai kawatir dengan keadaan anjani.


“ dimana anjani, apa dia baik-baik saja” Tanya nayla kawatir


“ dia baik-baik saja, kau yg tidak baik baik saja” jawab aldo.


“ dan kau kenapa engkau bisa ada disini?” Tanya nayla heran


“apa jangan jangan kau yang menabrakku” Tanya nayla mulai curiga


“ aih kau sangat cerewet gadis kecil,baiklah aku akan menjelaskan padamu” aldo mendekat dan duduk disamping nayla. Aldo menceritakan semuanya


“ huff usdah kuduga, kenapa setiap bertemu denganmu hidupku selalu sial” ucap nayla ketus


“hey aku bukan pembawa sial, itu hanya kecelakaan sudah takdir tuhan” balas aldo tidak terima ucapan nayla.


“yayaya tapi kau hamper membunuh ku dan sahabatku” ucap nayla sinis


“baiklah aku minta maaf, waktu itu aku tidak sengaja, jadi tolong maafkan aku” pinta aldo, baru kali ini dia meminta maaf kepada orang lain


Hahaha ternyata pria arrogant ini bisa meminta maaf juga. Batin nayla puas


“tidak segampang itu, jika kau mau kemaafan dariku kau harus memenuhi syaratku” ucap nayla sinis


Aihh gadis ini benar-benar mnegerjaiku batin aldo


“baiklah nona apa syaratnya” Tanya aldo


“ hmmm”


Kira kira syaratnya nayla apa ya, ditunggu ya up selanjutnya terimakasih


SYARAT


“ hmm syaratnya adalah kamu harus merawatku sampai aku sembuh” ucap nayla dengan nada seidkit sinis.


“WHAT? Apakah kamu bercanda, omg apakah tidak ada syarat lain, mengurus diriku sendiri saja aku sudah lelah apalagi harus merawatmu” ucap aldo sedikit kesal


“oh jadi kau tidak mau, oke tidak masalah aku tidak akan memaafkanmu, dan aku akan laporkan kepolisi karena kau telah menabrakku” ucap nayla ketus


Aihh wanita ini sungguh menyebalkan abtin aldo

__ADS_1


Sebenarnya aldo tidak takut akan ancaman yang diberikan nayla kepadanya kalo dia akan melaporkan aldo kepolisi karna aldo memiliki kuasa yang kuat sehingga dengan mudah dia akan keluar dari penjara, namun yang aldo kawatirkan adalah nayla tidak bisa memaafkannya, karena aldo sangat benci mempunya rasa bersalah terhadap orang lain.


“ huff baiklah gadis kecil aku menerima syarat darimu” ucap aldo lirih


Yesss aku berhasil mengerjainya batin nayla


“oke kita deal” ucap nayla merasa senang.


“hmm” jawab aldo asal


“ oh iya dimana anjani” Tanya nayla


“dia pulang dan besok dia akan datang dan membawa barang keperluanmu” jawab aldo


“jadi siapa yang akan menemaniku disini” Tanya nayla


“ aku yang akan menjagamu disini” ucap aldo


“apa? Kau?” Tanya nayla kaget


“iya aku, memangnya siapa lagi, dan tenang saja aku tidak akan berbuat macam-macam aku bukan laki-laki seperti yang kau bayangkan, lagian aku tidak tertarik padamu” ucap aldo sedikit mengejek


“kau!” ucap nayla penuh penekan. Dan timbulah ide licik di kepala nayla dan akan mengerjai aldo


“ auuuu sakit kepala ku sakit sekalii aaa” teriak nayla. Dan sontak membuat aldo kaget. Aldo berdiri dan mendekat ke nayla


“ kamu kamu kenapa apa yang sakit” Tanya aldo memegang lengan nayla kawatir.


“ puffftt hahahahaha kau sangat mengemaskan hahaha ekpresimu sangat mengemaskan auu” ucap nayla ketawa bahagia karena berhasil membuat aldo kawatir namun karena keasyikan tertawa kepala sedikit sakit


“ sit!jadi kau menegrjaiku” ucap aldo kesal


“ hahaha maaf aku hanya becanda” balas nayla


Aldo memandang wajah nayla yang sedang tertawa dan dilihatnya wanita itu.


Aldo sedikit tersenyum senang melihat wanita itu tertawa bahagia entah mengapa aldo sangat senang melihat nayla tertawa lepas.


