TAKDIR SEORANG GADIS

TAKDIR SEORANG GADIS
part 04


__ADS_3

Selesai bekerja nayla langsung balik kerumah untuk istirahat. Sesampainya dirumah nayla langsung pergi kekamar untuk mandi, selesai mandi dan berpakaian nayla langsung kebawah untuk menyiapkan makan malam.


Nayla memang pintar memasak karena dulu kelas 2 SMA nayla ikut kursus memasak gratis bersama teman-temannya makanya dia sangat lihai dalam memasak. Selesai memasak nayla menghidangkan dimeja makan, tak berapa lama rojali dan rosmala datang kemeja makan dan disusuli oleh reyhan dan reyna.


“wah sepertinya masakannya enak sekali” puji reyhan


“alah kaka lebay,biasa aja tuh” ucap reyna yang tidak terima nayla dipuji.


“sudah-sudah ayok kita makan” ajak rojali


“nayla tolong ambilkan ibu sop itu” pinta rosmala kepada nayla


“baik bu” jawab nayla dan mengambilnya.


Disaat nayla hendak memberikan sop itu kepada rosmala tiba-tiba reyna menyengol sop tersebut sengga tumpah mengenai badan rosmala.


“aaaa panasss” teriak rosmala kepasanan


“maaf bu nayla tidak sengaja, tadi ana menyengol tangan nayla bu” jawab nayla sedikit ketakutan


“kok kaka malah nyalahin ana, ana tidak berbuat apa-apa kok” ucap ana pura-pura sedih


“loh tadikan ana nyengol tangan kaka” ucap nayla


Sedangkan rosmala meringis kesakitan


“sayang kamu tidak apa-apa” Tanya rojali


“perih mass uhhhh, nayla kenapa kamu menumpahkan sopnya kepada ibu, apa kamu masih marah sama ibu atas kejadian kemaren,kalo iya ibu minta maaf karena telah membuat ayah mu marah kepadamu” ucap rosmala pura-pura sedih


“ti i I dak buk, nayla tidak sengaja dan nayla sudah melupakan kejadian kemaren,ibu tolong maafkan nayla” ucap nayla memohon.


“CUKUP nayla!!´bentak rojali membuat mereka semua kaget sedangkan reyna tersenyum puas


Rasain kamu nayla hahaha batin reyna


“semakin lama sifat kamu semakin keterlaluan, sekarang tidak ada ampun lagi buatmu” rojali bangun mendekati nayla menarik tangan nayla dan menyeret nayla keluar dari rumahnya


“pergi kamu dari rumah ini anak tidak berguna” bentak rojali mengusir nayla


“pak sudahlah kaka kan tidak sengaja kenapa harus sampai mengusirnya” bujuk reyhan kepada ayahnya

__ADS_1


“reyhan kamu tidak usah ikut campur sekarang kamu masuk


“tapi pak..” sebelum reyhan selesai bicara rojali sudah memotongnya


“kecuali kamu juga mau bapak usir dari rumah ini” tegas rojali dan reyhan hanya bisa diam dan masuk kerumah


“mas sudah mas aku tidak apa-apa jangan usir nayla mas” ucap rosmala pura-pura baik


“sudah rosmala ini sudah keputusan ku” jawab rojali dan masuk kerumah beberapa menit kemudian rojali datang dengan membawa koper berisi baju nayla


Bugg…


Rojali melemparkan koper itu didekat nayla


“sekarang pergi kamu” bentak rojali


“pak ampun pak jangan usir nayla,nayla minta maaf hiks hiks hiks” permohonan ampun nayla sambil memegang kaki rojali


“lepaskan! Tidak ada kata ampun untuk mu, ayok rosmala kita masuk” rojali membentak nayla dan melepas kasar tangan nayla dari kakinya dan mengajak rosmala masuk kemudian menutup pintu


“pak ampun pak,bukak pintunyaa hiks hiks” lirih nayla sambil mengedor-gedor pintunya


Nayla pergi membawa kopernya meninggalkan rumahnya.


Hari sudah malam, nayla tidak tahu harus kemana. Dia terus berjalan sambil menangis



Dirumah nayla


“pak seharusnya bapak tidak perlu mengusir kak nayla,kasihan kak nayla pak dia akan tinggal dimana,apalagi hari sudah malam” ucap aldo kepada rojali


“sudah cukup kalian semua tidak perlu ikut caampur,itu hukuman untuk dia karena telahberani melukai ibunya sendiri, sekarang lebih baik kalian masuk kekamar” bentak rojali


Reyhan dan reyna masuk kekamar mereka masing-masing.


“yes yes akhirnya perempuan itu keluar dari rumah ini,jadi sekarang hanya aku anak perempuan satu-satunya bapak” ucap reyna senang.


Sedangkan reyhan bersedih didalam kamarnya. Bagaimana tidak selama ini nayla lah yang selalu mengerti akan perasaan reyhan karena itu reyhan sangat menyayangi nayla dan terpukul atas kepergian nayla dari rumah.


“kak maafin han ya, hang k bisa tolongin kaka,semoga kaka baik-baik saja dan bisa jaga diri” lirih reyhan sambil meneteskan air matanya.

__ADS_1



Dijalan


Aldo senang mengemudi mobilnya yang hendak pergi keluar bertemu dengan temannya. Tiba-tiba di jalan aldo melihat wanita yang sedang menangis duduk di pinggir jalan.


“siapa wanita itu,kenapa dia duduk di tepi jalan dan menangis begitu” ucap aldo berbicara sendirian.


Aldo mendekati wanita itu dan memberhentikan mobilnya didepan wanita tersebut. Aldo turun dari mobil dan mendekati wanita tersebut yang duduk sambil menjatuhkan kepalanya dilutut.


“permisi, kenapa kamu duduk disini malam-malam begini?” Tanya aldo


Wanita itu mengangkatkan kepalanya dan melihat ke aldo. Aldo terkejut melihat wanita itu.


“kamu, ngapain kamu disini dan kenapa kamu menangis” Tanya aldo. Ternyata wanita itu adalah nayla. Nayla menatap aldo dengan air mata yang mengalir.


“hiks hiks hiks apakah hidupku akan terus seperti ini, apakah aku memang anak yang tidak berguna, apakah aku tidak akan pernah bahagia” ucap nayla dengan terisak-isak. Dia benar-benaar hancur dan sedih.


Aldo tidak tega melihat nya walaupun aldo dingin tapi aldo tetap masih punya hati.


“hey hey jangan berbicara seperti itu” ucap aldo lembut dan mendekati nayla.


Tiba-tiba nayla memeluk aldo dan menangis sejadi-jadinya. Aldo kaget tapi aldo tetap membiarkan nayla memeluknya karena aldo paham betul bahwa nayla membutuhkannya.


“sudah sudah jangan menangis nanti orang-orang mengira aku yang menyakitimu” bujuk aldo.


Namun nayla tetap diam dan suara tangisannya sudah berhenti. Aldo yang menyadari nayla tidak bersuara membalikan tubuh nayla. Ternyata nayla pingsan.


“hey hey bangun kenapa kamu pingsan” ucap aldo sambil menepuk-nepuk pipi nayla berusaha menyadarkan nayla.


"Aduh bagaimana ini dia pingsan lagi, aku harus bawa dia kemana,aku kan tidak tau rumahnya. Oh iya aku bawak dia keapartement ku saja"


aldo mengangkat tubuh nayla dan memasukannya ke dalam mobil. Tak lupa juga aldo memasukan koper nayla ke dalam mobilnya. Tak berapa lama aldo melajukan mobilnya dan sampai diapartemen miliknya.


Aldo mengangkat tubuh nayla, dan membawanya masuk ke apartement, banyak mata yang menyaksikan mereka berdua namun aldo tak hiraukan. Sesampainya dikamar aldo langsung merebahkan tubuh nayla ke atas kasur dan dia memandang nayla. Cantik juga, sebenarnya apa yang terjadi padanya kenapa dia bisa sampai begini ahh aku harus mencari tahu besok gumam aldo.


Aldo mengambil ponsel dan menelpon bi ijah.


“halo bi mala mini saya tidak pulang saya akan menginap diapartement, tolong bibi sampaikan ke mama dan papa” ucap aldo kepada pembantunya bi ijah


“baik tuan” jawab bi ijah. Aldo langsung memutuskan sambungan teleponnya dan merebahkan badannya disofa. Dan dia tertidur…

__ADS_1


__ADS_2