Aldo ingat dengan kisah hdup nayla yang diceritakan anjani dan melihat nayla tertawa itu membuat hati aldo damai. Saat sakit seperti ini kau masih bisa tertawa kau sangat kuat gadis kecil batin aldo


Deg deg


Mata mereka saling tatap, nayla yang tadi tertawa berhenti karena menyadari kalo aldo sedang memandanginya.


“ehemm ke kenapa kau melihatku seperti itu” Tanya nayla


“aihh tidak apa apa, btw sekarang kau sudah memangil kudengan kau tidak menggunakan elo gue lagi” Tanya aldo heran karena memang biasanya nayla memanggil aldo dengan kata elo gue


“ ohh ituu akuuhmm aku.. aku hanya ingin bersikap sopan saja” jawab nayla terbata-bata


Mendapat kan nayla gugup sungguh membuat aldo gemass


Hahaha Kau sungguh mengemaskannn batin aldo


Cekrekk..


Ditengah keasyikan mereka berbicara tiba-tiba terdengar suara pintu dibuka ya dia dokter yang akan memeriksa nayla.


“ nona sudah sadar” Tanya dokter itu


“sudah dok” jawab nayla


“baiklah aku akan memeriksa nona dulu” jawab dokter tersebut dan memeriksa nayla


“ hmm bagus nona kondisi nona sudah stabil, istirahat yang cukup dan jangan lupa meminum obat” ucap dokter tersebut sembari tersenyum


“terimakasih banyak dok” ucap nayla


“baiklah nona, anda akan disuntik vitamin agar tubuh anda tidak lemas” ucap dokter itu


“baik dok” jawab nayla. Suster yang datang bersama dokter menyuntikan cairan kedalam impus nayla.


“ oh ya tuan, tolong jaga kekasih anda dan pastikan dia istirahat dan meminum obat yang kami berikan” ucap dokter tersebut asal karena dia pikir aldo adalah suami nayla


“ hmm maaf dok dia bukan suami saya” balas nayla memperjelas


“oh maaf saya piker dia suami anda nona,baiklah saya permisi dulu” ucap dokter tersebut


Setelah kepergian dokter mereka salah tingkah dan binggung harus memulai obrolan bagaimana.


“hmm sebaiknya engkau istirahat” ucap aldo membuka suaranya


“ tapi aku lapar” ucap nayla yang tengah membuat muka memelas


Aihh dia imut sekali ingin rasanya aku menciumnya batin aldo


“ehem baiklah aku akan memesan makanan” ucap aldo


“terimakasih maaf sudah merepotkan” balas nayla


Aldo memesan makanan menggunakan aplikasi go-food, tak berapa lama makanan yang mereka pesan tiba.


Aldo menyiapkan makanan dan memberikan kepada nayla. Saat nayla hendak makan dia sedikit kesusahan karena tanggan kanannya dipasang infuse, menyadari hal itu aldo berdiri dan duduk disamping nayla, aldo menagambil kotak berisi nasi disamping nayla.


“bia aku menyuapimu” ucap aldo


“eh aku bisa sendiri” balas nayla sedikit menolak


“ bisa apanya tadi saja aku lihat kau kesusahan, sudah biar aku menyuapimu” ucap aldo dan menyodorkan sendok berisi nasi kemulut nayla.


Terpaksa nayla menurut dan memakannya.


Sudah tiga suapan tak sadar ada sebutir nasi menempel di bagian bibir nayla


“ ada nasi didekat bibirmu” ucap aldo sambil menunjukan nasi yyang menempel dibagian bibir nayla.


“ haa? Dimana, disini” Tanya nayla menyeka bibirnya namun nasi tersebut belum bersih.


Dengan sigap aldo menyentuh bagian bibir nayla untuk membersihkan butiran nasi yang menempel disitu.


Mata mereka bertemu dan saling pandang.


Deg deg deg


Tuhan kenapa jantungku bergetar sangat cepat seperti ini baru kali ini aku merasa deg deg an seperti ini batin nayla


Oh god kenapa jantungku serasa mau copot batin aldo


Lama mereka saling pandang dan nayla langsung memindahkan wajahnya. Begitupun dengan aldo. Aldo menyuapi nayla hingga makananya habis.


“ sekarang minumlah obatmu” ucap aldo menyodrkan obat kepada nayla. Nayla meminumnya


“ sekaramng kau istirahat lah” ucap aldo


“ baiklah” balas nayla nurut dan merebahkan tubuhnya dikasur dan tertidur.


Aldo yang merasa badannya sudah sangat lelah juga memutuskan untuk tidur disofa.

__ADS_1


__ADS_2